Jurnal PhysEdu (PHYSICS EDUCATION)
Jurnal PhysEdu (PHYSICS EDUCATION) adalah wahana komunikasi dan publikasi artikel ilmiah hasil penelitian terkini dari mahasiswa, dosen, guru, serta masyarakat umum yang memiliki perhatian terhadap perkembangan penelitian Pendidikan Fisika. Jurnal ini diterbitkan oleh Pendidikan Fisika, Fakultas Penddikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Pendidikan Tapanuli Selatan.
Articles
234 Documents
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION TERHADAP HASIL BELAJAR MATERI TERMODINAMIKA
Sakkot Parulian Siringo;
Seri Asmaidah;
Sari Wahyuni Rozi Nasution
JURNAL PhysEdu (PHYSICS EDUCATION) Vol 3 No 1 (2021): Vol 3 No 1 Maret 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37081/physedu.v3i1.638
This study aims to know whether there is a significant difference of using GI (Group Investigation) and lecture learning model on student’ physic achievement on the topic thermodynamics at eleventh grade students of SMA. The research was conducted by using experimental method with 50 students as the sample and they were taken by using total sampling technique. GI learning model was experimental class and lecture learning model was control class and each class had 25 students as the sample. Test and observation were used in collecting the data. Based on descriptive analyzes, it could be found that a) the average of using GI learning model was 80.24 (very good category) and b) the average of student’ physic achievement on the topic thermodynamics before using GI learning model was 52.04 (enough category) and after using GI learning model was 71.82 (good category). Furthermore by using inferential statistic by using ttest two tails, it could be found ttable was less than tcalculated (1.71< 6.85). It means, there is a significant difference of using GI (Group Investigation) learning model and lecture model on student’ physic achievement on the topic thermodynamics at eleventh grade students of SMA. Key words: Group Investigation (GI), Achievement, and Thermodynamics
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL THINK PAIR SHARE TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MATERI KALOR
Reza Pahlawan;
Dedes Asriani Siregar
JURNAL PhysEdu (PHYSICS EDUCATION) Vol 2 No 3 (2020): Vol 2 No 3 November 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37081/physedu.v2i3.639
Abstract This study aims to know whether there is a significant influence of using Think Pair Share (TPS) learning model on students’ physic achievement on the topic heat at the tenth grade students of SMA Negeri 1 Nagajuang. The research was conducted by using experimental method with 60 students as the sample and they were taken by using total sampling technique. Test and observation were used in collecting the data. Based on descriptive analyzes, it could be found that a) the average of using TPS learning was 91.06 (very good category) and (b) the average of students’ heat achievement before using TPS learning model was 60 (less category) and after using TPS leaning model was 89.77(very good category). Furthermore, based on inferential statistic by using ttestone tail, the result showed that ttable was less than tobserved (1.91<8.51), it means, there is a significant influence of using TPS learning model on students’ physic achievement on the topic heat at the tenth grade students of SMA Negeri 1 Nagajuang.
