cover
Contact Name
Wiranata Nababan
Contact Email
niranatanababan@gmail.com
Phone
+6281266258230
Journal Mail Official
niranatanababan@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ir. Soekarno Km. 20 Jatinangor-Sumedang
Location
Kab. sumedang,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Registratie
Core Subject : Education, Social,
- Ilmu Kependudukan - Ilmu Administrasi Kependudukan dan Catatan Sipil - Penanggulangan Kemiskinan - Ekonomi Kreatif Dalam Masa Pandemi Covid-19 - Inovasi Dalam Pelayanan Kependudukan - Pemanfaatan Data dan Dokumen Kependudukan
Articles 60 Documents
KUALITAS PELAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN MELALUI APLIKASI SI D’NOK DALAM PENERBITAN AKTA KELAHIRAN DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA SEMARANG PROVINSI JAWA TENGAH Rico Paulus Sibuea; Suci Prasita Dewi
Registratie Vol 4 No 2 (2022): Registratrie
Publisher : Program Studi Studi Kependudukan dan Pencatatan Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jurnalregistratie.v4i2.2800

Abstract

Kajian ini berfokus pada permasalahan pelayanan administrasi kependudukan melalui aplikasi Si D’nOK dalam penerbitan akta kelahiran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kualitas pelayanan administrasi kependudukan melalui aplikasi Si D’nOK dalam penerbitan akta kelahiran di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah serta faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Teori yang digunakan adalah teori kualitas pelayanan oleh Zeithaml dalam Hardiansyah (2018:63-64). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Data tersebut kemudian dianalisis dengan teknik analisis Miles dan Huberman dalam Sugiyono (2017:246) yang terdiri atas reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis maka temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini kualitas pelayanan administrasi kependudukan melalui aplikasi Si D’nOK diukur dari kriteria berwujud dan kehandalan belum berjalan dengan baik sedangkan jika diukur melalui kriteria reliability, assurance dan empathy sudah berjalan dengan baik. Guna meningkatkan kualitas pelayanan maka disarankan untuk memberi respon yang cepat dan tepat kepada masyarakat, mengembangkan aplikasi, melakukan koordinasi secara konsisten dengan dinas terkait, mengoptimalkan sosialisasi dalam berbagai media dan memperbaiki sistem antrean pelayanan. Kata kunci: Kualitas Pelayanan; Akta Kelahiran; Si D’nOK
EFEKTIVITAS APLIKASI SI CEMPLON DALAM PENERBITAN AKTA KELAHIRAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN CILACAP PROVINSI JAWA TENGAH Ferdianda Ferdianda; Rafika Dida Melyana
Registratie Vol 4 No 2 (2022): Registratrie
Publisher : Program Studi Studi Kependudukan dan Pencatatan Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jurnalregistratie.v4i2.2802

Abstract

Kepemilikan Akta Kelahiran merupakan hal penting dan wajib bagi setiap orang sebagai bukti sah lahir agar mendapat hak dan kewajiban warga negara. Dalam meningkatkan pelayanan dilakukan inovasi pelayanan penerbitan akta kelahiran melalui aplikasi Si Cemplon mendukung adanya perubahan kebijakan pada masa pandemi COVID-19. Tujuan penulisan penelitian ini adalah mengetahui efektivitas dalam penerbitan akta kelahiran melalui aplikasi Si Cemplon pada masa pandemi COVID-19 di Kabupaten Cilacap Provinsi Jawa Tengah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif. Penelitian ini menggunakan metode pengambilan data observasi, wawancara, dokumentasi dan kuesioner singkat. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan teori efektivitas menurut Campbell dalam Sutrisno dengan mengambil empat indikator paling relevan yaitu produktivitas, efisiensi, Fleksibilitas, dan kepuasan. Temuan yang diperoleh peneliti penerbitan akta kelahiran di Disdukcapil Kabupaten Cilacap sudah baik tetapi belum maksimal. Belum maksimalnya penerbitan akta kelahiran tersebut disebabkan oleh beberapa faktor penghambat antara lain kurangnya sosialisasi prosedur dan kesadaran masyarakat terkait urgensi pengurusan akta kelahiran. Maka dari itu upaya yang dilakukan Disdukcapil Kabupaten Cilacap adalah dengan melakukan pendekatan melalui sosialisasi, pemberian pelatihan kepada pegawai serta bekerja sama dengan pemerintah desa dan kecamatan dalam melakukan inovasi pelayanan pendampingan pada pemohon penerbitan akta kelahiran yang bermasalah. Kata kunci: Efektivitas;Si Cemplon; Akta Kelahiran; Pandemi Covid-19
IMPLEMENTASI PROGRAM JEMPUT BOLA LAYANAN e-KTP DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN BUTON TENGAH PROVINSI SULAWESI TENGGARA Putri Bunga Kasih; Hagia Harsanti
Registratie Vol 4 No 2 (2022): Registratrie
Publisher : Program Studi Studi Kependudukan dan Pencatatan Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jurnalregistratie.v4i2.2809

