cover
Contact Name
Muhardi
Contact Email
ejurnalagrotekbis@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ejurnalagrotekbis@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Pertanian UNTAD, Jalan Soekarno Hatta No. KM. 9, Tondo Kecamatan Mantikulore, Kota Palu Sulawesi Tengah
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
AGROTEKBIS: Jurnal Ilmu Pertanian
Published by Universitas Tadulako
Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan informasi hasil-hasil penelitian dibidang pertanian, khususnya teknik pertanian (agroteknologi) dan agribisnis. Jurnal diterbitkan secara online (E-Jurnal) dengan terbit 6 edisi selama setahun. Jurnal ini juga sebagai media publikasi hasil-hasil penelitian dari ringkasan skripsi mahasiswa strata satu dan dari berbagai hasil penelitian lainnya yang belum pernah dipublikasi pada berkala yang lain sebelumnya.
Articles 1,367 Documents
TINGKAT KEPARAHAN PENYAKIT VASCULAR STREAK DIEBACK (Ceratobasidium theobromae) PADA TANAMAN KAKAO (Theobroma cacao L.) SETELAH PEMBERIAN PERLAKUAN INFUS AKAR Ikhlasul Hamdi; Irwan Lakani
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 9 No 1 (2021): Februari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu penyakit penting pada tanaman kakao yang menyebabkan penurunan produksi kakao yaitu penyakit Vascular Streak Dieback (VSD) yang disebabkan oleh Ceratobasidium theobromae. Trichoderma sp. merupakan cendawan antagonis yang memiliki kemampuan dalam mengendalikan patogen penyebab penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk membedakan tingkat keparahan penyakit VSD pada tanaman kakao setelah diberi perlakuan infus akar menggunakan Trichoderma sp. Penelitian dilaksanakan di perkebunan kakao di Desa Rahmat Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, mulai bulan Oktober sampai Desember 2018. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 3 perlakuan yang diambil sebanyak 10 sampel tanaman dengan 3 kali ulangan sehingga didapatkan sebanyak 90 pohon yang diamati. Perlakuannya yaitu Trichoderma virens, Trichoderma amazonicum, dan kontrol. Variabel yang diamati yaitu tingkat keparahan penyakit dan jumlah buah dilakukan sebanyak 6 kali dengan interval pengamatan 2 minggu sekali. Sedangkan pengamatan produksi buah dilakukan setiap melakukan pemanenan. Hasil penelitian menunjukkan Perlakuan T. virens lebih efektif menekan keparahan penyakit VSD, meningkatkan jumlah dan produksi buah daripada perlakuan T. amazonicum maupun kontrol.
ANALISIS KOMPARATIF PENDAPATAN USAHATANI KAKAO TANPA SAMBUNGAN DAN KAKAO SAMBUNG PUCUK DI DESA SIDOLE TIMUR KECAMATAN AMPIBABO KABUPATEN PARIGI MOUTONG Irwandi Irwandi; Abdul Muis; Marhawati Mappatoba
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 9 No 1 (2021): Februari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pendapatan usahatani kakao tanpa sambungan dengan kakao sambung pucuk di Desa Sidole Timur. Data yang dikumpulkan pada penelitian ini adalah data primer dan data sekunder dimana data primer dilakukan dengan cara observasi dan wawancara langsung kepada responden sebanyak 33 orang dengan menggunakan daftar pertanyaan (Quetionaire). Data sekunder diperoleh dari dari literatur – literatur dan instansi/dinas terkait dengan penelitian ini. Analisis yang digunakan adalah analisis pendapatan (π = TR - TC) dan analisis komparatif dengan menggunakan Student Test (uji t). Hasil Analisis menunjukan rata – rata pendapatan usahatani kakao tanpa sambungan / Ha dalam satu tahun di Desa Sidole Timur sebesar Rp.25.973.652,37 dan rata – rata pendapatan usahatani kakao sambung pucuk / Ha dalam satu tahun di Desa Sidole Timur sebesar Rp. 28.284.422,09. Hasil perbedaan menunjukan nilai thitung < ttabel (1,685 < 2,039), maka H0 di terima dan H1 tidak teruji kebenarannya yang berarti tidak ada perbedaan antara pendapatan usahatani kakao tanpa sambungan dengan kakao sambung pucuk.
PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG PULUT (Zea mays ceratina Kulesh) PADA BERBAGAI DOSIS PUPUK ORGANIK DAN ANORGANIK Ismail Assidik; Maemunah Maemunah; Adrianton Adrianton
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 9 No 1 (2021): Februari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jagung merupakan bahan pangan pokok kedua setelah beras, di Indonesia Jagung banyak dikonsumsi di pedesaan, terutama di daerah marginal. Peranan jagung di Indonesia cukup penting sebagai tanaman pangan yang menempati urutan kedua setelah padi. Jagung digunakan sebagai makanan ternak dan bahan baku industri. Tanaman jagung juga dibudidayakan sebagai penghasil hijauan pakan ternak dan juga sebagai pupuk organik.Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendapatkan dosis pupuk yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman jagung pulut, Penelitian ini dilaksanakan di Desa Bente, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali pada bulan Juli sampai Agustus 2018. Penelitian ini mengunakan metode Rancangan Acak Kelompok satu faktor yaitu pemberian pupuk organik dan anorganik.Untuk mengetahui pengaruh perlakuan dilakukan pengamatan, tinggi tanaman, jumlah daun, panjang tongkol, berat tongkol diameter tongkol, jumlah baris biji tiap tongkol, muncul bunga jantan dan bunga betina.Pemberian perlakuan pupuk anorganik NPK memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan pemberian pupuk organik.Jenis pupuk yang lebih baik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman jagung pulut adalah pupuk anorganik dibandingkan dengan pupuk organik.Pupuk anorganik NPK memberikan pertumbuhan dan hasil terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung pulut yaitu tinggi tanaman 188,70 cm, panjang tongkol 17,24, Diameter batang 3,76, umur berbunga 42,46 hari dan berat tongkol 1442,00 g.
ANALISIS EFISIENSI PENGGUNAAN INPUT PRODOKSI USAHATANI PADI SAWAH DI DESA SIBOANG KECAMATAN SOJOL KABUPATEN DONGGALA Khairul Khairul; Arifuddin Lamusa
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 9 No 1 (2021): Februari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan input dan tingkat efisiensi penggunaan input produksi usahatani padi sawah di Desa Siboang Kecamatan Sojol Kabupaten Donggala. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret – April 2019. Penentuan responden dilakukan dengan metode sampel acak sederhana (Simple Random Sampling), dengan mengambil 37 responden petani dari populasi sebanyak 228 petani padi sawah. Analisis yang digunakan yaitu analisis Cobb-Douglass dan analisis efisiensi. Hasil penelitian menunjukkan luas lahan, benih, pupuk,Tenaga Kerja dan Pestisida secara bersama – sama ( simultan ) berpengaruh nyata terhadap produksi. Secara parsial masing-masing variabel Luas lahan (X1), benih (X2) dan pupuk (X3) berbengaruh nyata terhadap produksi (Y), sedangkan variabel Tenaga kerja (X4) dan Pestisida (X5) tidak berpengaruh nyata terhadap produksi padi sawah di Desa Siboang. Nilai efisiensi harga menunjukkan bahwa penggunaan input harga luas lahan, benih dan pupuk belum efisien sehingga perlu ditambah agar mencapai kondisi yang efisien, sedangkan tenaga kerja dan Pestisida tidak efisien sehingga perlu dikurangi penggunaanya.