EFEKTIFITAS MODEL PROBLEM BASED INSTRUCTION (PBI) TERHADAP KREATIVITAS BELAJAR FISIKA DI SMA
nur aini waruwu;
sari Wahyuni Rozi Nasution
JURNAL PhysEdu (PHYSICS EDUCATION) Vol 2 No 3 (2020): Vol 2 No 3 November 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37081/physedu.v2i3.640
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas penggunaan model pembelajaran Problem Based Instruction ( PBI) terhadap hasil belajar siswa materi gerak lurus di Kelas X SMA. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain two group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X IPA SMA yang terdiri dari 3 kelas dengan jumlah 83 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik randomsampling, sehingga sampel dalam penelitian ini adalah kelas X IPA1 sebagai kelas Eksperimen dan kelas X IPA2 sebagai kelas Kontrol yang berjumlah56siswa. Berdasarkan analisis data diperoleh: (1) penggunaan model pembelajaran PBI terhadap hasil belajar siswa materi Gerak Lurus di Kelas X SMA menggunakan observasi dengan nilai persentase rata-ratasebesar 81,06 %berada pada kategori “Baik Sekali”; (2) Penggunaan model PBI efektif terhadap kreativitas belajar fisika materi Gerak Lurus di kelas X SMA. Hal ini dapat dibuktikan dengan membandingkan hasil uji signifikan dimana thitungttabel(81,30), dengan Hipotesis alternatif ( diterima dan ditolak. Kata-kata kunci:Problem Based Instruction ( PBI ) dan kreativitas belajar fisika
EFEK MODEL SNOWBALL THROWING TERHADAP MOTIVASI BELAJAR MATERI GERAK LURUS DI SMA
sah reni nasution;
Sari Wahyuni Rozi Nasution;
mutiara siagian
JURNAL PhysEdu (PHYSICS EDUCATION) Vol 3 No 1 (2021): Vol 3 No 1 Maret 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37081/physedu.v3i1.641
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek model Snowball Throwing terhadap Motivasi belajar siswa materi gerak lurus di Kelas X. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain two group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X yang terdiri dari 3 kelas dengan jumlah 78 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik simple random sampling, sehingga sampel dalam penelitian ini adalah kelas X MIA1 sebagai kelas eksperimen dan kelas X MIA2 sebagai kelas kontrol yang berjumlah 50 siswa. Berdasarkan analisis data diperoleh: (1) Motivasi belajar siswa materi gerak lurus kelas X sebelum penerapan Model Snowball Throwing diperoleh nilai rata-rata 62,5 yang berada pada kategori “Cukup”;(2) Motivasi belajar siswa materi gerak lurus kelas X sesudah menerapkan Model Snowball Throwing diperoleh nilai rata-rata 87,32 yang berada pada kategori “Baik”. Berdasarkan analisis data diperoleh bahwa thitung lebih besar dari ttabel (9,34 > 1,70). Sehingga dapat disimpulkan bahwa “Terdapat efek antara model Snowball Throwing terhadap motivasi belajar fisika siswa pada materi gerak lurus di kelas X tahun ajaran 2018/2019. kata kunci: model Snowball Throwing, Gerak Lurus, Motivasi Belajar Fisika.
EFEKTIFITAS PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) BERBANTUAN MEDIA POWER POINT TERHADAP KOMPETENSI BELAJAR SISWA DI KELAS XI MIA SMA NEGERI 1 PADANG BOLAK
adi israyadi lubis;
Dedes Asriani Siregar;
Lia Purnama Sari
JURNAL PhysEdu (PHYSICS EDUCATION) Vol 2 No 1 (2020): Vol 2 No 1 Maret 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37081/physedu.v2i1.644
Abstract This study aims to determine the effect of the Contextual Teaching and Learning (CTL) model assisted by power point media on the learning competence of business and energy material students in Class XI MIA. This research was conducted using a quasi-experimental method with two group pretest-posttest design. The population in this study were all students of class XI consisting of 4 classes with a total of 128 students. The sampling technique used was simple random sampling technique, so the sample in this study was class XI MIA1 as an experimental class and class XI MIA2 as a control class totaling 70 students. Based on data analysis obtained: (1) student learning outcomes of business material and energy class XI before the application of Power Point Contextual Teaching and Learning (CTL) models assisted by power point media obtained an average score of 59.02 in the "Less" category; (2) Student learning outcomes of class XI business and energy material after applying the Contextual Teaching and Learning (CTL) Model assisted with power point media obtained an average value of 80.68 which was in the "Good" category. Based on data analysis, it was found that t count was greater than t table (3.31> 1.66). So it can be concluded that "there are significant differences in student learning competencies using the Contextual Teaching and Learning (CTL) model assisted by power point media with student learning competencies using conventional models assisted with power point media in class XI MIA". Keywords: Contextual Teaching and Learning (CTL) models assisted by power point, business and energy media, Physics Learning competencies.
MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY TRAINING TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA MATERI BESARAN DAN SATUAN
RISNA ALVIAH DAULAY;
Dwi Aninditya Siregar;
Mutiara Siagian
JURNAL PhysEdu (PHYSICS EDUCATION) Vol 3 No 1 (2021): Vol 3 No 1 Maret 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37081/physedu.v3i1.647
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek penggunaan model pembelajaranInquiry Trainingterhadap hasil belajar fisika pada materi besaran dan satuan di Kelas X Madrasah Aliyah Negeri. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode quasieksperimendengandesaintwo group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MIA yang terdiri dari 7 kelas dengan jumlah 211 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik Simple randomsampling, sehingga sampel dalam penelitian ini adalah kelas X MIA 2 sebagai kelas Eksperimen dan kelas X MIA6 sebagai kelas Kontrol yang berjumlah 60 siswa. Berdasarkan analisis data diperoleh: “Terdapat pengaruh yang signifikanpenggunaan model pembelajaranInquiry TrainingTerhadap Hasil Belajar Fisika Materi Besaran dan Satuan di Kelas X. Hal ini dapat dibuktikan dengan membandingkan hasil uji signifikan dimana thitungttabel(102,47) dengan Hipotesis alternatif ( diterima danditolak”.Berdasarkan hasil tersebut, maka Penggunaan model pembelajaran Inquiry Trainingefektif terhadap hasil belajar fisika siswa pada materi Besaran dan Satuan di kelas X MA Negeri. Kata-kata kunci:Model Inquiry Trainingdan Besaran dan Satuan
EFEKTIFITAS MODEL INKUIRI TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA MATERI SUHU DAN KALOR DI MAN
mhd adil;
Seri Asmaidah;
Sari Wahyuni Rozi Nasution
JURNAL PhysEdu (PHYSICS EDUCATION) Vol 2 No 2 (2020): Vol 2 No 2 Juli 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37081/physedu.v2i2.649
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas penggunaan model pembelajaran Inkuiri terhadap kemampuan berpikir kritis siswa materi suhu dan kalor di Kelas XI. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode eksperimen dengan desain two group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI yang terdiri dari 2 kelas dengan jumlah 60 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik simple random sampling, sehingga sampel dalam penelitian ini adalah kelas XI MIA3 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIA2 sebagai kelas kontrol yang berjumlah 60 siswa. Berdasarkan analisis data diperoleh: (1) Kemampuan berpikir kritis materi suhu dan kalor kelas XI sebelum penerapan Model Inkuiri diperoleh nilai rata-rata 44,92 yang berada pada kategori “Cukup”;(2) Kemampuan berpikir kritis siswa materi suhu dan kalor kelas XI sesudah menerapkan Model Inkuiri diperoleh nilai rata-rata 80,76 yang berada pada kategori “Baik”. Berdasarkan analisis data diperoleh bahwa nilai n-gain = 0,7 dengan kategpri tinggi . Sehingga dapat disimpulkan bahwa “Terdapat efektifitas antara model Inkuiri terhadap kemampuan berpikir kritis siswa materi suhu dan kalor di kelas XI MAN Sipiro tahun peajaran 2018/2019. Kata-kata kunci: Model Inkuiri, Kemampuan berpikir kritis.
HUBUNGAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DENGAN HASIL BELAJAR MATERI VEKTOR
muhammad iqbal siregar;
seri asmaidah;
Lukman Hakim Siregar
JURNAL PhysEdu (PHYSICS EDUCATION) Vol 2 No 2 (2020): Vol 2 No 2 Juli 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37081/physedu.v2i2.653
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Penggunaan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Dengan Hasil Belajar Siswa Materi Vektor SMA. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain two group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X yang terdiri dari 3 kelas dengan jumlah 55 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik simple random sampling, sehingga sampel dalam penelitian ini adalah kelas X IPA1sebagai kelas eksperimen dan kelas X IPA2 sebagai kelas kontrol yang berjumlah 44 siswa. Berdasarkan analisis data diperoleh: (1) Hasil belajar siswa materi vector kelas X sebelum penggunaan Model pembelajaran Problem Based Learnig (PBL)diperoleh nilai rata-rata 65yang berada pada kategori “Kurang”;(2) Hasil belajar siswa materi gerak lurus kelas X sesudah penggunaanModel Problem Based Learnig (PBL)diperoleh nilai rata-rata 86,78yang berada pada kategori “Baik sekali”. Berdasarkan analisis data diperoleh bahwa thitunglebih besar dari ttabel(0,4731,7). Sehingga dapat disimpulkan bahwa “Terdapat hubungan yang signifikan penggunaaan model pembelajaran problem based learning (PBL) dengan hasil belajar siswa pada materi vektor di kelas X. Kata-kata kunci: model Problem Based Learning (PBL), Vektor, Hasil Belajar Fisika.
