cover
Contact Name
Thienis
Contact Email
jik@usk.c.id
Phone
+62651 7555249.
Journal Mail Official
jim.fkep@usk.ac.id
Editorial Address
Faculty of Nursing Syiah Kuala University Jln. Teungku Tanoh Abee, Gedung petronas, Fakultas keperawatan.
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 27163555     DOI : 10.52199
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa of the Faculty of Nursing is a Student Scientific Journal which aims to communicate the results of research on student final assignments. The target readers are students, nurses, lecturers and nursing practitioners.
Articles 891 Documents
GAMBARAN PENYEBAB KEMATIAN DI INSTALASI GAWAT DARURAT khalish asmara; tri nur handayani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 2, No 4
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyebab kematian dikelompokkan kedalam tiga 3 keadaan, yaitu gagalnya fungsi otak (Central Nervous System), gagalnya fungsi jantung (Circulatory System), dan gagalnya fungsi paru-paru (Respiratory System). Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui Gambaran Penyebab Kematian di Ruang Instalasi Gawat Darurat RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh Periode juli 2016 sampai Juni 2017. Jenis penelitian ini deskriptif eksploratif. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien meninggal di IGD RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh  sebanyak 115 orang dari periode Juli 2016 sampai Juni 2017 yang diperoleh dengan metode Total sampling. Dari hasil penelitian didapatkan penyebab kematian karena gagalnya fungsi otak memiliki frekuensi 43 pasien (37.3%), kematian karena gagalnya fungsi jantung dengan frekuensi sebesar 42 pasien (36.5%), dan kematian karena gagalnya fungsi paru sebanyak 30 pasien (26.2%). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dari 115 pasien yang meninggal  di IGD Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh periode Juli 2016 sampai Juni 2017 didominasi oleh pasien yang meninggal karena mengalami gagalnya fungsi otak.. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan untuk instansi terkait untuk dapat memberikan pelatihan lebih mendalam terhadap kasus penyebab kematian. Serta mempersiapkan knowledge dan skill untuk menghadapi kasus penyebab kematian seperti kasus stroke dan cedera kepala
KECEMASAN DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN SINDROM KORONER AKUT DI ACEH nurul amalia rusanty; devi darliana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 1, No 1
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit jantung koroner terjadi akibat adanya penyempitan pembuluh darah koroner sehingga menyebabkan gangguan fungsi jantung karena berkurangnya aliran darah ke jantung.Hal ini menyebabkan timbulnya nyeri dada berat atau terasa tidak nyaman di dada atau dada terasa tertekan berat.Kondisi ini dapat menyebabkan timbulnya kecemasan pada pasien sindrom koroner akut. Perasaan cemas akan membuat pasien merasa tidak tenang, merasa tidak berdaya, dan bergantung pada orang lain. Hal ini dapat mempengaruhi persepsi individu terhadap kualitas hidupnya. Angka perawatan rumah sakit untuk Sindrom Koroner Akut pada tahu 2015 adalah sebanyak 303, hal ini meningkat dibanding dengan tahun 2014 yaitu 262 kasus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kecemasan dengan kualitas hidup pada pasien sindrom koroner akut di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh pada tahun 2016. Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelatif dengan desain cross ectional study. Populasi pada penelitian ini adalah pasien sindrom koroner akut di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh dan teknik pengambilan sampel adalah dengan metode consecutive sampling terhadap 38 orang responden. Alat pengumpulan data terdiri dari kecemasan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) yang terdiri dari 14 item cheklist, dan kuesioner Kualitas Hidup menurut WHO yaitu WHOQOL-BREF yang terdiri dari 26 item pertanyaan yang berbentuk skala Likert. Metode analisis data menggunakan uji statistik Chi-Square.Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya hubungan antara kecemasan dengan kualitas hidup pada pasien sindrom koroner akut (p-value 0,018). Diharapkan kepada Perawat di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Acehagar dapat mengatasi faktor fakor yang dapat mempengaruhi tingkat kecemasan pada pasien seperti dengan memberikan informasi kesehatan dan memberi support mental sehingga tidak berpengaruh terhadap kualitas hidup dan pengobatan yang dijalani oleh pasien sindrom koroner akut. 
