cover
Contact Name
Rafi'atun Najah Qomariah
Contact Email
tarbawi.stitdarulhijrah@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
tarbawi.stitdarulhijrah@gmail.com
Editorial Address
Jalan Cindai Alus RT.08 RW.03, Desa Cindai Alus, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan.
Location
Kab. banjar,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Tarbawi: Jurnal Pendidikan dan Keagamaan
ISSN : 24601101     EISSN : 27753395     DOI : https://doi.org/10.62748/tarbawi.v11i02
Core Subject : Religion, Education,
arbawi: Jurnal Pendidikan dan Keagamaan is peer-reviewed national journal published biannually by Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Darul Hijrah Martapura. which contains research results from lecturers, educational staff, education observers, and others. The focus discussion of the journal is highlighting aspects related to Islamic Education and Religious. The journal is published biannually in June and December. This journal is an open access journal which means that all content is freely available without charge for the user or his/her institution, and allowing anyone to submit research results in the form of articles directly. Users are allowed to read, download, copy, distribute, print, search, or link to the full texts of the articles, or use them for any other lawful purpose, without asking prior permission from the publisher or the author. This is in accordance with the BOAI definition of open access.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 02 (2020): TARBAWI" : 5 Documents clear
Penerapan Literasi Digital dalam Pembelajaran Bahasa Arab Mahmudah Mahmudah
Tarbawi Vol 8, No 02 (2020): TARBAWI
Publisher : STIT Darul Hijrah Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62748/tarbawi.v8i02.27

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan literasi digital dalam pembelajaran bahasa arab di MIN 9 Banjar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Untuk Pengumpulan data peneliti menggunakan teknik pengumpulan data, yaitu wawancara dan dokumentasi. Wawancara dengan guru mata pelajaran, kepala madrasah dan wakil kepala madrasah kurikulum untuk menggali data terkait penerapan literasi digital disekolah dan dalam pembelajaran bahasa arab. Dokumentasi untuk menganalisis sejauh mana penerapan literasi digital dalam pembelajaran bahasa arab. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dalam tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Berdasarkan penelitian yang dilakukan maka didapatkan hasil sebagai berikut: Penerapan literasi digital dalam pembelajaran bahasa arab di MIN 9 Banjar sejauh ini dengan menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh. Pembelajaran bahasa arab dilakukan melalui aplikasi sosial media whatsapp. Guru memanfaatkan fitur yang dimiliki whatsapp seperti grup chat untuk mengirimkan materi pembelajaran dan evaluasi kepada murid, video call untuk menilai kemampuan berbahasa murid. Guru juga menggunakan aplikasi youtube dan kamus digital sebagai sumber belajar.
PENGENALAN “MAGHADIR” (MAYSIR, GHARAR, DZULM, HARAM, IHTIKAR, RIBA, RISYWAH) SECARA DINI SEBAGAI BENTUK PENDIDIKAN KARAKTER DALAM BERMUAMALAH Sulaiman dan M. Qamaruddin
Tarbawi Vol 8, No 02 (2020): TARBAWI
Publisher : STIT Darul Hijrah Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62748/tarbawi.v8i02.29

