cover
Contact Name
Muhardi
Contact Email
ejurnalagrotekbis@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ejurnalagrotekbis@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Pertanian UNTAD, Jalan Soekarno Hatta No. KM. 9, Tondo Kecamatan Mantikulore, Kota Palu Sulawesi Tengah
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
AGROTEKBIS: Jurnal Ilmu Pertanian
Published by Universitas Tadulako
Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan informasi hasil-hasil penelitian dibidang pertanian, khususnya teknik pertanian (agroteknologi) dan agribisnis. Jurnal diterbitkan secara online (E-Jurnal) dengan terbit 6 edisi selama setahun. Jurnal ini juga sebagai media publikasi hasil-hasil penelitian dari ringkasan skripsi mahasiswa strata satu dan dari berbagai hasil penelitian lainnya yang belum pernah dipublikasi pada berkala yang lain sebelumnya.
Articles 1,367 Documents
PENGARUH TINGKAT KEDALAMAN TANAH BERGARAM TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN BAWANG MERAH (Allium Ascolanicum L.) Dg. Nyomba, Syahril Samsu; Patadungan, Yosep Soge
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 12 No 6 (2024): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v12i6.2389

Abstract

Bawang merah varietas lembah Palu (Allium ascalonicum L.) merupakan salah satu komoditas sayuran unggulan yang sudah lama diusahakan oleh petani di Sulawesi Tengah. Penelitian telah dilaksanakan di screen house Ilmu tanah dan laboratorium ilmu tanah untuk analisis tanah, Akademik Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako, Palu. Pada bulan April sampai Mei 2019. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan perlakuan ini dengan melapisi tanah nonsalin dengan tanah non salin, dengan lapisan tanah nonsalin yaitu 0/kontrol, 5,10, 15, 20, 25 cm dan masing-masing perlakuan di ulang 3 kali. Hasil sidik ragam yang berpengaruh nyata dilanjutkan dengan uji lanjut Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5%. Parameter yang diamati antara lain Tinggi tanaman, dan Jumlah daun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan lapisan tanah non salin memberikan pengaruh sangat nyata terhadap semua parameter yang diamati. Lapisan tanah non salin 25cm adalah dosis lapisan tanah non salin yang sangat baik bagi pertumbuhan tanaman bawang merah lembah palu. Nila rata-rata setiap pengamatan yaitu pada pengamatan Tinggi tanaman dan Jumlah daun pada perlakuan B3, B4, dan B5 memberikan pengaruh berbeda nyata dengan perlakuan lainnya.
MUTU BENIH BAWANG MERAH (Allium wakegi Araki) PADA PERLAKUAN EKSTRAK RUMPUT LAUT DAN LAMA PENYIMPANAN Maemunah, Maemunah; Oktaviana, Farnita; Nuraeni, Nuraeni; Zaenuddin, Zaenuddin; Yusuf, Ramal
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 12 No 6 (2024): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v12i6.2390

Abstract

Rumput laut mengandung ZPT seperti auksin, sitokinin dan giberelin yang mampu mendorong pembelahan sel. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh konsentrasi ekstrak rumput laut lato dan lama penyimpanan yang dapat mempertahankan kualitas benih bawang merah varietas lembah palu. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Teknologi Benih Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan maret sampai mei 2020. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak kelompok yang terdiri dari dua faktor yaitu faktor pertama perendaman dengan zat pengatur tumbuh dari ekstrak rumput laut lato dengan konsentrasi yang berbeda yaitu 10%, 20% dan 30%. Faktor kedua lama Penyimpanan yang terdiri dari penyimpanan 30 hari, penyimpanan 40 hari dan penyimpanan 50 hari. Dengan demikian terdapat 9 perlakuan, setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga terdapat 27 unit percobaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Umur simpan 40 hari memberikan hasil yang lebih baik terhadap variable amatan tinggi tanaman yaitu 7 HST dan 14 HST. Pemberian konsentrasi Ekstrak rumput laut lato 30% memberikan hasil yang lebih baik terhadap tinggi tanaman pada 7 HST dengan rata-rata tinggi tanaman 143,73 cm dan 14 HST dengan rata – rata tinggi tanaman 278,55 cm.
PENGARUH DOSIS PUPUK KANDANG KAMBING DAN MULSA PLASTIK HITAM PERAK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAHE MERAH (Zingiber officinale Var Rubrum) Faisal, Faisal; Tambing, Yohanis
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 12 No 6 (2024): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v12i6.2392