PENERAPAN TERAPI PSIKORELIGIUS PADA RISIKO PERILAKU KEKERASAN: SUATU STUDI KASUS Safitri, Nanda Anni; Aiyub, Aiyub; Novitayani, Sri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Risiko perilaku kekerasan merupakan respons emosi yang timbul sebagai reaksi terhadap kecemasan yang meningkat, dirasakan sebagai ancaman, seperti dihina dan ungkapan perasaan terhadap keadaan yang tidak menyenangkan, kecewa, keinginan tidak tercapai, dan tidak puas. Dampak dari risiko perilaku kekerasan yang dilakukan adalah dapat mencederai diri sendiri dan orang lain ketika perilaku kekerasan tersebut tidak dapat dicegah. Tujuan studi kasus ini adalah mampu melakukan asuhan keperawatan secara holistik dengan pendekatan proses keperawatan pada pasien dengan risiko perilaku kekerasan di Rumah Sakit Jiwa Aceh. Metode yang digunakan adalah melakukan studi kasus selama 6 hari dengan memberikan asuhan keperawatan jiwa yaitu dengan cara fisik; relaksasi tarik napas dalam serta penyaluran energi, minum obat, mengungkapkan perasaan, dan dengan cara spiritual. Data awal didapatkan gejala pada pasien adalah sering berbicara kasar, pandangan tajam, dan marah-marah serta tampak tegang. Setelah dilakukan perawatan didapatkan pasien mampu memahami Strategi Pelaksanaan (SP) dan terapi psikoreligius yang telah diajarkan serta mampu diaplikasikan selama dirawat di Rumah Sakit Jiwa Aceh. Berdasarkan hasil studi kasus direkomendasikan agar lebih memperhatikan dan lebih memperkuat peran perawat melalui pemberian terapi psikoreligius secara lebih intensif pada pasien dengan masalah kesehatan jiwa, khususnya pasien dengan risiko perilaku kekerasan
ASUHAN KEPERAWATAN POST OPERASI VENTRICULAR SEPTAL DEFECT CLOSURE DI INTENSIVE CARE UNIT: STUDI KASUS Hilman Syarif; Halimuddin Halimuddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 1, No 4 (2022): Karya Ilmiah Mahasiswa (KIA)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gagal jantung bawaan merupakan salah satu penyakit jantung yang didapat sejak lahir dan terjadi akibat pembentukan jantung yang tidak sempurna pada fase awal perkembangan janin dalam kandungan. Ventrikel septal defek memiliki kelainan anatomis jantung berupa adanya celah diantara dinding (septum) jantung yang memisahkan kedua ventrikel yang pada kondisi normalnya tidak terdapat celah. Studi kasus ini bertujuan untuk menjelaskan asuhan keperawatan pada pasien post operasi ventricular septal defect closure. Terdapat lima masalah keperawatan yang muncul yaitu penurunan curah jantung dengan rencana keperawatan perawatan jantung; gangguan penyapihan ventilator dengan rencana keperawatan penyapihan ventilasi mekanik; risiko aspirasi dengan rencana keperawatan pemantauan aspirasi; nyeri akut dengan rencana keperawatan manajemen nyeri dan ketidakseimbangan elektrolit dengan rencana keperawatan pemantauan elektrolit. Evaluasi sebelum pasien dipindahkan ke ruang rawat adalah pasien masih harus melakukan early mobilitation dan breathing exercise. TD: 96/53mmHg, HR: 94 x/menit, RR: 16x/menit terpasang bantuan oksigen dengan nasal kanul 2 liter, SpO2: 98%, hasil Photo Thorax AP cardiomegali. Rekomendasi bagi tenaga kesehatan untuk melakukan asuhan keperawatan secara intensif bagi kondisi pasien dengan masalah post operasi ventricular septal defec closure.
INTERAKSI ORANGTUA DAN ANAK USIA SEKOLAH Syiffa Al Linnas; Nova Fajri; Sri Agustina
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Interaksi yang baik antara orangtua dan anak dapat membantu perkembangan kognitif anak seperti persepsi, ingatan, pikiran, penalaran, dan pemecahan masalah. Begitu juga sebaliknya, interaksi yang buruk antara orangtua dan anak dapat menyebabkan anak menjadi penakut, tidak percaya diri, menjadi sosok yang pemarah, depresi, serta yang paling parah dapat menganggu perkembangan otak. Begitu pentingnya interaksi antara orangtua dan anak, namun masih sangat sedikit penelitian terkait hal ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran interaksi orang tua dan anak di Aceh Barat Daya. Penelitian ini menggunakan desain cros sectional study dengan sampel 99 orangtua yang memiliki anak yang bersekolah di MIN 2 Aceh Barat Daya. Pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan membagikan angket yang berupa kuesioner kepada fasilitator dan kemudian dibagikan ke murid untuk diberikan kepada orangtua di rumah. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah univariat. Secara umum interaksi orangtua dan anak usia sekolah di Aceh Barat Daya berada pada kategori tinggi yaitu sebanyak 72 responden atau (72,7%), berdasarkan variabel tanggung jawab berada pada kategori tinggi yaitu sebanyak 59 responden atau (59,6%), variabel mempengaruhi berada pada kategori tinggi yaitu sebanyak 84 responden atau (84,8%), variabel orientasi prestasi berada pada kategori sedang yaitu sebanyak 82 responden atau (82,8%), dan variabel mengarahkan berada pada kategori tinggi yaitu sebanyak 75 responden atau (75,8%). Diharapkan orangtua tetap mempertahankan kualitas interaksi yang dilakukan dengan anak usia sekolah, seperti tetap bertanggung jawab, mengarahkan, orientasi prestasi, dan mengarahkan.
