cover
Contact Name
Brave A. Sugiarso
Contact Email
brave@unsrat.ac.id
Phone
+6282195447295
Journal Mail Official
ejournal.elektro@unsrat.ac.id
Editorial Address
https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/elekdankom/about/editorialTeam
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer
ISSN : 23018402     EISSN : 2685368X     DOI : 10.35793
This e-journal is a publication and information forum for papers, theses, research, planning, and design concepts, as well as analysis from students, lecturers, or other writers. The scope of the articles published in this journal deal with a broad range of topics, including : Electronics engineering, Computer engineering, Computer science, Power engineering, Control engineering, Artificial Engineering
Articles 466 Documents
Detection of Vehicle License Plates Using YOLO11: Deteksi Tanda Nomor Kendaraan Bermotor menggunakan Algoritma YOLO11 Samuel Meinus Untu; Salvius P. Lengkong; Muhamad Dwisnanto Putro
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 15 No. 2 (2026): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jtek.v15i2.63538

Abstract

Abstract — An automatic vehicle license plate detection and recognition system was developed by integrating the YOLO11n algorithm with EasyOCR. The objective is to build a computer vision-based system capable of accurately detecting license plate positions and recognizing alphanumeric characters under real-world campus conditions at Sam Ratulangi University. The detection model achieved high performance with 97% precision, 98.4% recall, 97.7% F1-score, and 99% mAP@0.5. Character recognition using EasyOCR demonstrated near-zero Character Error Rate (CER) and Word Error Rate (WER) across most test images. Video testing with a three-hour duration recorded 1,757 successfully detected vehicles out of 2,866, resulting in a 61.3% detection accuracy. These results indicate that the integration of YOLO11n and EasyOCR provides an efficient, accurate, and adaptive solution for Automatic License Plate Recognition (ALPR) systems under varying lighting and plate orientation conditions. Key words — YOLO11n; EasyOCR; object detection; character recognition; Automatic License Plate Recognition (ALPR)   Abstrak — Sistem deteksi dan pengenalan tanda nomor kendaraan bermotor otomatis dikembangkan dengan mengintegrasikan algoritma YOLO11n dan EasyOCR. Tujuannya adalah membangun sistem berbasis visi komputer yang mampu mendeteksi posisi plat nomor serta membaca karakter alfanumeriknya secara akurat pada kondisi nyata di lingkungan kampus Universitas Sam Ratulangi. Hasil pengujian menunjukkan performa deteksi tinggi dengan nilai precision sebesar 97%, recall 98,4%, F1-score 97,7%, dan mAP@0.5 99%. Proses pengenalan karakter melalui EasyOCR menunjukkan tingkat kesalahan rendah dengan nilai CER dan WER mendekati 0 pada sebagian besar citra uji. Pengujian video berdurasi tiga jam menunjukkan sistem mampu mendeteksi 1.757 dari total 2.866 kendaraan dengan tingkat keberhasilan 61,3%. Hasil tersebut membuktikan bahwa integrasi YOLO11n dan EasyOCR efektif diterapkan untuk sistem Automatic License Plate Recognition (ALPR) yang efisien, akurat, dan adaptif terhadap variasi pencahayaan serta orientasi plat nomor di lapangan. Kata kunci — YOLO11n; EasyOCR; deteksi objek; pengenalan karakter; Automatic License Plate Recognition (ALPR)
RRT* and DWA Algorithms for Autonomous Patrol Robot Navigation Indoors: Penerapan RRT* dan DWA Untuk Perencanaan Jalur Serta Navigasi Otonom Robot Patroli di Dalam Ruangan Timotius Kamal; Abdul Haris Junus Ontowirjo; Reynold F. Robot
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 15 No. 1 (2026): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jtek.v15i1.63645