APLIKASI CENDAWAN Aspergillus flavus UNTUK PENGENDALIAN HAMA KUTU PUTIH ( Pseudococcus sp ) PADA TANAMAN TERUNG ( Solanum molegenna L.) Jumiati Jumiati; Alam Anshary
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 9 No 1 (2021): Februari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu permasalahan dalam pembudidayaanya tanaman terung yaitu dengan adanya serangan OPT ( Organisme Pengganggu Tanaman ) yang meliputi hama dan patogen penyebab penyakit tanaman. Hama utama pada tanaman terung yaitu kutu putih dari familyPseudococcus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat mortalitas hama kutu putih dengan menggunakan cendawanentomopatogen A. flavus dengan kosentrasi kerapatan konidia yang berbeda serta gejala infeksi yang disebabkan oleh cendawan tersebut. Penelitian dilaksanakan pada 20 Februari – 24 Mei 2019bertempat di Rumah kasa Jurusan Hama dan Penyakit Tanaman, dan pembuatan Media PDA dilaksanakan di Laboratorium Penyakit Fakultas Pertanian Universitas Tadulako. Penelitian di desain dengan Rancangan Acak Lengkap ( RAL ) dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan terdiri dari : A0 = Kontrol ( aquades ) A1 = Pengenceran konidia Aspergillus flavus 10-3/ml, A2 = Pengenceran konidia Aspergillus flavus10-5/ml, A3 = Pengenceran konidia Aspergillus flavus 10-7/ml, A4 = Pengenceran konidia Aspergillus flavus 10-9/ml. Setiap perlakuan di ulang sebanyak tiga kali sehingga di peroleh 15 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat mortalitas kutu putih yang tertinggi setelah 7 HSA terdapat pada pengenceran 10-5 dengan kerapatan konidia 6,1336 x106/ml dengan persentase kematian 33,33%.
ANALISIS PEMASARAN JAGUNG HIBRIDA DIDESA RARAMPADENDE KECAMATAN DOLO BARAT KABUPATEN SIGI Mega Herman; Dewi Nur Asih
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 9 No 1 (2021): Februari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk saluran pemasaran, besarnya margin pemasaran, besarnya bagian harga yang diterima petani ( produsen ) dan untuk mengetahui efesiensi pada masing-masing saluran pemasaran jagung hibrida. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif (penetuan saluran pemasaran). Penelitian ini dilaksanakan di Desa Rarampadende Kecamatan Dolo Barat Kabupaten Sigi, cara menetukan reponden menggunakan metode acak sederhana ( Simple Random Sampling ) dengan jumlah sampel 31 responden dari populasi 103 orang (petani) dengan menggunakan rumus slovin, sedangkan penetuan responden pedagang dan konsumen menggunakan metode penjajakan ( Tracing Sampling Method ) yaitu pedagang pengumpul 1, pedagang pengecer 4, dan konsumen 3 Sehingga total keseluruhan sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 39 orang Hasil analisis menunjukanbahwa saluran pemasaran jagung hibrida terdiri atas dua saluran, salura pertama : petani – pedagang pengumpul – pedagang pengecer – konsumen, saluran kedua : petani – pedagang pengecer – konsumen. Total margin pemasaran jagung hibrida yang diperoleh untuk saluran pertama sebesar Rp 5.500 dan untuk saluran kedua Rp 3.300. bagian harga yang diterima petani saluran pertama sebesar 47% dan saluran kedua sebesar 58,75%. Saluran pertama nilai efesiensinya sebesar 3,87% dan saluran kedua sebesar 2,5%. Dari 2 saluran pemasaran jagung hibrida tersebut diketahui saluran yang efesien adalah saluran kedua.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PRODUKSI USAHATANI CABAI RAWIT DI DESA OLOBOJU KECAMATAN SIGI BIROMARU KABUPATEN SIGI Novi Ayu Ningtyas; Max Nur Alam
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 8 No 4 (2020): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar faktor luas lahan, benih, pupuk urea, pupuk ZA, pupuk Phonska dan tenaga kerja memengaruhi produksi cabai rawit di Desa Oloboju Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi.Penelitian ini dilaksanakan di Desa Oloboju Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi.Pemilihan daerah penelitian ini diambil dengan sengaja (purposive) dengan pertimbangan bahwa lokasi tersebut merupakan sentra produksi cabai rawit di Kecamatan Sigi Biromaru.Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan Maret - Mei 2018.Analisis yang digunakan adalah Fungsi Produksi Cobb-Douglass. menujukkan bahwa Fhitung (10,677) > Ftabel (2,45) berarti secara bersama-sama variabel luas lahan (X1), benih (X2), pupuk urea (X3), pupuk ZA (X4), pupuk phonska (X5) dan tenaga kerja (X6) secara bersama-sama berpengaruh nyata terhadap produksi cabai rawit di Desa Oloboju Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi. Secara Parsial variabel luas lahan (X1), benih (X2), pupuk urea (X3), pupuk ZA (X4), berpengaruh nyata terhadap produksi cabai rawit di Desa Oloboju, sedangkan pupuk phonska (X5) dan tenaga kerja (X6) tidak berpengaruh nyata terhadap produksi cabai rawit di Desa Oloboju Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi.
