cover
Contact Name
Thienis
Contact Email
jik@usk.c.id
Phone
+62651 7555249.
Journal Mail Official
jim.fkep@usk.ac.id
Editorial Address
Faculty of Nursing Syiah Kuala University Jln. Teungku Tanoh Abee, Gedung petronas, Fakultas keperawatan.
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 27163555     DOI : 10.52199
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa of the Faculty of Nursing is a Student Scientific Journal which aims to communicate the results of research on student final assignments. The target readers are students, nurses, lecturers and nursing practitioners.
Articles 891 Documents
SOCIAL SUPPORT PADA PASIEN PENYAKIT JANTUNG KORONER PADA PANDEMI COVID-19 Syarifah Raihan; Devi Darliana; Cut Husna
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit jantung koroner (PJK) menempati urutan tertinggi kasus kematian diseluruh dunia. Pasien PJK membutuhkan social support dari keluarga, teman, dan orang terdekat untuk mencegah atau mengurangi stress dan depresi. Social support yang baik akan memfasilitasi pasien mencapai kualitas hidup yang lebih baik. Adapun ujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran social support pada pasien penyakit jantung koroner di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Penelitian ini bersifat deskriptif eksploratif menggunakan desain cross sectional study dengan populasi berjumlah 2308 pasien penyakit jantung koroner yang berobat jalan di poliklinik jantung. Metode pengambilan sampel dengan nonprobability sampling dan menggunakan teknik consecutive sampling pada 81 responden. Alat pengumpulan data berupa kuesioner Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS) dengan metode wawancara terpimpin. Analisa data dilakukan dengan menggunakan Analisa univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa social support terbanyak yang didapatkan oleh pasien PJK pada kategori sedang (84%). Direkomendasikan kepada perawat agar memberikan pendidikan kesehatan terhadap keluarga maupun orang terdekat  pasien tentang informasi pentingnya dukungan sosial bagi pasien
CITRA TUBUH PADA PASIEN WANITA YANG MENJALANI KEMOTERAPI DI RUMAH SAKIT tria fitri deswinda; syarifah rauzatul jannah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 4
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker merupakan salah satu penyebab utama kematian di seluruh dunia. Kanker yang paling tinggi pada perempuan di Indonesia adalah kanker servik dan kanker payudara. Salah satu terapi yang digunakan pada pasien kanker adalah kemoterapi yang dapat menimbulkan efek samping seperti, mual muntah, rambut rontok, sariawan, perubahan warna kulit, kerusakan pada kuku, dan nyeri pada otot yang akan mempengaruhi citra tubuh seseorang. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran citra tubuh pada pasien wanita yang menjalani kemoterapi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif dengan desain cross-sectional study. Populasi penelitian adalah pasien wanita yang menjalani kemoterapi di Ruang Thursina 2 Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Teknik pengambilan sampel non probability sampling menggunakan metode convinience sampling dengan jumlah sampel sebanyak 52 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara terpimpin menggunakan kuesioner data demografi dan Body Image Scale (BIS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran citra tubuh pada pasien wanita yang menjalani kemoterapi adalah negatif sebanyak 32 responden (61,5%). Direkomendasikan kepada perawat ruangan di Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin lebih berusaha mengenal perasaan pasien dengan cara meningkatkan pengetahuan tentang konsep keperawatan holistik dalam asuhan keperawatan serta dapat memberikan informasi tentang keadaan dan kondisi pasien, dan memberikan motivasi kepada pasien yang menjalani kemoterapi agar pasien lebih menerima citra tubuhnya.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI ASI DENGAN KECUKUPAN ASI rayhana rey; sufriani sufriani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 2, No 3
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ASI adalah emulsi lemak dalam larutan protein, laktosa dan garam-garam organik yang disekresi oleh kedua belah kelenjar  payudara ibu sebagai makanan utama bagi bayi. Masalah yang dirasakan adalah ketika produksi ASI tidak lancar, maka bayi tidak mendapatkan ASI dalam jumlah yang cukup sehingga bayi mudah merasa lapar dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan si bayi. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan faktor-faktor yang mempengaruhi produksi ASI dengan kecukupan ASI pada bayi usia 1-6 bulan. Jenis penelitian deskriptif korelatif. Sampel 58 ibu menyusui dengan teknik multistage random sampling. Pengumpulan data dilakukan pada 08-16 Mei 2017, menggunakan kuesioner dengan  wawancara terpimpin, dianalisa menggunakan Chi Square dengan nilai alpha=0,05. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara asupan makan ibu (p-value 0,003), ketenangan jiwa dan fikiran (p-value 0,008), penggunaan alat kontrasepsi (p-value 0,003), perawatan  payudara (p-value 0,025), anatomis buah dada (p-value 0,003), faktor istirahat (p-value 0,003), faktor isapan anak (p-value 0,007), faktor obat-obatan (p-value 0,003) dengan kecukupan ASI pada bayi usia 1-6 bulan di wilayah kerja puskesmas kecamatan Darussalam. Disarankan kepada tenaga kesehatan agar meningkatkan peran dalam penyuluhan pada ibu menyusui tentang pentingnya mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi produksi ASI dan kecukupan ASI pada bayi.
