cover
Contact Name
Victor Trismanjaya Hulu
Contact Email
hagajurnalph@gmail.com
Phone
+6281260955965
Journal Mail Official
hagajurnalph@gmail.com
Editorial Address
Jl. Simpang Kongsi, Perumahan Hawilla, Blok A-11, Desa Namo Bintang, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Haga Journal of Public Health (HJPH)
ISSN : 30320097     EISSN : 30316502     DOI : https://doi.org/10.62290/hjph.v1i2
Core Subject : Health,
Haga Journal of Public Health (HJPH) adalah merupakan jurnal ilmiah berkala yang diterbitkan oleh Yayasan Victory Haga Indonesia. HJPH bertujuan untuk mempublikasikan karya tulis ilmiah di bidang Kesehatan Masyarakat dalam bentuk original article, review article termasuk analisis bibliometrik, short communications dan Editorial. Jurnal ini terbit tiga kali setahun yaitu pada bulan November, Maret dan Juli. Jurnal ini juga merupakan jurnal ilmiah dengan akses terbuka.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2025): Maret 2025" : 5 Documents clear
Determinan kepatuhan penggunaan alat pelindung diri pada perawat Rifai, Achmad; Bangun, Sri Melda Br.; Widyaningsih, Fadlilah; Kasim, Felix; Rambey, Harris; Sari, Indry Purnama
Haga Journal of Public Health (HJPH) Vol. 2 No. 2 (2025): Maret 2025
Publisher : YAYASAN VICTORY HAGA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62290/hjph.v2i2.48

Abstract

Latar belakang: Alat Pelindung Diri (APD) merupakan elemen penting dalam sistem perlindungan bagi tenaga medis, terutama perawat, yang berinteraksi langsung dengan pasien dan berada di lingkungan dengan risiko tinggi penularan penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan kepatuhan penggunaan APD pada perawat. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dan dilaksanakan di Rumah Sakit Grandmed Lubuk Pakam pada tahun 2024. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini adalah seluruh perawat yang bekerja di Rumah Sakit Grandmed Lubuk Pakam, khususnya perawat yang bertugas di instalasi bedah sentral, dengan jumlah 57 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada perawat. Analisis data dilakukan dengan menghitung distribusi frekuensi dan melakukan pengujian hipotesis menggunakan uji chi-square dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil: Kepatuhan penggunaan APD pada perawat sebesar 19,3%. Pengetahuan perawat (p = <0,001), sikap perawat (p = 0,003), pengawasan (p = 0,004), ketersediaan APD (p = <0,001) berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan penggunaan APD. Kesimpulan: Pengetahuan perawat yang kurang baik, sikap perawat yang negatif, pengawasan yang tidak baik, ketersediaan APD yang tidak memadai berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan penggunaan APD.
Analisis hubungan sarana dan prasarana, dukungan pemerintah daerah terhadap pelaksanaan program indonesia sehat dengan pendekatan keluarga Hsb, Khairiyani Asri; Ginting, Chrismis Novalinda; Ginting, Johannes Bastira
Haga Journal of Public Health (HJPH) Vol. 2 No. 2 (2025): Maret 2025
Publisher : YAYASAN VICTORY HAGA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62290/hjph.v2i2.49

Abstract

Latar Belakang: Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK) memiliki sasaran dan tujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan dan status gizi masyarakat melalui akses terhadap pelayanan kesehatan yang komprehensif dan pemberdayaan masyarakat melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) untuk mencapai Standar Pelayanan Minimal (SPM). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan sarana dan prasarana serta dukungan pemerintah setempat terhadap pelaksanaan PIS-PK. Metode: Desain penelitian yang digunakan berupa cross-sectional. Lokasi penelitian dilakukan di Puskesmas Sigambal Tahun 2024. Subjek penelitian ini adalah seluruh petugas kesehatan yang aktif dalam pelaksaan PIS-PK di Puskesmas Sigambal Tahun 2024 sebanyak 100 orang dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan secara langsung dengan menyebarkan kuesioner dan melakukan wawancara kepada pasien. Analisis data penelitian menggunakan uji Chi Square. Hasil: Dari aspek sarana dan prasarana, 52% responden menilai dalam kategori baik, sedangkan 27% menilai dalam kategori kurang baik. Dari aspek dukungan pemerintah setempat, 36% responden melaporkan telah memperoleh dukungan. Pada aspek pelaksanaan PIS-PK, tercatat 67% telah terlaksana, sementara 33% belum terlaksana. Sarana dan prasarana serta dukungan pemerintah setempat signifikan terhadap pelaksanaan PIS-PK di Puskesmas Sigambal. Kesimpulan: Sarana dan prasarana yang kurang baik serta dukungan pemerintah setempat yang rendah signifikan terhadap pelaksanaan PIS-PK di Puskesmas Sigambal.
Peningkatan pengetahuan mahasiswi kebidanan tentang kesehatan reproduksi dalam mencegah kehamilan yang tidak diinginkan melalui penyuluhan Susanti, Nanik; Hidayati, Ulfa Nur; Winarsih, Lilik; Wardani, Arti
Haga Journal of Public Health (HJPH) Vol. 2 No. 2 (2025): Maret 2025
Publisher : YAYASAN VICTORY HAGA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62290/hjph.v2i2.52

