JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
JGEN: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is a journal that is a scientific forum for community service, with the online registered number E-ISSN 2988-6295. This multidisciplinary scientific journal in the field of community service is published by Lumbung Pare Cendekia with the aim of publishing the results of community service activities related to the development and application of science and technology research results, which include concepts, models and its implementation as an effort to increase community participation in development. JGEN is a scientific publication in the field of community service and empowerment with coverage of areas: Human development and nation competitiveness, Local resource-based poverty alleviation, Management of rural and coastal areas of local wisdom. Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, Education, Animal Husbandry, Fisheries, Marine, Public Health, UMKM, Development of environmentally sound technologies. Health, nutrition, tropical diseases, herbal medicines, Art, literature, and culture.
Articles
207 Documents
Peran Keluarga Dalam Pembentukan Karakter dan Pergaulan Anak di Masyarakat
Adis Nevi Yuliani;
Widhy Andrian Pratama
JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Juni 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.60126/jgen.v2i1.253
Keluarga merupakan forum pendidikan yang pertama dan utama dalam sejarah hidup seorang anak yang menjadi dasar penting dalam pembentukan karakter manusia itu sendiri. Untuk menciptakan karakter yang kuat dan jiwa baik pada anak di dalam keluarga, diperlukan terciptanya suasana keluarga yang harmonis dan dinamis, hal tersebut dapat tercipta jika terbangun koordinasi dan komunikasi dua arah yang kuat antara orang tua dan anak. Oleh sebab itu maka kami selaku TIM PKM Prodi Hukum Universitas Syekh Yusuf Al Makassari Gowa mengambil Sub tema pembahasan berjudul peran keluarga dalam pembentukan karakter dan pergaulan anak di masyarakat, dengan harapan bahwa dengan adanya kegiatan ini dapat memberikan nilai tambah pemahaman kepada masyarakat umum tentang pentingnya sebuah keluarga dalam pembentukan kepribadian anak. Kegiatan ini dilakukan selama satu hari, yang mana antusias dan partisipasi masyarakat sangat baik dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sampai selesai. Kegiatan ini merupakan suatu bentuk kepedulian dan perhatian yang mendalam kepada anak-anak kita sebagai generasi muda dan penerus agar dalam pergaulannya dihindarkan dari hal-hal yang dapat merugikan diri dan potensi karirnya kelak.
Pemanfaatan Kotoran Sapi sebagai Biogas Rumah Tangga di Dusun Rejosari Desa Soronalan Kabupaten Magelang
D Saskia Rahma;
R Dhea Nofita;
R Fadhel Muhammad;
Sugianto Sugianto
JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Juni 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.60126/jgen.v2i1.254
Dusun Rejosari yang terletak di Desa Soronalan, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah, sebagian masyarakatnya memiliki mata pencaharian beternak sapi serta kambing Selama ini kotoran ternak yang dihasilkan hanya ditimbun, Program kerja pembuatan biogas berfungsi untuk memanfaatkan bahan sisa kotoran sapi menjadi data digunakan kembali sebagai bahan bakar memasak. Metode yang digunakan dalam kegiatan program kerja pelatihan ini terdiri dari: penyuluhan dengan ceramah, peragaan dan praktik pembuatan biogas sederhana, serta uji coba hasil pembuatan biogas hingga berhasil. Setelah dilakukan kegiatan diketahui dapat sebagai inovasi pemanfaatan limbah berupa kotoran ternak menjadi sesuatu yang memiliki kegunaan dapat digunakan kembali.