Abstract

Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) adalah salah satu dokumen penting yang dimiliki seseorang dan bukti sah bahwa seseorang penduduk telah terdaftar sebagai penduduk di wilayah tertentu dan berhak mendapatkan fasilitas pelayanan publik dari pemerintah. Akan tetapi, kurangnya kesadaran masyarakat Kabupaten Buton Tengah dalam kepemilikan e-KTP serta akses jarak menuju kantor yang sangat jauh dan susah ditempuh mengakibatkan banyak masyarakat yang belum memiliki e-KTP . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan implementasi program Jemput Bola layanan e-KTP di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Buton Tengah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi mereduksi data, menyajikan data dan menarik kesimpulan. Edward III dalam teori Agustino digunakan sebagai dasar analisis. Teori ini menguraikan empat dimensi implementasi: Komunikasi, Sumber Daya, Disposisi, dan Struktur Birokrasi. Kesimpulan yang dilihat dalam penelitian ini berdasarkan dari 4 dimensi yang penulis gunakan yaitu hampir keempat dimensi tersebut dapat dikatakan berhasil. Meskipun pada dimensi Komunikasi belum berjalan dengan baik. Namun tiga dimensi lainnya sudah berjalan baik. Kata kunci: Implementasi, layanan e-KTP, Program Jemput Bola
OPTIMALISASI BUMDes SEBAGAI STRATEGI PENINGKATAN PEREKONOMIAN MENEKAN KEMISKINAN DI KABUPATEN POHUWATO Arwanto Harimas Ginting; Sulton Nawawi
Registratie Vol 4 No 2 (2022): Registratrie
Publisher : Program Studi Studi Kependudukan dan Pencatatan Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jurnalregistratie.v4i2.2817

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisi optimalisasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai satu strategi dalam upaya peningkatan perekonomian masyarakat untuk menekan kemiskinan. Kemiskinan merupakan masalah yang tidak dapat diselesaikan dengan satu program saja. Perlu berbagai program dan upaya dalam menangani kemiskinan. Undang-undang Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa memberi peluang bagi pemerintah desa untuk mendapatkan dana dan mengelola sumber daya yang ada di desanya melalui sebuah badan usaha yang disebut BUMDes. Menggunakan metode kualitatif dan melakukan wawancara, observasi dan dolumentasi dalam pengupulan data. Teknik Analisis Data menggunakan konsep Miles dan Huberman dengan langkah-langkah Data Reduction (reduksi data), Data Display (penyajian data) dan Conclusion Drawing / Verification (Penarikan Kesimpulan). Hasil menunjukkan bahwa optimalisasi sebagai sebuah strategi telah dilakukan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Pohuwatu. Namun optimalisasi belum berjalan dengan maksimal dikarenakan pengetahuan masyarakat tentang manfaat BUMDes masih minim. Ditambah pemahaman pemerintah desa yang seharusnya mampu memberikan dukungan penuh bagi BUMdes masih sangat kurang.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENURUNAN ANGKA PERNIKAHAN DI INDONESIA Indira Setia Ningtias
Registratie Vol 4 No 2 (2022): Registratrie
Publisher : Program Studi Studi Kependudukan dan Pencatatan Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jurnalregistratie.v4i2.2819

