cover
Contact Name
Animah
Contact Email
animahmtr@unram.ac.id
Phone
+6285337779977
Journal Mail Official
animahmtr@unram.ac.id
Editorial Address
Universitas Mataram Jl. Majapahit No 62 Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Abdimas Independen
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : 30249694     DOI : https://doi.org/10.29303/independen.v4i2
Core Subject : Economy,
Jurnal ABDIMAS INDEPENDEN adalah jurnal ilmiah peer-reviewed yang dikelola dan diterbitkan oleh Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram. Jurnal ini menerbitkan berbagai hasil pengabdian kepada masyarakat di bidang ekonomi. Jurnal ini diterbitkan dua kali setahun pada bulan Mei dan November.
Articles 116 Documents
PENGEMBANGAN DESA GIRI SASAK SEBAGAI DESA WISATA DI KECAMATAN KURIPAN KABUPATEN LOMBOK BARAT Imanuella Romaputri Andilolo; I Dewa Gede Bisma; Sulaiman Sarmo; Burhanuddin Burhanuddin
https://jurnal.fe.unram.ac.id/index.php/abdimas/about/privacy Vol 2 No 1 (2021): Jurnal Abdimas Independen, Mei 2021
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/independen.v2i1.40

Abstract

Dusun Perendekan Selatan merupakan salah satudusun di Desa Giri Sasak Kecamatan Kuripan Kabupaten Lombok Barat Nusa Tenggara Barat. Salah satu potensi wisata di dusun perendekan selatan ini adalah batu kelambu dan bumi di atas awan. Selama ini, masyarakat dusun perendekan tidak memahmi potensi yang dimiliki, oleh karena itu kami tim pengabdian memberikan penyuluhan mengenai bagaimana mengembangkan desa menjadi sebuah desa wisata pada kelompok sadar wisata dusun perendekan selatan. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan cara memberikan penyuluhan mengenai pembuatan paket wisata, industry kreatif dan homestay. Metode yang digunakan adalah dengan mengadakan penyuluhan pengembangan desa wisata meliputi ceramah, tanya jawab, demonstrasi, latihan atau praktek, display. Hasil penyuluhan menunjukkan bahwa masyarakat dusun perendekan selatan mampu membuat paket wisata ke batu kelambu, dan membuat gapura dari bambu serta menyediakan homestay yang bersih dengan dilengkapi kamar mandi dan mampu berkomunikasi yang baik dengan wisatawan.
PELATIHAN MANAJEMEN USAHA PADA SENTRA KERAJINAN DI TERMINAL TELUK NARA KABUPATEN LOMBOK UTARA Irwan Suriadi; M. Mujahid Dakwah; Himawan Sutanto
https://jurnal.fe.unram.ac.id/index.php/abdimas/about/privacy Vol 2 No 1 (2021): Jurnal Abdimas Independen, Mei 2021
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/independen.v2i1.41

Abstract

Tujuan program ini adalah untuk membantu mitra adalah untuk Menerapkan manajemen usaha yang modern dan pemasaran produk kerajinan melalui media online. Target khusus program PPM Kemitraan ini adalah mampu memasarkan produk kerajinan dengan luas tidak hanya dilokasi penjualan tetapi juga ke seluruh dunia. Metode yang digunakan dalam mencapai tujuan kegiatan ini adalah dengan melakukan pelatihan dan pendampingan. Kegiatan dari program PPM Kemitraan ini terdiri dari : (1) pelatihan manajemen usaha yang komprehensip dan modern, (2) pelatihan pemasaran produk kerajinan melalui pemsaran onlineyang menjangkau seluruh pasar dunia yang dilakukan oleh Tim PPM Kemitraan. Hasil program kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pengusaha pengerajin souvenir di teluk nara dapat menerapkan manajemen usaha yang modern yang berbasis pemanfaatan teknologi informasi seperti penerapan manajemen pemasaran yang memanfaatkan media sosial untuk memasarkan produk souvenirnya sehingga produk tersebut dapat terkenal bukan hanya di indonesia bahkan diseluruh dunia dengan bantuan teknologi informasi, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berbentuk pelatihan dan penyuluhan berkaitan manajemen usaha modern dengan pemanfaatan teknologi informasi, terutama melalui pemasara online. Kegiatan pengabdian ini berjalan dengan lancar dan antusias bagi pengusaha souvenir di teluk nara yang ditnjukkan dengan banyaknya pertanyaan dan diskusi selama kegiatan pelatihan berlangsung.
SOSIALISASI EKONOMI SYARIAH PADA SISWA SMA NEGERI 1 MASBAGIK KECAMATAN MASBAGIK LOMBOK TIMUR Jalaludin Jalaludin; Satarudin Satarudin; Himawan Sutanto
https://jurnal.fe.unram.ac.id/index.php/abdimas/about/privacy Vol 2 No 1 (2021): Jurnal Abdimas Independen, Mei 2021
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/independen.v2i1.42