Abstract

This research aims to implement a combination of RRT* and DWA algorithms in an autonomous navigation system for patrol robots operating in indoor environments. The RRT* algorithm is used as a global planner to generate optimal paths from the starting point to the destination, while the DWA algorithm serves as a local planner to avoid dynamic obstacles in real-time. The system is built on the Robot Operating System (ROS) platform, supported by the RpLiDAR A1 sensor for mapping and obstacle detection, the BNO055 IMU sensor for orientation, and the Mini PC T9 Plus along with Arduino Mega 2560 as the main controllers. The experimental results demonstrate that the system can accurately generate 2D maps using the Hector SLAM method, perform localization using the AMCL algorithm, and successfully navigate to target points with minimal error. Although maneuver efficiency is limited due to robot speed configuration, the combination of RRT* and DWA proves effective for patrol robot navigation in indoor settings. Keywords: Patrol Robot, RRT*, DWA, Autonomous Navigation, ROS, Hector SLAM, AMCL.   Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan kombinasi algoritma RRT* dan DWA dalam sistem navigasi otonom pada robot patroli yang beroperasi di lingkungan tertutup. Algoritma RRT* digunakan sebagai perencana jalur global untuk menghasilkan lintasan optimal dari titik awal ke tujuan, sedangkan DWA digunakan sebagai perencana jalur lokal untuk menghindari rintangan dinamis secara real-time. Sistem ini dibangun menggunakan platform Robot Operating System (ROS) dengan dukungan sensor RpLiDAR A1 untuk pemetaan dan deteksi rintangan, sensor IMU BNO055 untuk orientasi, serta Mini PC T9 Plus dan Arduino Mega 2560 sebagai pengendali utama. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu menghasilkan peta dua dimensi yang akurat menggunakan metode Hector SLAM, melakukan lokalisasi dengan algoritma AMCL, serta menyelesaikan navigasi ke titik tujuan dengan tingkat error yang sangat rendah. Meskipun terdapat keterbatasan dalam efisiensi manuver akibat konfigurasi kecepatan robot, sistem gabungan RRT* dan DWA terbukti efektif untuk navigasi robot patroli dalam lingkungan tertutup. Kata kunci: Robot Patroli, RRT*, DWA, Navigasi Otonom, ROS, Hector SLAM, AMCL.
Gated Recurrent Unit for Clickbait and Non-Clickbait News Headlines Classification: Gated Recurrent Unit Untuk Klasifikasi Judul Berita Clickbait dan Non-Clickbait Desriyanti Dea; Feisy Diane Kambey; Agustinus Jacobus
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 15 No. 2 (2026): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jtek.v15i2.64652

Abstract

Abstract — Clickbait refers to the practice of crafting sensational headlines to entice readers to click on links and read articles, often at the expense of accurately representing the underlying content. Amid fierce competition among online news portals and readers’ tendency to focus only on headlines, this phenomenon can mislead audiences, thereby necessitating an automated system capable of distinguishing clickbait headlines from non-clickbait ones. This study classifies Indonesian news headlines using a Gated Recurrent Unit (GRU) architecture and compares two pre-trained word embedding models, FastText and Word2Vec. The data used in this study are taken from the CLICK-ID dataset on Kaggle and comprise 15,000 news headlines. The results show that GRU combined with Word2Vec provides the best performance, achieving 78.96% accuracy, 78.80% precision, 78.96% recall, and a 78.86% F1-score, while GRU with FastText achieves 77.04% accuracy, 77.06% precision, 77.04% recall, and a 77.05% F1-score. In the task of classifying Indonesian clickbait news headlines, the use of Word2Vec word embeddings in a GRU-based model is superior to FastText, as it yields higher classification accuracy as well as better computational efficiency. Key words— Clickbait; FastText; GRU; Text Classification; Word2Vec.   Abstrak — Clickbait adalah praktik penyusunan judul yang sengaja dibuat sensasional agar pembaca tertarik untuk mengklik tautan dan membaca artikel, namun kerap tidak mewakili isi berita secara utuh. Di tengah persaingan portal berita dan rendahnya kebiasaan membaca isi secara lengkap, fenomena ini berpotensi menyesatkan pembaca sehingga diperlukan sistem otomatis untuk membedakan judul clickbait dan non-clickbait. Penelitian ini mengklasifikasikan judul berita berbahasa Indonesia menggunakan arsitektur Gated Recurrent Unit dan membandingkan dua pretrained word embedding , FastText dan Word2Vec. Data yang digunakan berasal dari kaggle sebanyak 15.000 judul. Hasil menunjukkan kombinasi GRU dengan Word2Vec memberikan kinerja terbaik dengan akurasi 78,96 %, presisi 78,8%, recall 78,96 %, dan F1-Score 78,86 %. Sementara itu, GRU dengan FastText mencapai akurasi 77,04 %, presisi 77,06 %, recall 77,04 %, dan F1-Score 77,05 %. Pada tugas klasifikasi judul berita clickbait berbahasa Indonesia, penggunaan word embedding Word2Vec pada model GRU lebih unggul dibandingkan FastText karena mampu memberikan akurasi klasifikasi yang lebih tinggi sekaligus efisiensi komputasi yang lebih baik. Kata kunci — Clickbait; FastText; GRU; Klasifikasi Teks; Word2Vec
Web-Based Body Mass Index Application Using Asia-Pacific Classification: Aplikasi Indeks Massa Tubuh Menggunakan Klasifikasi Asia Pasifik Berbasis Web Salvius Paulus Lengkong; Kenneth Yosua Palilingan; Reynaldo Josua Salaki
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 15 No. 1 (2026): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jtek.v15i1.64680

