cover
Contact Name
Irwan R
Contact Email
irwan.r@fmipa.unpatti.ac.id
Phone
+6281343821348
Journal Mail Official
icsjournal2023@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ir. M. Putuhena, Poka, Kec. Tlk. Ambon, Kota Ambon, Maluku, Indonesia
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Innovation for Community Service Journal
Published by Universitas Pattimura
ISSN : 2987632X     EISSN : 2987632X     DOI : https://doi.org/10.30598/icsj.v2i1.12989
Jurnal Pengabdian pada Masyarakat yang diterbitkan oleh Universitas Pattimura Jurusan Kimia FMIPA. Jurnal ini berisi hasil-hasil penghiliran penelitian pada bidang sains, teknologi, agrokompleks, keguruan dan ilmu pendidikan teknosains, sosbudkum dan diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu pada bulan April dan Oktober. Focus dan Scope yaitu meliputi Ilmu Pengetahuan Alam (Biologi, Fisika, Kimia); Pendidikan Sains, Pengelolaan Kawasan Pesisir dengan Kearifan Lokal; Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat; Pembangunan Ekonomi; Kewirausahaan dan Koperasi; Industri Kreatif dan UMKM; Pengembangan Teknologi Lingkungan, Teknologi Tepat Guna; Kesehatan dan Farmasetika; Perikanan dan Pertanian.
Articles 44 Documents
Pengenalan Sel Surya Berbasis Mikroalga Kepada Siswa SMK Negeri 4 Ambon Lilipaly, Eka Rahmat Mahayani Anthonio Putera; Telussa, Ivonne; Pormes, Ludwina
Innovation for Community Service Journal Vol 3 No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Department of Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/icsj.v3i2.15951

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat adalah bentuk tanggung jawab sosial atas pengembangan dan penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni bagi seorang dosen dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi langsung kepada masyarakat melalui metode ilmiah yang berorientasi pada pemecahan masalah. Pengabdian kepada masyarakat kali ini bertujuan untuk menumbuhkan dan menambah rasa keingintahuan siswa terhadap topik sains dan matematika, terutama pada siswa SMK Negeri 4 Ambon. Pada umumnya kedua mata pelajaran ini dianggap sulit oleh kebanyakan peserta didik. Banyak yang menganggap hanya orang-orang yang pintar yang belajar sains. Padahal setiap hari kita senantiasa bertemu dengan sains. Berdasarkan fenomena inilah, diperlukan suatu wadah yang dapat memunculkan rasa suka dan cinta terhadap sains, yaitu dengan cara membentuk suatu program pengenalan sains melalui demo sains khususnya eksperimen kimia sederhana. Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 22 Mei 2024, diharapkan dapat menjadikan seluruh siswa untuk mencintai sains. Oleh sebab itu kegiatan-kegiatannya dirancang secara atraktif dan edukatif agar siswa merasa senang dan kegiatan-kegiatannya juga memuat materi percobaan sains dengan metode yang menyenangkan dan menakjubkan. Penjelasan mengenai keunggulan mikroalga yang dapat diaplikasikan menjadi sel surya, diharapkan dapat memberikan rasa keingintahuan siswa mengenai energi terbarukan, khususnya sel surya berbasis bahan organik. Kegiatan ini juga dimaksudkan untuk memperkaya pengetahuan dan keterampilan siswa tentang sains di sekolah.
Pelatihan Pembuatan Kecap dari Air Kelapa kepada Ibu-Ibu PKK Negeri Hatusua ., Rahayu; Manukpadang Bijang, Catherina; Netty Siahaya, Antho; Sohilait, Mario; Gaspersz, Nelson
Innovation for Community Service Journal Vol 3 No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Department of Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/icsj.v3i2.22588