Abstract

Pengembangan Ekonomi yang berbasis syariah/ islam di Indonesia tak terkecuali di NTB didasarkan atas kenyataan bahwa Indonesia merupakan negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. Dengan penduduk yang mayoritas muslim, maka harapan untuk pengelolaan ekonomi yang sejalan dengan prinsip syariah berdasarkan Al-Quran dan Al-Hadits, menjadi suatu keniscayaan. Sejalan dengan kondisi dan harapan di atas, maka konsep dan aktivitas ekonomi yang berlandaskan syari’at Islam perlu di desiminasikan dan disosialisasikan kepada semua lapisan masyarakat termasuk para siswa SMA agar memiliki refrensi dan preverensi serta pemahaman sebelum mereka terjun ke dunia bisnis atau melanjukan kuliah nanti. Sosialisasi ekonomi syariah pada Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN 1) Masbagik ini bertujuan untuk 1.) memberikan pengetahuan dan pemahaman (transfer of knowledge) kepada para siswa SMA tentang konsep atau sistem ekonomi yang berbasis syariah/ islam 2). Memberikan pengetahuan dan pemahaman (transfer of knowledge) kepada siswa mengenai keunggulan sistem ekonomi syari’ah/ islam dibandingkan dengan ekonomi konvensional. Metode yang digunakan adalah metode ceramah dilengkapi dengan tanya jawab atau diskusi. Dari sosialisasi yang dilakukan setidaknya ada dua kesimpulan yaitu 1). Para siswa SMA Negeri 1 Masbagik masih sangat awam dengan ekonomi syari’ah atau ekonomi yang berbasis syari’ah bahkan mendengarkannya saja baru pertama kali yaitu pada saat sosialisasi dilaksanakan. Hal ini mejadi justifikasi kuat betapa kegiatan sosialisasi ini menjadi penting, dan bahkan dilanjutkan untuk khalayak yang lebih luas. 2). Secara tekhnis operasional, kegiatan sosialisasi cukup berhasil dan berjalan lancar tampa hambatan yang berarti. Demikian pula dalam penyampaian materi nyaris tampa hambatan dan berlangsung komonikatif dan interaktif. Hal ini dimungkinkan karena tim pengabdian FEB UNRAM telah berkoordinasi dengan pihak sekolah seminggu sebelum acara dilaksanakan.
PENYULUHAN SADAR WISATA BAGI WARGA DESA KUTA UNTUK MENANGKAP PELUANG USAHA DARI PENGEMBANGAN KEK MANDALIKA LOMBOK TENGAH I Gusti Lanang Ardana; Putu Karismawan; Mustain Mustain
https://jurnal.fe.unram.ac.id/index.php/abdimas/about/privacy Vol 2 No 1 (2021): Jurnal Abdimas Independen, Mei 2021
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/independen.v2i1.43

Abstract

Sektor pariwisata merupakan isu global.Hampir semua negara di dunia berusaha dengan segenap kemampuan dan menggali segenap potensi negaranya untuk memajukan sektor pariwisata termasuk Indonesia. Beragam cara, model pengembangan dan program-progam pendukung dipadukan. Salah satunya adalah model pengembangan kawasan ekonomi khusus yang dilaksanakan berdasarkan undang-undang No. 39 Tahun 2009. Di daerah Nusa Tenggara Barat, pengembangan ekonomi model kawasan ekonomi khusus dilaksanakan di Kabupaten Lombok Tengah, berdasarkan pada Peraturan Pemerintah (PP) No. 52 Tahun 2014 tentang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.Hasil penelitian oleh I Gusti Lanang Ardana dkk (2018) menemukan bahwa dengan pengembangan KEK Mandalika berdampak positif terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Lombok Tengah. Dampak pengembangan KEK Mandalika, tentu tidak terbatas pada peningkatan PAD Lombok Tengah saja, tetapi jangkauan dampaknya perlu lebih luas lagi, terutama kepada masyarakat Desa di sekitar kawasan. Untuk memperluas jangkauan dampak positif dari keberadaan KEK Mandalika perlu memberdayakan tentang potensi-potensi yang layak dikembangkan di desa-desa sekitar kawasan KEK Mandalika. Hal ini dapat dilakukan antara lain dengan memberikan penyuluhan sadar wisata kepada masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam menangkap peluang-peluang usaha dari adanya pengembangan KEK Mandalika tersebut.
PERHITUNGAN ZAKAT HASIL PERTANIAN BAGI PETANI DI DESA KERUMUT LOMBOK TIMUR Muaidy Yasin; Surati Surati; Akhmad Jufri
https://jurnal.fe.unram.ac.id/index.php/abdimas/about/privacy Vol 2 No 1 (2021): Jurnal Abdimas Independen, Mei 2021
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/independen.v2i1.44

