cover
Contact Name
Thienis
Contact Email
jik@usk.c.id
Phone
+62651 7555249.
Journal Mail Official
jim.fkep@usk.ac.id
Editorial Address
Faculty of Nursing Syiah Kuala University Jln. Teungku Tanoh Abee, Gedung petronas, Fakultas keperawatan.
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 27163555     DOI : 10.52199
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa of the Faculty of Nursing is a Student Scientific Journal which aims to communicate the results of research on student final assignments. The target readers are students, nurses, lecturers and nursing practitioners.
Articles 891 Documents
INKONTINENSIA URINE DAN KUALITAS HIDUP LANSIA DI BANDA ACEH erni meutia rani; teuku tahlil
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 1, No 1
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inkontinensia urine merupakan masalah kesehatan yang cukup sering dijumpai pada lansia dan dapat mempengaruhi kualitas hidup. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi adanya hubungan antara inkontinensia urine dengan kualitas hidup lansia di Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan desain korelatif. Populasi dalam penelitian ini adalah 65 orang lansia di sebuah panti jompo di Banda Aceh dan teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 30 (46,2%) responden mengalami inkontinensia urine dan 35 (53,8%) responden tidak mengalami inkontinensia urine. Sedangkan untuk variabel kualitas hidup, sebanyak 33 (50,8 %) responden memiliki kualitas hidup yang baik dan 32 (49,2%). responden memiliki kualitas hidup yang kurang baik. Hasil uji Chi Square menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara inkontinensia urine dengan kualitas hidup (p-value= 0,000). Perawat komunitas diharapkan dapat memberikan penyuluhan dan perawatan kepada lansia tentang inkontinensia urine dan kualitas hidup agar kualitas hidup lansia menjadi lebih baik.
BEBAN KERJA PERAWAT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN ACEH JAYA Natasha, Cut Windi; Putra, Ardia; Jannah, Noraliyatun; Kamil, Hajjul; Rachmah, Rachmah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beban kerja merupakan tuntutan pekerjaan yang harus diselesaikan dalam waktu yang sudah ditentukan. Berat atau ringgannya beban kerja berpengaruh terhadap pekerjaan perawat. Beban kerja yang berat dapat menyebabkan beban kerja fisik, beban kerja psikologis, dan beban waktu kerja pada perawat, sedangkan beban kerja yang terlampau ringan dapat menyebabkan kejenuhan dalam bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat beban kerja, beban kerja fisik, beban kerja psikologis, dan beban waktu kerja perawat pelaksana di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Aceh Jaya. Metode penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah perawat pelaksana yang bekerja di RSUD Kabupaten Aceh Jaya, sampel dipilih dengan menggunakan teknik total sampling sebanyak 110 perawat. Pengumpulan data menggunakan kuesioner beban kerja baku, yang dibagikan pada masing-masing perawat. Analisa data dalam penelitian menggunkaan analisa univariat. Hasil penelitian menunjukkan kebanyakan perawat mengalami beban kerja sedang sebanyak 49 perawat (44,5%), beban kerja fisik sedang sebanyak 46 perawat (41,8%), beban kerja psikologis sedang sebanyak 43 perawat (39,1%), dan beban waktu kerja sedang sebanyak 41 perawat (37,3%). Rumah Sakit melakukan evaluasi terkait tugas dan jam kerja perawat untuk mempertahankan serta mengelola beban kerja perawat.
ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN ACUTE DECOMPENSATED HEART FAILURE (ADHF): SUATU STUDI KASUS Rini Tazkirah; Anda Kamal; Nani Safuni
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 7, No 1
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Acute Decompensated Heart Failure (ADHF) merupakan penyakit kardiovaskular yang memiliki tingkat mordibitas dan mortalitas tinggi di seluruh dunia. WHO menyebutkan 70% kematian di dunia disebabkan oleh penyakit tidak menular dan 45% dari penyakit tidak menular tersebut berasal dari penyakit jantung dan pembuluh darah. Aceh termasuk kedalam 8 provinsi di Indonesia yang memiliki jumlah penderita penyakit jantung tertinggi. Studi kasus ini bertujuan untuk memberikan asuhan keperawatan secara holistik pada pasien dengan ADHF. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Hasil dari pengkajian pasien mengalami Dyspnea, Ortopnea, Paroxysmal Nocturnal Dyspnea (PND), palpitasi, edema ekstremitas derajat 2, asites, kesulitan tidur dan sering terjaga saat tidur. Masalah keperawatan yaitu penurunan curah jantung, hipervolemia dan gangguan pola tidur. Implementasi yang sudah diberikan adalah menganjurkan tirah baring, edukasi pembatasan cairan dan garam, mengajarkan terapi zikir dan terapi relaksasi Benson serta kolaborasi pemberian titrasi Furosemide 1 cc/jam. Berdasarkan studi kasus yang telah diselesaikan, pemberian asuhan keperawatan secara maksimal akan membantu proses pemulihan pasien.   
