cover
Contact Name
Pringati Singarimbun
Contact Email
pringatis@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
031262646@ecampus.ut.ac.id
Editorial Address
Kompleks PGRI No. 46A Gunung Pangilun RT 001/RW 001 Kel. Kampung Olo Kec. Nanggalo Padang 25143, Padang, Provinsi Sumatera Barat.
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Socio-political Communication and Policy Review
ISSN : -     EISSN : 30465141     DOI : https://doi.org/10.61292/shkr
Socio political Communication and Policy Review is an academic journal that focuses on research and analysis in the fields of social, humanities, communication, and policy. The journal aims to be an intellectual platform that provides a platform for researchers, academics, and practitioners to share thoughts, research findings, and critical views related to various aspects of social life and policy. The journal s topic coverage includes, but is not limited to: Social and Humanities Examines aspects of human life, including culture, history, sociology, anthropology, and psychology. Communication Explores communication dynamics in various contexts, such as mass media, interpersonal communication, organizational communication, and communication technology. Policy: Presents policy analysis in various fields, such as public policy, social policy, education policy, and environmental policy.
Articles 172 Documents
Strategi Pengembangan Desa Wisata Tajen Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) Desa Tajen Kecamatan Penebel Kabupaten Tabanan Swari, Gusti Agung Ayu Sri Agung Candra; Wirantari, I Dewa Ayu Putri; Prabawati, Ni Putu Anik
Socio-political Communication and Policy Review Vol. 2 No. 6 (2025)
Publisher : Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/shkr.296

Abstract

Regional tourism development contributes to the improvement of village economies and regional value by optimizing natural and cultural attractions through the development of tourism villages. This study aims to determine the optimal strategy for developing Tajen Tourism Village to increase Village Original Income (PADes) in Penebel Subdistrict, Tabanan Regency. The research method used is descriptive qualitative. Data were collected through interviews, observations, and documentation, and analyzed using Wheelen's (2000) Strategic Management theory and Freddy Rangkuti's SWOT analysis. The results show that strategic management is implemented through the stages of environmental review, formulation, implementation, and evaluation of strategies. In its implementation, several problems were found, namely limited promotion, low community empowerment, minimal budget, and lack of accessibility and infrastructure. SWOT analysis revealed that Tajen Village has strengths and opportunities for development, especially the support from the Community-Based Tourism Group (POKDARWIS) and educational institutions in increasing community empowerment, utilizing natural potential, and optimizing social media as a means of promotion. The weaknesses and threats can be used as evaluation material for sustainable development in the future. Abstrak Pembangunan pariwisata daerah berkontribusi pada peningkatan ekonomi desa dan nilai daerah dengan optimalisasi daya tarik alam dan budaya melalui pengembangan desa wisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi optimal dalam pengembangan Desa Wisata Tajen guna meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) di Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan..Metode penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, serta dokumentasi, dan dianalisis menggunakan teori Manajemen Strategi menurut Wheelen (2000) serta analisis SWOT oleh Freddy Rangkuti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan manajemen strategi dilakukan melalui tahap peninjauan lingkungan, formulasi, implementasi, dan evaluasi strategi. Dalam pengimplementasiannya, ditemukan beberapa permasalahan yaitu adanya keterbatasan promosi, rendahnya pemberdayaan masyarakat, minimnya anggaran, serta kurangnya aksesibilitas dan infrastruktur Analisis SWOT mengungkapkan bahwa Desa Tajen memiliki kekuatan dan peluang untuk dikembangkan, terutama adanya dukungan dari kelompok sadar wisata (POKDARWIS) maupun institusi pendidikan dalam peningkatan pemberdayaan masyarakat, pemanfaatan potensi alam serta optimalisasi media sosial sebagai sarana promosi. Adapun kelemahan dan ancaman dapat dijadikan bahan evaluasi untuk pengembangan berkelanjutan di masa depan. Kata Kunci: Desa Wisata Tajen, Pendapatan Asli Desa (PADes), Manajemen Strategis, Pemberdayaan Masyarakat.
Upaya Nation Branding India sebagai Negara Tujuan Utama Destinasi Wisata Medis di Kawasan Asia Selatan pada Masa Pemerintahan Presiden Ram Nath Kovind Aristiani, Desak Made Diah; Dewi, Putu Ratih Kumala; Wiranata, I Made Anom
Socio-political Communication and Policy Review Vol. 2 No. 6 (2025)
Publisher : Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/shkr.299

Abstract

During the administration of President Ram Nath Kovind, the promotion of medical tourism in India has been actively pursued by developing strategies and policies to position India as a leading global medical tourism destination, particularly in South Asia. However, India faces challenges ranging from the uneven distribution of healthcare facilities in rural areas to the increasing problem of air pollution. In fact, cities in India are ranked among the highest in global air pollution. This certainly worsens India's image as a country that provides healthcare facilities. The objective of this study is to describe the efforts made by India in building nation branding as a leading medical tourism destination in South Asia during the administration of President Ram Nath Kovind (2017–2022). The author uses two concepts to explain the efforts made by the Indian government, namely the concepts of nation branding and tourism diplomacy. The research method used is qualitative with data collection techniques in the form of library research, where data is obtained through analysis of relevant literature. The author found that the Indian government's nation branding efforts to become the leading medical tourism destination in South Asia were carried out through a series of policies, programs, and initiatives. This was done by focusing on the health sector and the environment as strategic instruments of tourism diplomacy, such as AYUSH medicine, the Ayushman Bharat Pradhan Mantri Jan Arogya Yojana program, Heal in India, and the National Clean Air Programme Abstrak Pada masa pemerintahan Presiden Ram Nath Kovind, promosi pariwisata medis India secara aktif digencarkan dengan mengembangkan strategi dan kebijakan untuk memposisikan India sebagai tujuan utama wisata medis global khususnya di kawasan Asia Selatan. Namun, terdapat tantangan yang harus dihadapi India, mulai dari permasalahan ketidak merataan fasilitas kesehatan di wilayah pedesaan hingga permasalahan polusi udara yang terus mengalami peningkatan. Bahkan, kota-kota di India tercatat menduduki peringkat tertinggi dalam pencemaran udara secara global. Hal ini tentu dapat memperburuk citra India sebagai negara penyedia fasilitas kesehatan. Adapun tujuan masalah dalam penelitian ini yaitu, mendeskripsikan upaya-upaya yang dilakukan India dalam membangun nation branding sebagai negara tujuan utama pariwisata medis di kawasan Asia Selatan pada masa pemerintahan Presiden Ram Nath Kovind (2017–2022). Penulis menggunakan dua konsep untuk menjelaskan upaya–upaya yang dilakukan pemerintah India, yaitu konsep nation branding dan diplomasi pariwisata. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa studi kepustakaan (library research), data diperoleh melalui analisis literatur terkait. Penulis menemukan upaya nation branding pemerintah India untuk menjadi destinasi wisata medis utama di kawasan Asia Selatan dilakukan melalui serangkaian kebijakan, program, maupun inisiatif. Ini dilakukan dengan berfokus pada sektor kesehatan serta lingkungan sebagai instrumen diplomasi pariwisata yang strategis, seperti pengobatan AYUSH, program Ayushman Bharat Pradhan Mantri Jan Arogya Yojana, Heal in India, serta National Clean Air Programme. Kata-kunci : India, Kawasan Asia Selatan, Nation Branding, Ram Nath Kovind, Wisata Medis.