cover
Contact Name
Aspandi
Contact Email
saintifika.islamica@uinbanten.ac.id
Phone
+6281385529992
Journal Mail Official
saintifika.islamica@uinbanten.ac.id
Editorial Address
Jalan Jenderal Sudirman No. 30, Serang - Banten 42118
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Saintifika Islamica: Jurnal Kajian Keislaman
Core Subject : Religion, Social,
FOCUS : Religious Studies and Islamic Education SCOPE : Development of Democracy and Moderation of Islam in Indonesia Globalization and Contemporary Religious Social Phenomena Islamic spirituality, religious values, and local wisdom issues Islamic Education Evaluation, Policy and Curriculum Islam, Humanitarian, Philosophy, and Justice Gender Relations Islamic Economic Systems, pre modern muslim thought in criticism and disputes on economy, property, markets, banking and finance Scientific Development in Islamic Higher Education Science, Social, Technology and Islam Integration Syaria Law, Bahstul Masail and contemporary Islamic Juridisprudence (fiqh) Review The Book of Turas and the Ancient Manuscript of the Archipelago Islamic Scholars
Articles 68 Documents
DISTRIBUSI KEKAYAAN DALAM MENGENTASKAN KEMISKINAN Itang Itang
Saintifika Islamica Vol 3 No 02 (2016): Juli - Desember 2016
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Jalan Jenderal Sudirman No. 30, Serang - Banten 42118

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penduduk miskin di Indonesia pada tahun 2007 ini mencapai lebih dari 36 juta jiwa. Melonjak drastis ketika pemerintah menaikan harga BBM sebanyak 30% pada tahun 2005 dan terus naik sampai saat ini, yang berakibat semakin banyaknya penduduk miskin di Indonesia. Kesenjangan sosial yang begitu tajam sehingga terlihat jurang pemisah antara kaya dan miskin dan kekayaan hanya dikuasai oleh satu tangan saja. Strategi mengentaskan kemiskinan melalui pendistribusian kekayaan ini, yaitu : (1).Memfungsikan institusi-institusi kekayaan, baik institusi resmi maupun institusi sukarela, institusi pemerintah maupun swasta. Program utama institusi tersebut adalah untuk membantu masyarakat miskin. Bentuk bantuan tersebut berupa modal untuk memproduksi atau bantuan berupa konsumtif, termasuk beasiswa kepada anak-anak kaum lemah/miskin. (2). Mendermakan kekayaan lewat lembaga-lembaga sosial. Penyaluran kekayaan yang terkordinir itu akan lebih tertib dari yang tidak terkordinir. Maka dari itu diciptakan sebuah lembaga-lembaga untuk menampung kekayaan tersebut yang kemudian disalurkan kepada masyarakat miskin. (3). Mencegah terjadinya penimbunan kekayaan terhadap masing-masing kelompok individu, hal ini akan terjadi ketidak adilan, termasuk memonopoli jaringan usaha tertentu dalam sekup besar ataupun kecil. Apabila ini terjadi akan mengakibatkan kesenjangan social antara kaya dan miskin, dan simiskin akan tetap semakin miskin. (4). Pemberian sukarela terhadap kaum miskin berupa : (a). Pemberian kordul hasan kepada orang-orang miskin. (b). Bersikap lunak kepada para penghutang (c). Menghapuskan utang dari para penghutang apabila benar-benar tidak mampu membayar. (d). Membantu pengutang untuk membayar beban hutangnya (5) Pelarangan riba, riba dapat menghancurkan sendi-sendi perekonomian sehingga masyarakat yang terkena praktek riba dapat terjerat kesengsaraan baik dunia maupun akhirat. Oleh karena itu pendistribusian harta kekayaan ini hendaknya terbebas dari riba,goror,judi dan eksploitasi.
HADITS YANG MENAKUTKAN YAHUDI Utang Ranuwijaya
Saintifika Islamica Vol 3 No 02 (2016): Juli - Desember 2016
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Jalan Jenderal Sudirman No. 30, Serang - Banten 42118