Abstract

Jahe merah (Zingiber officinale var. Rubrum) merupakan salah satu tanaman yang digunakan sebagai ramuan rempah-rempah, campuran makanan, minuman, kosmetik dan parfum. Produksi jahe di Indonesia mengalami peningkatan dari tahun ke tahun yaitu pada Tahun 2012 sekitar 114.537.65 ton meningkat menjadi 32.888.249 ton pada Tahun 2016. Salah satu usaha yang dapat dilakukan peningkatan produktivitas tanaman jahe secara intensifikasi adalah dengan penggunaan mulsa dan pemupukan yang berimbang. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis pupuk kandang dan mulsa pelastik hitam perak terhadap pertumbuhan tanaman jahe merah. Penelitian ini telah dilaksanakan di Desa Simagaya, Kecamatan Balaesang, Kabupaten Donggala Waktu pelaksanaan penelitian dimulai dari bulan Maret sampai Juni 2021. Penelitian didesain menurut Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan dua faktor. Faktor pertama adalah dosis pupuk kandang kambing yang terdiri dari tiga taraf yaitu P0 = tanpa menggunakan pupuk, P1 = pupuk kandang kambing 10 ton/ha (1,8 kg/petak), P2 = pupuk kandang kambing 15 ton/ha (2,7 kg/petak), P3= pupuk kandang kambing 20 ton/ha (3,6 kg/petak). Faktor kedua adalah penggunaan mulsa yang terdiri dari dua aras yaitu M0 = tanpa mulsa (kontrol), M1 = mulsa pelastik hitam perak. Dengan demikian maka kombinasi dari dua faktor maka diperoleh 8 unit dan diulang 4 kali sehingga diperoleh 32 unit percobaan. Setiap unit percobaan diamati 6 sampel tanaman, dengan demikan jumlah tanaman keseluruhan adalah 192 tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk kandang kambing 20 ton/ha (3,6 kg/petak) dengan mulsa plastik hitam perak memberikan pertumbuhan tanaman jahe merah yang lebih baik.
EVALUASI KESESUAIAN LAHAN TANAMAN KELAPA SAWIT (Elaeis quenensis Jacq.) PADA PLASMA PIONOTO I DESA JATIMULYA KECAMATAN TILOAN KABUPATEN BUOL Ndala, Sukirman A. U.; Pagiu, Salapu
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 12 No 6 (2024): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v12i6.2393

Abstract

Evaluasi lahan merupakan proses pendugaan potensi lahan untuk bermacam alternatif penggunaan lahan. Ini merupakan cara yang biasa digunakan dalam perencanaan penggunaan lahan. Survey tanah adalah satu cara atau metoda untuk mengevaluasi lahan guna mendapat data langsung dari lapangan. Kegiatan survey terdiri dari kegiatan lapangan, membuat analisis data, interpretasi data terhadap tujuan dan membuat laporan survey. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kesesuaian lahan tanaman kelapa sawit (Elaeis quenensis Jacq). Di wilayah Plasma Pionoto I Desa Jatimulya Kecamatan Tiloan Kabupaten Buol. Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah GPS (Global Positioning System), klinometer, alat tulis menulis, kertas plastik, bor tanah, karet pengikat, kertas label, pisau/cutter, meteran dan kamera, dan alat-alat laboratorium untuk menganalisis sampel tanah. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampel tanah tidak utuh dan beberapa zat kimia lainnya yang digunakan untuk menganalisis sampel tanah. Penelitian ini menggunakan metode survei untuk mendapatkan karakteristik lahan. Lokasi pengamatan ditetapkan berdasarkan hasil pengamatan di lapangan terhadap tingkat pengelolaan yang sama untuk areal yang sudah di tanami tanaman kelapa sawit. Penelitian ini dilaksanakan dengan cara pengambilan contoh tanah di lapangan yang dilanjutkan dengan analisis di laboratorium. Kegiatan penelitian meliputi 4 (empat) tahap yaitu : Persiapan, Kegiatan lapangan, Analisis Laboratorium dan Pengolahan data, pembuatan peta dan penyusunan laporan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas kesesuaian lahan Aktual untuk tanaman kelapa sawit (Elaeis quenensis Jacq) di daerah penelitian yaitu Kelas S2 (cukup sesuai) pada SPL I, II, IV dan V dengan total luas lahan 444,5 ha, serta S3 (sesuai marginal) pada SPL III dengan luas lahan 97,4 ha. Sedangkan kelas kesesuaian lahan Potensial yaitu kelas S2 (cukup sesuai) pada semua SPL dengan total luas lahan 541,9 ha.
RESPONS PERTUMBUHAN GULMA DAN HASIL TANAMAN PADI TERHADAP HERBISIDA PASCA TUMBUH PADA SISTEM TABELA Syafaat, Abd.; madauna, Ichwan; Nursalam, Nursalam
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 12 No 6 (2024): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v12i6.2394

