cover
Contact Name
Thienis
Contact Email
jik@usk.c.id
Phone
+62651 7555249.
Journal Mail Official
jim.fkep@usk.ac.id
Editorial Address
Faculty of Nursing Syiah Kuala University Jln. Teungku Tanoh Abee, Gedung petronas, Fakultas keperawatan.
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 27163555     DOI : 10.52199
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa of the Faculty of Nursing is a Student Scientific Journal which aims to communicate the results of research on student final assignments. The target readers are students, nurses, lecturers and nursing practitioners.
Articles 891 Documents
KONSEP DIRI PADA ANAK ASMA DI RSUD dr. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH fauza rahmah; sri intan rahayuningsih
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 2, No 3
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asma merupakan salah satu gangguan inflamasi kronis pada jalan napas yang dialami pada masa kanak-kanak yang penyakitnya berlangsung lama sampai bertahun, jika aspek pencetus serangan asma seperti aspek fisik dan psikologis tidak teratasi dengan baik hal ini akan terjadi perubahan fisik dan psikologis akibat penyakit asma. Perubahan yang terjadi salah satunya pada konsep diri yaitu citra tubuh, ideal diri, harga diri, peran diri dan identias diri.Tujuan penelitian untuk mendapatkan gambaran konsep diri pada anak asma di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Jenis penelitian ini merupakan penelitian  deskriptif dengan Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara terpimpin dengan menggunakan  kuesioner dalam bentuk  Skala Guttman. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 78 responden dengan sampel 48 responden dengan tehnik pengambilan Simple Random Sampling, Hasil penelitian menunjukkan bahwa Konsep diri anak yang menderita asma di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh berada pada kategori positif yaitu sebanyak 28 responden (58,3%). Dengan nilai masing-masing subvaribel: citra tubuh berada pada kategori negatif yaitu sebanyak 27 responden (56,3%), ideal diri berada pada kategori positif yaitu sebanyak 27 responden (56,3%), harga diri berada pada kategori negatif yaitu sebanyak 28 responden (58,3%), peran diri berada pada kategori positif yaitu sebanyak 26 responden (54,2%), identitas diri berada pada kategori positif yaitu sebanyak 33 responden (68,8%) 
REAKSI ANAK TERHADAP STRESSOR HOSPITALISASI DENGAN TINGKAT KECEMASAN ANAK USIA SEKOLAH RSUDdr. ZAINOEL ABIDIN mimi afriani; sri intan rahayuningsih
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 1, No 1
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hospitalisasi merupakan suatu kondisi yang tidak menyenangkan bagi anak karena dapat memberikan efek kecemasan akibat perpisahan, kehilangan kendali, cedera tuhuh dan nyeri.  Kecemasan merupakan kejadian yang mudah terjadi atau menyebar, namun tidak mudah diatasi karena faktor penyebabnya yang tidak spesifik. Kecemasan pada anak akan memperlambat proses penyembuhan, menurunnya semangat untuk sembuh dan tidak kooperatif terhadap perawatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan reaksi anak terhadap stressor hospitalisasi dengan tingkat kecemasan pada anak usia sekolah di rumah sakit umum dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif korelatif pendekatan cross sectional study. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sebanyak 69 responden. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dengan wawancara terpimpin. Uji analisis menggunakan Chi-Square. Hasil analisa data secara umum diperoleh  adanya hubungan antara reaksi anak terhadap stressor hospitalisasi dengan tingkat kecemasan (p-value 0,000). Secara khusus ada hubungan perpisahan (P-value 0,010), kehilangan kendali (P-value 0,000), cedera tubuh dan nyeri (P-value 0,017) dengan tingkat kecemasan pada anak usia sekolah di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Saran untuk perawat agar dapat meningkatkan keterlibatan orang tua dalam perawatan agar orang tua dapat selalu memberikan dukungan terhadap anak sehingga dapat memotivasi anak untuk proses penyembuhan.   