TINGKAT KEMANDIRIAN EMOSIONAL REMAJA DI GAMPONG PANGO RAYA KECAMATAN ULEE KARENG BANDA ACEH Nora Anggraini; Teuku Samsul Alam
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 1, No 1
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Indonesia, kemandirian sering dianggap sebagai pemberontakan dimana anak berusaha mendapatkan kebebasan seutuhnya. Remaja berusaha mandiri secara emosi, bagi remaja tuntutan untuk memperoleh kemandirian secara emosional merupakan dorongan internal dalam mencari jati diri, bebas dari perintah-perintah dan kontrol orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemandirian emosional remaja di Gampong Pango Raya Kecamatan Ulee Kareng Banda Aceh. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif dengan desain cross sectional study. Populasi berjumlah 285 remaja. Sampel berjumlah 75 remaja.Teknik pengambilan sampel secara proporsional sampling. Teknik pengumpulan data adalah wawancara terpimpin. Alat pengumpulan data yaitu kuesioner Emotional Autonomy Scale (EAS) Steinberg Silverberg yang terdiri dari 20 pernyataan. Uji analisa data yang dilakukan adalah univariat. Secara umum, hasil penelitian gambaran tingkat kemandirian emosional remaja di Gampong Pango Raya Kecamatan Ulee Kareng Banda Aceh berada pada kategori tinggi yaitu 54 remaja (72,0%), de-idealized kategori tinggi 48 remaja (64,0%), non-dependency kategori tinggi 51 remaja (68,0%),  perceive parent as people kategori tinggi 66 remaja (88,0%) dan individuation kategori tinggi 74 remaja (98,7%). Oleh karena itu, diharapkan orang tua untuk melibatkan anak remajanya dalam pengambilan keputusan dirumah agar mereka dapat mengeluarkan pendapatnya sehingga perkembangan kemandirian emosional remaja akan meningkat hingga mencapai kemandirian seutuhnyapengumpulan data yaitu kuesioner Emotional Autonomy Scale (EAS) Steinberg Silverberg yang terdiri dari 20pernyataan. Uji analisa data yang dilakukan adalah univariat. Secara umum, hasil penelitian gambaran tingkatkemandirian emosional remaja di Gampong Pango Raya Kecamatan Ulee Kareng Banda Aceh berada padakategori tinggi yaitu 54 remaja (72,0%), de-idealized kategori tinggi 48 remaja (64,0%), non-dependencykategori tinggi 51 remaja (68,0%), perceive parent as people kategori tinggi 66 remaja (88,0%) danindividuation kategori tinggi 74 remaja (98,7%). Oleh karena itu, diharapkan orang tua untuk melibatkan anakremajanya dalam pengambilan keputusan dirumah agar mereka dapat mengeluarkan pendapatnya sehinggaperkembangan kemandirian emosional remaja akan meningkat hingga mencapai kemandirian seutuhnya.
Sikap Perawat Tentang Penatalaksanaan Syok Hipovolemik yelli marvitra; halimuddin halimuddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 1
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sikap perawat tentang penatalaksanaan syok hipovolemik harus lah dimiliki oleh perawat meliputi Sikap afektif (emosi), tindakan (keterampilan) dan pengetahuan dalam melakukan penatalaksanaan pada pasien dengan syok hipovolemik. Syok hipovolemik adalah syok yang sering dijumpai, yang disebabkan oleh penurunan volume intravaskular yang di akibatkan oleh kehilangan cairan eksternal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sikap perawat tentang penatalaksanaan syok hipovolemik. Jenis penelitian adalah Deskriptif kuantitatif dengan desain cross sectional. Tempat penelitian di ruang instalasi gawat darurat di RSU Meuraxa Kota Banda Aceh. Alat pengumpulan data kuesioner skala likert dan multiple choise. Sampel penelitian adalah total sampling 31 perawat instalasi gawat darurat. Hasil penelitian di instalasi gawat darurat didapat bahwa sikap afektif perawat tentang penatalaksanaan syok hipovolemik berada pada kategori baik sebanyak 23 orang (74,2%), keterampilan perawat tentang penatalaksanaan syok hipovolemik berada pada katagori baik sebanyak 22 orang (71%), sedangkan pengetahuan perawat tentang penatalaksanaan syok hipovolemik berada pada katagori baik sebanyak 23 orang (74,2%).  
