cover
Contact Name
Thienis
Contact Email
jik@usk.c.id
Phone
+62651 7555249.
Journal Mail Official
jim.fkep@usk.ac.id
Editorial Address
Faculty of Nursing Syiah Kuala University Jln. Teungku Tanoh Abee, Gedung petronas, Fakultas keperawatan.
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 27163555     DOI : 10.52199
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa of the Faculty of Nursing is a Student Scientific Journal which aims to communicate the results of research on student final assignments. The target readers are students, nurses, lecturers and nursing practitioners.
Articles 891 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI STRES KERJA PERAWAT PELAKSANA Mulyati Mulyati; aiyub aiyub
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 4
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stres kerja merupakan suatu kondisi ketegangan yang mempengaruhi emosi, proses berpikir dan kondisi seseorang dalam bekerja. Perawat memberikan pelayanan di rumah sakit memiliki kontak yang konstan dengan pasien dan lingkungan kerja perawat. Pelayanan kesehatan yang kontinu dan sistematik serta peran dan tuntutan yang banyak sering memunculkan kondisi yang dapat memicu terjadinya stres kerja pada perawat, sehingga dapat menurunkan kinerja perawat dalam memberikan asuhan keperawatan. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi stres kerja perawat pelaksana di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Desain penelitian ini deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional study. Jumlah sampel dalam penelitian sebanyak 92 Responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan proporsional sampling. Data dikumpulkan secara angket pada tanggal5 s/d 12 Juni 2018, dengan instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa ada pengaruh faktor Lingkungan terhadap stres kerja perawat pelaksana dengan nilai  p-value = 0,007 (0,05), ada pengaruh faktor Organisasional terhadap stres kerja perawat pelaksana dengan nilai p-value = 0,012 (0,05), dan ada pengaruh faktor individu terhadap stres kerja perawat pelaksana di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh dengan nilai p-value = 0,006 (0,05). Diharapkan kepada rumah sakit agar menciptakan lingkungan kerja yang meyenangkan dan manajemen yang baik dalam memberikan pelayanan kepada pasien.
PELAKSANAAN PRINSIP ETIK KEPERAWATAN DALAM ASUHAN KEPERAWATAN PADA PERAWAT PELAKSANA Nurul Fadhillah; Noraliyatun Jannah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 2, No 3
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan prinsip etik dapat mencegah terjadinya bahaya fisik dan emosional bagi pasien dalam asuhan keperawatan. Pelaksanaan prinsip etik merupakan salah satu dari 12 kompetensi dasar yang harus dimiliki oleh seorang perawat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan prinsip etik dalam asuhan keperawatan yang diberikan oleh perawat pelaksana di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah Meuraxa Banda Aceh dengan jenis penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat pelaksana yang bekerja di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah Meuraxa Banda Aceh. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah stratified random sampling, sebanyak 54 responden dengan alat pengumpulan data berupa kuesioner. Pelaksanaan prinsip etik keperawatan perawat pelaksana ditinjau dari prinsip Autonomy baik (64,8%), Beneficence baik (68,5%), Non maleficence baik (72,2%), Justice baik (72,2%), Veracity baik (74,1%) dan Fidelity baik (72,2%). Berdasarkan hasil penelitian secara umum didapatkan bahwa pelaksanaan prinsip etik keperawatan tergolong kedalam kategori baik (72,2%). Kepada bagian keperawatan diharapkan dapat meningkatkan program kerja serta mengadakan supervisi secara berkala terkait pelaksanaan prinsip etik agar dapat tercipta asuhan keperawatan yang berkualitas.
KENAKALAN REMAJA DI GAMPONG LAMBHUK KECAMATAN ULEE KARENG BANDA ACEH Azziyarni Uchra; Sri Novitayani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 1, No 1
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kenakalan remaja merupakan permasalahan yang hampir setiap tahun selalu mengalami peningkatan, mayoritas pelaku kenakalan remaja berada pada rentang usia 15-19 tahun.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kenakalan remaja di Gampong Lambhuk Kecamatan Ulee Kareng Banda Aceh yang dilakukan pada tanggal 21 s/d 25 juni 2016. Populasinya seluruh remaja usia 16-18 tahun di gampong Lambhuk Kecamatan Ulee Kareng Banda Aceh sebanyak 88 orang. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah snowball sampling. Teknik pengumpulan data berupa kuesioner dengan metode pembagian angket dan menggunakan analisis distribusi frekuensi untuk mengetahui frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden melakukan kenakalan remaja ringan (77,3%), kenakalan menimbulkan korban fisik mayoritas ringan (77,3%), kenakalan menimbulkan korban materi mayoritas ringan (88,6%), kenakalan sosial mayoritas ringan (71,6%), kenakalan melawan status mayoritas sedang (58%). Sehingga dapat disimpulkan bahwa kenakalan remaja di Gampong Lambhuk Kecamatan Ulee Kareng Banda Aceh berada pada kategori ringan. Diharapkan bagi orang tua untuk lebih menaruh perhatian terhadap persoalan sosial terutama perilaku sosial anak remaja baik di sekolah maupun dirumah, terutama kenakalan remaja.  