PENERAPAN ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DIABETES MELLITUS: SUATU STUDI KASUS Rahma Asti; Cut Husna; Ahyana Ahyana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit kronik karena adanya peningkatan kadar glukosa dalam darah. Tujuan studi kasus adalah untuk  melakukan asuhan keperawatan pada kasus diabetes mellitus tipe 2 di Rumah Sakit Umum dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Masalah keperawatan pada pasien adalah bersihan jalan napas tidak efektif, ketidakstabilan kadar glukosa darah, defisit pengetahuan, risiko perfusi renal tidak efektif, risiko defisit nutrisi, dan risiko gangguan integritas kulit. Metode yang digunakan yaitu melakukan asuhan keperawatan selama 5 hari dengan pemberian intervensi sesuai dengan Standar Intervensi Keperawatan Indonesia (SIKI) dan evidence based nursing (EBN) berupa senam kaki diabetik, elevasi kepala/headup 30 derajat saat pemberian NGT, oral hygiene, massage punggung bawah, pengkajian resiko dekubitus dan penyuluhan diet diabetes mellitus. Hasil dari asuhan keperawatan 2 dari 6 masalah keperawatan teratasi yaitu bersihan jalan  nafas tidak efektif dan defisit pengetahuan, sedangkan yang belum teratasi adalah masalah 1) ketidakstabilan kadar glukosa darah, 2) risiko perfusi renal tidak efektif, 3) risiko defisit nutrisi dan 4) risiko kerusakan integritas kulit. Direkomendasikan kepada perawat ruangan agar memiliki pengetahuan terkait konsep diabetes melitus dan chronic kidney disease, upaya peningkatan nutrisi dan pencegahan dekubitus.
HUBUNGAN BEBAN KERJA DAN STRES KERJA PERAWAT DI INSTALASI GAWAT DARURAT Dea Difibri; Hilman Syarif; Fikriyanti Fikriyanti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perawat yang bekerja di IGD dituntut harus mampu melakukan intervensi yang cepat dan tepat, namun beberapa kondisi seperti peningkatan jumlah pasien, kondisi pasien yang berbeda-beda, masalah ekonomi, dan keterlambatan pendapatan penghasilan.  Perawat juga mengatakan bahwa sering merasa kelelahan karena tindakan atau kegiatan-kegiatan yang dilakukan di IGD harus dilakukan dengan cepat dan tepat sehingga hal tersebut juga dapat meningkatkan beban kerja mental dan stres kerja pada perawat di IGD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan beban kerja mental terhadap stres kerja pada perawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Pemerintah Aceh. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif korelatif dengan desain cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat yang bekerja di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Pemerintah Aceh yaitu sebanyak 50 orang. Analisa data yang digunakan adalah univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Berdasarkan hasil penelitian dengan analisis univaiat mayoritas dari 50 perawat memiliki beban kerja mental dengan kategori kategori berat sebesar 30 perawat (56%) dan tingkat stres dengan kategori sedang sebesar 28 perawat (56%). Hasil penelitian dengan analisis binivaiat terhadap hubungan beban kerja mental terhadap stres kerja didapatkan p-value 0,005 (0,05), hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara beban kerja mental terhadap stres kerja pada perawat. Penelitian ini dapat menjadi bahan evaluasi dan masukan bagi rumah sakit dalam mengelolah SDM khususnya perawat untuk mengurangi stres dalam bekerja sehingga dapat meningkatkan mutu pelayanan keperawatan. 