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan wujud pohon gharqad dalam hadits yang menakutkan orang-orang Yahudi tersebut, (2) mendeskripsikan takhrij hadits yang menakutkan orang-orang Yahudi tersebut, dan (3) mendeskripsikan mufradat hadits yang menakutkan orang-orang Yahudi tersebut. Fokus penelitian ini adalah hadits yang menakutkan orang-orang Yhudi, yang dirinci menjadi tiga subfokus, yaitu (1) wujud pohon gharqad dalam hadits yang menakutkan orang-orang Yahudi tersebut, (2) takhrij hadits yang menakutkan orang-orang Yahudi tersebut, dan (3) mufradat hadits yang menakutkan orang-orang Yahudi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka. Data penelitian ini adalah teori dan konsep tentang hadits, Yahudi, dan ketakutan. Adapun sumber data penelitian ini adalah buku, makalah, jurnal, dan artikel, serta laporan hasil penelitian yang relevan. Kesimpulan penelitian ini adalah (1) Mengimani seluruh perkara ghaib yang diberitakan Rasulullah Shallallahu „alaihi wa sallam, dan tidak sah keimanan seseorang sehingga dia mengimaninya, (2) Hadits ini merupakan salah satu mukjizat Rasulullah Shallallahu „alaihi wa sallam, karena banyak berita ghaib yang beliau sampaikan pada masa beliau Shallallahu „alaihi wa sallam masih hidup betul-betul terjadi sesuai kenyataan. Dan yang belum terjadi, pasti akan terjadi, karena berita yang beliau sampaikan adalah haq, berasal dari wahyu Allah Subhanahu wa Ta‟ala. Ini juga menunjukkan kenabian beliau Shallallahu „alaihi wasallam adalah benar, (3) Mengimani adanya hari kiamat yang pasti akan datang, (4) Kiamat diawali dengan tanda-tanda. Kiamat tidak akan terjadi sehingga seluruh tandanya telah muncul menurut kehendak dan hikmah Allah, (5) Peperangan orang-orang mukmin dengan orang-orang kafir akan tetap ada sampai menjelang datangnya kiamat, (6) Berita gembira tentang puncak kemenangan yang akan diraih kaum Muslimin yaitu akan memerangi dan membunuh orang-orang Yahudi pada saat menjelang tibanya kiamat. Adapun waktunya, yaitu saat kemunculan Dajjal dan turunnya Nabi „Isa Alaihissallam, (7) Hadits ini merupakan berita bahwa pasukan Yahudi saat itu berada di bawah komando Dajjal. Sedangkan kaum Muslimin bersama Nabi „Isa Alaihissallam, hingga Dajjal berhasil dibunuh oleh Nabi „Isa Alaihissallam, (8) Persenjataan perang saat itu adalah sebagaimana persenjataan masa lalu, seperti pedang, tombak, dan semisalnya, (9) Mengimani bahwa Allah Maha Kuasa untuk menjadikan benda-benda mati berbicara atas kehendak-Nya, dan (10) Pohon gharqad adalah pohon Yahudi yang akan dijadikan tempat persembunyian mereka saat terdesak oleh kaum Muslimin. Oleh karena itu, kaum muslimin harus mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya untuk menyambut hari kemenangan yang dijanjikan Allah dan Rasul-Nya dalam hadits tersebut.
PESANTREN SEBAGAI INSTITUSI PENDIDIKAN ISLAM: Pesantren Akomodatif dan Alternatif Muhajir Muhajir
Saintifika Islamica Vol 1 No 02 (2014): Juli - Desember 2014
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Jalan Jenderal Sudirman No. 30, Serang - Banten 42118

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesantren merupakan lembaga pendidikan asli Indonesia yang dinamis dalam merespon perkembangan zaman. Keunikan lembaga pendidikan pesantren berbeda dengan sistem madrasah dan sekolah umum yang telah terintegrasi dengan sistem pendidikan nasional. Perkembangan pesantren ke arah lembaga pendidikan Islam modern perlu diwujidkan dengan terobosan-terobosan baru dengan cara pertama, membuat kurikulum terpadu, gradual, sistematik, egaliter yang bersifat bersifat buttom up (tidak top down). Kedua, melengkapi sarana penunjuang proses pembelajaran, seperti perpustakaan buku-buku klasik dan kontemporer; majalah, sarana berorganisasi, sarana olah raga, internet. Ketiga, memberikan kebebasan kepada santri yang ingin mengembangkan talenta mereka masing-masing, baik yang berkenaan dengan pemikiran, ilmu pengetahuan, teknologi, maupun kewirausahaan. Keempat, menyediakan wahana aktualisasi diri di tengah-tengah masyarakat. Beberapa terobosan tersebut memungkinkan sekali pesantren akan tumbuh berkembang mengatasi problem pendidikan masa depan dengan dua keunggulan sekaligus –karena mengakomodasi pendidikan formal seperti madrasah dan sekolah umum– yaitu keunggulan spiritual keagamaan, yang merupakan misi pokok pesantren dan keunggulan ilmu pengetahuan dan teknologi, karena memasukkan pendidikan formal di pesantren.
PENGUKURAN DAN PENILAIAN KUALITAS PELAYANAN PERGURUAN TINGGI Darwyansyah Darwyansyah
Saintifika Islamica Vol 1 No 02 (2014): Juli - Desember 2014
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Jalan Jenderal Sudirman No. 30, Serang - Banten 42118