Pengaktifan Kembali Bank Sampah Sebagai Upaya Pengelolaan Sampah Anorganik di Dusun Garon
Maulina Dwi Andani;
Icha Intan Kurniani;
Rizky Wahyu Ginantaka;
Herman Santjoko
JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Juni 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.60126/jgen.v2i1.255
Sampah merupakan salah satu permasalahan yang ditemukan di Dusun Garon, Desa Soronalan, Kecamatan Sawangan, Magelang. Warga Dusun Garon sendiri belum menerapkan pemilahan sampah. Salah satu cara pengelolaan sampah anorganik yaitu melalui Bank Sampah. Untuk menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat, maka didirikanlah Bank Sampah Garon Serasi. Kegiatan ini bertujuan agar warga Dusun Garon mulai memilah sampah, memanfaatkan sampah untuk menambah pendapatan, serta menjaga lingkungan sekitar. Pelaksanaan Bank Sampah “Garon Serasi” menggunakan metode pengumpulan, pemilahan, dan penjualan yang dilakukan setiap 35 hari sekali oleh pengurus, yaitu ibu-ibu PKK. pelaksanaan program bank sampah telah berjalan sesuai dengan rancangan awal. Respon warga Dusun Garon sangat positif dan menyambut baik program ini karena selain dapat mengubah sampah menjadi uang, juga dapat menjaga lingkungan sekitar khususnya lingkungan Dusun Garon.
Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat : Implementasi Bank Sampah di Dusun Clebung Gunung
Aliya Reggi Nugraha;
Eva Pawestri Hutami;
Ika Irliana Rahmadani;
Sri Haryanti
JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Juni 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.60126/jgen.v2i1.256
Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu wujud pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Tujuan dari kegiatan ini untuk memberikan pelatihan sistem pelaksanaan bank sampah kepada warga Dusun Clebung Gunung sebagai bentuk pengelolaan sampah anorganik. Dusun Clebung Gunung terletak di Kabupaten Magelang yang secara topografis berupa pegunungan dengan ketinggian 356 meter di atas permukaan laut Terdapat lebih dari 90 KK yang bertempat tinggal di Dusun Clebung Gunung membuat produksi sampah organik maupun anorganik menumpuk jika tidak dikelola dengan baik. Bank sampah merupakan suatu sistem pengelolaan sampah dengan manajemen perbankkan. Dengan adanya bank sampah di Dusun Clebung Gunung diharapkan masyarakat dapat mengelola sampah yang dihasilkan sehingga tidak menimbulkan timbulan sampah. Kegiatan program KKN pelatihan bank sampah di Dusun Clebung Gunung ini menggunakan metode ceramah, diskusi, dan pelatihan. Pertemuan pertama menggunakan metode ceramah dan diskusi. Pertemuan kedua menggunakan metode diskusi. Selanjutnya, pertemuan ketiga dan keempat menggunakan metode pelatihan. Pelaksanaan program pelatihan sistem bank sampah sudah 100% terlaksana dengan lancar dan dilakukan dalam 4 pertemuan bersama ibu-ibu, yaitu dari membentuk susunan pengurus hingga penjualan ke pengepul. Dari keempat pertemuan tersebut melibatkan mahasiswa dan warga. Kendala yang dihadapi juga dapat diatasi.
Pelatihan Pengolahan Sampah Organik Melalui Ember Tumpuk (Komposter) di Dusun Belang, Magelang
Dini May Fazatun Azizah;
Muhammad Farhan Suswandi;
Kirana Noor Azilia Prameswara;
Dilla Sekar Ananda;
Bambang Suwerda
JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Juni 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.60126/jgen.v2i1.257
Sampah merupakan masalah serius di seluruh wilayah dunia ini, termasuk di Indonesia. Berbagai upaya untuk mengatasi kondisi “darurat sampah” tersebut memang telah dilakukan oleh Pemkot Magelang. Namun dalam pelaksanaan di lapangan masih banyak menghadapi kendala. Berdasarkan pelatihan yang pernah diikuti dan pengalaman di lapangan mengenai dampak penggunaan ember tumpuk dalam mengolah limbah organik membuat penulis tertarik untuk mempraktekkan kembali teknologi ini kepada masyarakat Dusun Belang. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat, yaitu menggunakan metode ceramah dan praktik. Praktik pembuatan pupuk organik dengan metode ember tumpuk, sebagian dari kelompok Tani terampil dan mampu mempraktekkan pembuatan pupuk organik dengan maksimal. Hal ini mungkin dikarenakan pembuatan pupuk organik dengan metode ember tumpuk ini mudah dilakukan, selain itu bahan-bahan yang dibutuhkan juga mudah ditemukan di sekitar kita. Dari kegiatan pengabdian yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan sebagai berikut: 1.) Limbah organik yang dikelola menjadi pupuk organik dengan menggunakan metode ember tumpuk dapat menghasilkan dua produk sekaligus, yaitu pupuk cair organik (lindi) dan pupuk padat (kompos). 2.) Tingginya tingkat partisipasi masyarakat khususnya kelompok Tani terhadap program pengabdian masyarakat tentang pelatihan pembuatan Ember Tumpuk dalam pengolahan limbah organik sehingga memberikan dampak yang positif bagi masyarakat khususnya kelompok Tani sehingga mampu mengolah sampah organik secara mandiri.