PERILAKU MEROKOK DENGAN PENGETAHUAN AGAMA TENTANG MEROKOK SISWA Aulia Savira Annisa; Teuku Tahlil; Nani Safuni
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 7, No 3 (2023)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku merokok merupakan salah satu kebiasaan yang sering ditemui dalam kehidupan masyarakat sehari-hari, merokok sangat merugikan dan menyebabkan dampak negatif hingga dapat menyebabkan kematian. Sebagian ulama mengharamkan merokok karena mudarat yang ditimbulkan, akan tetapi perihal rokok masih menjadi polemik yang kontroversial dikalangan cendikiawan muslim. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan perilaku merokok dengan pengetahuan agama Islam tentang merokok pada siswa Sekolah Menengah Atas. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain korelatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 176 siswa-siswi dari total 315 siswa pada sebuah sekolah menengah atas di kota Banda Aceh yang dipilih secara proportional simple random sampling. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner yang berfokus pada perilaku dan kuesioner pengetahuan agama tentang merokok. Metode analisa data menggunakan analisis chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 40.3% responden adalah perokok dan 35.8% responden memiliki pengetahuan agama tentang merokok yang kurang baik dan didapatkan adanya hubungan yang signifikan antara perilaku merokok dengan pengetahuan agama tentang merokok pada siswa Sekolah Menengah Atas (p= 0,000). Bagi institusi Pendidikan dan perawat di setting komunitas khususnya agar terus memberikan informasi tentang bahaya merokok termasuk menggunakan pengetahuan agama tentang merokok kepada siswa, dan kepada peneliti lain agar terus mengidentifikasi faktor-faktor lain yang berhubungan dengan perilaku merokok remaja sehingga upaya pencegahan dan penghentian merokok dapat dilakukan lebih tepat.
GAMBARAN PERILAKU ASERTIF PERAWAT DI INSTALASI RAWAT INAP RS IBU DAN ANAK BANDA ACEH Andika Putri; Ardia Putra; Jufrizal Jufrizal
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuntutan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan semakin hari semakin meningkat sehingga harus direspon secara tepat oleh tenaga kesehatan. Perawat sebagai tenaga kesehatan yang berinteraksi dengan pasien selama 24 jam dituntut untuk berperilaku asertif agar pelayanan keperawatan berlangsung optimal. Namun jika perawat tidak mampu berperilaku asertif maka akan berdampak pada terganggunya hubungan perawat-pasien dan susah untuk mendapatkan kepercayaan pasien ketika memberikan asuhan keperawatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran perilaku asertif perawat di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Ibu dan Anak Banda Aceh. Jenis penelitian kuantitatif deskriptif dengan desain cross sectional study. Teknik pengambilan sampel yaitu simple random sampling dengan jumlah sample 66 perawat. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner perilaku asertif perawat dengan metode analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran perilaku asertif perawat di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Ibu dan Anak Banda Aceh mayoritas berada pada kategori baik (86,4%) yang dibagi dalam 2 jenis, yaitu verbal behavior kategori baik (86,4%) dan non-verbal behavior kategori baik (86,4%). Direkomendasikan bagi RS Ibu dan Anak Banda Aceh untuk memberikan perhatian kepada perawat untuk mempertahankan dan meningkatkan perilaku asertif menjadi lebih maksimal sehingga pelayanan yang diberikan semakin berkualitas sesuai dengan misi-misi rumah sakit.
KUALITAS HIDUP LANSIA DENGAN TUBERKULOSIS (TB) PARU Sri Yuli Nurwidia; Nurhasanah Nurhasanah; Nurul Hadi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas hidup merupakan suatu aspek penting dalam kehidupan seorang lansia yang dapat dilihat berdasarkan dimensi fisik dan psikologis. Seorang lansia mengalami proses penuaan yang dapat mempengaruhi perubahan fisik dan psikogisnya, salah satu masalah yang dapat memengaruhi perubahan fisik dan psikologis lansia adalah penyakit TB paru. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kualitas hidup lansia dengan tuberkulosis (TB) paru di Kota Banda Aceh. Metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif korelatif. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling terhadap 38 orang responden pada 10 Puskesmas Kota Banda Aceh. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara terpimpin menggunakan instrument  Short Form- 36 (SF-36) untuk kualitas hidup yang terdiri atas 36 item pertanyaan. Hasil penelitian menunjukkan kualitas hidup lansia dengan TB paru di Kota Banda Aceh berada pada kategori buruk. Kesimpulan penelitian ini yaitu kualitas hidup lansia dengan TB paru di kota banda aceh adalah buruk dengan jumlah 57,9%.
