cover
Contact Name
Wahyuning Tiyas
Contact Email
wahyuningtiyas@untirta.ac.id
Phone
+6282134441515
Journal Mail Official
jurnalmatra@untirta.ac.id
Editorial Address
https://jurnal.untirta.ac.id/index.php/matra/about/editorialTeam
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Matra
ISSN : -     EISSN : 28092775     DOI : -
Core Subject : Education, Art,
Jurnal Seni dan Pendidikan Seni Musik Tari Teater dan Rupa MATRA: Jurnal Musik Tari Teater & Rupa adalah jurnal peer-review yang diterbitkan pada bulan Januari dan Juli. Isi jurnal dikelola oleh Prodi Pendidikan Seni Pertunjukan FKIP Untirta. MATRA menyediakan ruang bagi akademisi, profesional, peneliti, dan seniman untuk menyampaikan dan berbagi pengetahuan berdasarkan hasil penelitian dan kreasi seni musik, Tari, Teater, Rupa, dan bidang sejenis lainnya.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2025)" : 5 Documents clear
Peran Sanggar Tari Zundarima Dalam Mengembangkan Tari Tradisional di Kabupaten Tangerang Widyastuti, Sephia Dwi; Purwinarti, Wiwin; Tiyas, Wahyuning
MATRA: Jurnal Seni Musik Tari Teater & Rupa Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Pendidikan Seni Pertunjukan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/m.v4i1.32873

Abstract

Sanggar Tari Zundarima is developing traditional dance in Tangerang Regency and this research’s objective is to dig into the role of Sanggar Tari Zundarima in developing the traditional dance. This research is conducted using the qualitative method which uses descriptive approach and data collection method through obsercation, interviews, and documentation including analysis conducted by data reduction, data presentation and data verification. Based on the research, the role of the Sanggar Tari Zundarima to develop traditional dance involves dancer and the Tangerang Regency Department of Culture. Some of the traditional dance developed for the Tangerang Regency which is acknowledged by the DISPORABUDPAR is the Bentang Gemilang dance and the Babad Tangerang dance. Other dances such as the Kinking Banten dance, Hayam Wareng dance and others are still ongoing registration process. The strategy used involves economic strategy which consists of management strategy, investment and business which is using proximity approach and promotion while also using training strategy and development strategy.  
Analisis Bentuk dan Unsur Seni Slawatan dalam Tari Aplang di Kabupaten Banjarnegara Jawa Tengah Medilianasari, Renistiara
MATRA: Jurnal Seni Musik Tari Teater & Rupa Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Pendidikan Seni Pertunjukan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/m.v4i1.32515

Abstract

Seni slawatan merupakan kesenian religi yang sangat diminati oleh masyarakat Banjarnegara. Kesenian ini tumbuh dan berkembang dalam lingkungan sosial yang menjadikannya bagian integral dari budaya masyarakat setempat. Daya tarik seni slawatan dalam tari Aplang di Banjarnegara mendorong dilakukan penelitian mengenai bentuk tari dan unsur-unsur seni slawatan dalam tarian tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk tari Aplang dan mengidentifikasi unsur seni slawatan yang terkandung di dalamnya di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan lokasi penelitian di Desa Kutabanjarnegara, Kecamatan Banjarnegara. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan metode reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan ciri khas bentuk penyajian tari Aplang serta unsur-unsur seni slawatan yang terkandung dalam tari tersebut.
PENGARUH METODE DEMONSTRASI TERHADAP HASIL BELAJAR GITAR DASAR DI SMK NEGERI 1 WARUNGGUNUNG Fasa, Rahmanita Dian; Rizal, Syamsul; Roekmana, Giri Mustika
MATRA: Jurnal Seni Musik Tari Teater & Rupa Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Pendidikan Seni Pertunjukan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/m.v4i1.32147