PENGETAHUAN IBU TENTANG PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) DI DESA RUKOH KECAMATAN SYIAH KUALA BANDA ACEH rena intan mauliza; Fithria Fithria
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 1, No 1
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker payudara adalah jenis kanker dengan prevalensi tertinggi kedua di dunia. Kanker payudara paling sering ditemukan pada wanita. Pada umumnya penderita kanker payudara ini tidak dapat ditolong karena terlambat diketahui dan diobati. Salah satu wilayah di Indonesia yang mengalami peningkatan jumlah pasien dengan masalah kanker payudara adalah Aceh. Kanker payudara sebenarnya dapat diatasi dengan deteksi dini yang dapat dilakukan secara mandiri oleh setiap wanita dengan melakukan pemeriksaan payudara sendiri (Sadari), tapi dimasyarakat ditemukan masih banyak wanita-wanita yang belum memiliki pengetahun tentang teknik untuk melakukan Sadari. Tujuan penelitian ini adalah melihat tingkat pengetahuan ibu tentang pemeriksaan payudara sendiri (Sadari) di Desa Rukoh Kecamatan Syiah Kuala Banda Aceh. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 21 sampai 25 Juni 2016. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Teknik pengambilan sampel dengan proportional to size dengan jumlah sampel 92 responden. Teknik metode pengumpulan data adalah dengan menggunakan kuesioner yang dibagikan langsung kepada 92 responden yang terdiri dari 20 pernyataan. Metode analisis data menggunakan distribusi frekuensi. Hasil penelitian didapatkan tingkat pengetahuan ibu tentang konsep pemeriksaan payudara sendiri (Sadari) di Desa Rukoh Kecamatan Syiah Kuala Banda Aceh berada pada kategori baik sebanyak 79 responden (85,9%) dan pengetahuan ibu tentang teknik pemeriksaan payudara sendiri (Sadari) di Desa Rukoh Kecamatan Syiah Kuala Banda Aceh berada pada kategori baik sebanyak 76 responden (82,6%). Diharapkan pada wanita dapat melakukan SADARI secara rutin mencegah dan deteksi dini kanker payudara.
PENGETAHUAN PERTOLONGAN PERTAMA KERACUNAN PADA ANAK USIA SEKOLAH Annisa, Annisa; Jufrizal, Jufrizal; Aklima, Aklima
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 7, No 3 (2023)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keracunan paling sering ditemukan pada anak usia sekolah dasar (SD). Kejadian keracunan harus mendapatkan penanganan cepat dan tepat dari orang terdekat. Anak usia sekolah idealnya memiliki pengetahuan tentang keracunan. Hal ini karena keracunan bisa terjadi dilingkungan bermain yang mungkin jauh dari pengawasan orang tua dan guru. Tujuan penelitian ini mengidentifikasi gambaran tingkat pengetahuan anak usia sekolah tentang pertolongan pertama keracunan. Jenis penelitian adalah deskriptif ekploratif, sampel penelitian 89 siswa/i terdiri dari kelas V dan VI di SD Negeri 70 Kota Banda Aceh. Tehnik pengambilan sampel adalah purposive sampling. Alat ukur yang digunakan kuesioner pengetahuan pertolongan pertama keracunan berisi 18 item pernyataan ya-tidak dengan nilai validitas 0,676 dan reabilitas 0,880. Penelitian menggunakan analisa univariat. Hasil penelitian menunjukkan, tingkat pengetahuan anak usia sekolah tentang pertolongan pertama keracunan berada kategori pengetahuan sedang sebanyak 52 responden (58,4%). Diharapkan pihak sekolah agar dapat mengoptimalkan unit kesehatan sekolah (UKS) untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang pertolongan pertama pada keracunan.Kata Kunci : Keracunan, Anak usia sekolah, Pengetahuan
ASUHAN KEPERAWATAN ACUTE DECOMPENSATED HEART FAILURE (ADHF) DI INTENSIVE CARDIAC CARE UNIT : STUDI KASUS zikrina zikrina; Irfanita Nurhidayah; Rahmalia Amni