Abstract

Tanaman padi merupakan tanaman pangan yang telah menjadi makanan pokok yang lebih dari setengah penduduk dunia. Untuk mempermudah penanaman dan mengurangi biyaya tanam petani bisa menggunakan sistem tabela. Rata-rata curahan tenaga kerja untuk tanaman padi tabela dan tapin masing-masing adalah 1,80 dan 25 hari kerja/ha, sedangkan sedangkan curahan tenaga kerja untuk menyiang padi tabela dan taping masing-masing 150 dan 450 jam kerja/ha. Kebijakan pemerintah mengenai disersivikasi dan semakin sempitnya lahan subur di Indonesia, akan memberikan peluang yang besar dalam pengambangan tanaman. Tujuan penelitian ini untuk mempelajari Respon Pertumbuhan Gulma dan Hasil Tanaman Padi Terhadap Herbisida Pasca Tumbuh Pada Sistem Tabela. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan enam perlakuan yaitu: tanpa aplikasi herbisida (kontrol), Topshot 1500 ml/ha Ricestar extra 500 ml/ha, Cliper+basagran 600+1500ml/ha Cliper 800 ml/ha, Nomone 300 ml/ha. Dimana setiap perlakuan diulang sebanyak empat kali sehingga terdapat 24 unit percobaan. Perlakuan yang berpengaruh nyata diuji lanjut dengan uji beda nyata bujur (BJN) taraf 5%. Kematian biomas gulma dibandingkan dengan kontrol, hal ini ditujukan bahwa hasil kematian terbanyak pada 7,14 dan 28 HSA yaitu gulma spesis Ludwigia oktovalvis, Loptochloa chinensis, Monochoria vaginalis, cyperus difformis,dan Cyperus iria. Jumlah gulma dalam 1 , hal ini ditujukan gulma terendam yaitu Echinocloa crus-gali, Lepichloa chinensis, Monochoria vaginalis dan Ciperus Difformis pada perlakuan herbisida nomine pada dosis 300 ml/ha. Panen harus dilakukan bila bulir padi cukup di anggap masak 90% dengan ciri-ciri seluruh tanaman Nampak kuning, dari semua bagian tanaman hanya bulu-bulu sebelah atas yang masih hijau dengan isi gabah sudah mengeras, tetapi mudah pecah dengan kuku, stadia masak kuning terjadi 7 hari setelah stadia masak susu. Jumlah malai tiap rumpun pada saat panen ditunjukan pada yang terbanyak pada perlakuan herbisida nomine pada dosis300 ml/ha yaitu 13,45% dan jumlah gabah dari 20 malai yang terbanyak ditunjukan pada perlakuan herbisida nomine 300 ml/ha yaitu 96,50%. Berat 1000 butir, ditunjukan bahwa yang terbanyak pada perlakuan herbisida nomine 300 ml/ha dengan berat penimbangan 28,28 gram.
PEMBERIAN KONSENTRASI BIOURIN SAPI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PAKCOY (Brassica rapa L.) Putra, Bayu Wahyu; Yusuf, ramal
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 12 No 6 (2024): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v12i6.2399