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang diselenggarakan oleh Jurusan Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Pattimura bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat Negeri Hatusua mengenai inovasi pembuatan kecap manis berbahan dasar air kelapa sebagai alternatif pangan yang lebih sehat dan ramah bagi tubuh. Inovasi kecap berbasis air kelapa ini tidak hanya menghadirkan pilihan yang lebih sehat, tetapi juga membuka peluang pengembangan produk lokal yang berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan pada 15 Mei 2024 di Negeri Hatusua dan diikuti oleh ibu-ibu PKK setempat. Metode pelaksanaan meliputi workshop pembuatan kecap menggunakan air kelapa sebagai bahan utama. Produk hasil pelatihan kemudian dikemas dalam botol steril dan diberi label “Kecap Negeri Hatusua”, yang selanjutnya diserahkan kepada Ketua PKK Negeri Hatusua. Proses pengolahan ini merupakan upaya inovatif dalam memanfaatkan limbah yang terdapat di lingkungan sekitar masyarakat. Selain itu, penerapan teknologi pengolahan dan pengemasan yang baik dan benar dilakukan agar produk yang dihasilkan memiliki daya tarik konsumen, nilai jual yang lebih tinggi, serta potensi untuk dikembangkan secara komersial.
Inovasi Pengolahan Limbah Air Kelapa menjadi Cuka Kelapa sebagai Upaya Peningkatan Ekonomi Lokal di Desa Oma, Pulau Haruku, Maluku Tengah Gaspersz, Nelson; Male, Yusthinus Tobias; Bandjar, Adriani; Sekewael, Serly Jolanda; Fransina, Eirene Grace; Sohilait, Stephanie Pascal
Innovation for Community Service Journal Vol 3 No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Department of Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/icsj.v3i2.22895

Abstract

Maluku memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah, salah satunya kelapa yang banyak tumbuh di wilayah pesisir seperti Desa Oma, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah. Selama ini, masyarakat hanya memanfaatkan daging buah kelapa untuk konsumsi rumah tangga, sedangkan air kelapa sering dibuang sebagai limbah. Padahal, air kelapa mengandung karbohidrat yang dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomi seperti cuka kelapa melalui proses fermentasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat Desa Oma, khususnya kelompok ibu-ibu PKK, dalam meningkatkan nilai ekonomis limbah air kelapa melalui pelatihan pembuatan cuka kelapa dengan teknologi tepat guna. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, diskusi kelompok (FGD), serta pelatihan teknis pembuatan cuka kelapa dengan fermentasi anaerob menggunakan ragi dan urea (food grade). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah air kelapa menjadi produk cuka siap pakai dan bernilai jual. Produk yang dihasilkan dikemas dalam botol berlabel sebagai produk unggulan lokal. Kegiatan ini tidak hanya mendukung pengurangan limbah organik, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat Desa Oma melalui penerapan konsep ekonomi sirkular berbasis potensi lokal.
Sosialisasi dan Edukasi Interaktif Tentang Resistensi Antibiotik Bagi Siswa SMA Negeri 6 Maluku Tengah Usman, Dwi Anggara Putri; Telussa, Ivonne; Gaspersz, Nelson; Rutu, Irwan; Lakoan, Milda Rianty
Innovation for Community Service Journal Vol 3 No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Department of Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/icsj.v3i2.22918

Abstract

Resistensi antibiotik merupakan ancaman serius bagi kesehatan masyarakat karena dapat menurunkan efektivitas pengobatan infeksi. Rendahnya pemahaman masyarakat, terutama remaja, terhadap penggunaan antibiotik yang benar menjadi alasan penting dilaksanakannya kegiatan pengabdian ini. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa SMA Negeri 6 Maluku Tengah mengenai penggunaan antibiotik secara rasional. Metode yang digunakan meliputi tiga tahap, yaitu pra-kegiatan (observasi dan koordinasi), pelaksanaan (sosialisasi, diskusi interaktif, dan kuis edukatif), serta evaluasi (pre-test dan post-test). Kegiatan diikuti oleh 30 siswa dan menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dari 30% sebelum kegiatan menjadi 80% setelah kegiatan. Siswa juga menunjukkan perubahan sikap positif terhadap penggunaan antibiotik dengan lebih berhati-hati dan tidak menggunakan obat tanpa resep dokter. Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif interaktif efektif untuk meningkatkan literasi kesehatan di kalangan pelajar. Kegiatan ini penting karena memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesadaran generasi muda dalam mencegah resistensi antibiotik dan berpotensi dikembangkan menjadi program berkelanjutan berbasis sekolah di wilayah kepulauan.