Abstract

Saat ini banyak sekali didapati praktik muamalah yang tidak sesuai dengan etika dan norma-norma agama, seperti korupsi, suap, penipuan, dan yang lainnya. Hal ini diperparah dengan perilaku dan karakter manusia, khususnya masyarakat di Indonesia yang agak menyepelekan praktik-praktik terlarang tersebut dan terkesan menganggapnya hal biasa. Maka daripada itu, perlu adanya suatu usaha untuk memperbaikinya, salah satunya adalah dengan pembentukan karakter dalam bermuamalah sejak dini. Pembentukan karakter yang dimaksud yaitu dengan pendidikan secara terancana, untuk menumbuhkan akhlak dan moral yang luhur di masa yang akan datang. Beberapa prinsip dasar muamalah yang harus dihindari dalam praktiknya seperti Maysir, gharar, haram, dhulm/zhulm, ihtikar, riba, dan risywah yang disingkat dengan MAGHADIR. Adapun pendidikan karakter yang dimaksud adalah usaha sadar dan terencana dalam membentuk pribadi manusia yang memiliki pengetahuan, perasaan dan tindakan moral dalam kehidupannya sehari-hari. Harapannya, pendidikan karakter mengenai muamalah sejak dini akan membentuk manusia yang ber-akhaqul karimah ketika ia dewasa dan memahami tentang aturan-aturan di dalam bermuamalah. Berdasarkan konfigurasi karakter dalam konteks totalitas proses psikologis dan sosial-kultural yang dikelompokkan ke dalam olah hati, olah pikir, olah raga dan kinestetik, dan olah rasa dan karsa, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat korelasi antara implementasi pelarangan MAGHADIR dengan pendidikan karakter itu sendiri. Hal ini merujuk pada pemahaman mengenai MAGHADIR yang merupakan bagian yang tidak bisa dilepas dari konsep pendidikan karakter dengan keimanan dan ketakwaan. Kenyataannya, pendidikan karakter yang dipadukan dengan pendidikan Islam, akan memberikan kontribusi pada seluruh aspek kehidupan, termasuk di dalamnya aspek ruhani. Oleh karena itu, pengenalan MAGHADIR dalam pendidikan karakter sejak usia dini seharusnya dapat memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan karakter individu di masa yang akan datang.
MANAJEMEN E-LEARNING MAHARAH AL-ISTIMA’ DI STIT DARUL HIJRAH MARTAPURA RusmaYulidawati dan Mar-a Rabbi Radliyya
Tarbawi Vol 8, No 02 (2020): TARBAWI
Publisher : STIT Darul Hijrah Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62748/tarbawi.v8i02.30

Abstract

penelitian ini meneliti tentang Manajemen e-learning maharah al-istima di STIT Darul Hijrah Martapura. Bertujuan untuk mendiskripsikan bagaimana pelaksanaan Manajemen e-learning maharah al-istima di STIT Darul Hijrah Martapura dan untuk mengetahui factor-faktor apa saja yang mempengaruhi dalam pelaksanaan Manajemen e-learning maharah al-istima di STIT Darul Hijrah Martapura, Adapun signifikansinya diharapkan dapat memberikan masukan bagi dosen dan mahasiswa dalam menjalankan tugasnya agar lebih efektif pada masa pandemic ini. Subjek yang memberikan informasi dalam penelitian ini adalah dosen dan mahasiswa, focus dalam penelitian ini adalah pelaksanaan Manajemen e-learning maharah al-istima di STIT Darul Hijrah Martapura dan factor-faktor apa saja yang mempengaruhi dalam pelaksanaan Manajemen e-learning maharah al-istima di STIT Darul Hijrah Martapura. Teknis pengumpulan data tersebut dengan observasi, wawancara, dokumentasi dan kuesioner. Hasil penelitian diperoleh temuan Manajemen e-learning maharah al-istima di STIT Darul Hijrah Martapura menggunakan aplikasi google classroom berjalan dengan lancar dan telah sesuai dengan pelaksanaan dan evaluasi yang digunakan oleh dosen maharah Al-Istima. Ada beberapa kelebihan dan kekurangan yang dirasakan dosen dan mahasiswa ketika menggunakan aplikasi ini. Adapun kelebihan menggunakan aplikasi google classroom dalam penelitian ini yaitu Proses pengaturan cepat, Sarana untuk membuat dan mengumpulkan tugas, Hemat ruang dan waktu, Meningkatkan disiplin mahasiswa, Meningkatkan kerjasama dan komunikasi kelas, Penyimpanan data terpusat, Terjangkau aman dan nyaman ,Tetap teratur. Kekurangan menggunakan aplikasi google classroom dalam penelitian ini adalah pembelajaran akan terganggu bila buruknya jaringan WiFi, Tidak ada sistem notification dari aplikasi google classroom, Hilang satu hilang seribu, Menuntut para mahasiswa untuk memiliki gawai yang canggih.
PENGETAHUAN DAN KEKUASAAN MENURUT MICHEL FOUCAULT DAN ANALISIS WACANA PENDIDIKAN Yunizar Ramadhani
Tarbawi Vol 8, No 02 (2020): TARBAWI
Publisher : STIT Darul Hijrah Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62748/tarbawi.v8i02.21