Abstract

Pengabdian pada masyarakat ini berjudul “Penyuluhan Tentang perhitungan zakat hasil pertanian di Desa Kerumut Kecamatan Pringgabaya Lombok Timur”, bertujuan untuk Memberikan pemahaman tentang zakat hasil pertanian kepada petani padi dan menjelaskan cara perhitungan besarnya zakat hasil pertanian. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode metode ceramah dan diskusi kelompok terarah (focus discussion group) serta pendampingan kepada para peserta, dengan memberikan contoh dan cara perhitungan zakat hasil pertanian dan peternakan kepada para petani yang menajadi sasaran dalam kegiatan penyuluhan ini. Dari hasil diskusi kelompok terarah dengan peserta diperoleh informasi bahwa, para petani di desa kerumut pada umumnya telah mengeluarkan zakat hasil pertaniannya setelah panen usai dilakukan. Dalam penyaluran zakat hasil pertanian tersebut, para petani langsung memberikan zakat tersebut kepada warga di desa kerumut yang dianggap berhak menerimanya yaitu anggota masyarakat yang kurang mampu. Pengelolaan zakat belum berjalan secara efektif, dibawah Badan Amil Zakat Desa (BAZDES). Badan ini dihajatkan untuk mengelola zakat yaitu menghimpun dan menyalurkan zakat baik zakat harta, zakat hasil pertanian maupun peternakan dan jenis zakat lainnya, namun hingga saat ini berlum berjalan sebagaimana diharapkan. Untuk lebih efektipnya pengelolaan zakat, maka perlu dilakukan reorgnisasi pengelolaan zakat yang ada sekarang ini, tidak lagi dibawah koordinasi Ketua Badan Amil Zakat Desa (Bazdes) tetapi dibawah Ta’mir Masjid.
PELATIHAN PENINGKATAN JUMLAH PRODUKSI DAN PENINGKATAN NILAI TAMBAH PRODUK PADA USAHA JAJANAN KERING Siti Sriningsih; Himawan Sutanto; Sujadi Sujadi
https://jurnal.fe.unram.ac.id/index.php/abdimas/about/privacy Vol 2 No 1 (2021): Jurnal Abdimas Independen, Mei 2021
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/independen.v2i1.45

Abstract

Tujuan program ini adalah untuk membantu mitra dalam meningkatkan jumlah produksi dan melakukan pemberian merek dan pengemasan produk agar dapat bersaing di pasar dan dapat menembus pasar-pasar modern (minimarker,supermarket). Target khusus program PPM Kemitraan ini adalah jumlah produksi akan meningkat dan menghasilkan produk dengan kemasan yang baik dan menarik. Metode yang digunakan dalam mencapai tujuan kegiatan ini adalah dengan melakukan pelatihan dan pendampingan. Kegiatan dari program PPM Kemitraan ini terdiri dari : (1) pelatihan dalam mengolah adonan dengan menggunakan alat pengolah adonan, (2) pelatihan pengemasan dan pemberian merek produk yang dilakukan oleh Tim PPM Kemitraan. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini berjalan dengan baik dan lancar dengan diikuti oleh 17 orang pengusaha jajanan kering, para peserta antusias dalam mengikuti pelatihan dalam meningkatkan jumlah produksi jajanan kering, dimana jumlah produksinya yang sebelumnya menggunakan peralatan manual kemudian dengan pelatihan penggunaan alat pengolah adonan jumlah produksi usaha jajanan kering dapat bertambah karna menggunakan mixer yang lebih besar, setelah produksinya bertambah maka tahap selanjutnya adalah mengemas produk jajanan kering dengan baik dan memberikan merek pada produk tersebut agar memiliki nilai tambah bagi usaha jajanan kering tersebut. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah para pengusaha jajanan kering memahami pentingnya menambah jumlah produksi dan mengemas produk dengan baik serta memberi merek agar produk usaha jajanan kering semakin bernilai jual dan pada akhirnya akan meningkatkan pendapatan pengusaha jajanan kering.
MAKE A MAS MAS TOURIST VILLAGE INDEPENDEN WITH ACCOUNTING EMKM APPLICATION Lalu Takdir Jumaidi Jumaidi; Iman Waskito; Satarudin Satarudin; Bambang Bambang
https://jurnal.fe.unram.ac.id/index.php/abdimas/about/privacy Vol 2 No 1 (2021): Jurnal Abdimas Independen, Mei 2021
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/independen.v2i1.46