HUBUNGAN HEALTH BELIEF DENGAN PERILAKU COMPLIANCE PADA PASIEN GAGAL GINJAL YANG MENJALANI HEMODIALISA Dina Qisthi; Teuku Samsul Bahri; Nani Safuni
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 7, No 3 (2023)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasien gagal ginjal kronis harus menjalani hemodialisa 4-5 jam dalam sekali tindakan untuk menggantikan fungsi ginjal yang rusak, selain itu mereka juga harus menjaga diet, minum obat sesuai penyakit serta melakukan pembatasan cairan. Health belief diperlukan untuk meningkatkan persepsi pasien mengenai penyakitnya serta dapat menumbuhkan kepatuhan dalam menjalani tatalaksana medis yang direkomendasikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara health belief dengan perilaku compliance pada pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisa di UPTD RSUD Datu Beru Kabupaten Aceh Tengah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelasi dengan desain cross-sectional. Populasi pada penelitian ini adalah pasien gagal ginjal yang menjalani hemodialisa di UPTD RSUD Datu Beru Kabupaten Aceh Tengah dengan teknik total sampling yang berjumlah 49 pasien. Teknik pengumpulan  data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner health belief dan kuesioner perilaku compliance. Data penelitian dianalisis menggunakan analisis bivariat dengan uji Spearman rank. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara health belief (p-value= 0,010), perceived barriers (p-value=0,000), self-efficacy (p-value=0,001) dengan perilaku compliance. Tidak ada hubungan antara perceived susceptibility (p-value=0,138), perceived severity (p-value= 0,459), perceived benefits (p-value= 0,085), cues to action (p-value= 0,211) dengan perilaku compliance. Direkomendasikan kepada Rumah Sakit untuk dapat meningkatkan pendidikan kesehatan agar pasien memiliki kepatuhan yang baik.
KEPATUHAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) PADA TENAGA KESEHATAN DI RUMAH SAKIT PENDIDIKAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA BANDA ACEH Rosa Delima; Putri Mayasari; Rachmah Rachmah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah sakit merupakan tempat kerja yang mempunyai risiko tinggi terhadap penyakit akibat kerja maupun penyakit akibat kecelakaan kerja. Resiko kontak dengan agen penyakit menular, darah, cairan tubuh maupun tertusuk jarum suntik yang berperan sebagai transmisi berbagai penyakit, seperti hepatitis B dan HIV/AIDS. Kepatuhan tenaga kesehatan dalam penggunaan alat pelindung diri berpengaruh pada penularan penyakit dan virus COVID-19 yang sedang terjadi di seluruh dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kepatuhan penggunaan alat pelindung diri dimasa pandemi pada tenaga kesehatan di Rumah Sakit Pendidikan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh 2022. Metode yaitu survey analitik dengan pendekatan cross sectional study. Pengambilan sampel dengan cara total sampling dan jumlah sampel sebanyak 32 orang petugas kesehatan. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil menunjukkan bahwa kepatuhan penggunaan alat pelindung diri (APD) pada tenaga kesehatan adalah kurang baik (43,8%) dan yang baik (56,3%). Diharapakan pihak rumah sakit dan tenaga kesehatan untuk terus meningkatkan pengetahuan dan mempertahankan sikap dalam penggunaan APD di rumah sakit. 
