cover
Contact Name
Mida Hamidah
Contact Email
jkbth2mida@gmail.com
Phone
+62265-334740
Journal Mail Official
lppm_jkbth@universitas-bth.ac.id
Editorial Address
Universitas Bakti Tunas Husada Jl. Mashudi No. 20 Kota Tasikmalaya
Location
Kab. tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada
ISSN : 1979004X     EISSN : 26214660     DOI : 10.36465
Core Subject : Health, Science,
Journal scope includes: Pharmacy Health Analyst Nursing Medicine (general or dental) Nutrition and other fields relevant to health science
Articles 617 Documents
IDENTIFIKASI BAKTERI Escherichia coli PADA CINCAU HITAM YANG DIJUAL DI PASAR CIKURUBUK TASIKMALAYA Tanendri Arrizqiyani; Leni Nurlina
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 16 No 1 (2016)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v16i1.182

Abstract

Escherichia coli merupakan flora normal didalam usus manusia dan akan menimbulkan penyakit bila masuk kedalam organ atau jaringan lain, Escherichia coli dapat mencemari makanan melalui udara dan lalat sebagai vektor yang hinggap pada cincau hitam saat dijual. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bakteri Escherichia coli pada cincau hitam yang dijual di Pasar Cikurubuk Tasikmalaya. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif yaitu mengidentifikasi Escherichia coli dengan cara uji biokimia. Dari hasil penelitian diperoleh positif adanya bakteri Escherichia coli sebanyak 1 sampel cincau hitam dengan persentase hasil (16,66%) yaitu dari pedagang 2, sedangkan yang tidak terdapat bakteri Escherichia coli sebanyak 5 sampel cincau hitam dengan persentase hasil (83,33%) yaitu dari pedagang 1, 3, 4, 5 dan 6. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat pencemaran bakteri Escherichia coli pada cincau hitam yang dijual di Pasar Cikurubuk Tasikmalya.
GAMBARAN IMPLEMENTASI RUMAH TUNGGU KELAHIRAN DI KABUPATEN SEMARANG Treesia Sujana
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 18 No 2 (2018)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v18i2.397

Abstract

Rumah tunggu kelahiran adalah rumah tunggu sementara bagi ibu hamil resiko tinggi. Rumah tunggu kelahiran di Kabupaten Semarang sudah ada sejak tahun 2016. Penelitian ini  menggunakan metode secara kualitatif deskriptif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran implementasi program  rumah tunggu kelahiran di Kabupaten Semarang. Analisa data yang dapatkan bahwa rumah tunggu kelahiran di Kabupaten Semarang yaitu a) Teridentifikasi Alur Teknis Rumah Tunggu Kelahiran. b) Target utama dari Rumah Tunggu Kelahiran (RTK) adalah Ibu Hamil Resiko Tinggi. c) rumah tunggu kelahiran teridentifikasi mempermudah akses bagi ibu hamil risiko tinggi yang bertujuan menurunkan angka kematian ibu d) strategi lingkungan kondusif dan penciptaan alur komunikasi bagi ibu/target rumah tunggu kelahiran maupun tenaga kesehatan. Implementasi dari rumah tunggu kelahiran di Kabupaten Semarang sudah baik karena tahun depan akan dibangun lagi dua rumah tunggu kelahiran. Kata kunci : gambaran implementasi, rumah tunggu kelahiran
AKTIVITAS ANTIDIABETES EKSTRAK ETANOL DAUN KEREHAU (Callicarpa longifolia Lamk.) Elis Susilawati; Nita Selifiana; Widhya Aligita; Christina Betharia P.S; Elvania Fionna
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 18 No 2 (2018)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v18i2.398