Persepsi Murid Terhadap Sekolah Siaga Bencana febi lulu nadia; budi satria
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 1
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengetahuan bencana yang dimiliki sangat mempengaruhi sikap dan kepedulian untuk siap siaga dalam mengantisipasi bencana. Sekolah Siaga Bencana bertujuan meningkatkan kapasitas institusi sekolah dan individu dalam mewujudkan tempat belajar yang lebih aman bagi siswa, guru, anggota komunitas sekolah serta komunitas di sekeliling sekolah serta menyebarluaskan dan mengembangkan pengetahuan kebencanaan ke masyarakat luas melalui jalur pendidikan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi murid terhadap Sekolah Siaga Bencana. Jenis penelitian ini adalah deskriptif eksploratif dengan desain cross sectional study. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan jumlah populasi sebanyak 306 murid, kemudian diambil sampel sebanyak 75 murid. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dalam bentuk multiple choice. Analisa data menggunakan analisa univariat. Hasil penelitian adalah pengetahuan murid tentang Sekolah Siaga Bencana dikategorikan siap (100%). Kesimpulannya semua murid telah siap menghadapi bencana, namun dilihat dari jawaban kuisioner, ada beberapa item pengetahuan yang masih kurang dipahami oleh murid seperti, pentingnya siaga bencana, paham tentang peta siaga bencana, perlunya pemanfaatan ruang UKS untuk kegiatan pelayanan kesehatan pada tingkat pertama. Disarankan bagi pemerintah dan pihak sekolah diperlukan adanya evaluasi setiap tahun untuk menilai kesiapan murid dalam menghadapi bencana.
PELAYANAN KEPERAWATAN ISLAMI DI SUATU RUMAH SAKIT BANDA ACEH endang sakinah; noraliyatun jannah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 1, No 1
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuntutan pelayanan komprehensif pada pasien mengharuskan perawat memberikan pelayanan keperawatan secara menyeluruh termasuk pada kebutuhan pelayanan islami. Pelayanan keperawatan islami terdiri dari berdoa sebelum bekerja, prosedur pendampingan shalat bagi pasien, prosedur memakaikan pakaian pasien, prosedur orientasi pasien baru, prosedur operan, prosedur hijab perawatan pasien, prosedur persiapan pulang, dan prosedur mendapatkan kunjungan rohaniawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pelayanan Islami di suatu Rumah Sakit Banda Aceh (RSBA). Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan desain cross sectional study. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 12 sampai dengan 23 Juli 2016. Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling dengan jumlah sampel 24 responden. Teknik penelitian dilakukan dengan mengobservasi pelayanan keperawatan islami berupa daftar pernyataan berbentuk checklist yang mengacu pada Standar Prosedur Pelaksanaan (SOP) pelayanan Islami di RSBA yang terdiri dari 53 item observasi. Metode analisis data menggunakan uji statistik univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran pelaksanaan keperawatan islami di RSBA berada pada kategori kurang baik, dimana SOP tidak dilakukan dengan sempurna. Berdasarkan hasil penelitian ini, diharapkan rumah sakit dapat mengintensifkan suatu model ruang rawat inap islami sebagai percontohan pelaksanaan pelayanan islami sesuai dengan SOP.