Abstract

Abstract - Body mass index (BMI) is a method that can be used to classify adults into underweight, normal weight, overweight, and obesity categories. Currently, there is a practical method to determine a person's BMI, namely by calculating it using an application by entering anthropometric data such as body weight (BW) and height (HB) to obtain the body mass index (BMI) in kg/m2, which can be done manually by laypeople. However, currently globally, there are several BMI classifications, such as those according to the World Health Organization (WHO) and the Asia-Pacific, both of which are quite different in their classification divisions. The Indonesian population should follow the Asia-Pacific classification, and currently the availability of applications for BMI classification based on the Asia-Pacific is still very limited compared to the WHO. In this study, a web-based BMI application using the Asia-Pacific classification was successfully built. The application was built using the Asia-Pacific classification so it is more appropriate for use by the Indonesian population. Keyword: Application, BMI, Nutrition, Asia, Pacific.   Abstrak - Indeks massa tubuh (IMT) adalah metode yang dapat digunakan untuk mengklasifikasikan orang dewasa ke dalam kategori berat badan kurang, berat badan normal, berat badan berlebih dan obesitas. Saat ini terdapat metode yang praktis untuk mengetahui IMT seseorang yaitu dengan dihitung menggunakan aplikasi dengan memasukkan data antropometri seperti berat badan (BB) dan tinggi badan (TB) untuk mendapatkan indeks masa tubuh (IMT) dalam kg/m2 yang dapat dilakukan secara manual oleh orang awam. Namun saat ini secara global, terdapat beberapa klasifikasi IMT yaitu seperti menurut World Health Organtization (WHO) dan Asia Pasifik yang keduanya cukup berbeda dalam pembagian klasifikasi. Populasi Indonesia sebaiknya mengikuti klasifikasi Asia Pasifik dan saat ini ketersediaan aplikasi untuk klasifikasi IMT berdasarkan Asia-Pasifik masih sangat terbatas dibandingkan WHO. Pada penelitian ini berhasil membangun aplikasi IMT menggunakan klasifikasi Asia-Pasifik berbasis web. Aplikasi dibangun menggunakan klasifikasi Asia-pasific sehingga lebih tepat penggunaan untuk populasi Indonesia. Kata kunci: Aplikasi , IMT, Gizi, Asia, Pasifik.
Design Thinking-Based UI/UX for a Clean Water Education App: Perancangan UI/UX Aplikasi Edukasi Air Bersih Berbasis Metode Design Thinking Adriano Putra Imanuel Posumah; Rangian Elroi Johanes; Victor Obetnego Johanes Senduk; Yosua Jackvin Kumontoy; Virginia Tulenan; Ade Yusupa
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 15 No. 1 (2026): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jtek.v15i1.65175