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas layanan perguruan tinggi dapat dilihat secara deksriptif kuantitatif dan secara kualitatif. Secara kuantittif kualitas layanan perguruan tinggi bila mengacu kepada model SERVQUL dengan melihat skor rata-rata kualitas layanan yang diharapkan dibandingkan dengan skor rata-rata yang diterima dengan rentang skor 1 – 5 yang terbagi dalam kategori, rendah, sederhana dan tingi. Pengukuran dan penilaian deskriptif kuantitatif kepuasan atas layanan perguruan tinggi dengan rentang antara -0.400 s/d 4,00 terbagi dalam ketegori sangat tidak memuasakan, tidak memusakan, memuaskan, baik dan cemerlang. Dan pengukuran dan penilaian kepuasan mahasiswa terhadap pembelajaran di perguruan tinggi dilakukan dengan mendeskripsikan rata-rata kepuasan yang dicapai mahasiswa dengan rentang skor 1 – 4, terbagai dalam kategori rendah, sederhana dan tinggi. Menurut model SERQUAL secara kwalitatif mutu layanan dapat diukur dan dinilai dengan: berwujud, keterandalan, pemberian tanggapan terhadap keluhan, pemberian jaminan dan sikap empati. Dan menurut ISO 9000 2008 mutu dapat diukur dari tanggungjawab manajemen, manajemen sumber, penghasilan pelayanan dan pengukuran, penganalisaan, keperluan pelanggan, kepuasan pelanggan dan penambahbaikan secara terus menerus. Ukuran kualitas pelayanan perguruan tinggi yang paling nyata adalah mahasiswa dapat menyelesaiakan masa studi tepat waktu atau kurang dari yang ditetapakan. Potensi, bakat dan minatnya berkembang secara maksimal melebihi dari yang diharapkan.
KINERJA SEKOLAH DI INDONESIA DALAM PERSPEKTIF KONSEP DAN MODELSEKOLAH EFEKTIF Eddi Supriadi; Marinah Marinah; Abdu Raheem Bin Muhammad Yusof
Saintifika Islamica Vol 1 No 02 (2014): Juli - Desember 2014
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Jalan Jenderal Sudirman No. 30, Serang - Banten 42118

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja sekolah ditunjukkan oleh peningkatkan pencapaian akademik pelajar pelajarnya. Tercapaianya kinerja sekolah di suatu negara memerlukan dukungan Pemerintah yang dapat menetapkan standar nasional pendidikan yang diatur dalam peraturan perundang-undangannya. Negara Republik Indonesia telah menetapakan kinerja sekolah yang diatur dalam standar nasional pendidikan Indonesia. Standar nasional pendidikan Indonesia meliputi standar kompetensi lulusan, standar isi, standar proses, standar tenaga pendidik dan kependidikan, standar sarana prasarana, standar pengelolaan dan standar penilaian. Kienrja kompetensi lulusan di Indonesia bersesuaian dengan pandangan: Mortimore (1991), DeRoche (1987), Sergiovanni (1987 dan Shahril Marzuki (1997). Kinerja tenaga pendidik dan kependidikan bersesuaian dengan pandangan Brookover, et al., (1979), Levine dan Lezotte (1990 dan Edmond (1979). Kienrja isi pendidikanbersesuaian dengan pandangan Mortimore (1991 dan MacBeath & Mortimer (tahun 2001). Kinerja proses sekolah bersesuaian dengan pandangan Mortimore (1991). Kinerja sarana prasarana bersesuaian dengan The Phi Delta Kappa (1981 dan Levine dan Lezotte (1990). Kinerja pengelolaan bersesuaian dengan pandangan Weber (1971), The Phi Delta Kappa (1981), Brookover, et al., (1979), Mortimore, et al., (1988), dan Edmond (1979) dan kinerja penilaian pendidikan bersesuaian dengan pandangan Edmond (1979).
MODEL PENELITIAN PEMIKIRAN ISLAM MODERN "GERAKAN MODERN ISLAM DI INDONESIA 1900 – 1942” (DELIAR NOER) Moh. Naimuddin
Saintifika Islamica Vol 1 No 02 (2014): Juli - Desember 2014
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Jalan Jenderal Sudirman No. 30, Serang - Banten 42118

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di tengah-tengah kemujudan berfikir di kalangan umat Islam berikut disusul hancurnya Bagdad pada abad 13 sebagai lambang mercusuar islam, lahirlahsemangat baru berusaha mencari pilar-pilar islam serta upaya membangun kembali puing-puing dasar metodologi dan pemikiran Islam yang masih bersifatparsial dan di individual para tokoh utama serta ilmuwan muslim sebelumnya.
KONFLIK DALAM YURISPRUDENSI ISLAM (NOEL J. COULSON) Dadang Anwar Musqi
Saintifika Islamica Vol 1 No 02 (2014): Juli - Desember 2014
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Jalan Jenderal Sudirman No. 30, Serang - Banten 42118