Abstract

Pada penelitian sebelumnya daun Kerehau (Callicarpa longifolia Lamk.) memiliki aktivitas sebagai antioksidan. Antioksidan dapat menurunkan stress oksidatif pada diabetes melitus dan menurunkan kadar glukosa darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui arah mekanisme kerja ektrak etanol daun Kerehau dalam menurunkan kadar glukosa darah. Metode yang digunakan adalah resistensi insulin dan tes toleransi amylum meggunakan mencit Swiss Webster serta penghambatan enzim α-amylase. Metode resistensi insulin dilakukan secara preventif dengan induksi lipofundin 30 ml / kg Kg dan fruktosa 2,52g / KgBB selama 28 hari. Pada tes toleransi amilum mencit diinduksi Amylum manihot 3g/KgBB dan diukur kadar glukosa darah pada menit ke 90, 120, 150, 180, dan 210. Penghambatan enzim α-amilase dilakukan pada konsentrasi ekstrak 50, 100, 150, 200, 250 dan 300ppm berdasarkan reaksi iodin-pati dan diukur absorbansinya menggunakan Spektrofotometer UV/Vis pada 620nm. Pada metode resistensi insulin diperoleh nilai KTTI pada kontrol negatif: 1,56; kontrol positif: 0,22; metformin: 1,11; EEDK 75mg/KgBB: 1,26; 150mg/KgBB: 1,55 dan 300mg/KgBB: 1,10. Sedangkan pada tes toleransi amilum menunjukkan bahwa ekstrak tidak menurunkan kadar glukosa darah secara signifikan. Pada penghambatan enzim α-amilase diperoleh IC50 ekstrak yaitu 2.324ppm sedangkan acarbose 47ppm. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ekstrak etanol daun kerehau bekerja meningkatkan sensitivitas insulin pada dosis 75mg/KgBB. Kata kunci : Daun kerehau (Callicarpa longifolia, Lamk.), amylum, resistensi insulin
ANALISIS Pb dan Cd PADA LIPSTIK YANG BEREDAR DI PASAR KIARACONDONG DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM FENTI FATMAWATI
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 18 No 2 (2018)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v18i2.399

Abstract

Dalam penelitian ini kami menganalisis timbal (Pb) dan Cadmium (Cd) pada lipstik yang berasal dari Pasar Kiaracondong Bandung dengan metode Spektrofotometri Serapan Atom. Sampel diambil secara acak dari lipstik terdaftar BPOM dan tidak terdaftar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar timbal logam (Pb) dan kadmium (Cd) pada lipstik di pasar Kiaracondong Bandung serta untuk mengetahui keamanannya dengan mengacu pada ketentuan BPOM di Indonesia. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan logam berat timbal dan kadmium pada 6 sampel lipstik yang beredar di Pasar Kiaracondong. Ada 4 sampel yang mengandung timbal dengan kadar melebihi batas aman sesuai BPOM. sedangkan 2 sampel lainnya mengandung timbal tapi masih dalam batas aman. Begitu pula kadmium, 6 sampel yang dianalisis mengandung kadmium tapi masih di bawah batas aman sesuai BPOM dan bisa dikatakan aman digunakan.Kata kunci: Cd, lipstick, Pb, SSA
SIKAP REMAJA TERHADAP KESEHATAN REPRODUKSI DI KABUPATEN GARUT Furkon Nurhakim
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 18 No 2 (2018)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v18i2.400