Abstract

Pertumbuhan penduduk yang tidak terkendali akan menimbulkan berbagai masalah, baik dari aspek lingkungan, sosial, hingga budaya. Malthus dalam teorinya telah memprediksi kondisi pertumbuhan penduduk yang semakin tidak terkendali, pembatasan pertumbuhan penduduk yang mungkin dapat dilakukan adalah dengan pengekangan diri dengan menunda pernikahan. Pernikahan merupakan salah satu peristiwa kependudukan diakui legalitasnya apabila pasangan sudah terdaftar dan memperoleh dokumen kependudukan sebagai bukti keabsahan. Namun dalam sepuluh tahun terakhir terjadi penurunan angka pernikahan di Indonesia. Penelitian ini berfokus pada kondisi turunnya angka pernikahan didasari oleh dimensi Preventife Checks dalam teori yang dikemukakan Malthus, mengingat dimensi Positive Checks merupakan dimensi yang tidak diharapkan terjadi. Metode penulisan menggunakan library research dengan mengumpulkan berbagai sumber studi pustaka dan internet. Hasil penelitian menunjukan pertumbuhan penduduk di Indonesia khususnya yang terjadi pada 5 (lima) tahun terakhir mengalami penurunan seiring dengan turunnya angka pernikahan. Hal ini dipengaruhi berbagai fenomena yang berkembang di Indonesia diantaranya globalisasi yang berpengaruh pada pola pikir anak usia muda saat ini, masalah sosial yang menuntut standar kesuksesan, fenomena naiknya angka perceraian dalam masyarakat yang mempengaruhi mental calon pasangan muda, pandemi covid-19, lahirnya Undang-undang Nomor 16 Tahun 2019 serta fenomena nikah siri yang menjadikan pernikahan tersebut tidak tercatat dan tidak diakui secara hukum. Kata kunci : dokumen kependudukan; globalisasi; pernikahan; pertumbuhan penduduk; undang-undang.
EVALUASI PELAKSANAAN PELAYANAN KTP ELEKTRONIK PADA DINAS KEPENDUDUKAN DAN CATATAN SIPIL KABUPATEN POLEWALI MANDAR PROVINSI SULAWESI BARAT St. Asmarani Hindi
Registratie Vol 5 No 1 (2023): Registratie
Publisher : Program Studi Studi Kependudukan dan Pencatatan Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jurnalregistratie.v5i1.3119

Abstract

Penelitian ini berfokus pada permasalahan berupa hasil capaian dari rekam data bagi penduduk yang belum melakukan perekaman sebanyak 49.908 warga dari yang seharusnya 303.684 orang yang terbagi ke dalam16 kecamatan. Padahal urgensitas perekaman E-KTP menjadi hal yang wajib dipenuhi sebagai dokumen penting untuk menunjang berbagai kepentingan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui, menganalis, mengkaji dan mendeskripsikan faktor pendukung dan faktor penghambat implementasi pelaksanaan pelayanan serta upaya mengatasi hambatan dalam pelaksanaan pelayanan KTP Elektronik yang dilakukan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi yang selanjutkan akan diolah menjadi data penelitian. Kemudian penelitian dilakukan dengan memperoleh informasi menggunakan model operasionalisasi konsep menggunakan teori evaluasi kebijakan oleh Peter H Rossi dan Howard E Freeman dalam Mulyadi (2016:113). Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini yaitu evaluasi pelayanan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dalam pelaksanaan pelayanan KTP elektronik sudah berjalan dengan baik. Dalam pelaksanaan pelayanan KTP elektronik sudah berjalan dengan baik. Faktor-faktor penghambat pelaksanaan pelayanan KTP elektronik yaitu masyarakat kekurangan informasi, kebersediaan masyarkat masih kurang, sarana dan prasarana yang kurang mendukung sedangkan faktor pendukungnya yaitu kerja sama tim Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil yang cukup baik sehingga masyarakat ikut mendukung program KTP elektronik. Adapun upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan dalam pelaksanaan pelayanan KTP elektronik yaitu memaksimalkan penggunaan sarana dan prasarana yang ada, melibatkan seluruh pihak untuk mensosialiasikan KTP elektronik dan memberikan pelayanan yang membuat masyrakat merasa nyaman. Kata kunci: Pelayanan Publik, KTP Elektronik.
IMPLEMENTASI IDENTITAS KEPENDUDUKAN DIGITAL DI KABUPATEN BANDUNG Restu Widyo Sasongko
Registratie Vol 5 No 1 (2023): Registratie
Publisher : Program Studi Studi Kependudukan dan Pencatatan Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jurnalregistratie.v5i1.3148