PENERAPAN ASUHAN KEPERAWATAN PERSALINAN SECTIO CAESAREA DENGAN CEPHALOPELVIC DISPROPORTION: STUDI KASUS Rizal, Siti Magfirah; Ardhia, Dara; Rizkia, Mira
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 7, No 3 (2023)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cephalopelvic Disproportion (CPD) merupakan salah satu indikasi persalinan yang dilakukan secara Sectio Caesaria (SC) sebesar 19,5%-27,3%. Akibat ukuran panggul ibu yang terlalu sempit dibandingkan dengan ukuran janin yang terlalu besar, jika dipaksakan untuk persalinan pervaginam akan membahayakan ibu dan janin yang dapat menimbulkan kompikasi hingga kematian. Tujuan dari studi kasus ini adalah mengetahui penerapan asuhan keperawatan pada pasien dengan persalinan section caesarea dengan cephalopelvic disproportion di Ruang Bersalin RSUDZA Banda Aceh. Diagnosa keperawatan yang didapatkan adalah nyeri melahirkan, resiko cedera ibu dan janin, ansietas, menyusui tidak efektif dan resiko infeksi. Intervensi yang diterapkan berdasarkan evidence based practices seperti nyeri melahirkan dengan teknik nafas dalam, edukasi latihan pernafasan, pemantauan kesejahteraan ibu dan janin untuk mengurangi resiko cedera pada ibu dan janin, terapi murotal al-quran untuk menurunkan ansietas, resiko infeksi dengan pendidikan kesehatan mengenai post SC dan edukasi pentingnya protein untuk mempercepat keringnya luka post SC. Hasil evaluasi selama dilakukan perawatan yaitu pada diagnosa nyeri melahirkan dan resiko cedera janin tidak teratasi sehingga harus dilakukan tindakan SC, ansietas teratasi sebelum SC dilakukan, menyusui tidak efektif teratasi dan resiko infeksi teratasi sebagian. Masalah keperawatan yang tidak teratasi diselesaikan dengan tindakan kolaborasi SC, masalah keperawatan teratasi sebagian karena penyelesaian masalah resiko infeksi tidak selesai pada saat pasien pulang dan telah diberikan discharge planning, sedangkan masalah ansietas dan nyeri teratasi karena telah diberikan tindakan keperawatan yang tepat dan pasien melakukan semua informasi yang diberikan oleh perawat.
ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN CKD DENGAN KOMPLIKASI UREMIC ENCEPHALOPATHY DI INSTALASI GAWAT DARURAT: STUDI KASUS Phoenna Febrina Wirdiani; Fikriyanti Fikriyanti; Jufrizal Jufrizal
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 1, No 4 (2022): Karya Ilmiah Mahasiswa (KIA)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Uremic encephalopathy disebut dengan salah satu komplikasi dari CKD dan kondisi gawat darurat yang membutuhkan penanganan segera dimana pasien mengalami penurunan kesadaran akibat disfungsi ginjal disebabkan oleh retensi metabolisme dengan peningkatan kadar uremia lebih dari 50 mg/dl. Studi kasus ini bertujuan untuk memberikan asuhan keperawatan pada pasien CKD dengan komplikasi uremic encephalopathy. Diagnosa keperawatan yang muncul pada pasien ini adalah gangguan ventilasi spontan, risiko aspirasi, dan hipervolemia. Intervensi yang telah diberikan pada pasien ini adalah manajemen jalan napas buatan, pemantauan respirasi, manajemen ventilasi mekanik, pencegahan aspirasi, perawatan selang gastrointestinal, manajemen hipervolemia, dan manajemen hemodialisis. Evaluasi yang didapatkan pada airway terpasang ETT, breathing pasien menggunakan ventilator mekanik dengan mode PEEP 5 mmH2O Vt 400 ml FiO2 50% Ftotal 14 VTE 437 Ppeak 17 mmH2O posisi pasien semifowler, circulation dilakukan pemantauan tanda-tanda vital dengan hasil 145/74 mmHg MAP 78 mmHg. Hasil pemeriksaan penunjang didapatkan dengan nilai kadar uremi 305 mg/dl, kreatinin 24,30 mmHg, Hb 5,5 g/dl, dan Ht 16%. Sedangkan nilai AGDA didapatkan pH 7,091 mmHg, pCO2 24 mmHg, pO2 215 mmHg, HCO3 7,4 mmol/L, total CO2 8,1 mmol/L, kelebihan BE -20,3, dan saturasi oksigen 97,3%. Selanjutnya pasien menjalani hemodialisa cyto, transfuse darah, dan mendapatkan perawatan intensive. Disarankan untuk menambah wawasan pembaca terkait pencegahan MODS pada pasien.