Abstract

Masa remaja merupakan suatu bagian dari siklus tumbuh kembang sejak saat konsepsi sampai dewasa, dan merupakan suatu periode transisi dari masa anak-anak menjadi dewasa. Dalam masa ini seseorang akan menghadapi beberapa transisi yaitu berupa transisi emosional, transisi dalam sosialisasi, transisi dalam agama, transisi dalam hubungan kerja dan transisi dalam moralitas. Kesehatan reproduksi merupakan salah satu masalah yang banyak mempengaruhi remaja karena masa remaja merupakan masa dimana mengalami perkembangan yang pesat baik fisik, psikis maupun sosial. Perkembangan pertumbuhan organ-organ reproduksi pada remaja akan mempengaruhi kegiatan fungsi reproduksinya yang salah satunya adalah meningkatnya rangsang-rangsang seksual dari diri remaja. Penelitian ini bertujuan untuk melihat sikap remaja terhadap kesehatan reproduksi . Penelitian dilaksanakan di  SMAN 4  Garut dengan jumlah responden 88 responden dengan hasil penelitian secara keseluruhan hasil penelitian mengenai variabel sikap terhadap kesehatan reproduksi remaja dapat diketahui  sebagian besar responden yaitu 46 orang atau (51,89 %) sikapnya terhadap kesehatan reproduksi remaja sudah tergolong mendukung  (favorable). Namun hampir setengahnya dari responden yaitu 42 orang atau (48,11 %) sikapnya terhadap kesehatan reproduksi remaja tergolong tidak mendukung (unfavorable).   Kata kunci: Sikap, Remaja, Kesehatan Reproduksi
HUBUNGAN DUKUNGAN PSIKOSOSIAL KELUARGATERHADAP KEPATUHAN OBAT JIWA PASIEN DI DESA KERTA JAYAKECAMATAN CIBATU KABUPATENGARUT Hendrawati Hendrawati
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 18 No 2 (2018)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v18i2.401

Abstract

Di Indonesia sekitar 50 juta atau 25% dari 220 juta penduduk  mengalami gangguan jiwa, di  Jawa Barat (2,2%), (Depkes RI, 2007), dari data tersebut tidak semua datang untuk berobat baik  ke rumah sakit jiwa, atau ke Puskesmas , yang datang ke rumah sakit jiwa pun, pasien sudah dalam taraf gangguan jiwa berat. Alasan  dari keluarga menyatakan  malas mengantar dan   banyak kesibukan, pasiennya tidak mau untuk kontrol karena merasa sudah sembuh, sedangkan pengobatan untuk pasien gangguan jiwa harus teratur sampai menurut dokter sudah dinyatakan boleh berhenti. Beberapa faktor yang mempengaruhi kepatuhan klien gangguan jiwa untuk minum obat antara lain yaitu peran keluarga, sosial ekonomi, sikap klien, motivasi, ingatan atau memori klien serta informasi dari petugas kesehatan. Tujuan penelitian  ini untuk mengetahui hubungan antara dukungan psikososial keluarga terhadap kepatuhan berobat pada pasien gangguan jiwa di Desa Kerta Jaya,Kecamatan Cibatu, Kabupaten  Garut. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional, jumlah sampel 88 orang dengan cara penumpulan data dengan kuesioner berupa angket /pertanyaan –pertanyaaan  yang ditujukan pada keluarga dan pasien gangguan. Hasil penelitian menunjukan p-value = 0.026 (<0.05) sehingga dapat disimpulkan Ho di tolak dan Ha diterima, dengan kata lain terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan psikososial keluarga  dengan kepatuhan berobat. Dan didapatkan OR 0.909 yang artinya dukungan psikososial keluarga  mempunyai probabilitas 1 kali terhadap kepatuhan berobat. Kesimpulan sebanyak 36 (40,9%) responden memberikan dukungan psikososial keluarga terhadap kepatuhan berobat pasien gangguan jiwa di PKM Cibatu Kabupaten Garut,sebanyak 74 (84,1%) responden patuh berobat pada pasien gangguan    Jiwa. .Kata Kunci      : Dukungan Psikososial Keluarga , kepatuhan  Berobat 
HUBUNGAN ANTARA PERAN PENGAWAS MENELAN OBAT (PMO) DENGAN KEBERHASILAN PENGOBATAN PENDERITA TUBERKULOSIS PARU DI PUSKESMAS TAROGONG GARUT Iceu Amira DA
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 18 No 2 (2018)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v18i2.402