Abstract

Pakcoy merupakan tanaman dari keluarga Cruciferae yang masih berada dalam satu jenis dengan sawi putih/petsai dan sawi hijau/caisim. Pakcoy merupakan salah satu varietas dari tanaman sawi yang dimanfaatkan daunnya sebagai sayuran. Pakcoy berasal dari benua Asia yaitu dari Tiongkok dan Asia Timur.Tujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian berbagai konsentrasi biourine sapi terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 7 Taraf perlakuan yaitu K0 = Kontrol, K1 = Konsentrasi Biourie Sapi Sebanyak 20 ml/L Air %, K2 =Konsentrasi Biourie Sapi Sebanyak 40 ml/L Air %, K3 =Konsentrasi Biourie Sapi Sebanyak 60 ml/L Air %, K4 = Konsentrasi Biourie Sapi Sebanyak 80 ml/L Air %, K5 = Konsentrasi Biourie Sapi Sebanyak 100 ml/L Air % dan K6 = Konsentrasi Biourie Sapi Sebanyak 120 ml/L Air %.Pupukcair yang digunakan sebagai bahan perlakuan adalah urin sapi yang sudah difermentasikan, pemberian pertama ketanaman dilakukan pada umur 15 hari setelah tanam ( HST ), selanjutnya diberikan pada umur 25 HST, dengan memperhatikan sesuai perlakuan konsentrasi masing – masing . Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali dan setiap satuan percobaan terdiri dari 3 tanaman sehingga total tanaman 63 Polybag. Penelitian ini telah dilaksanakan di Screen house Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako. Waktu pelaksanaannya dimulai dari bulan Maret sampai April 2022. Data yang diperoleh dianalisis, menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA) dan jika perlakuan menunjukan pengaruh nyata, maka dilakukan uji lanjut dengan menggunakan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 120 ml/L air. Hasil penelitian menunjukan bahwa konsentrasi POC Biourin Sapi berpengaruh tidak nyata terhadap jumlah daun, tinggi tanaman dan Berat Basah namun berpengaruh nyata terhadapvolume akar dan Luas daun dengan hasil tertinggi 15,89 dan 8,23.
ANALISIS PENDAPATAN DAN KELAYAKAN USAHATANI CABAI RAWIT DIDESA OLOBOJU KECAMATAN SIGI BIROMARU KABUPATEN SIGI Na’mira, Na’mira; Antara, Made; Laksmayani, Made Krisna
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 12 No 6 (2024): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v12i6.2400

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui berapa besar pendapatan dan kelayakan usahatani cabai rawit di Desa Oloboju Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi. Penelitian menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer dikumpulkan dengan cara wawancara langsung dengan responden yang bersangkutan. Data sekunder diperoleh dari instansi pemerintah yang terkait dengan penelitian ini dan berbagai literartur. Data sekunder di peroleh dari instansi pemerintah yang terkait dengan penelitian ini dan berbagai literartur. Metode Analisis Data yang dipakai yaitu π = TR – TC dimana total penerimaan merupakan pendapatan yang diperoleh atas biaya yang benar-benar dikeluarkan, sedangkan total biaya merupakan pendapatan setelah dikurangi total biaya hasil penelitian menunjukan rata-rata pendapatan satu kali musim tanam petani cabai rawit di Desa Oloboju sebesar Rp. 7.566.910,00 dan hasil analisis menunjukkan Revenue of Cost Ratio (a). usahatani cabai rawit diperoleh sebesar 2,9 dengan demikian, usahatani cabai rawit di Desa Oloboju layak untuk diusahakan.
UJI EFEKTIVITAS JAMUR Trichoderma harzianum TERHADAP CENDAWAN Sclerotium rolfsii PENYEBAB PENYAKIT REBAH SEMAI PADA TANAMAN TOMAT(Lycopersicum esculentum Mill.) Musdalifa, Musdalifa; Panggeso, Johanis
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 12 No 6 (2024): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v12i6.2401

