cover
Contact Name
Wahyuning Tiyas
Contact Email
wahyuningtiyas@untirta.ac.id
Phone
+6282134441515
Journal Mail Official
jurnalmatra@untirta.ac.id
Editorial Address
https://jurnal.untirta.ac.id/index.php/matra/about/editorialTeam
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Matra
ISSN : -     EISSN : 28092775     DOI : -
Core Subject : Education, Art,
Jurnal Seni dan Pendidikan Seni Musik Tari Teater dan Rupa MATRA: Jurnal Musik Tari Teater & Rupa adalah jurnal peer-review yang diterbitkan pada bulan Januari dan Juli. Isi jurnal dikelola oleh Prodi Pendidikan Seni Pertunjukan FKIP Untirta. MATRA menyediakan ruang bagi akademisi, profesional, peneliti, dan seniman untuk menyampaikan dan berbagi pengetahuan berdasarkan hasil penelitian dan kreasi seni musik, Tari, Teater, Rupa, dan bidang sejenis lainnya.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "vol 5, no 1 (2026)" : 5 Documents clear
Pengembangan Tari Olang-olang Kreasi Sebagai Media Pembelajaran Seni Tari melalui Pendekatan Borg & Gall dan Alma M. Hawkins Wahyuning Tiyas
MATRA: Jurnal Seni Musik Tari Teater & Rupa Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : Pendidikan Seni Pertunjukan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/m.v5i1.41795

Abstract

Tari Olang-olang merupakan tari tradisional masyarakat Suku Sakai di Kabupaten Bengkalis, Riau, yang berfungsi sebagai bagian dari ritual pengobata. Dengan adanya pengembangan tari Olang-olang kreasi ini adalah bentuk upaya pelestarian budaya melalui inovasi bentuk penyajian yang lebih adaptif dan edukatif. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses penciptaan Tari Olang-Olang Kreasi dengan mengintegrasikan model Research and Development (R&D) Borg dan Gall sebagai kerangka pengembangan produk dan metode penciptaan tari Alma M. Hawkins sebagai kerangka proses penciptaan tari. Penelitian dilakukan melalui empat tahap utama, yaitu penelitian dan pengumpulan informasi, pengembangan produk, validasi dan uji coba, serta implementasi produk akhir. Proses penciptaan meliputi tahapan eksplorasi, improvisasi, dan komposisi yang berangkat dari karakteristik gerak burung elang sebagai sumber inspirasi. Hasil penelitian menghasilkan Tari Olang-Olang Kreasi berdurasi 6 menit 32 detik dengan struktur gerak pembuka, inti, dan penutup yang berpijak pada estetika tari Melayu. Karya ini didedikasikan sebagai bentuk media pembelajaran seni tari yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan pendidikan masa kini.
Estetika Di Balik Popularitas: Kajian Bentuk Musik Dalam Lagu “START” Karya Depapepe Ibnu Yan Wiratama; Dadang Dwi Septiyan; Rian Permana
MATRA: Jurnal Seni Musik Tari Teater & Rupa Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : Pendidikan Seni Pertunjukan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/m.v5i1.40947

Abstract

This study aims to analyze and describe the musical form of the song “START” by Depapepe. As a highly popular and influential work in modern instrumental guitar music, “START” demonstrates a creative exploration of energetic expression and complementary harmony between two acoustic guitars without compromising its structural coherence. This study employs a qualitative methodology with a musicological approach and library research, utilizing data collection techniques such as observation, documentation, literature review, and discography studies. The findings indicate that the musical form of “START” integrates systematically organized sections developed through various motivic and phrasal manipulations. Based on these findings, it can be concluded that the musical form of “START” does not strictly adhere to classical period conventions; it does not consistently feature symmetrical question-and-answer phrasing or perfectly balanced antecedent-consequent sentences, and its chord progressions conclude with diverse cadences. This structural complexity reinforces the song's energetic and optimistic character, creating a cohesive and dynamic musical unity.
PEMBELAJARAN ANSAMBEL PIANIKA MENGGUNAKAN METODE COOPERATIVE LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MOTORIK SISWA DI SMP NEGERI 2 KOTA SERANG Bella Novia Pertiwi; Syamsul Rizal; Dadang Dwi Septiyan
MATRA: Jurnal Seni Musik Tari Teater & Rupa Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : Pendidikan Seni Pertunjukan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/m.v5i1.39730