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode demonstrasi terhadap hasil belajar gitar dasar di SMK Negeri 1 Warunggunung. Seiring dengan perkembangan pendidikan, metode pembelajaran yang efektif sangat diperlukan untuk meningkatkan hasil belajar siswa, salah satunya melalui metode demonstrasi. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan desain penelitian pra-experimental design jenis one group pretest posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMK Negeri 1 Warunggunung, sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X sebanyak 34 siswa. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan tes (pretest dan posttest). Penelitian ini menggunakan statistik inferensial, yaitu menggunakan perhitungan uji t. Hasil perhitungan uji t memperoleh nilai t hitung sebesar -17,243 dan diketahui nilai t tabel sebesar 1,692, maka t hitung > t tabel. Dari hasil tersebut menunjukkan bahwa penelitian ini menolak hipotesis nol (Ho) dan menerima hipotesis alternatif (Ha), dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh antara metode demonstrasi dengan hasil belajar gitar dasar di SMK Negeri 1 Warunggunung.Kata Kunci: Pengaruh, Metode Demonstrasi, Hasil Belajar
PERANCANGAN BACKDROP SMA NEGERI 1 GIRIMULYO DENGAN MOTIF BATIK GEBLEK RENTENG SEBAGAI REPRESENTASI BUDAYA KULON PROGO DAN EDUKASI SISWA wicaksono, Noor Fatih Ario; Muryasari, Desiana
MATRA: Jurnal Seni Musik Tari Teater & Rupa Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Pendidikan Seni Pertunjukan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/m.v4i1.32681

Abstract

The Geblek Renteng batik motif is a distinctive cultural heritage from the Kulon Progo region of Yogyakarta. This motif is inspired by the traditional food ‘geblek,’ which is served in a lined arrangement, and it reflects the philosophy of togetherness, simplicity, and a deep local identity. Furthermore, this motif serves as a symbol of local wisdom and holds significant potential for development within the creative industry. This study aims to explore the additional potential of applying the Geblek Renteng motif as a decorative element in interior design, specifically in backdrop design. The chosen design object is SMAN 1 Girimulyo, located in Kulon Progo, the birthplace of the motif. The use of the Geblek Renteng motif as a decorative element is expected to serve as an educational tool for students regarding the importance of preserving local culture amidst the increasingly strong currents of globalization.
Fungsi Musikalitas Rebab Sunda dalam Sajian Gending Karatagan Berperan Sebagai Media Komunikasi Interpersonal Anwari, Fikri Yuliana; Wastap, Jaeni; Permana, Rian
MATRA: Jurnal Seni Musik Tari Teater & Rupa Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Pendidikan Seni Pertunjukan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/m.v4i1.34769

Abstract

Rebab merupakan salah satu intrumen utama dalam seni karawitan Sunda, yang memainkan peran sentral menjadi penuntun lagu khususnya sajian gending karatagan dalam wayang golek. Dalam konteks ini, musikalitas rebab tidak hanya berfungsi sebagai penghasil melodi utama, tetapi juga memiliki fungsi sebagai media komunikasi interpersonal dengan pemain lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran fungsi musikalitas rebab dalam gending karatagan sebagai sarana komunikasi nonverbal antara pemain rebab dengan pemain lainnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis, memadukan data dari studi literatur, observasi pertunjukan, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa fungsi musikalitas rebab berperan dalam membangun hubungan emosional yang mendalam antara setiap pemain melalui variasi melodi, ritme, dan teknik improvisasi. Melodi rebab yang khas mampu menyampaikan nuansa emosi yang kompleks, sehingga menciptakan komunikasi yang intens. Selain itu, dalam konteks komunikasi interpersonal, peran pengrebab harus memiliki prinsip dasar dari seluruh alat musik yang bersangkutan, guna mampu menjadi penyeimbang pemikiran dalam menciptakan musikalitas, dan menghasilkan keselarasan. Penelitian ini menegaskan bahwa fungsi musikalitas rebab tidak hanya sebatas aspek teknis dalam musik, tetapi juga sebagai jembatan komunikasi interpersonal yang menghubungkan pemain satu dengan yang lainnya. Oleh karena itu, rebab memiliki nilai yang signifikan sebagai media komunikasi interpersonal dalam konteks seni tradisi.Kata Kunci : Musikalitas, Rebab Sunda, Gending Karatagan, Komunikasi interpersonal.

Page 1 of 1 | Total Record : 5