Sosialisasi Pembuatan Biopot Sebagai Upaya Pemanfaatan Sampah Organik dan Anorganik di Dusun Belang Kelurahan Soronalan Magelang
Bunga Arya Permata Putri;
Dini May Fazatun Azizah;
Melinda Ayu Mareta;
Muhammad Farhan Suswandi;
Ibnu Rois;
Bambang Suwerda
JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Juni 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.60126/jgen.v2i1.258
Sosialisasi pembuatan biopot dilaksanakan pada Dusun Belang, Kalurahan Soronalan, Kecamatan Sawangan, Magelang. Dusun Belang yang terdiri dari 2 RT dan 1 RW dengan jumlah Kepala Keluarga yaitu 54. Pada Dusun Belang sampah merupakan salah satu masalah yang dihadapi. Dengan kondisi tersebut salah satu yang dapat dilakukan dalam pengelolaan sampah yaitu dengan pembuatan biopot. Pembuatan biopot dapat mengurangi sampah organik dan anorganik yang dihasilkan oleh warga Dusun Belang. Pembuatan biopot memanfaatkan sampah anorganik yaitu ember bekas atau galon bekas, sedangkan sampah organik dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan pupuk organik. Biopot dapat menghasilkan pupuk organik. Sosialisasi yang dilaksanakan pada Dusun Belang dilakukan dengan metode ceramah, diskusi, dan praktek langsung pembuatan biopot. Kegiatan sosialisasi berlangsung dalam satu kali pertamuan dengan waktu 2 jam. Sosialisasi pembuatan biopot ini berjalan dengan lancar yang diikuti oleh anggota kelompok tani Dusun Belang.
Frekuensi Pembersihan Kandang Ternak Burung Puyuh Dihubungkan Dengan Kepadatan Lalat di Dusun Malang, Magelang
Yana Febia Nur Janah;
Dannisa Asyida Oktavia Utami;
Hesti Handayani;
Rizki Amalia
JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Juni 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.60126/jgen.v2i1.259
Lalat memiliki peran bagi masalah kesehatan lingkungan. Angka kepadatan lalat merupakan cara penilaian sanitasi lingkungan dengan melihat semakin tinggi angka tersebut, maka dalam kondisi sanitasi yang buruk. Kandang ternak burung puyuh merupakan tempat perkembangbiakkan lalat. Frekuensi pembersihan kandang disesuaikan dengan siklus lalat. Pengendalian kepadatan lalat dilakukan dengan pemberian SPO. SPO bertujuan untuk meminimalisir keberadaan lalat, sehingga dapat mencegah penyakit berbasis lingkungan. Kegiatan pengukuran kepadatan lalat menggunakan alat flygrill dan counter untuk menghitung jumlah lalat yang hinggap pada flygrill. Pengukuran ini dilakukan di 3 titik yakni titik pertama di pojok dalam kandang, titik kedua di tengah kandang dan titik ketiga di luar kandang. Hasil pengukuran didapatkan bahwa pada kandang pertama memiliki rata-rata sebanyak 15 lalat,12 lalat dan 9 lalat. Sedangkan pada kandang kedua memiliki rata-rata sebanyak 17 lalat, 13 lalat dan 22 lalat. Kondisi tersebut menunjukkan terdapat perbedaan jumlah lalat dengan pembuangan kotoran yang letaknya jauh dari kandang dan yang samping kandang. Selain itu, keberadaan lalat dipengaruhi oleh frekuensi pembersihan kandang. Upaya pencegahan untuk mengatasi peningkatan keberadaan lalat yang ada di kandang ternak burung puyuh yaitu dengan cara melakukan pembersihan rutin sesuai dengan petunjuk yang terdapat dalam standar prosedur operasional pembersihan kandang ternak burung puyuh.
