cover
Contact Name
Mega Sari Juane Sofiana
Contact Email
oseanologia@untan.ac.id
Phone
+6285252072824
Journal Mail Official
msofiana@marine.untan.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. H Jl. Profesor Dokter H. Hadari Nawawi, Bansir Laut, Kec. Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78124
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Oseanologia
ISSN : -     EISSN : 28307771     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jose.v1i1.51948
Oseanologia publishes articles on wide range of topics in Marine Science, including Marine Biodiversity, Biotechnology, Marine Ecology, Marine Pollution, Oceanography, Marine and Coastal Conservation, and Geography Information System (GIS).
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2022): Agustus" : 5 Documents clear
ANALISIS VEGETASI TUMBUHAN PANTAI PADA HABITAT PENELURAN PENYU DI KKP3K PALOH KABUPATEN SAMBAS KALIMANTAN BARAT perdinandus Melki Melki; Yusuf Arief Nurrahman; Sukal Minsas
Oseanologia Vol 1, No 2 (2022): Agustus
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jose.v1i2.54614

Abstract

Pantai Paloh merupakan  pantai  yang panjang dan memiliki pasir halus dan memiliki potensi sebagai habitat pendaratan peneluran penyu.Analisis vegetasi adalah suatu cara mempelajari susunan atau komposisi vegetasi secara bentuk (struktur) vegetasi dari masyarakat tumbuh tumbuhan dalam suatu kawasan tertentu. Tujuan  dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis dan struktur komunitas vegetasi hutan pantai di wilayah KKP3K Paloh Kabupaten Sambas Kalimantan Barat. Metode yang digunakan dalam pengamatan vegetasi adalah metode transek  jalur garis berpetak. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan 22 jenis vegetasi yang didominansi Cemara Laut (Casuarina equisetifolia L), dan Waru (Hibiscus tiliaceus). Indeks Nilai Penting (INP) kategori pohon berkisar antara 16,38% - 265,27%, INP tiang 16,38% - 265,27%.Kata kunci: Paloh, Penyu, Struktur komunitas, Indeks Nilai Penting.
Kandungan Logam Berat Cadmium (Cd) Pada Kerang Kepah, Air, Dan Sedimen Di Mangrove Desa Peniti Kabupaten Mempawah Irawan, Suhardi; Safitri, Ikha; Warsidah, Warsidah
Oseanologia Vol 1, No 2 (2022): Agustus
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jose.v1i2.54365

Abstract

Pencemaran logam berat merupakan isu global dan menjadi permasalahan yang memerlukan penanganan dari berbagai pihak. Hal ini disebabkan karena logam berat bersifat toksik terhadap lingkungan dan makhluk hidup serta tidak dapat diuraikan dengan bantuan mikroorganisme. Pada umumnya, sumber utama pencemaran logam berat disebabkan oleh masuknya limbah industri, pertambangan, pertanian, dan domestik. Kerang kepah sebagai filter feeder memiliki kemampuan tinggi dalam mengakumulasi logam berat dari lingkungan. Akumulasi logam berat pada kerang dapat ditransfer ke manusia yang mengkonsumsinya. Pada penelitian ini dilakukan penentuan kadar logam berat pada kerang kepah, sedimen, dan air pada mangrove desa peniti. Tujuan penelitian ini untuk menentukan konsentrasi logam Pb dan Cd pada air, sediemen dan kerang kepah (Polymesoda erosa) dari kawasan ekosistem mangrove Desa Peniti, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. Peneltian ini menggunakan metode AOAC (2016) ed.20 dengan menggunakan Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS) Series 220. Hasil analisis laboratorium, logam berat Pb dan Cd pada kerang kepah masih di bawah ambang batas konsumsi yang di perbolehkan menurut SNI No.7387 Tahun 2009 yaitu sebesar 1,0 mg/kg dan 1.5 mg/kg. Sedangkan untuk kandungan logam Cd dan Pb pada sedimen dan air telah melewati batas baku mutu yang di tentukan oleh KLH No. 51 Tahun 2004 yaitu sebesar 0.008 dan 0,001.
Karakteristik Fisikokimia Beras Analog dari Kombinasi Rumput Laut Eucheuma cottoni, Mocaf dan Sagu Maura Aulia Finirsa; Warsidah Warsidah; Mega Sari Juane Sofiana
Oseanologia Vol 1, No 2 (2022): Agustus
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jose.v1i2.54566