Abstract

Pemerintah telah melakukan terobosan baru di bidang administrasi kependudukan melalui kebijakan identitas kependudukan digital. Kebijakan identitas kependudukan digital ditetapkan oleh otoritas publik sebagai jenis penggunaan data dan inovasi korespondensi dan sebagai salah satu langkah untuk mengalahkan hambatan blangko KTP-el. Melalui implementasi kebijakan ini, diharapkan dapat tercipta ketertiban administrasi kependudukan serta terjaminnya hak-hak warga negara atas pelayanan publik yang berkaitan dengan identitas kependudukan. Artikel ini mengkaji kesiapan pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bandung dalam implementasi identitas kependudukan digital. Menggunakan teori dari George C. Edward III dengan empat hal yang menjadi perhatian utama agar eksekusi strategi dapat berjalan dengan baik, yaitu komunikasi (communication), sumber daya (resources), disposisi atau perilaku (dispotition or attitudes), serta struktur birokrasi (bureaucratic structure). Berdasarkan hasil analisis serta kajian terhadap data dan informasi yang diperoleh melalui library research dapat dikemukakan bahwa Pemerintah Kabupaten Bandung, dalam hal ini Disdukcapil sebagai instansi pelaksana di bidang administrasi kependudukan, memiliki kesiapan yang mencukupi untuk mengimplementasikan identitas kependudukan digital. Pelayanan menyangkut identitas kependudukan digital dapat diintegrasikan dengan inovasi pelayanan yang telah ada dan diselenggarakan pada Disdukcapil Kabupaten Bandung. Mengingat tingkat penguasaan dan pemahaman masyarakat tentang penggunaan aplikasi smartphone yang beragam, maka perlu diupayakan sosialisasi dan edukasi secara masif sehingga implementasi identitas kependudukan digital dapat berlangsung secara efektif serta memberikan hasil sesuai harapan. Kata kunci: Identitas Kependudukan Digital, Kebijakan, Implementasi
ANALISIS MEDIA SOSIAL INSTAGRAM SEBAGAI SARANA PENGADUAN MASYARAKAT DALAM PELAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN KOTA CIMAHI Mbareb Welles Armi Astuti
Registratie Vol 5 No 1 (2023): Registratie
Publisher : Program Studi Studi Kependudukan dan Pencatatan Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jurnalregistratie.v5i1.3201

Abstract

Media sosial merupakan sarana yang digunakan oleh pemerintah dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Perkembangan teknologi dan kepadatan penduduk yang tidak dapat dihindari membuat pemerintah perlu melakukan sebuah inovasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat khususnya dalam pelayanan bidang administrasi. Salah satu inovasi yang dilakukan pemerintah adalah menggunakan media sosial Instagram sebagai sarana penyebaran informasi kepada masyarakat khususnya informasi terkait pelayanan administrasi kependudukan. Namun seiring berjalannya waktu masyarakat mulai melakukan pengaduan melalui media sosial Instagram. Peneliti menyimpulkan kurang maksimalnya penggunaan media sosial Instagram sebagai sarana untuk memberikan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat Kota Cimahi, Instagram hanya dimanfaatkan sebagai media penyebaran informasi. Peneliti juga mendapati bahwa media sosial Instagram tidak memberikan dampak kepada kualitas pelayanan administrasi Kota Cimahi. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Metode ini digunakan oleh peneliti untuk memahami fenomena yang terjadi secara mendalam. Peneliti menggunakan teori Levine (1990:188) dengan indikator responsiveness, responsibility, dan accountability. Peneliti juga menggunakan indikator PermenpanRB Nomor 83 Tahun 2012 yaitu jangkauan, frekuensi, pengaruh, percakapan dan keberlanjutan untuk mengetahui sejuah mana penggunaan media sosial dalam pelayanan administrasi kependudukan Kota Cimahi. Peneliti juga menemukan faktor pendukung dan penghambat dalam penelitian ini, faktor pendukung tersebut diantaranya tersedianya anggaran dan sarana pendukung opersional media sosial Instagram. Faktor penghambat yang ditemukan oleh peneliti yaitu, kurangnya sumber daya manusia, penggunaan media sosial tidak terencana, tidak memiliki target pasar, dan kurangnya sosialisasi. Kata kunci : Media sosial, pengaduan masyarakat, pelayanan administrasi kependudukan
INOVASI PELAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DENGAN ONLINE (PAK’DE ON) MELALUI APLIKASI WHATSAPP DAN INOVASI PELAYANAN DOKUMEN ADIMINSTRASI KEPENDUDUKAN DAN PENGADILAN AGAMA (DIDUPAG) DIDINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN MADIUN Lusy Riadina Putri
Registratie Vol 5 No 1 (2023): Registratie
Publisher : Program Studi Studi Kependudukan dan Pencatatan Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jurnalregistratie.v5i1.3229