Abstract

Abstract — Clean water is a fundamental necessity for human health and survival, yet public awareness of the importance of sustainable water resource management remains relatively low. Limited understanding of environmental pollution and efficient daily water usage presents a major challenge that requires effective educational solutions. This study aims to design UI/UX of a mobile-based clean water education application as an interactive learning medium to enhance public awareness. A comprehensive Design Thinking approach comprising the empathize, define, ideate, prototype, and test stages was employed to ensure that the proposed design is user-centered. A high-fidelity prototype was developed using Figma and evaluated by 20 participants through task-based usability testing and the System Usability Scale (SUS) questionnaire. The evaluation results indicate that the application achieved an average SUS score of 81.25, placing it in the Acceptable category and corresponding to an acceptance grade of A. These findings demonstrate that a user-centered design approach is effective in creating an intuitive and easy-to-use interface, with strong potential to improve public literacy regarding clean water management. Key words— Clean Water; Design Thinking; Digital Education; System Usability Scale; UI/UX   Abstrak —Air bersih merupakan kebutuhan fundamental bagi keberlangsungan hidup dan kesehatan manusia, namun tingkat kesadaran masyarakat terhadap urgensi pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan masih tergolong rendah. Kurangnya pemahaman mengenai dampak pencemaran lingkungan dan efisiensi penggunaan air sehari-hari menjadi tantangan utama yang memerlukan solusi edukatif. Penelitian ini bertujuan untuk merancang UI/UX aplikasi edukasi air bersih berbasis mobile sebagai media pembelajaran interaktif guna meningkatkan kesadaran masyarakat. Penelitian ini menerapkan metode Design Thinking secara komprehensif yang meliputi tahapan empathize, define, ideate, prototype, dan test untuk memastikan solusi desain berpusat pada kebutuhan pengguna. Prototipe high-fidelity dikembangkan menggunakan perangkat lunak Figma dan dievaluasi oleh 20 partisipan melalui pengujian kegunaan berbasis tugas serta kuesioner System Usability Scale (SUS). Hasil pengujian menunjukkan bahwa aplikasi memperoleh skor SUS rata-rata sebesar 81,25, yang menempatkannya dalam kategori Acceptable dengan skala penerimaan Grade A. Temuan ini membuktikan bahwa pendekatan desain berbasis pengguna efektif menciptakan antarmuka yang intuitif, mudah digunakan, serta berpotensi kuat dalam meningkatkan literasi masyarakat mengenai pengelolaan air bersih. Kata kunci — Air Bersih; Design Thinking; Edukasi Digital; System Usability Scale; UI/UX
Campus Emergency Network Reliability Using LEO Satellite Backup Link: Evaluasi Keandalan Jaringan Darurat Kampus menggunakan Satelit LEO sebagai Tautan Cadangan Michael Kader; Sumenge Tangkawarouw Godion Kaunang
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 15 No. 2 (2026): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jtek.v15i2.66109