Abstract

Lunching on the establishing and developing “a thousand villages’ destinations” is possible due to the unique potential “resources”, such as local languages, literature opuses, traditional songs and dances, high value of handicrafts, certain unique and nature production modes, the available of beautiful unique cultures, challenging with its historical background, sacred places and identified with spirituality. These potencies can support the establishing and developing “a thousand villages’ destinations”. For the sake of practice on finding out and evaluating villages’ potencies which can be established to be villages’ destinations. The establishment and development made suite to stakeholders. Therefore, useful common accountant knowledge is going to be introduced in hope that it could be used to make standard report, control and make decision, and develop business. Despite promoting through global internet, the establishing and developing can also be done by having competition on destinations’ packet. It is made and suited with other destinations so that it could create more innovating and interesting products of destinations’ packet.
PENGUATAN USAHA MELALUI PENDAMPINGAN MENYUSUN LAPORAN KEUANGAN PADA BENGKEL “FIRA” DASAN LEKONG LOMBOK TIMUR Isnawati Isna; Biana Adha Inapty; Lukman Effendy; Eni Indriani
https://jurnal.fe.unram.ac.id/index.php/abdimas/about/privacy Vol 2 No 1 (2021): Jurnal Abdimas Independen, Mei 2021
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/independen.v2i1.47

Abstract

Fakta pentingnya memiliki laporan keuangan bagi setiap perusahaan akan menjadi masalah ketika perusahaan memiliki sumber daya yang terbatas, dan hal itulah yang terjadi pada Bengkel “Fira”. Solusi yang ditawarkan untuk pemecahan masalah yang dijelaskan di atas adalah dengan cara melakuakn pendampingan untuk membuat pembukuan yang baik dan lengkap, yaitu menyusun laporan keuangan. Harapannya nanti pemilik usaha bisa mengembangkan usahanya terus menerus melalui kemampuan mereka yang baik dalam memanajemen keuangannya yang dimulai dari kemampuan penyusunan laporan keuangan tersebut. Selain itu kegiatan pengabdian ini akan sangat bermanfaat bagi pemilik usaha untuk bisa mengembangkan usahanya, yang tentunya berimbas pada Program Pemerintah dalam hal pengentasan kemiskinan. Hasil dari kegiatan pengabdian ini akan dipublikasikan pada salah satu Jurnal pengabdian Kepada Masyarakat yang mana publikasi ini merupakan target luarannya.
GREEN ACCOUNTING: PEMANFAATAN BANK SAMPAH UNTUK MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT DI BANK SAMPAH UNILAK RIAU Rina Maulina; Ika Rahmadani; Sari Maulida Vonna; Linda Rahmazaniati
https://jurnal.fe.unram.ac.id/index.php/abdimas/about/privacy Vol 2 No 2 (2021): Jurnal Abdimas Independen, Nopember 2021
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/independen.v2i2.49

