cover
Contact Name
Ludovikus Bomans Wadu
Contact Email
actualinsight21@gmail.com
Phone
+6281233597270
Journal Mail Official
jurnalantropocene@gmail.com
Editorial Address
Jalan Abdurahman Saleeh Blok GJ2 Kedungkandang Kota Malang Jawa Timur, Malang, Provinsi Jawa Timur, 65148
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Antropocene : Jurnal Penelitian Ilmu Humaniora
Published by Actual Insight
Antropocene : Jurnal Penelitian Ilmu Humaniora adalah jurnal penelitian yang menyediakan wadah bagi dosen, akademisi, peneliti, praktisi, dan mahasiswa untuk menyampaikan dan berbagi ilmu berupa artikel penelitian empiris dan teoritis, studi kasus, dan kajian pustaka. Jurnal ini mengundang para profesional di dunia pendidikan, penelitian, dan kewirausahaan untuk berpartisipasi dalam menyebarluaskan ide, konsep, teori baru, atau perkembangan ilmu-ilmu kemanusiaan, dengan cakupan di bidang antropologi, budaya lisan dan budaya tulisan, bahasa, seni klasik dan kontemporer.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 3 (2023): September" : 5 Documents clear
Pelepasan Norma Dan Etika Sosial Yang Terjadi Di Dalam Penggunaan Media Sosial Sebagai Sarana Berekspresi Nurleli, Nurleli
Antropocene : Jurnal Penelitian Ilmu Humaniora Vol. 3 No. 3 (2023): September
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/antropocene.v1i4.455

Abstract

Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui teori Augut Comte dapat digunakan menganalisis media sosial sebagai sosial sebagai media ekspresi dan apakah media sosial dalam perspektif positivisme adalah sebuah sarana ekspresi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif untuk memperoleh data deskriptif. Analisis penelitian ini menggunakan pembacaan deskriptif terhadap satu fenomena, lalu menggunakan sudut pandang pemikiran. Pembacaan deskriptif menggunakan rujukan dari buku, dan artikel ilmiah di jurnal-jurnal yang ada baik secara online maupun yang ada secara cetak. Hasil penelitian menemukan bahwa pelanggaran privasi di media sosial merupakan suatu hal yang sifatnya relatif jika dipandang dari sudut pandang positivisme August Comte yang mana dapat bersifat konstruktif dan dekonstruktif. Di dalam kegunaanya media sosial merupakan suatu hal yang dapat berfungsi ganda yakni dapat berfungsi sebagai media komunikasi dan juga media untuk menyalurkan ekspresi. Sebagai pengguna media sosial (netizen) kita seharusnya bijak dalam berperilaku di dunia maya sebagai salah langkah antisipatif dari penyalahgunaan data.
Makna Nilai Kehidupan Masyarakat Dalam Budaya Kearifan Lokal Pada Motif Kain Tapis Lampung Halim, Abdul; Rahman, Reynal Ardhani
Antropocene : Jurnal Penelitian Ilmu Humaniora Vol. 3 No. 3 (2023): September
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/antropocene.v1i10.509

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna nilai kehidupan masyarakat yang ada dalam kain tapis Lampung. Penulisan artikel ini menggunakan pendekatan deskriptif kepustakaan yaitu peneliti menggunakan beberapa sumber untuk dibaca, dipahami, dan diartikan lalu diuraikan dalam bentuk tulisan yang dikolaborasikan dari berbagai sumber. Hasil penelitian menemukan bahwa pada perkembangannya corak pada kain tapis Lampung dipengaruhi oleh unsur-unsur dan nilai-nilai keislaman, semejak mulai tersebarnya agama Islam di daerah Lampung. Adanya unsur nilai-nilai keislaman bukan berarti menghilangkan nilai-nilai pada motif terdahulu justru sebaliknya adanya hal tersebut menambah dan memperkaya motif dan filosofi pada kain tapis Lampung, seperti motif belah ketupat. Motif tersebut bermakna bahwa seseorang yang mempertahankan tingkah laku dan perubahan yang baik untuk untuk kepentingan bersama. Rezeki yang dimiliki adalah titipan dari Tuhan untuk kepentingan bersama, bukan untuk dimakan atau dipergunakan sendiri. Rekomendasi, pemerintah provinsi Lampung perlu menyadari bahwa pelestarian kain tapis Lampung diperhatikan dari sisi hukum agar kedudukan tapis menjadi kearifan lokal khas Lampung.
Upacara Huler Wair Sebagai Nilai Kebajikan Lokal Pada Masyarakat Kabupaten Sikka Natsir, Rodja Abdul; Emilia, Elisabeth; Kpalet, Petrus
Antropocene : Jurnal Penelitian Ilmu Humaniora Vol. 3 No. 3 (2023): September
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/antropocene.v2i8.927