ANALISIS PEMASARAN BERAS DI DESA LAANTULA JAYA KECAMATAN WITA PONDA KABUPATEN MOROWALI Taufik Taufik; Hadayani Hadayani
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 8 No 4 (2020): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui saluran pemasaran beras, besarnya marjin pemasaran yang diperoleh setiap lembaga pemasaran pada masing-masing saluran pemasaran beras, besarnya bagian harga yang diterima oleh petani pada masing-masing saluran pemasaran beras, dan mengetahui efisiensi pemasaran beras. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Laantula Jaya Kecamatan Wita Ponda Kabupaten Morowali dengan mengambil 37 responden dari 230 petani dengan menggunakan metode sampel acak sederhana (simple random sampling method), penentuan responden pedagang digunakan dengan cara penjajakan (tracing sampling) sebanyak 8 orang pedagang sehingga jumlah keseluruhan responden sebanyak 50 orang. Hasil analisis menunjukan bahwa saluran pemasaran beras di Desa Laantula Jaya Kecamatan Wita Ponda Kabupaten Morowali terdapat dua saluran pemasaran. Total margin pemasaran beras yang diperoleh untuk saluran pertama yaitu sebesar Rp 2.000 dan total margin pemasaran beras yang diperoleh untuk saluran kedua sebesar Rp 2.400. Bagian harga yang diterima petani saluran pertama sebesar 79,59% dan bagian harga yang diterima petani pada saluran kedua sebesar 76,47%, sehingga bagian yang paling besar diterima petani adalah pada saluran pertama. Saluran pertama ini efisiensinya sebesar 2,97%, sedangkan pada saluran kedua nilai efisiensinya sebesar 6,64%. Dari dua saluran pemasaran beras tersebut, saluran yang efisien adalah saluran pertama.
ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI KEDELAI DI DESA LARIANG KECAMATAN TIKKE RAYA KABUPATEN MAMUJU UTARA Risdalia Risdalia; Dance Tangkesalu; Sulmi Sulmi
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 8 No 4 (2020): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produktivitas usahatani akan semakin tinggi bila petani atau produsen mampu mengalokasikan input produksi secara optimal guna mendapatkan keuntungan. Desa Lariang merupakan penghasil kedelai terbesar di Kecamatan Tikke Raya, tujuan penelitian untuk mengetahui besarnya pendapatan petani kedelai di Desa Lariang Kecamatan Tikke Raya Kabupaten Mamuju Utara. Penelitian ini dilakukan di Desa Lariang Kecamatan Tikke Raya Kabupaten Mamuju Utara, pada Bulan Mei sampai dengan Juni 2018. Penentuan responden dilakukan dengan metode sensus dengan mengambil jumlah keseluruhan terhadap semua petani kedelai sebanyak 26 petani. Analisis data yang digunakan adalah analisis pendapatan usahatani kedelai yang diperoleh dari selisih antara penerimaan dikurangi selisih biaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata total biaya produksi kedelai di Desa Lariang Kecamatan Tikke Raya Kabupaten Mamuju Utara yakni penjumlahan antara total biaya tetap dan total biaya variabel sebesar Rp. 3.515.925/0,76 ha/MT atau sebesar Rp. 4.626.217/ha/MT dan diperoleh penerimaan sebesar Rp. 8.154.192/0,76 ha/MT atau sebesar Rp. 10.729.200/ha/MT sehingga pendapatan diperoleh sebesar Rp. 4.638.266/0,76 ha/MT atau sebesar Rp. 6.102.981 /ha/MT