SKRINING DEMENSIA PADA LANJUT USIA DI KECAMATAN SYIAH KUALA BANDA ACEH Hanna Ulfatun Zaiyan; Khairani Khairani; Dara Febriana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demensia adalah kumpulan gejala yang ditandai dengan penurunan setidaknya dua fungsi otak, seperti kehilangan memori dan fungsi intelektual. Gejalanya meliputi pelupa, sulit berkonsetrasi, keterampilan sosial dan kemampuan berpikir yang terbatas, sehingga dapat mengganggu kegiatan sehari-hari individu. Skrining merupakan upaya selektif yang digunakan untuk mendeteksi risiko atau gejala dari demensia. Skrining sebagai pencegahan kesehatan sekunder dilakukan untuk mengurangi dampak demensia sejak dini, dimulai dengan menilai ada tidaknya gejala pada individu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil skrining demensia  yang dilakukan pada lanjut usia di Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif eksploratif dengan pendekatan cross-sectional study. Jumlah sampel sebanyak 56 orang dengan menggunakan teknik purposive sampling. Alat pengumpulan data yaitu instrumen General Practitioner Assessment of Cognition (GPCOG) yang telah diterjemahkan dan dimodifikasi dari Henry Brodaty, et al (2002). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara terpimpin pada responden dan keluarga/wali responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skrining lansia berada pada kategori tidak terindikasi demensia sebanyak 43 orang (76,8%) dan terindikasi demensia sebanyak 13 orang (23,2%). Rekomendasi penelitian ini agar fasilitas untuk skrining demensia dapat dioptimalkan dengan mengkaji aspek-aspek kognitif pada lansia di tatanan layanan kesehatan rumah sakit, klinik, dan komunitas.
PENERAPAN 5 MOMEN CUCI TANGAN DI RUANG RAWAT INAP : SUATU STUDI KASUS M Fahmi Annur B; Ardia Putra; Putri Mayasari
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 1, No 4 (2022): Karya Ilmiah Mahasiswa (KIA)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infeksi yang nosokomial merupakan salah satu penyebab utama kematian pada pasien. Infeksi nosokomial dapat dicegah yaitu dengan cara hand hygiene terutama bagi tenaga kesehatan rumah sakit. Kebersihan tangan adalah masalah kesehatan yang penting secara global dan merupakan tindakan yang paling hemat biaya dan praktis untuk mengurangi insiden infeksi dan penyebaran resistensi antimikroba di semua rangkaian mulai dari sistem perawatan kesehatan tingkat lanjut hingga pusat perawatan kesehatan primer. Penelitian ini bertujuan untuk melihat penerapan 5 momen cuci tangan di ruang raudah 3 RSUD dr. Zainoel Abidin. Jenis studi kasus ini adalah kuantitatif. Populasi pada studi ini ada 26 perawat ruangan Ruadah 3 dengan sampel 16 perawat dengan metode insidental sampling. Alat pengumpulan data berupa lembar observasi. Hasil studi kasus ini didapatkan bahwa 68.7% perawat yang tidak menerapkan cuci tangan sebelum kontak dengan pasien, 75% perawat tidak menerapkan cuci tangan sebelum tindakan aseptik, dan 75% perawat menerapkan cuci tangan setelah kontak dengan lingkungan pasien. Sedangkan pada 2 momen lainnya penerapan hand hygiene sudah diatas 90%. Diharapkan pihak rumah sakit agar dapat memberikan pelatihan terus-menerus tentang 5 momen cuci tangan untuk meningkatkan kepatuhan perawat dalam melaksanakan 5 momen cuci tangan.