Abstract

Huler wair merupakan salah satu upacara penerimaan tamu baru yang sering dilakukan oleh masyarakat Sikka. Di dalam upacara ini terdapat nilai baik yang mesti dieksplorasi dalam pembentukan karakter anak bangsa saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk menggali nilai-nilai kearifan lokal dalam pelaksanaan upacara huler wair dan untuk mengetahui makna simbolis dari pelaksanaan upacara huler wair. Metode yang digunakan yaitu kualitatif dengan pendekatan etnografi. Sumber data dalam penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder. Data primer yaitu Tokoh adat dan tokoh masyarakat, sedangkan data sekunder yaitu dokumen-dokumen dan dokumentasi (foto-foto). Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan, nilai-nilai yang terkandung dalam upacara huler wair yaitu, nilai religius, nilai solidaritas, nilai estetis, dan nilai sosial. Makna simbolisnya yaitu huler, wair, du’a moan, soka papak.
Dampak Belis terhadap Emansipasi Perempuan di Dusun Kloang Bolat Desa Geliting Kecamatan Kewapante Sina, Marta Alfrida Nona; Rahman, Nurdin H.ABD
Antropocene : Jurnal Penelitian Ilmu Humaniora Vol. 3 No. 3 (2023): September
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/antropocene.v3i3.1099

Abstract

Belis merupakan satu fenomena sosaial budaya yang lazim terjadi di setiap daerah. Belis merupakan pemberian mas kawin yang dilakukan oleh pihak lelaki kepada pihak perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan dampak belis terhadap emansipasi perempuan yang terjadi pada masyarakat dusun Kloang Bolat Desa Geliting kabupaten Sikka, Flores Nusa Tenggara Timur. Penelitian ini menemukan satu tatanan nilai positif terhadap tradisi belis yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Umumnya feonemena belis dilihat sebagai beban bagi kaum lelaki. Lantas dalam penelitian ini ditemukan bahwa proses belis merupakan sebuah tradisi yang mengangkat harkat dan martabat manusia baik laki-laki dan perempuan. Belis dinilai sebagai model penghargaan terhadap martabat perempuan. Ada rasa persatuan dan persaudaraan yang tinggi lewat hubungan timbal balik dari kedua keluarga besar baik dari pihak lelaki maupun perempuan. Posisi perempuan menjadi sama di hadapan kaum lelaki. Hal ini ditemukan dari beberapa informan yang sebagai narasumber yang mengakui kebiasaan dan tradisi belis sejatinya mengangkat harkat dan martabat kaum perempuan utnuk untuk memperoleh hak dan kewajiban yang sama di masyarakat.
Implementasi Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian terhadap Koperasi Balo' Toraja Kota Samarinda Damantary, Sephia Ekaputri; Angelica, Angelica; Bungalangan, Fajar Dirgah; Arifudin, Nur
Antropocene : Jurnal Penelitian Ilmu Humaniora Vol. 3 No. 3 (2023): September
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/antropocene.v3i3.2088

Abstract

Koperasi simpan pinjam merupakan salah satu jenis koperasi yang didasarkan pada kesamaan kegiatan dan kepentingan ekonomi anggotanya. Salah satu contoh koperasi simpan pinjam adalah Koperasi Balo’ Toraja yang berada di Kota Samarinda. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan data primer berupa wawancara dan observasi serta data sekunder berupa studi kepustakaan Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah Koperasi Balo’ Toraja Kota Samarinda telah mengimplementasikan aturan yang ada dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian. Penelitian ini membahas tentang legalitas Koperasi Balo’ Toraja yang pendiriannya sesuai dengan Pasal 6 dan Pasal 7 UU Perkoperasian. Selain itu, penelitian ini juga membahas tentang kewajiban adanya Rapat Anggota sesuai Pasal 22 ayat (1) UU Perkoperasian yang penerapannya dilaksanakan oleh Koperasi Balo’ Toraja untuk membahas hal-hal dalam Pasal 23 UU Perkoperasian dengan sistem perwakilan kelompok setiap satu tahun. Pemerintah juga berkontribusi dalam menyalurkan bantuan dana serta mengawasi jalannya koperasi ini.

Page 1 of 1 | Total Record : 5