ANALISIS KOMPARATIF PENDAPATAN USAHATANI JAGUNG MANIS DAN JAGUNG HIBRIDA DI DESA SIDERA KECAMATAN SIGI BIROMARU KABUPATEN SIGI Asti Putriani; Marharwati Mappatoba; Dewi Nur Asih
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 8 No 4 (2020): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sidera Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi,yang bertujuan untuk mengetahui perbandingan antara pendapatan usahatani jagung manis dan jagung hibrida, selama bulan April sampai Mei 2018. Responden sebanyak 38 orang petani yang terdiri dari 20 responden petani jagung manis dan 18 responden petani jagung hibrida. Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder, data primer diperoleh dari wawancara langsung dengan responden dengan menggunakan daftar pertanyaan, sedangkan data sekunder diperoleh dari berbagai instansi pemerintah yang terkait dengan penelitian ini dan berbagai literatur, dengan menggunakan dua alat analisis yaitu analisis pendapatan dan analisi komparatif (uji-t). Hasil penelitian menunjukan bahwa pendapatan usahatani jagung manis lebih tinggi di banding pendapatan usahatani jagung hibrida, adapun pendapatan usahatani jagung manis sebesar Rp. 12.564.130,25/hadan pendapatan usahatani jagung hibrida sebesar Rp.5.741.526,07/ha, dengan besar penggunaan biaya jagung manis Rp. 2.441.346,25/ha dan jagung hibrida sebesar Rp. 2.870.888,86/ha.

Page 45 of 137 | Total Record : 1367


Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 5 (2025): Oktober Vol 13 No 4 (2025): Agustus Vol 13 No 3 (2025): JUNI Vol 13 No 2 (2025): April Vol 13 No 1 (2025): Februari Vol 12 No 6 (2024): Desember Vol 12 No 5 (2024): Oktober Vol 12 No 4 (2024): Agustus Vol 12 No 3 (2024): Juni Vol 12 No 2 (2024): April Vol 12 No 1 (2024): Februari Vol 11 No 6 (2023): December Vol 11 No 5 (2023): Oktober Vol 11 No 4 (2023): Agustus Vol 11 No 3 (2023): Juni Vol 11 No 2 (2023): April Vol 11 No 1 (2023): Februari Vol 10 No 6 (2022): Desember Vol 10 No 5 (2022): Oktober Vol 10 No 4 (2022): Agustus Vol 10 No 3 (2022): Juni Vol 10 No 2 (2022): April Vol 10 No 1 (2022): Februari Vol 9 No 6 (2021): Desember Vol 9 No 5 (2021): Oktober Vol 9 No 4 (2021): Agustus Vol 9 No 3 (2021): Juni Vol 9 No 2 (2021): April Vol 9 No 1 (2021): Februari Vol 8 No 6 (2020): Desember Vol 8 No 5 (2020): Oktober Vol 8 No 4 (2020): Agustus Vol 8 No 3 (2020): Juni Vol 8 No 2 (2020): April Vol 8 No 1 (2020): Februari Vol 7 No 6 (2019): Desember Vol 7 No 5 (2019): Oktober Vol 7 No 4 (2019): Agustus Vol 7 No 3 (2019): Juni Vol 7 No 2 (2019): April Vol 7 No 1 (2019): Februari Vol 6 No 6 (2018): Desember Vol 6 No 5 (2018): Oktober Vol 6 No 3 (2018): Juni Vol 6 No 2 (2018): April Vol 6 No 1 (2018): Februari Vol 5 No 6 (2017): Desember Vol 5 No 5 (2017): Oktober Vol 5 No 4 (2017): Agustus Vol 5 No 3 (2017): Juni Vol 5 No 2 (2017): April Vol 5 No 1 (2017): Februari Vol 4 No 6 (2016): Desember Vol 4 No 5 (2016): Oktober Vol 4 No 4 (2016): Agustus Vol 4 No 3 (2016): Juni Vol 3 No 6 (2015): Desember Vol 3 No 5 (2015): Oktober Vol 3 No 4 (2015): Agustus More Issue