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 1, No 4 (2022): Karya Ilmiah Mahasiswa (KIA)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Acute Decompesated Heart Failure (ADHF) salah satu diagnosis dengan prevalensi tinggi di dunia dengan patofisiologis yang tidak sepenuhnya dipahami dan pilihan terapi yang terbatas. Pasien dengan ADHF memiliki morbiditas dan mortalitas yang tinggi dalam pengobatan di rumah sakit. Salah satu penyebab umum pada kondisi ini adalah pengobatan dan ketidakpatuhan diet, aritmia, penurunan fungsi ginjal, hipertensi tidak terkontrol, infark miokard dan infeksi, yang ditandai gejala awal secara tiba-tiba atau bertahap seperti dispnea, edema dan kelelahan, sehingga membutuhkan penanganan medis secara cepat dan intensif. Studi kasus ini bertujuan untuk memberikan asuhan keperawatan pada pasien yang mengalami ADHF. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Pengkajian pada Tn. O didapatkan tiga diagnosis yaitu penurunan curah jantung berhubungan dengan perubahan irama jantung, gangguan pertukaran gas berhubungan dengan ketidakseimbangan ventilasi-perfusi, dan risiko syok berhubungan dengan sepsis. Adapun tindakan yang dilakukan adalah perawatan jantung, terapi oksigen, pemantauan respirasi, dan pencegahan syok. Hasil evaluasi terdapat perbaikan pada kondisi pasien, namun belum signifikan ditandai dengan hasil TD: 126/82 mmHg, HR: 87x/menit, RR: 22x/menit, T: 36,5℃, Kadar kreatinin: 1,60 mg/dL, Kadar ureum: 156 mg/dL, Hemoglobin: 10,1 g/dL, Hematokrit: 30%, Eritrosit: 3,5 106/mm3, Output urine: 30ml/jam, Leukosit : 13,58 103/mm3 PCO2: 55.10 mmHg, HCO3: 42,8 mmol/L, pH: 7.495 mmHg, BE: 18,8. Pasien dengan ADHF perlu dilakukannya pemeriksaan foto thorax untuk penatalaksanaan lebih lanjut mengetahui kondisi kesehatan paru-paru pasien
GAMBARAN PERILAKU CARING PERAWAT DI RUANG INTENSIVE CARE Yulisa Dwi Fitriani; Aklima Aklima; Jufrizal Jufrizal
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruang perawatan intensive care merupakan unit pelayanan kesehatan yang menerima pasien kritis di rumah sakit. Caring merupakan esensi keperawatan yang harus dilakukan oleh perawat dalam melakukan asuhan pelayanan keperawatan. Salah satu hal yang harus dimiliki perawat di ruangan intensive care adalah perilaku caring terhadap semua pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran perilaku caring perawat di ruang perawatan intensive care RSUD Meuraxa. Jenis penelitian kuantitafif dengan desain penelitian yang digunakan yaitu cross sectional, teknik pengambilan sampel menggunakan metode total sampling dengan jumlah responden 50 perawat dalam waktu penelitian 7 hari. Alat pengumpulan data berupa kuesioner Caring Behavior Inventory (CBI) dengan 42 pertanyaan yang diukur berdasarkan persepsi perawat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku caring perawat di RSUD Meuraxa yaitu sebanyak 43 orang (86%) dalam kategori perilaku caring baik sedangkan pada kategori perilaku caring cukup yaitu sebanyak 7 orang (14%). Perilaku caring pada perawat dapat menciptakan kepuasan pasien terhadap pelayanan asuhan keperawatan. Hasil penelitian didapatkan bahwa perilaku caring dalam kategori tinggi pada seluruh perawat intensive care di RSUD Meuraxa.
ASUHAN KEPERAWATAN PERSALINAN NORMAL RUPTURE PERINEUM DERAJAT I : SUATU STUDI KASUS Triskha Mayadi; Aida Fitri; Mariatul Kiftia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persalinan merupakan sebuah proses alamiah yang terjadi pada usia kehamilan 37-42 minggu yang diawali dari dilatasi serviks dan dilanjutkan dengan lahirnya bayi serta plasenta dari rahim ibu. Salah satu faktor resiko terjadinya komplikasi pada persalinan adalah ibu dengan resiko tinggi yakni usia ibu 35 tahun dan grandemultipara (persalinan 5 kali), sedangkan salah satu komplikasi yang terjadi pasca persalinan ialah rupture perineum. Tujuan dari studi kasus ini adalah mengetahui penerapan asuhan keperawatan pada pasien dengan persalinan normal rupture perineum grade I di Ruang Bersalin RSUDZA Banda Aceh. Penulisan ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan melalui asuhan keperawatan. Diagnosa yang diangkat adalah nyeri persalinan, gangguan proses keluarga, dan resiko infeksi. Intervensi yang diterapkan berdasarkan evidance basedseperti manajemen nyeri secara nonfarmakologi yaitu teknik napas dalam, edukasi latihan pernafasan dan cara meneran untuk mencegah manuver valsafa, edukasi meningkatkan komunikasi yang efektif, dan edukasi pemberian putih telur untuk mempercepat keringnya luka perineum. Berdasarkan intervensi yang telah dilakukan evaluasi yang didapat yakni 1 dari 3 diagnosa yaitu diagnosa gangguan proses keluarga teratasi. Disarankan kepada perawat untuk dapat menjadikan tulisan ini sebagai salah satu sumber rujukan dalam menerapkan asuhan keperawatan pada ibu dengan persalinan normal rupture perineum derajat I.