Abstract

Penyakit tuberkulosis (TBC) adalah penyakit kronis menular yang masih tetap merupakan masalah kesehatan masyarakat di dunia termasuk Indonesia. Pengobatan pada penderita TBC dapat dilakukan dengan beberapa kombinasi obat yang memang ditujukan untuk membasmi kuman. WHO merekomendasikan strategi pengobatan DOTS, yaitu penderita minum obat dengan diawasi pengawas menelan obat. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui hubungan antara peran pengawas menelan obat (PMO) dengan keberhasilan pengobatan penderita tuberkulosis paru di Puskesmas Tarogong Garut. Penelitian ini merupakan penelitian correlational research dengan pendekatan retrospektif dengan menggunakan uji chi square. Sampel yang digunakan terdiri dari 50 responden dengan menggunakan total sampling. Variabel independent dalam penelitian ini adalah peran pengawas menelan obat, sedangkan variabel dependentnya adalah keberhasilan pengobatan penderita tuberkulosis paru. PMO adalah mendukung yaitu sebanyak 27 responden (54,0%) dan yang tidak mendukung sebanyak 23 responden (46,0%). Responden yang berhasil dalam pengobatan TB yaitu sebanyak 38 responden (76,0%) dan hanya 12 responden (24,0%) yang tidak berhasil dalam pengobatan TB. Dengan uji statistik chi square menunjukkan bahwa Terdapat hubungan yang signifikan antara peran PMO terhadap keberhasilan pengobatan TB di Puskesmas Tarogong Garut (p: 0,008). Kesimpulan penelitian ini yaitu terdapat hubungan yang signifikan antara peran PMO terhadap keberhasilan pengobatan TB di Puskesmas Tarogong Garut. p value:0,008(p<0,05). Kata kunci : Pengawas menelan obat, keberhasilan pengobatan, TB paru.
KONFIRMASI EMPAT FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP PERMBERDAYAAN PEREMPUAN KORBAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA Lia Amalia Sholihat
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 18 No 2 (2018)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v18i2.403

Abstract

Pemberdayaan perempuan merupakan upaya peningkatan kemampuan perempuan dalam mengembangkan kapasitas dan keterampilannya untuk meraih akses dan penguasaan terhadap dirinya, antara lain: posisi pengambilan keputusan, sumber-sumber, dan struktur atau jalur yang menunjang. Program ini merupakan salah satu program yang dilaksanakan oleh Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A). Tujuan dari penelitian ini utuk mengetahui pengaruh langsung dan tidak langsung serta besarannya antara sumber informasi, lingkungan sosial, peran tenaga kesehatan, peran keluarga terhadap pemberdayaan perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan menggunakan desain cross-sectional. Sampel yang digunakan sebanyak 78 responden di P2TP2A Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2017. Metode analisis yang digunakan adalah Structural Equation Model (SEM) menggunakan Smart PLS 3.0 dan SPSS 22. Hasil pengujian penelitian yaitu variabel pemberdayaan perempuan dipengaruhi sumber informasi (25,22%), lingkungan sosial (18,18%), peran tenaga kesehatan (28,06%), peran keluarga (20,38%). Pengaruh langsung pemberdayaan perempuan sebesar 91,84% dan pengaruh tidak langsung sebesar 6,54%. Total pengaruh langsung dan tidak langsung terhadap pemberdayaan perempuan sebesar 98,37%. Model hasil analisis dapat menjelaskan 99,96% keragaman data dan mampu mengkaji fenomena yang dipakai dalam penelitian, sedangkan 0,04% dijelaskan komponen lain yang tidak ada dalam penelitian ini. Saran penelitian perlu meningkatkan peran tenaga kesehatan dengan memperhatikan beberapa aspek dalam upaya pemberdayaan perempuan agar kegiatan pemberdayaan perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga dapat lebih optimal dan tepat sasaran. Kata Kunci              : Lingkungan Sosial, Peran Keluarga, Pemberdayaan Perempuan, Peran Tenaga Kesehatan, Sumber Informasi
PENGARUH HIPNOSIS TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PADA IBU HAMIL PRIMIGRAVIDA TRIMESTER III DALAM MENGHADAPI PERSALINAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PANGLAYUNGAN Linda Anggraeni
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 18 No 2 (2018)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v18i2.404