Abstract

Abstract This article raises the thoughts of Michel Foucault on the relationship between knowledge and power, as well as describes this relationship in the form of discourse analysis. For Foucault, knowledge is a discourse whose truth is covered by a power. Therefore, discourse cannot be seen as it is, but it is the duty of every reader or listener of discourse to dismantle the structure of discourse that is expressed through languge. Every knowledge, then, falls within the sphere of power relations. Efforts to expose this discourse are through an analytical technique that Foucault’s readers often call “discourse analysis”. Because knowledge is ubiquitous and humans impart and absorb knowledge through knowledge, discourse is everywhere, be it in the fields of philosophy, science, religion, economics, politic and in education. There have been many researchers and reviewers who have applied Foucault’s discourse analysis technique in the field of education. However, in this article I will try to apply this method in the field of education in a broader scope as well as close to everyday life. This article aims to emphasize what Foucault has stated that there is a relationship between knowledge and power. Keywords: discourse, power relations, discourse analysis, education. Abstrak Artikel ini mengangkat pemikiran Michel Foucault tentang hubungan antara pengetahuan dan kekuasaan, sekaligus menjabarkan hubungan tersebut dalam bentuk analisis wacana. Bagi Foucault, pengetahuan adalah wacana (discourse) yang kebenarannya dilingkupi oleh suatu kekuasaan. Oleh karena itu, wacana tidak bisa dilihat sebagaimana adanya, melainkan tugas bagi setiap pembaca atau penyimak wacana untuk membongkar bangunan wacana yang terungkap melalui bahasa. Setiap pengetahuan, dengan demikian, berada dalam ruang lingkup relasi kuasa. Upaya untuk membongkar wacana tersebut adalah melalui suatu teknik analisis yang kerap para pembaca Foucault sebut dengan “analisis wacana”. Karena pengetahuan ada di mana-mana dan manusia menyampaikan dan menyerap pengetahuan melalui bahasa, wacana ada di mana-mana pula, baik di bidang filsafat, sains, agama, ekonomi, politik maupun di bidang pendidikan. Sudah banyak peneliti dan pengkaji yang menerapkan teknik analisis wacana Foucault ini dalam bidang pendidikan. Meski demikian, pada artikel ini saya akan mencoba menerapkan metode tersebut di bidang pendidikan dalam ruang lingkup yang lebih luas sekaligus dekat dengan keseharian. Artikel ini bertujuan untuk menegaskan apa yang Foucault telah nyatakan bahwa ada relasi antara pengetahuan dan kekuasaan. Kata kunci: wacana, relasi kuasa, analisis wacana, pendidikan.
Learning Problems during The Covid 19 Pandemic at SDN 65 Lebong Joko Prayudha.S
Tarbawi Vol 8, No 02 (2020): TARBAWI
Publisher : STIT Darul Hijrah Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62748/tarbawi.v8i02.19

Abstract

This study aims to identify and investigate problems that occur in learning during the Covid 19 pandemic at SD Negeri 65 Lebong. The method used in this research is qualitative using a descriptive approach. In collecting data using questionnaires that are distributed via Google form and interviews which are carried out using Whatsapp. The population used in this study were all teachers in SD Negeri 65 Lebong, but for the sample using random sampling. The results showed that there were several problems faced by teachers including learning media, internet connection, spending quotas, lack of understanding of learning technology, low student motivation. Ongoing problems will be an obstacle for students to achieve learning achievement.

Page 1 of 1 | Total Record : 5