PERSEPSI RESIKO PENCEGAHAN BENCANA DAN PENAMPILAN GURU SD DALAM MENGURANGI DAMPAK BENCANA GEMPA yusnidar yusnidar; Rachmalia Rachmalia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengurangan Resiko Bencana (PRB) melalui pendidikan siaga bencana untuk menghindari dan mengurangi dampak bencana perlu menjadi perhatian guru di sekolah. Sekolah merupakan tempat berkumpul banyak individu saat kegiatan belajar mengajar yang rawan terhadap resiko bencana seperti korban jiwa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Persepsi Pencegahan dan Penampilan Guru Sekolah Dasar dalam mengurangi dampak Bencana Gempa di Kota Banda Aceh. Penelitian deskriptif melalui pendekatan cross sectional study, dilakukan pada populasi seluruh guru yang ada di 8 Sekolah Dasar yang direkomendasikan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah total sampling dengan jumlah 90 responden. Tehnik pengumpulan data menggunakan kuesioner baku dalam bentuk Skala Likert yang terdiri dari 25 pernyataan. Analisa univariat hasil penelitian menunjukkan persepsi responden tentang kemungkinan terjadi bahaya dan konsekuensi dari bencana gempa di Kota Banda Aceh mayoritas responden berada pada kategori baik yaitu 64 (71,1%), persepsi responden tentang peran pendidikan berada pada kategori baik yaitu 74 (82,2%), persepsi responden tentang  fatalistic berada pada kategori baik yaitu 74 (82,2%), dan penampilan responden berada pada kategori baik yaitu 62 (68,9%). Disarankan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh untuk bekerja sama dengan Instansi yang berfokus pada upaya PRB dalam mendukung pihak sekolah dengan memberikan informasi dan meningkatkan pengetahuan guru tentang kebencanaan.
GEJALA COMPUTER VISION SYNDROME PADA MAHASISWA KEPERAWATAN Suci Febrianti; Teuku Samsul Bahri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 2
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manusia lebih sering menggunakan komputer di era perkembangan teknologi saat ini. Penggunaan komputer ternyata juga dapat menimbulkan penyakit kerja, yaitu computer vision syndrome, (CVS) yaitu masalah mata dan penglihatan yang berawal dari penggunaan komputer. CVS dapat menyebabkan gangguan fisiologis pada mata, kepala ataupun badan yang berupa kelelahan dan rasa ketidaknyamanan. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran gejala computer vision syndrome pada mahasiswa keperawatan Universitas Syiah Kuala. Jenis penelitian adalah deskriptif eksploratif. Populasinya adalah seluruh mahasiswa keperawatan di Universitas Syiah Kuala. Sampel adalah 417 orang dengan Teknik total sampling. Penelitian dilakukan pada tanggal 18-28 Mei 2018. Alat pengumpulan data berupa lembar kuesioner dalam bentuk dikotomi berjumlah 18 pertanyaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gejala astenopia yang paling dominan adalah mata lelah sebanyak 324 responden (77,7%), gejala pada permukaan okuler yang paling dominan adalah mata berair sebanyak 196 responden (47%), gejala visual yang paling dominan adalah sensitif terhadap cahaya sebanyak 211 responden (50,6%), dan gejala ekstraokuler yang paling dominan adalah nyeri punggung sebanyak 211 responden (50,2%). Disarankan  kepada mahasiswa untuk dapat menjaga mata dari efek samping penggunaan komputer yang berlebihan dengan cara mengurangi frekuensi penggunaan komputer 3 jam
GAMBARAN KEPERCAYAAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN ASUHAN KEPERAWATAN DI RUANG RAWAT INAP Diah, Rahma; Maurissa, Andara; Yuswardi, Yuswardi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepercayaan pasien merupakan salah satu elemen yang penting bagi perawat dalam memberikan pelayanan asuhan keperawatan. Tanpa adanya kepercayaan maka keberhasilan dalam menangani masalah yang dihadapi pasien akan sulit dan memengaruhi kualitas pelayanan kesehatan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran kepercayaan pasien terhadap pelayanan asuhan keperawatan di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah Meuraxa Kota Banda Aceh. Jenis penelitian deskriptif ekspoloratif dengan desain cross-sectional study. Populasi adalah seluruh pasien di ruang rawat inap dengan kriteria inklusi minimal berusia 18 tahun, telah dirawat inap minimal 1 hari, dan kesadaran penuh. Jumlah sampel sebanyak 127 responden dengan cara pengambilan sampel menggunakan total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner kepercayaan pasien dengan nilai reliabilitas 0,966. Hasil penelitian menunjukkan kepercayaan pasien adalah baik sebanyak 61 responden (48.0%), 66 responden (52.0%) cukup. Dilihat dari dimensi kemampuan (ability) adalah cukup 89 responden (70,1%), kebaikan hati (benevolence) 89 responden (70,1%), dan integritas (integrity) perawat 79 responden (62,2%). Sehingga dapat disimpulkan bahwa kepercayaan pasien terhadap pelayanan asuhan keperawatan di ruang Rawat Inap Rumah Sakit Meuraxa Kota Banda Aceh memiliki kepercayaan cukup. Direkomendasikan agar instansi rumah sakit meningkatkan pelayanan di ruang rawat inap guna meningkatkan kepercayaan pasien terhadap pelayanan keperawatan, salah satunya dengan memfasilitasi kotak saran disetiap ruang rawat untuk menampung aspirasi pasien dan keluarga. Hal yang harus ditingkatkan perawat dalam memberikan pelayanan adalah dimensi kemampuan, kebaikan hati, dan integritas.