Abstract

Tingkat kecemasan dalam menghadapi persalinan pada wanita yang hamil untuk pertama kali lebih tinggi dari pada wanita yang sudah hamil untuk kedua kalinya. Menghadapi persalinan pada wanita hamil yang kedua atau lebih merupakan  pengalaman biasa yang  pernah  dialami sebelumnya. Hipnosis merupakan metode alami yang digunakan untuk menghilangkan rasa takut, panik, tegang, dan tekanan-tekanan lain. Hipnosis dilakukan dengan melakukan kontak langsung dengan alam bawah sadar, dengan memberi sugesti  agar dapat membangun berbagai kondisi emosional positif. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh hypnosis terhadap tingkat kecemasan ibu hamil primigravida trimester III dalam menghadapi persalinan di Wilayah kerja Puskesmas Panglayungan tahun 2018 yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eklusi. Jenis penelitian yang dilakukan pada penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Rancang bangun penelitian ini adalah Pre-Experimental designs dengan one group pre test-post test design. Populasi  sebanyak 153 ibu hamil. Teknik pengambilan  sampel  dalam penelitian ini dengan menggunakan purposive sampling sebanyak 38 orang. Hasil penelitian didapatkan bahwa tingkat kecemasan ibu hamil primigravida trimester III sebelum dilakukan hipnosis, sebagain besar memiliki tingkat kecemasan dengan kategori berat, setelah dilakukan hipnosis, sebagain besar memiliki tingkat kecemasan ringan dan Terdapat pengaruh hipnosis terhadap tingkat kecemasan pada ibu hamil primigravida trimester III dalam menghadapi persalinan terbukti dengan nilai ρvalue kurang dari α (0,000 < 0,05). Kata Kuci             : hipnosis, kecemasan, ibu hamil trimester III
PERBEDAAN JUMLAH KONSUMSI OKSIGEN (O2) PADA RESPIRASI BERBAGAI HEWAN INVERTEBRATA KELAS INSEKTA Suharsono Suharsono
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 18 No 2 (2018)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v18i2.405

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah konsumsi rata-rata oksigen yang diperlukan untuk bermetabolisme pada hewan invertenrata kelas insekta. Metode eksperimen nyata (True-experimental) dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL). Perlakuan masing-masing sampel yaitu dengan menggunakan beberapa spesies hewan yang berasal dari ordo yang berbeda diantaranya jngkrik (Gryllus asimilis), belalang (Dissosteira carolina), kecoa (Blattella asahinai), kepik (Leptocorisa acuta) dan capung (Pantala flavescens). Pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini dilakukan dengan cara melakukan pengukuran volume terhadap gas oksigen yang dihasilkan pada tabung reaksi pada setiap sampel. Data yang didapat dari hasil penelitian akan dianalisis menggunakan analisis kuantitatif, teknik analisis data yang digunakan adalah uji perbedaan dua rata-rata (uji-t) dengan taraf signifikan (α) = 5%. Berdasarkan analisis data dan pengujian hipotesis menunjukan nilai  sig. (2 tailed) 0,000. < 0,05, dari data tersebut disimpulkan Ho ditolak, artinya Ada perbedaan jumlah konsumsi oksigen (O2) pada respirasi berbagai hewan invertebrata kelas insekta. Dan dilihat dari rata-rata konsumsi oksigen (O2) dapat disimpulkan jangkring menggunakan oksigen paling banyak dan konsumsi paling sedikit adalah kepik. Kata kunci : konsumsi oksigen, respirasi, insekta