Abstract

Latar belakang: Kehamilan yang tidak direncanakan dapat membahayakan kesehatan reproduksi perempuan secara fisik dan mental. Pengaruh ini dapat mengganggu kesehatan dan kualitas hidup ibu dan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode penyuluhan terhadap peningkatan pengetahuan mahasiswi kebidanan tentang kesehatan reproduksi dalam mencegah kehamilan yang tidak diinginkan. Metode: Studi ini menggunakan rancangan Pre-experimental dengan one group pretest-posttest design. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswi kebidanan di STIKes Kendedes Malang yang berjumlah 32 orang. Jumlah sampel sebanyak 26 orang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi penelitian berupa pemberian penyuluhan mengenai kesehatan reproduksi kepada mahasiswi kebidanan guna mencegah kehamilan yang tidak diinginkan. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada mahasiswi kebidanan. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon pada α = 0,05. Hasil: Sebanyak 42,3% mahasiswi kebidanan mayoritas berpengetahuan cukup sebelum diberikan penyuluhan. Sebanyak 57,6% mahasiswi kebidanan berpengetahuan baik sesudah diberikan penyuluhan. Terdapat perbedaan yang signifikan antara pengetahuan mahasiswi tentang kesehatan reproduksi sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan (p = 0,017). Kesimpulan: Penyuluhan yang diberikan memberikan dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan mahasiswi kebidanan.
Kelancaran produksi ASI eksklusif pada ibu primipara melalui konsumsi kacang hijau Hasibuan, Eri Hartati; Hutabarat, Ermita Lando; Fahni, Fahni; Handayani, Fitri; Donna, Grace All; Siregar, Debi Novita
Haga Journal of Public Health (HJPH) Vol. 2 No. 2 (2025): Maret 2025
Publisher : YAYASAN VICTORY HAGA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62290/hjph.v2i2.53

Abstract

Latar belakang: Kecukupan produksi Air Susu Ibu (ASI) menjadi faktor penentu keberhasilan pemberian ASI eksklusif, terutama bagi ibu primipara yang lebih berisiko menghadapi kendala dalam proses menyusui. Asupan kacang hijau diketahui dapat mendukung peningkatan produksi ASI eksklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsumsi kacang hijau terhadap kelancaran produksi ASI eksklusif pada ibu primipara. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan Pre-eksperimental dengan desain one group pretest-posttest yang dilaksanakan di Klinik Sunggal Medan pada Desember 2024. Sebanyak 25 ibu primipara yang melahirkan di klinik tersebut menjadi subjek penelitian melalui teknik total sampling. Intervensi diberikan berupa konsumsi kacang hijau 30-50 gram per hari dengan frekuensi dua kali sehari selama 14 hari. Analisis data menggunakan uji McNemar. Hasil: Dari 25 responden dengan tingkat kelancaran ASI eksklusif sebelum mengkonsumsi kacang hijau sebanyak 18 responden (72%) dalam kategori produksi ASI eksklusif tidak lancar dan dalam kategori lancar sebanyak 7 (28%), seteleh mengkonsumsi kacang hijau terdapat peningkatan produksi ASI eksklusif sebanyak 23 responden (92%) dalam kategori lancar, dan 2 responden (8%) dalam kategori tidak lancar. Terdapat perbedaan kelancaran produksi ASI eksklusif sebelum dan sesudah ibu primipara konsumsi kacang hijau (p = <0,001). Kesimpulan: Konsumsi kacang hijau dapat meningkatkan kelancaran produksi ASI eksklusif pada ibu primipara.
Eksplorasi pengetahuan, sikap, tindakan ibu terhadap kesiapan fisik dan psikis dalam menghadapi menopause: studi cross-sectional Zega, Defacto Firmawati; Barus, Lydia Br; Singarimbun, Nurbaiti Br; Saragih, Elseria
Haga Journal of Public Health (HJPH) Vol. 2 No. 2 (2025): Maret 2025
Publisher : YAYASAN VICTORY HAGA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62290/hjph.v2i2.54

Abstract

Latar belakang: Kesiapan fisik dan mental dalam menghadapi menopause memiliki pengaruh besar terhadap kualitas hidup wanita selama masa transisi ini. Keseimbangan antara keduanya sangat penting untuk menghadapi menopause dengan baik dan mengurangi kemungkinan dampak negatif pada kesehatan fisik maupun mental. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengetahuan, sikap dan tindakan ibu terhadap kesiapan fisik dan psikis dalam menghadapi menopause. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu berusia 45-55 tahun yang terdaftar di Puskesmas Sei Tualang Raso Tanjung Balai pada tahun 2023, sebanyak 105 orang. Sampel penelitian berjumlah 51 orang yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada ibu usia 45-55 tahun. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil: Sebanyak 51% ibu memiliki tingkat pengetahuan yang baik, 56,9% ibu memiliki sikap yang baik, dan 45,1% menunjukkan tindakan yang baik. Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p = 0,022), sikap (p = 0,012), dan tindakan (p = 0,021) dengan kesiapan fisik dan psikis dalam menghadapi menopause. Kesimpulan: Kurangnya pengetahuan, sikap negatif, serta tindakan yang tidak optimal berkontribusi secara signifikan terhadap rendahnya kesiapan fisik dan psikis dalam menghadapi masa menopause.

Page 1 of 1 | Total Record : 5