Abstract

ABSTRACT This study aims to improve students’ motor skills in pianica ensemble learning through the implementation of the cooperative learning method. The study is motivated by low student engagement due to the dominance of lecture-based teaching. This research employed Classroom Action Research (CAR) based on the Kemmis and McTaggart model, conducted in two cycles consisting of planning, action, observation, and reflection stages. The results indicate an improvement in students’ skills, as shown by the increase in the average scores from 62.1 in the pre-cycle to 69.85 in Cycle I and 82.20 in Cycle II, as well as an increase in the number of students achieving the Minimum Mastery Criteria (KKM). Based on this findings, the cooperative learning method is effective in improving students’ motor skills in pianica ensemble learning. Keywords: cooperative learning, motor skills, music ensemble, pianica, Classroom Action Research. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan motorik siswa dalam pembelajaran ansambel musik pianika melalui penerapan metode cooperative learning. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterlibatan siswa akibat dominasi metode ceramah. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan siswa, yang ditandai dengan kenaikan nilai rata-rata dari 62,1 pada pra-siklus menjadi 69,85 pada siklus I dan 82,20 pada siklus II, serta peningkatan jumlah siswa yang mencapai KKM. Berdasarkan hal tersebut, metode cooperative learning terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan motorik siswa dalam pembelajaran ansambel musik pianika. motorik siswa dalam pembelajaran ansambel musik pianika. Kata kunci : cooperative learning, keterampilan motorik, ansambel musik, pianika, Penelitian Tindakan Kelas.
EFEKTIVITAS TEKNIK ALEXANDER DALAM PEMBELAJARAN OLAH VOKAL DI EKSTRAKURIKULER SMAN 1 BANJARSARI Anisa Trie Febian; Dadang Dwi Septiyan; Alis Triena Permanasari
MATRA: Jurnal Seni Musik Tari Teater & Rupa Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : Pendidikan Seni Pertunjukan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/m.v5i1.39732

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of the Alexander Technique in vocal learning at extracurricular activities in SMAN 1 Banjarsari. Problems identified in the field indicated that students were unable to properly apply diaphragmatic breathing, had poor posture while singing, and experienced tension in the neck, shoulders, and jaw that hindered sound production. This study employed a quantitative method with a One Group Pretest-Posttest experimental design conducted over four sessions. The research subjects consisted of 10 active members of the vocal extracurricular. The instrument comprised 10 practical vocal tasks covering five assessment aspects: diaphragmatic breathing, articulation and intonation, visual awareness, relaxation and tension reduction, and body posture. The results showed that the average score increased from 29.3 in the pretest to 51.1 in the posttest. The Paired Sample T-Test yielded a significance value of 0.00 ≤ 0.05, proving that the Alexander Technique effectively improved students' vocal skills both technically and expressively in the extracurricular program at SMAN 1 Banjarsari. Keywords: Alexander Technique, effectiveness, vocal training, diaphragmatic breathing, extracurricular
Penerapan Teknik Kolase Berbasis Media Daur Ulang Untuk Meningkatkan Kreativitas Berkarya Dua Dimensional Siswa Kelas VII SMP Taman Dewasa Ibu Pawiyatan Yogyakarta Khoerunisa Arifatus Sidik; Dwi Susanto; Triyono .; Desiana Muryasari
MATRA: Jurnal Seni Musik Tari Teater & Rupa Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : Pendidikan Seni Pertunjukan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/m.v5i1.41655

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas siswa dalam berkarya seni dua dimensi melalui penerapan teknik kolase berbasis media daur ulang pada siswa kelas VII B Taman Dewasa Ibu Pawiyatan Yogyakarta. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 23 siswa kelas VII B. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan penilaian hasil karya siswa. Analisis data menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas belajar siswa meningkat dari 52,00% pada pra-siklus menjadi 63,48% pada Siklus I dan mencapai 90,47% pada Siklus II. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan teknik kolase berbasis media daur ulang efektif dalam meningkatkan kreativitas siswa dalam berkarya seni dua dimensi. Selain meningkatkan kreativitas, penggunaan media daur ulang juga mampu menumbuhkan kepedulian siswa terhadap lingkungan sekitar.

Page 1 of 1 | Total Record : 5