Persepsi Peserta Didik Terhadap Keterampilan Mengajar Guru Fisika Di MAN 2 Padangsidimpuan
DODI DARMALA LAHAGU;
Dwi Aninditya Siregar
JURNAL PhysEdu (PHYSICS EDUCATION) Vol 2 No 1 (2020): Vol 2 No 1 Maret 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37081/physedu.v2i1.745
Abstract Guru yang kompeten dalam hal ini adalah terampildalam mengadakan pembelajaran yang lebih mampu menciptakan lingkunganbelajar yang efektif, menyenangkan dan lebih mampu mengelolah kelasnyasehingga proses belajar para peserta didik dapat berjalan dengan baik dan lancar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi peserta didik terhadap keterampilan mengajar guru fisika. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis yaitu penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan situasi nyata, dan menggunakan kuesioner dan instrumen wawancara sebagai sumber data. Dari penelitian yang telah dilakukan kepada sejumlah peserta didik yang menjadi subjek, maka dilakukan analisis data yang merupakan bagian penting dalam metode ilmiah untuk menjawab masalah penelitian. Dalam menganalisa data, dapat disimpulkan bahwa persepsi siswa terhadap keterampilan mengajar guru fisika terlihat baik, hal ini terbukti dari masing-masing indikator dimana indikator pengamatan dengan nilai 58 responden sebesar 80% dalam kriteria “Baik”, respon dengan nilai 58 responden 78% dalam kriteria "Baik", dan perhatian pada nilai 58 responden 78% dalam kriteria "Baik". Kata kunci: Persepsi, Ketrampilan Mengajar guru
HUBUNGAN MODEL PEMBELAJARAN SCRAMBLE TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MATERI BESARAN DAN SATUAN
seftri malazahlin siregar;
Seri Asmaidah;
Dwi Aninditya Siregar
JURNAL PhysEdu (PHYSICS EDUCATION) Vol 3 No 1 (2021): Vol 3 No 1 Maret 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37081/physedu.v3i1.764
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penggunaan model scramble terhadap Hasil belajar siswa materi besaran dan satuan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain two group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X yang terdiri dari 7 kelas dengan jumlah 207 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik simple random sampling, sehingga sampel dalam penelitian ini adalah kelas X MIA2 sebagai kelas kontrol yang berjumlah 29 siswa dan kelas X MIA6 sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 28 siswa. Berdasarkan analisis data diperoleh: (1) Hasil belajar siswa materi besaran dan satuan kelas X sebelum penggunaan Model Scramble diperoleh nilai rata-rata 65,9 yang berada pada kategori “Cukup”;(2) Hasil belajar siswa materi besaran dan satuan kelas X sesudah penggunaan Model Scramble diperoleh nilai rata-rata 85 yang berada pada kategori “Baik”. Berdasarkan analisis data diperoleh bahwa thitung lebih besar dari ttabel (5,44 > 1,7). Sehingga dapat disimpulkan bahwa “Terdapat hubungan antara model Scramble terhadap hasil belajar fisika siswa pada materi besaran dan satuan di kelas X tahun ajaran 2018/2019. kata kunci: model Scramble,Besaran dan Satuan, Hasil Belajar Fisika.