PERAWATAN KESEHATAN KELUARGA YANG MENGALAMI DIABETES MELITUS DENGAN KATARAK: SUATU STUDI KASUS Dzulhijjah Nur Rizki Nasution; Fithria Fithria; Neti Hartaty
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia sedang menghadapi krisis beban ganda penyakit, yaitu penyakit menular dan penyakit tidak menular. Diabetes melitus merupakan penyakit tidak menular yang terus mengalami peningkatan jumlah kasus penderita. Perburukan kesehatan dapat menyebabkan terjadinya komplikasi diabetes seperti katarak. Ketidakmampuan melakukan perawatan kesehatan akan sangat berdampak pada status kesehatan keluarga. Tujuan studi kasus adalah mengetahui dan memberikan gambaranasuhan keperawatan keluarga yang mengalami diabetes melitus dengan katarak. Pengkajian dilakukan pada tanggal 27 dan 28 Desember 2021 di salah satu desa di Kecamatan Kuta Baro Aceh Besar. Diagnosis keperawatan yang ditetapkan pada kasus ini yaituketidakefektifan pemeliharaan kesehatan, perilaku kesehatan cenderung berisiko dan kesiapan meningkatkan proses keluarga dengan dua prioritas masalah keperawatan yaitu ketidakefektifan pemeliharaan kesehatan dan kesiapan meningkatkan proses keluarga. Perencanaan keperawatan disusun berdasarkan lima tugas kesehatan keluarga yaitu mampu mengenal masalah kesehatan, mampu mengambil keputusan untuk tindakan kesehatan yang tepat, mampu memberikan perawatan kepada anggota keluarga yang sakit, mampu memodifikasi lingkungan keluarga, dan mampu memanfaatkan fasilitas kesehatan. Implementasi yang diberikan adalah pendidikan kesehatan, peningkatan latihan dan perawatan, serta pemberian dukungan kepada keluarga. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa ada peningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan motivasi keluarga untuk meningkatkan perawatan keluarga dengan memenuhi lima tugas kesehatan keluarga.
HUBUNGAN FATIGUE DENGAN QUALITY OF WORK LIFE PADA PERAWAT Cut Putri Wahyuni; Elly Wardani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perawat intensive care merupakan perawat yang memiliki keterampilan tertinggi dibandingkan dengan perawat lainnya. Hal ini dikarenakan perawat intensive care selalu menghadapi pasien dengan kondisi yang kritis dan juga kegagalan multi-organ yang mengharuskan pemantauan dan intervensi yang segera. Kelelahan merupakan suatu keadaan lelah atau letih yang sangat luar biasa dan terus-menerus serta mengakibatkan penurunan kapasitas kerja seseorang. kualitas kehidupan kerja merupakan persepsi pekerja terkait kesejahteraan baik fisik ataupun mental dalam bekerja, selain itu diharapkan juga dapat menumbuhkan perasaan cinta kepada pekerjaannya dan rasa untuk ingin tetap bertahan dalam pekerjaan tersebut. Tujuan penelitian ini yakni untuk melihat hubungan antara kelelahan dengan kualitas kehidupan kerja pada perawat di intensive care. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif correlation study. Teknik pengambilan sampel adalah non probability sampling menggunakan metode total sampling yang berjumlah 85 perawat  yang bertugas di ruang rawat inap ICCU, ICU 1, ICU 2, dan RHCU. Alat pengumpulan data berupa kuesioner. Hasil penelitian didapatkan bahwa dari 85 perawat, 38 (44,7%) perawat mengalami kelelahan sedangkan 47 (55,3%) perawat lainnya tidak mengalami kelelahan. Untuk kualitas kehidupan kerja didapatkan 75 (88,2%) perawat berada dalam kategori baik dan hanya 10 (11,8%) perawat yang berada dalam kategori tidak baik. Hasil uji chi-square menunjukkan bahwa: tidak ada hubungan kelelahan dengan kualitas kehidupan kerja (p-value = 0,087). Direkomendasikan untuk perawat agar dapat mengetahui tanda-tanda dari kelelahan dan untuk pihak manajemen rumah sakit untuk tetap mempertahankan atau meningkatkan kinerja dalam memperbaiki kualitas kehidupan kerja perawat.
STUDI DOKUMENTASI RISIKO JATUH PASIEN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH MEURAXA BANDA ACEH tazkiah tazkiah; hajjul kamil
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Risiko jatuh merupakan salah satu komponen sasaran keselamatan pasien. Untuk mengetahui risiko jatuh pasien penting adanya dilakukannya pendokumentasian dari pengkajian sampai evaluasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pendokumentasian proses keperawatan risiko jatuh pasien di Rumah Sakit Umum Daerah Meuraxa Banda Aceh. Jenis Penelitian kuantitatif; deskriptif dengan desain Cross sectional study. Populasi penelitian 151 rekam medik berdasarkan jumlah tempat tidur, pengambilan sampel menggunakan proportional sampel dengan jumlah 108 rekam medik pada 9 ruangan di Rumah Sakit Umum Daerah Meuraxa Banda Aceh. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dinkes yang sudah dimodifikasi oleh peneliti dengan metode analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran pendokumentasian proses keperawatan risiko jatuh pasien di Rumah Sakit Umum Daerah Meuraxa Banda Aceh dalam kategori tidak lengkap (100%)  yang meliputi; assesmen awal 105 rekam medik (97,22%) kategori tidak lengkap yaitu pengkajian 76 rekam medik (70,37%) kategori tidak lengkap, diagnosa 100 rekam medik (92,59%) kategori tidak lengkap, perencanaan 83 rekam medik (76,85%) kategori lengkap, implementasi 84 rekam medik (77,78%) kategori lengkap. Sedangkan assesmen ulang yaitu 108 rekam medik (100%) kategori tidak lengkap. Berdasarkan hasil penelitian direkomendasikan bagi perawat untuk meningkatkan pengetahuan proses keperawatan melalui pelaksanaan program pelatihan dan edukasi risiko jatuh karena dengan meningkatkan pengetahuan perawat dapat melaksanakan proses dan dokumentasi keperawatan secara lengkap dan akurat
PERILAKU KESEHATAN DALAM PENCEGAHAN DENGUE HEMORRHAGIC FEVER (DHF) Risma Astuti; Teuku Samsul Bahri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 3
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) merupakan penyakit infeksi oleh virus yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di internasional dan di Indonesia selama 47 tahun terakhir. Perilaku merupakan faktor terbesar kedua setelah faktor lingkungan yang mempengaruhi kesehatan individu, kelompok, atau masyarakat. Meskipun kesadaran dan pengetahuan masyarakat sudah tinggi tentang kesehatan, namun praktek tentang kesehatan atau perilaku hidup sehat masih rendah. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran perilaku kesehatan dalam pencegahan DHF. Jenis penelitian yang digunakan adalah descriptive explorative dengan desain cross sectional study. Populasi pada penelitian ini adalah 5.810 rumah di wilayah kerja Puskesmas Baiturrahman Kota Banda Aceh. Teknik pengambilan sampel adalah  non probability sampling  menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 104. Pengumpulan data dilakukan tanggal 19 - 26 Mei 2018 menggunakan kuesioner berupa lembar observasi yang dikembangkan oleh peneliti yang terdiri dari 10 pernyataan menggunakan skala dikotomi yang telah diuji validitas dan reabilitas. Hasil penelitian didapatkan bahwa perilaku kesehatan dalam pencegahan DHF di wilayah kerja Puskesmas Baiturrahman Kota Banda termasuk dalam kategori baik yaitu sebanyak 69 orang (66,3%), sedangkan 35 orang (33,7%) lainnya termasuk dalam kategori kurang. Direkomendasikan bagi masyarakat untuk dapat berperan aktif dalam pemberantasan penyakit DHF melalui kegiatan pemberantasan sarang nyamuk dengan melakukan 3M-Plus. Diharapkan bagi Puskesmas Baiturrahman untuk dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat melalui penyuluhan mengenai penyakit DHF dan cara pencegahannya serta dapat membagikan bubuk larvasida (abate) secara merata kepada masyarakat. 
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN GANGGUAN MUSKULOSKELETAL PADA PEKERJA LAUNDRY DI BANDA ACEH Zhada Mawadi; Rachmalia Rachmalia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 1, No 1
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gangguan muskuloskeletal merupakan salah satu penyakit akibat kerja, yang dapat disebabkan oleh posisi atau sikap kerja yang tidak tepat dan faktor lain, dengan gejala berupa sakit, nyeri, mati rasa, kesemutan dan bengkak sehingga dapat menghambat produktivitas. Tujuan penelitian ini adalah melihat hubungan jenis kelamin, umur, masa kerja, durasi, gerakan repetitif dan postur dengan keluhan gangguan muskuloskeletal pada pekerja laundry di Kecamatan Syiah Kuala Banda Aceh. Jenis penelitian ini diskriptif korelatif dengan teknik angket dan menggunakan alat ukur kuesioner. Populasinya seluruh pekerja laundry yang ada di Kecamatan Syiah Kuala berjumlah 136 orang dengan teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah purposive sampling yang dikumpulkan dari bulan Juni hingga bulan Juli 2016. Hasil penelitian dari 58 responden, didapatkan 98,3% perempuan, 82,8% umur 35 tahun, 75,9% masa kerja ≤ 2 tahun,  94,8% durasi yang beresiko, 96,6%  gerakan repetitif yang beresiko, 67,4% postur dengan kategori 2. Hasil uji Spearman diperoleh faktor jenis kelamin  p-value= 0,346, umur p-value = 0,001, masa kerja p-value = 0,567, durasi p-value= 0,093, gerakan repetitif p-value= 0,177, dan  postur p-value = 0,019 (α= 0.05). Sehingga dapat disimpulkan faktor umur dan postur mempunyai hubungan yang signifikan dengan gangguan muskuloskeletal, sedangkan faktor jenis kelamin, masa kerja, durasi, dan gerakan repetitif tidak mempunyai hubungan yang signifikan dengan gangguan muskuloskeletal. Rekomendasi terhadap Puskesmas agar mendukung keselamatan dan kesehatan kerja di tempat kerja informal melalui survei dan penyuluhan saat bekerja bagi para pekerja laundry agar mempertahankan posisi yang ergonomis