Abstract

Abstract — This paper evaluates Low Earth Orbit (LEO) satellite connectivity as an emergency backup to keep campus inter-site services available when fiber links fail. Using the UNSRAT-UB link as a case study, baseline fiber performance is compared with failover conditions that route traffic over LEO, including self-managed tunneling (SSTP and L2TP) and a provider-managed service. QoS was measured with ICMP ping for 3600 s at 1 Hz to obtain RTT, jitter, and packet loss, and throughput was measured with iPerf3 for 1800 s in bidirectional multi-stream mode. Robust statistics (p50/p90/p99 and median+IQR) plus CDF/boxplot visualizations were used to capture distribution shifts and tail behavior. Fiber shows stable service (RTT p50 31-35 ms, loss <1%, throughput p50 84-94 Mbps). Under failover, LEO preserves connectivity but increases latency and variability. In the self-managed case, SSTP exhibits extreme tail latency and potential throughput collapse, while L2TP yields more usable tail latency (RTT p99 median 192-209 ms) with much higher downlink throughput. Provider-managed LEO offers moderate latency but limited throughput (about 6-7 Mbps). Key words— campus network; emergency network; failover; IQR; LEO satellite; p99; QoS; throughput.   Abstrak — Penelitian ini mengevaluasi satelit Low Earth Orbit (LEO) sebagai jalur cadangan/darurat untuk meningkatkan ketahanan jaringan kampus saat jalur terestrial mengalami gangguan. Studi kasus dilakukan pada interkoneksi antar-site Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT) dan Universitas Brawijaya (UB) dengan membandingkan performa baseline fiber optik (FO) terhadap kondisi failover ketika trafik dipaksa melewati LEO. Pengukuran dilakukan menggunakan ICMP ping (3600 detik, 1 Hz) untuk memperoleh RTT, jitter, dan packet loss, serta iPerf3 (1800 detik) mode bidirectional multi-stream untuk mengukur throughput uplink/downlink. Analisis menggunakan statistik robust: kuantil p50/p90/p99 untuk metrik QoS dan p50+IQR untuk throughput, disertai visualisasi CDF dan boxplot untuk menangkap pergeseran distribusi dan perilaku ekor (tail). Hasil menunjukkan FO memberikan baseline stabil (RTT p50 ≈ 31–35 ms; loss < 1%; throughput p50 ≈ 84–94 Mbps). Pada kondisi failover, LEO mampu mempertahankan konektivitas namun latensi dan variabilitas meningkat. Pada skenario self-managed (S-2), SSTP menimbulkan tail latency yang sangat ekstrem dan throughput dapat turun sangat rendah pada beberapa sesi, sedangkan L2TP menghasilkan tail yang lebih “usable” (RTT p99 median ≈ 192–209 ms) dengan throughput downlink jauh lebih tinggi. Pada skenario provider-managed (S-3), latensi LEO moderat namun throughput terbatas sekitar 6–7 Mbps. Kata kunci —failover; IQR; jaringan darurat; jaringan kampus; p99; QoS; satelit LEO; throughput.

Filter by Year

2012 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 15 No. 2 (2026): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 15 No. 1 (2026): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 14 No. 3 (2025): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 14 No. 2 (2025): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 13 No. 02 (2024): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 13 No. 01 (2024): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 13 No. 3 (2024): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 12 No. 3 (2023): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 12 No. 1 (2023): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 11 No. 3 (2022): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 11 No. 2 (2022): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 11 No. 1 (2022): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 10 No. 3 (2021): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 10 No. 2 (2021): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 10 No. 1 (2021): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 9 No. 3 (2020): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 9 No. 2 (2020): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 9 No. 1 (2020): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 8 No. 3 (2019): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 8 No. 2 (2019): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 8 No. 1 (2019): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 7 No. 3 (2018): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 7 No. 2 (2018): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 7 No. 1 (2018): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 6 No. 4 (2017): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 6 No. 3 (2017): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 6 No. 2 (2017): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 6 No. 1 (2017): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 5 No. 4 (2016): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 5 No. 3 (2016): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 5 No. 2 (2016): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 5 No. 1 (2016): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 4 No. 7 (2015): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 4 No. 6 (2015): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 4 No. 5 (2015): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 4 No. 4 (2015): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 4 No. 3 (2015): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 4 No. 2 (2015): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 4 No. 1 (2015): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 3 No. 5 (2014): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 3 No. 4 (2014): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 3 No. 3 (2014): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 3 No. 2 (2014): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 3 No. 1 (2014): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 2 No. 5 (2013): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 2 No. 4 (2013): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 2 No. 3 (2013): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 2 No. 2 (2013): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 2 No. 1 (2013): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 1 No. 4 (2012): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 1 No. 3 (2012): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 1 No. 2 (2012): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 1 No. 1 (2012): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer More Issue