Abstract

ABSTRAK Salah satu permasalahan besar yang dialami kota-kota besar di Indonesia adalah persampahan. Sampah dapat diartikan sebagai konsekuensi adanya aktivitas kehidupan manusia.Tidak dapat dipungkiri, sampah akan selalu ada selama aktivitas kehidupan masih terus berjalan. Setiap tahunnya, dapat dipastikan volume sampah akan selalu bertambah seiring dengan pola konsumerisme masyarakat yang semakin meningkat. Kementerian Lingkungan Hidup mencatat rata-rata penduduk Indonesia menghasilkan sekitar 2,5 liter sampah per hari atau 625 juta liter dari jumlah total penduduk. Abdimas ini bertujuan agar mengubah mindset Mitra tentang paradigma pengelolaan sampah yang bertumpu pada pendekatan akhir sudah saatnya ditinggalkan dan diganti dengan paradigma baru. Paradigma yang menganggap sampah sebagai sumber daya yang mempunyai nilai ekonomis dan dapat dimanfaatkan, misalnya, untuk energi, kompos, pupuk, dan bahan baku industri. Pengelolaan sampah dapat dilakukan dengan pendekatan yang komprehensif. Dimulai dari hulu, yaitu sejak suatu produk yang berpotensi menjadi sampah belum dihasilkan. Dilanjutkan sampai ke hilir, yaitu pada fase produk sudah digunakan, sehingga menjadi sampah, yang kemudian dikembalikan ke media lingkungan secara aman. Tujuannya agar dapat mengurangi sampah di TPS/TPA dan mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat, melalui pemanfaatan sampah dengan program 3R (Reduce, Reuse dan Recycle). Kata Kunci: Green Accounting, Bank Sampah, Perekonomian ABSTRACT One of the big problems faced by big cities in Indonesia is solid waste. Garbage can be interpreted as a consequence of the activities of human life. It is undeniable that garbage will always exist as long as life activities continue. Every year, it is certain that the volume of waste will always increase along with the increasing consumerism of society. The Ministry of Environment noted that the average Indonesian population produces around 2.5 liters of waste per day or 625 million liters of the total population. This Abdimas aims to change Mitra's mindset about the waste management paradigm that is based on the final approach, it is time to leave it and replace it with a new paradigm. The paradigm that considers waste as a resource that has economic value and can be used, for example, for energy, compost, fertilizer, and industrial raw materials. Waste management can be done with a comprehensive approach. Starting from upstream, that is, since a product that has the potential to become waste has not been produced. Continued downstream, where the product has been used, so that it becomes waste, which is then returned to the environmental media safely. The goal is to reduce waste in TPS/TPA and encourage community economic empowerment, through the use of waste with the 3R (Reduce, Reuse and Recycle) program. Keywords: Green Accounting, Waste Bank, Economy
Pendampingan DALAM PROSES DISTRIBUSI DAN PEMAKAIAN PUPUK DI DESA GERUNG LOMBOK BARAT: Indonesia Ni Ketut Sriwinarti
https://jurnal.fe.unram.ac.id/index.php/abdimas/about/privacy Vol 2 No 2 (2021): Jurnal Abdimas Independen, Nopember 2021
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/independen.v2i2.50

Abstract

Kelangkaan pupuk merupakan permasalahan yang dihadapi oleh para petani secara terus menerus setiap tahunnya, meskipun pemerintah telah merubahan aturan dan sistem pendistribusian namun masih belum bisa mengatasi permasalahan yang terjadi. Keluhan dan permasalahan petani inilah yang menjadi prioritas dalam pengabdian masyarakat kali ini, pengabdian ini berupaya menerapkan sistem atau metode pendistribusian pupuk guna mengatasi permasalahan kelangkaan yang sering terjadi khususnya distribusi pupuk di bagian hilir. Metode yang diterapkan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah; Pemberian kartu petani sementara (sambil menunggu kartu petani resmi dari pemerintah), pembuatan sistem informasi distribusi, dan pendampingan ke petani dalam proses penanaman dan pemupukan padi (yaitu mulai dari pengolahan tanah, penanaman, pemupukan hingga panen). Berdasarkan dari hasil implementasi dan evaluasi di lapangan, metode pendistribusian pupuk ini dapat mengatasi carut marut proses distribusi pupuk sehingga pupuk dapat diberikan kepada yang berhak dan sesuai dengan jatah yang ada di RDKK. Para petani tahu kemana dia harus melapor dan mendapatkan pupuk. Walaupun masih ditemukan permasalahan seperti kesalahan data input pupuk di RDKK, data jatah pupuk tidak sesuai dengan yang dibutuhkan petani. Namun hal ini dapat diperbaiki setelah dilakukan kordinasi dengan petugas pelaksana lapangan (ppl) pertanian

Page 3 of 12 | Total Record : 116