Abstract

Tomat (Lycopersicon esculentum Miller) merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomi penting di Indonesia. Badan Pusat Statistik (2019) menunjukkan rata-rata produksi dan produktivitas tomat di Sulawesi Tengah menurun. Pada tahun 2017 produksi tomat mencapai 22,490 ton, akan tetapi pada tahun 2018 turun menadi 16,161 ton dan 16,516 ton pada tahun 2019. Produktivitas tomat dapat dipengaruhi oleh beberapa hal, salah satunya yaitu oleh penyakit tanaman. Salahsatu penyakit pada tanaman tomat adalah penyakit rebah yang disebabkan oleh jamur S. rolfsii. Penyakit rebah semai yang disebabkan oleh S. rolfsii merupakan sakah satu penyakit yang menyerang tanaman tomat pada masa persemaian, yang menyebabkan pembusukan pada persemaian atau pada tajuk tanaman muda.T. harzianum adalah jamur akar hijau yang bersifat antagonis pada beberapa jenis jamur dan serangga lainnya. Distribusi jenis jamur ini sangat luas dan terdapat pada hampir semua jenis tanah dan habitat alam lainnya, khususnya pada tempat-tempat yang mengandung bahan organik. Penelitian ini bertujuan untuk menenukan potensi T. harzianum dalam mengendalikan cendawan S. rolfsii penyebab penyakit rebah semai pada tanaman tomat. Manfaatnya yaitu untuk menjadi referensi bagi penelitian berikutnya dalam aplikasi T. harzianum dalam mengendalikan cendawan S. rolfsii penyebab penyakit rebah semai pada tanaman tomat dan mengurangi penggunaan pestisida kimia dalam mengendalikan cendawan S. rolfsii tersebut. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Hama dan Penyakit Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako, Palu. Mulai bulan November 2020 sampai bulan Februari 2021. Variabel pengamatannya yaitu Masa Inkubasi Cendawan S. rolfsii dan kejadian penyakit. Hasil penelitian pengamatan kejadian penyakit pada masing-masing perlakuan memberi pengaruh sangat nyata dalam menghambat pertumbuhan cendawan S. rolfsii. Daya hambat paling efektif terjadi pada perlakun P5 dengan rata-rata 33%.
NILAI TAMBAH PENGOLAHAN KELAPA MENJADI KOPRA PUTIH DI USAHA KECIL MENENGAH (UKM) KOPRA PUTIH AZ-ZAHRA DESA OGOAMAS II KECAMATAN SOJOL UTARA KABUPATEN DONGGALA Syaifullah, Syaifullah; Tomy, Jhon; Sisfahyuni, Sisfahyuni
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 12 No 6 (2024): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v12i6.2406

Abstract

Pengolahan kelapa menjadi kopra putih memiliki peluang yang besar dukungan dengan melimpahnya bahan baku yang mudah didapatkan. Kopra putih adalah salah satu produk turunan kelapa, dimana pengolahan kelapa menjadi kopra putih akan memberikan nilai tambah. Namun belum diketahui seberapa besar nilai tambah yang didapatkan dari pengolahan kelapa menjadi kopra putih. Tujuan dari penelitian ini adalah, untuk mengetahui seberapa besar nilai tambah yang didapatkan oleh UKM Kopra Putih Az-Zahrah. Penelitian ini dilakukan di UKM Kopra Putih Az-Zahrah Desa Ogoamas II Kecamatan Sojol Utara Kabupaten Donggala pada bulan Juni sampai dengan Juli 2022, dengan jumlah sampel 5 orang terdiri dari 4 orang karyawan dan pimpinan 1 orang.. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey. Analisis data yang digunakan yaitu analisis pendapatan dan analisis nilai tambah. Hasil penelitian menunjukan bahan baku yang digunakan selama 1 bulan poduksi sebanyak 130.400 butir kelapa, setelah melalui proses pengolahan menghasilkan 30.644 Kg kopra putih dan 1.956 kopra sortasi. Nilai tambah yang diperoleh sebesar Rp. 965/Kg kopra putih dengan rasio nilai tambah sebesar 40,63%. Keuntungan yang diperoleh dalam 1 Kg kopra putih sebesar Rp. 240/Kg Kopra putih dengan tingkat keuntungan sebesar 25%.
ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI KAKAO DI DESA DOLAGO KECAMATAN PARIGI SELATAN KABUPATEN PARIGI MOUTONG Devi, Sri; Lamusa, Arifuddin; Khatima, Husnul
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 12 No 6 (2024): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v12i6.2410