Sosialisasi dan Penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Sepanjang Jalan Dusun Ngaglik, Desa Soronalan, Kabupaten Magelang
Sefia Tri Rohma;
Adela Cynthia Naja;
Puspita Galih Pramesthi;
Yamtana Yamtana
JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Juni 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.60126/jgen.v2i1.260
Tanaman Obat Keluarga (TOGA) merupakan tanaman yang berkhasiat sebagai obat dalam rangka memenuhi keperluan sehari-hari. Tanaman ini dapat menjadi salah satu alternatif untuk mengatasi masalah dan keluhan kesehatan masyarakat Dusun Ngaglik. Desa Soronalan, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang. Salah satu cara untuk memberikan informasi dan pengetahuan terkait TOGA adalah dengan mengadakan sosialisasi dan penanaman TOGA. Pelaksanaan penanaman TOGA di sepanjang jalan Dusun Ngaglik dilakukan dengan metode persiapan, yaitu koordinasi dengan kepala dusun, sosialisasi terkait tanaman TOGA, dan praktik penanaman 7 jenis TOGA. Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan mendapat respon yang baik dari warga Dusun Ngaglik. Selain itu, kegiatan ini diharapkan agar warga Dusun Ngaglik mengetahui pengaplikasian dan manfaat TOGA dalam kehidupan sehati-hari.
Pemanfaatan Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Pengusir Lalat di Dusun Pending
Adib Maulana Sundava;
Yusrotun Isnaini Nugrahaeni;
Setyani Vita Khotifah;
Sri Puji Ganefati
JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Juni 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.60126/jgen.v2i1.261
Dusun Pending yang terletak di dataran tinggi cocok digunakan sebagai lahan perkebunan dan peternakan oleh masyarakat, sehingga mayoritas berprofesi sebagai petani dan peternak. Adapun permasalahan yang dihadapi Dusun Pending yaitu keberadaan lalat yang cukup banyak dan belum dimanfaatkannya minyak jelantah. Untuk mengatasi masalah ini, maka minyak jelantah digunakan sebagai bahan dasar pembuatan lilin aromaterapi pengusir lalat. Lilin aromaterapi mengandung minyak serai yang aromanya tidak disukai lalat. Melalui pelatihan pembuatan lilin aromaterapi, masyarakat diberi pengetahuan tentang dampak dan manfaat minyak jelantah serta keterampilan untuk membuat lilin. Hasil dari kegiatan ini yaitu dihasilkannya 16 buah lilin aromaterapi. Pelatihan ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat dan memberikan alternatif penggunaan limbah minyak jelantah, dengan harapan dapat mengurangi jumlah lalat dan meningkatkan kesejahteraan di Dusun Pending.
Pembuatan Biopori Sebagai Upaya Pengelolaan Sampah Organik di Dusun Santren
Hestiana Kusumaningsih;
Herlin Nurlitasari;
Annisa Putri Utami;
Adib Suyanto
JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Juni 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.60126/jgen.v2i1.262
This Community Service Program activity is located in Santren Hamlet, Soronalan Village, Sawangan District, Magelang Regency. Santren is a hamlet located on the slopes of Mount Merbabu. This hamlet is still beautiful and its nature is still preserved. However, there are still many people who ignore the environment and their health. It has been proven that organic waste is not being utilized, which is simply thrown onto the mountain slopes. Therefore, the Ministry of Health Yogyakarta Health Polytechnic chose a location in Santren Hamlet and applied the knowledge gained in lectures to be transmitted to the Santren Hamlet. The work program implemented is also in accordance with the major taken, namely biopore as organic waste processing. Biopores are vertical cylindrical holes in the soil as a method of utilizing organic waste and water absorption. The aim of this socialization is so that the residents of Santren Hamlet are able to process organic waste. The result of this activity was the installation of 6 biopore absorption holes in Santren Hamlet.