DUKUNGAN KELUARGA PADA LANJUT USIA DENGAN NYERI SENDI Alyatunna Rizqi; Dara Febriana; Nurul Hadi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nyeri sendi merupakan pengalaman sensorik dan emosional yang tidak nyaman. Biasanya terjadi pada saat usia lanjut. Pada masa ini lansia sangat memerlukan dukungan keluarga dalam menghadapi situasi yang ada. Untuk itu perlu dukungan keluarga dalam mengurangi gejala nyeri yang dirasakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran dukungan keluarga  pada lanjut usia dengan nyeri sendi di Kota Banda Aceh. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan desain cross sectional study. Pengambilan sampel menggunakan non probality sampling menggunakan proposional purposive sampling dengan analisa data univariat. Sampel penelitian berjumlah 389 lansia dengan nyeri sendi di Kota Banda Aceh. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner FSS. Uji analisa dalam penelitian menggunakan uji statistic chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas lansia memiliki dukungan keluarga sebanyak 193 (49,6%) dengan kategori tinggi. Direkomendasikan kepada petugas pelayanan kesehatan untuk meningkatkan pemberian tata cara dalam melakukan perawatan nyeri sendi pada lansia. 
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA DENGAN URTIKARIA DI KUTA BARO ACEH BESAR: SUATU STUDI KASUS Syahira Auliana; Yuni Arnita; Husna Hidayati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut World Allergy Organization (WAO) prevalensi alergi secara global berkisar antara 22% dan terus meningkat setiap tahun. Salah satu penyakit yang disebabkan oleh respon alergi adalah urtikaria yang dikenal sebagai biduran atau kaligata. Urtikaria merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh toleransi terhadap makanan, infeksi, obat-obatan, trauma fisik, penyakit sisitemik, namun beberapa kasus masih belum dapat diketahui penyebabnya sehingga seringkali menimbulkan masalah fisik, psikis maupun sosial dalam kehidupan penderita bahkan akan mempengaruhi kualitas hidupnya. Studi kasus ini bertujuan untuk memberikan asuhan keperawatan pada keluarga di Kuta Baro Aceh Besar. Asuhan keperawatan diterapkan secara holistik melibatkan anggota keluarga dalam setiap tahapan proses keperawatan. Prioritas masalah keperawatan adalah ketidakefektifan pemeliharaan kesehatan terkait urtikaria. Implementasi yang diterapkan dengan metode home visit menggunakan media leaflet dan lembar balik berdasarkan lima tugas kesehatan keluarga diantaranya pendidikan kesehatan terkait urtikaria, mengambil keputusan untuk tindakan kesehatan yang tepat, memberikan perawatan: mengajarkan cara melakukan personal hygiene, mempertahankan kondisi lingkungan dengan mengidentifikasi faktor risiko, modifikasi perilaku serta memanfaatkan fasilitas kesehatan. Hasil yang diperoleh berdasarkan intervensi yang diterapkan adalah keluarga mengalami kemajuan terhadap pencapaian hasil dari tujuan keperawatan yang telah ditetapkan.
PERILAKU CARINGPERAWAT SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 Thalitha Suhawani Sibuea; Putri Mayasari; Yullyzar Yullyzar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku caring adalah suatu tindakan yang didasari oleh rasa kepedulian, kasih  sayang, keterampilan, empati, tanggung  jawab,  sensitif  dan  dukungan.  Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  gambaran  perilaku  caring perawat  selama  masa  pandemi  covid-19  di  RSUD  Subulussalam.  Jenis  penelitian  kuantitatif;  dengan  desain deskriptif.  Pengumpulan  data  menggunakan  kuesioner  dan  analisa  data  menggunakan  uji  statistik  deskriptif. Populasi penelitian ditentukan berdasarkan jumlah pasien rawat inap pada bulan Mei 2021 sebanyak 872 pasien. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Non probability Sampling dengan metode Purposive Sampling berjumlah 90 pasien di ruang rawat inap. Hasil penelitian perilaku caring  perawat selama masa pandemi covid-19 di RSUD Subulussalam berada pada kategori cukup baik. Sepuluh subvariabel perilaku caring, yaitu humanistik- altruistik 61,11% cukup baik, keyakinan dan harapan 58,59% cukup baik, sensitivitas 71,11% cukup baik, hubungan saling percaya 67,78% cukup baik, perasaan positif-negatif 67,78% cukup baik, pemecahan masalah 65,56% cukup baik, belajar mengajar 71,11% cukup baik, lingkungan fisik, mental, sosiokultural dan spiritual 45,56% cukup baik, kebutuhan dasar 47,78% cukup baik, kekuatan eksistensial-fenomena logikal 58,89% cukup baik. Berdasarkan hasil penelitian, direkomendasikan untuk kepala bidang keperawatan dan kepala ruang untuk melakukan supervisi secara berkala terkait perilaku caring perawat terhadap pasien.