Abstract

Penelitian analisis pendapatan usahatani kakao di Desa Dolago Kecamatan Parigi Selatan Kabupaten Parigi Moutong bertujuan untuk mengetahui berapa besar pendapatan petani kakao di Desa Dolago Kecamatan Parigi Selatan Kabupaten Parigi Moutong dengan menggunakan rumus π = TR – TC. Pengumpulan data dilaksanakan pada bulan Agustus – Oktober Tahun 2020. Hasil analisis menunjukkan bahwa hasil produksi sebanyak 992 Kg/1.82Ha/Tahun atau 545 Kg/Ha/Tahun, dengan rata-rata harga jual sebesar Rp.25.000 /Kg, penerimaan rata-rata responden usahatani kakao di Desa Dolago yaitu sebesar Rp. 24.804.688/1,82Ha/Tahun atau Rp.13.628.949/Ha/Tahun dan total biaya rata-rata responden sebesar Rp.8.873.794/1,82Ha/Tahun atau Rp.4.875.710/Ha/Tahun, sehingga diperoleh pendapatan rata-rata responden dari usahatani kakao di Desa Dolago adalah sebesar Rp.15.930.894/1,82 Ha/Tahun atau Rp.8.753.238/Ha/Tahun. Dapat disimpulkan bahwa usahatani tanaman kakao dapat meningkatkan pendapatan petani dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya petani kakao.

Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 5 (2025): Oktober Vol 13 No 4 (2025): Agustus Vol 13 No 3 (2025): JUNI Vol 13 No 2 (2025): April Vol 13 No 1 (2025): Februari Vol 12 No 6 (2024): Desember Vol 12 No 5 (2024): Oktober Vol 12 No 4 (2024): Agustus Vol 12 No 3 (2024): Juni Vol 12 No 2 (2024): April Vol 12 No 1 (2024): Februari Vol 11 No 6 (2023): December Vol 11 No 5 (2023): Oktober Vol 11 No 4 (2023): Agustus Vol 11 No 3 (2023): Juni Vol 11 No 2 (2023): April Vol 11 No 1 (2023): Februari Vol 10 No 6 (2022): Desember Vol 10 No 5 (2022): Oktober Vol 10 No 4 (2022): Agustus Vol 10 No 3 (2022): Juni Vol 10 No 2 (2022): April Vol 10 No 1 (2022): Februari Vol 9 No 6 (2021): Desember Vol 9 No 5 (2021): Oktober Vol 9 No 4 (2021): Agustus Vol 9 No 3 (2021): Juni Vol 9 No 2 (2021): April Vol 9 No 1 (2021): Februari Vol 8 No 6 (2020): Desember Vol 8 No 5 (2020): Oktober Vol 8 No 4 (2020): Agustus Vol 8 No 3 (2020): Juni Vol 8 No 2 (2020): April Vol 8 No 1 (2020): Februari Vol 7 No 6 (2019): Desember Vol 7 No 5 (2019): Oktober Vol 7 No 4 (2019): Agustus Vol 7 No 3 (2019): Juni Vol 7 No 2 (2019): April Vol 7 No 1 (2019): Februari Vol 6 No 6 (2018): Desember Vol 6 No 5 (2018): Oktober Vol 6 No 3 (2018): Juni Vol 6 No 2 (2018): April Vol 6 No 1 (2018): Februari Vol 5 No 6 (2017): Desember Vol 5 No 5 (2017): Oktober Vol 5 No 4 (2017): Agustus Vol 5 No 3 (2017): Juni Vol 5 No 2 (2017): April Vol 5 No 1 (2017): Februari Vol 4 No 6 (2016): Desember Vol 4 No 5 (2016): Oktober Vol 4 No 4 (2016): Agustus Vol 4 No 3 (2016): Juni Vol 3 No 6 (2015): Desember Vol 3 No 5 (2015): Oktober Vol 3 No 4 (2015): Agustus More Issue