Abstract

Beras analog adalah sebutan lain dari beras tiruan yang dibuat dari non padi dengan kandungan karbohidrat mendekati atau melebihi beras dengan bentuk menyerupai beras dan dapat berasal dari kombinasi tepung lokal atau padi. Tujuan dari penelitian ini untuk mendapatkan karakteristik fisikokimia beras analog. Beras analog dibuat dari kombinasi rumput laut E. cottonii, mocaf dan sagu. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah secara manual atau granulasi Tahapan penelitian adalah mulai dari penentuan formulasi kemudian beras di karakterisasi fisikokimianya. Formulasi bahan baku adalah tepung mocaf 70% dan tepung sagu 30%. Formulasi penambahan tepung rumput laut adalah 10, 20 dan 30%, selanjutnya ditambahkan bahan pengikat yaitu GMS sebanyak 2%. Beras analog memiliki kadar air berkisar (6,25 – 6,32%), kadar abu (2,24 – 3,13%), kadar lemak (0,23 – 0,77%), kadar protein (0,60 – 0,73%), serat kasar (1,56 – 2,73%) dan karbohidrat (89,15 – 90,13%). Rendemen beras analog berkisar (90–91%), berat 100 butir beras analog (2,998 – 3,869 g), warna dengan kecerahan L (29,58 – 41,45) dan densitas kamba (0,737 – 0,790 g/ml).
STRUKTUR KOMUNITAS MAKROZOOBENTOS (MOLUSKA) DI KAWASAN MANGROVE KUALA SINGKAWANG KALIMANTAN BARAT Joko Septian Tri Putra; Arie Antasari Kushadiwijayanto; Syarif Irwan Nurdiansyah
Oseanologia Vol 1, No 2 (2022): Agustus
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jose.v1i2.52524

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui struktur komunitas makrozoobentos yang berada di kawasan Kuala Singkawang Kalimantan Barat. Penelitian ini telah dilakukan pada Bulan Februari – Oktober 2021. Penentuan stasiun pengambilan sampel menggunakan porposive sampling berdasarkan rona lingkungan  Stasiun 1 ditentukan di dalam hutan mangrove dekat  dengan pemukiman, stasiun 2 di dalam hutan mangrove dekat dengan muara sungai, stasiun 3 di dalam hutan mangrove dekat dengan laut dan stasiun 4 di dalam hutan mangrove jauh dari pemukiman, laut dan muara. Penelitian ini menggunakan transek berukuran 5x5 m. Hasil dari penelitian ini didapatkan 2 kelas dari kelompok moluska yaitu Gastropoda dan Bivalvia. Makrozoobentos yang ditemukan tersebut memiliki 5 spesies 4 spesies dikelas Gastropoda dan 1 spesies di kelas Bivalvia. Nilai kepadatan yang didapat berkisar antara 1,07-6,84 Ind/m2. Indeks keanekaragaman (H’) berkisar antara 0,38-0,81. Indeks keseragaman (E) berkisar antara 0,23-0,58 Indeks dominasi (C) berkisar antara 0,48-0,8. Substrat yang diperoleh relatif sama sedangkan untuk parameter Suhu, DO, pH air, pH tanah relatif sama, parameter lingkungan berupa salinitas memiliki perbedaan.Kata kunci : Makrozoobentos, Singkawang
UJI AKTIVITAS PENGHAMBAT ENZIM ALFA-TIROSINASE PADA Sargassum policystum SEBAGAI BAHAN KOSMETIK Cory Natasya br sinulingga; Warsidah Warsidah; Mega Sari Juane Sofiana
Oseanologia Vol 1, No 2 (2022): Agustus
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jose.v1i2.54559

Abstract

Sargassum policystum melimpah di perairan Lemukutan. Memiliki kandungan senyawa bioaktif seperti alkaloid, flavonoid, steroid, tanin dan saponin. S. policystum memiliki bioaktivitas sebagai antibakteri, antioksidan dan penghambatan enzim alfa-tirosinase. Penghambatan enzim alfa-tirosinase didukung oleh aktivitas antioksidan dalam menangkal radikal bebas. Aktivitas antioksidan dan aktivitas penghambatan dapat dimanfaatkan sebagai bahan kosmetik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan menggunakan metode (2,2-difenil-1-pikrilhidrazil) DPPH dan penghambatan enzim alfa-tirosinase menggunakan metode ELISA reader (Enzyme Linked Immunosorbent Assay serta identifikasi senyawa dengan FTIR (Fourier Transform Infra Red). Hasil analisis antioksidan dan penghambatan enzim alfa-tirosinase memiliki penghambatan tertinggi pada ekstrak metanol sebesar 11,43 % dan 22,45% pada konsentrasi 300 ppm. Identifikasi senyawa pada ekstrak menunjukkan adanya senyawa flavonoid, tanin, saponin pada metanol, etil asetat dan n-heksana. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh maka dapat dinyatakan bahwa aktivitas antioksidan dan penghambatan enzim alfa-tirosinase tidak tergolong sangat lemah pada konsentrasi 300 ppm. Identifikasi menggunakan FTIR menunjukan adanya senyawa alkaloid, flavonoid, saponin, triterpenoid, steroid, tanin dan fukoidan pada ekstrak metanol. Pada esktrak etil asetat dan n-heksana menunjukkan adanya senyawa alkaloid dan fukoidan.Kata kunci:  S. policystum, antioksidan, penghambatan enzim alfa-tirosinase

Page 1 of 1 | Total Record : 5