Abstract

Inovasi merupakan gagasan yang dibentuk untuk memberikan warna baru pada penyelenggaraan pelayanan publik dengan harapan dapat meningkatkan mutu pelayanan dan tingkat kepuasan masyarakat yang menginginkan pelayanan yang serba cepat, transparan, akuntabel, dan berkualitas. Inovasi pelaksanaan pelayanan publik di bidang pelayanan administrasi kependudukan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Madiun yaitu Inovasi Pelayanan Administrasi Kependudukan Online (PAK’DE ON) melalui Aplikasi WhatsApp dan Layanan Dokumen Administrasi Kependudukan Inovasi dan Pengadilan Agama Kabupaten (DIDUPAG) merupakan kerjasama antara Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Madiun dengan Kabupaten Madiun Pengadilan Agama. Inovasi PAK’DE ON dan DIDUPAG menghadirkan layanan online real time dan memudahkan masyarakat dalam mengelola berkas administrasi kependudukan. Namun, masih terdapat permasalahan atau kendala, yaitu kurangnya sosialisasi dan promosi serta rendahnya tingkat partisipasi masyarakat dalam layanan daring tersebut. Penelitian ini bertujuan yaitu untuk mengetahui dan mendeskripsikan jenis-jenis inovasi pelayanan administrasi kependudukan di Kabupaten Madiun pasca pandemi Covid-19 yang memunculkan kreativitas dan inovasi dari Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menyelenggarakan pelayanan administrasi kependudukan. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan artikel ilmiah ini adalah Metode Deskriptif Kualitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber Data Sekunder. Teknik Pengambilan Data menggunakan Studi Kepustakaan, sedangkan analisis data menggunakan studi pustaka. Kesimpulan tentang inovasi Pelayanan Administrasi Kependudukan Online (PAK’DE ON) Inovasi Pelayanan Dokumen Administrasi Kependudukan dan Pengadilan Agama Kabupaten (DIDUPAG) Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Madiun cukup baik namun belum optimal dikarenakan kurangnya sosialisasi tentang produk inovasi PAK’DE ON dan DIDUPAG, yang berimplikasi pada rendahnya tingkat partisipasi masyarakat Kabupaten Madiun. Saran dan rekomendasi yang diberikan adalah membuat akun media sosial yang mudah diakses oleh masyarakat, antara lain Instagram, Facebook, Tiktok, Twitter, dan sebagainya sebagai media sosialisasi. Kata Kunci: Inovasi, Pelayanan Publik, dan Administrasi Kependudukan
STRATEGI PENINGKATAN KEEFEKTIFAN MAL PELAYANAN PUBLIK PADA PENYELENGGARAAN PELAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DI KABUPATEN SUMEDANG MENGGUNAKAN ANALISIS SOAR DAN MATRIKS QSPM Wiranata Nababan; Elsa Gustini Vinsensia Situmorang
Registratie Vol 5 No 1 (2023): Registratie
Publisher : Program Studi Studi Kependudukan dan Pencatatan Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jurnalregistratie.v5i1.3343

Abstract

Mal Pelayanan Publik adalah inovasi yang dihadirkan untuk menghubungkan dan mendekatkan pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Penyelenggaraan pelayanan administrasi kependudukan di Mal Pelayanan Publik adalah usaha untuk mempermudah, mempercepat agar masyarakat dapat memperoleh pelayanan. Program dan inovasi yang dihadir di Mal Pelayanan Publik sangat mendukung tuntutan dan kebutuhan masyarakat di Kabupaten Sumedang akan tetapi disisi lain terdapat hambatan dan kendala yaitu Masih terbatasnya sumber daya aparatur yang mampu mengoperasikan Informasi dan Teknologi, terbatasnya sarana dan prasana loket untuk pelayanan admnistrasi kependudukan, masih adanya masyarakat yang belum paham penggunaan pelayanan secara online dan yang belum memiliki smartphone, mengatasi masih ada masyarakat yang belum mengetahui syarat untuk membuat dokumen kependudukan di Mal Pelayanan Publik lambatnya pengiriman oleh pihak PT. POS menjadi keluhan masyarakat dan dampak dari pandemi pada pembatasan pelayanan, sehingga ditetapkan kuota harian . Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan strategi dalam mengatasi hambatan dan meningkatkan keefektifan Mal Pelayanan Publik Kabupaten Sumedang pada penyelenggaraan pelayanan administrasi kependudukan. Dalam menjawab permasalahan penelitian ini menggunakan analisis SOAR (Stavros, 2010) dan analisis QSPM (David, 2009) untuk menentukan strategi prioritas. Penelitian ini menggunakkan penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan menyebarkan angket kepada pemangku kepentingan. Hasil dan kesimpulan bahwa alternatif strategi yang menjadi prioritas diperuntukan pada peningkatan kualitas sumber daya aparatur. Kata Kunci : Mal Pelayanan Publik, Strategi, Metode SOAR, Pelayanan Administrasi Kependudukan