PENGETAHUAN, SIKAP DAN TINDAKAN ORANG TUA TERHADAP KESEHATAN GIGI DAN MULUT Laisa Liza; Farah Diba
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku kesehatan gigi dan mulut merupakan suatu pamahaman, sikap dan tindakan yang dilakukan oleh orang tua untuk memelihara kebersihan gigi dan mulut serta mencegah timbulnya penyakit gigi pada anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan, sikap dan tindakan orang tua terhadap kesehatan gigi dan mulut pada siswa SD Negeri Di Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif eksploratif dengan jumlah sampel sebanyak 88 responden yang dipilih dengan teknik stratified sampling. Hasil penelitian ini menyebutkan bahwa pengetahuan responden terhadap kesehatan gigi dan mulut anaknya berada pada kategori baik sebesar 72,7 %, sikap responden berada pada kategori baik sebesar 70,5% dan tindakan responden pada kategori baik sebesar 78,4%. Diharapkan kepada orang tua agar dapat meningkatkan perilaku kesehatan gigi dan mulut pada anak usia sekolah agar dapat mempertahankan kondisi kesehatan gigi dan mulut menjadi lebih baik lagi, serta melakukan pemeriksaan gigi teratur pada anaknya
PERILAKU MAHASISWA DAN IMPLEMENTASI PROGRAM KAWASAN TANPA ROKOK (KTR) DI UNIVERSITAS SYIAH KUALA Desi Eka Binarti; Farah Diba
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah kesehatan dapat dipengaruhi oleh rokok, yang mana masalah ini terus diupayakan penanggulangannya karena menyangkut berbagai masalah kesehatan lainnya. Universitas Syiah Kuala merupakan salah satu perguruan tinggi negeri Aceh yang menetapkan KTR berdasarkan surat edaran Rektor Unsyiah dengan No. 5720/UN 11/TU/2016. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana perilaku mahasiswa dan implementasi Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Jenis penelitian ini adalah deskriptif dan desain cross sectional study. Tempat dan waktu penelitian dilakukan di Universitas Syiah Kuala pada tanggal 24-29 Mei (Pembagian kuesioner) dan 10-11 Juni 2019 (Observasi). Teknik pengambilan sampel adalah proportional convenience sampling. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah lembar check list dan kuesioner. Jumlah sampel 110 mahasiswa dan 15 lokasi observasi di Universitas Syiah Kuala. Hasil penelitian kuesioner menunjukkan bahwa perilaku mahasiswa terhadap KTR berada pada kategori baik (95,%%), pengetahuan mahasiswa terhadap KTR pada kategori baik (96,4%), Sikap mahasiswa pada kategori baik (91,8%), dan tindakan mahasiswa berada pada kategori baik (89,1%). Hasil penelitian observasi 13 dari 15 lokasi ditemukan terpasang tanda dilarang merokok. Tidak ditemukan satu lokasi pun tempat/ruangan khusus bagi perokok. Meskipun kebijakan KTR sudah di buat berdasarkan surat edaran Rektor, namun hal tersebut masih kurangnya kesadaran mahasiswa sehingga masih melanggar peraturan KTR, ruang khusus merokok perlu dibuat di lingkungan kampus dan diperlukan SK dari Rektor tentang kebijakan KTR.
FUNGSI KELUARGA DALAM PENCEGAHAN KEHAMILAN REMAJA Elsi Julian Melfira; Suryane Sulistiana Susanti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 3
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan fungsi keluarga dalam pencegahan kehamilan pada remaja di kota Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah descriptive korelatif. Populasinya adalah seluruh keluarga yang memiliki anak remaja usia 13-19 tahun yang belum menikah di gampong Tibang Kecamatan Syiah Kuala Kota Banda Aceh.Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini total sampling sebanyak 129 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan mengumpulkan data primer yaitu kuesioner. Metode analisis dalam penelitian ini dengan menggunakan SPSS (Statistical Package for the Social Sciences). Hasil penelitian didapatkan dari 129 responden, sebanyak 70,5% fungsi keluarga dalam pencegahan kehamilan remaja dalam keadaan sehat/berfungsi dengan baik dan berada pada kategori baik. Hasil olah data penelitian nilai p-value fungsi pemecahan masalah dalam pencegahan kehamilan remaja (0,696) α (0,05), komunikasi (0,001) α (0,05), peran (0,000) α (0,05), Respon Afektif (0,134) α (0,05), Keterlibatan Afektif (0,29) α (0,05), fungsi kontrol perilaku (0,199) α (0,05), dan fungsi umum (0,904) α (0,05). Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa fungsi komunikasi dan peran terdapat hubungan dalam pencegahan kehamilan remaja. Sebaliknya, fungsi pemecahan masalah, respon afektif, keterlibatan afektif, kontrol perilaku, dan fungsi umum tidak terdapat hubungan dalam pencegahan kehamilan remaja.