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian tentang hukum Islam rupanya masih menjadi primadona dan menarik untuk selalu disimak. Salah satu diantaranya buku yang berjudul Konflik dalam Yurisprudensi Islam. Hukum adalah sistem perintah yang diwahyukan Tuhan. Mengingkari prinsip ini berarti menolak keyakinan agama. Hukum di dalam Islam merupakan ketetapan aturan yang harus dipatuhi umat Islam. Umat Islam yang melanggar atau tidak mengindahkan hukum Islam/syari’at maka termasuk orang yang dikecam dalam Islam itu sendiri. Hukum Islam memiliki sumber utama, berupa wahyu dari Allah, yang membedakannya dengan sistem perundang-undangan lainnya yang semata-mata mengandalkan hasil ciptaan manusia, kecuali itu hukum Islam juga tidak dapat dipisahkan dari tujuan diturunkannya agama Islam itu sendiri untuk menjaga kemaslahatan bagi kehidupan manusia dalam rangka mengangkat martabat kemanusiaan itu sendiri.
PRODUK PEMIKIRAN HUKUM ISLAM DI KERAJAAN ISLAM CIREBON ABAD KE-18 M.: Studi Atas Kitab Hukum Adat Pepakem Ibi Satibi
Saintifika Islamica Vol 1 No 02 (2014): Juli - Desember 2014
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Jalan Jenderal Sudirman No. 30, Serang - Banten 42118

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam konteks lokalitas, Cirebon memiliki dimensi historis yang cukup menarik. Ada banyak pengaruh tradisi hukum di daerah ini, setidaknya hinggaabad ke-18 M. Kebudayaan-kebudayaan pra Islam yang didominasi kultur Hindu, Budha dan tradisi-tradisi lokal yang mengalami pergeseran sejak Islammemasuki daerah ini pada abad ke-13 M. Transisi di bidang hukum pada abad-abad setelahnya sangat memungkinkan terjadi. Paling tidak berlangsungdalam tiga nuansa akomodatif-akulturatif, sinkretik-asimilitif dan konflik. Konsolidasi hukum Islam yang dipelopori ulama-ulama awal di Cirebon setidaknya membuktikan adanya proses sosialisasi dan massifikasi Islam dan hukum-hukumnya di kalangan umat Islam kala itu.
Model Penelitian Sejarah Islam Jaringan Ulama Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara Abad XVII dan XVII (Azyumardi Azra) Nasuha Nasuha
Saintifika Islamica Vol 1 No 02 (2014): Juli - Desember 2014
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Jalan Jenderal Sudirman No. 30, Serang - Banten 42118

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jaringan ulama internasional adalah merupakan suatu komunitas berkumpulnya ulama dari beberapa Negara yang datang di Timur Tengah terutama di kota Makkah dan Madinah. Di kota tersebut membentuk suatu pengkajian tentang keagamaan dan keilmuan. Sedangkan ulama yang datang dari kepulauan nusantara yang mengembangkan tradisi keagamaan dan keilmuan di Timur Tengah yang kemudian memberikan nuansa baru terhadap tradisi keilmuan dan keagamaan di Nusantara.
PERSEPSI DAN KESADARAN BERASURANSI DANA PENDIDKAN SYARIAH ORANG TUA PESERTA DIDIK MADRASAH ALIYAH Sutomo Sutomo
Saintifika Islamica Vol 2 No 01 (2015): Januari - Juni 2015
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Jalan Jenderal Sudirman No. 30, Serang - Banten 42118

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kontribusi persepsi tentang asuransi dana pendidikan syariah terhadap kesadaran berasuransi dana pendidikan syariah. Metodologi penelitian ialah survey dengan pendekatan korelasional. Sampel penelitian 30 orang parent of student. Sampel dengan purposivesampling. Instrumen penelitian ialah angket. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan persepsi tentang asuransi dana pendidikan syariah terhadap kesadaran berasuransi dana pendidikan syariah, peningkatan persepsi tentang asuransi dana pendidikan syariah akan diikuti dengan peningkatan kesadaran berasuransi dana pendidikan syariah. Persepsi tentang asuransi dana pendidikan syariah yang tinggi akan meningkatkan kesadaran berasuransi dana pendidikan syariah. Oleh karena itu, kesadaran berasuransi dana pendidikan syariah dapat ditingkatkan dengan meningkatkan persepsi tentang asuransi dana pendidikan syariah. Kata kunci: ,, , , .