cover
Contact Name
Sari Wahyuni Rozi Nasution
Contact Email
journalphysedu@gmail.com
Phone
+6282368785533
Journal Mail Official
sariwahyunirozinasution@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sutan Muhammad Arif, Gang. STKIP. Kampus Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Location
Kab. tapanuli selatan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal PhysEdu (PHYSICS EDUCATION)
ISSN : -     EISSN : 2715310X     DOI : https://doi.org/10.37081/physedu.v6i1.5092
Jurnal PhysEdu (PHYSICS EDUCATION) adalah wahana komunikasi dan publikasi artikel ilmiah hasil penelitian terkini dari mahasiswa, dosen, guru, serta masyarakat umum yang memiliki perhatian terhadap perkembangan penelitian Pendidikan Fisika. Jurnal ini diterbitkan oleh Pendidikan Fisika, Fakultas Penddikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Pendidikan Tapanuli Selatan.
Articles 234 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN THINK-TALK-WRITE (TTW) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIKA SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 1 PANYABUNGAN Nursaidah .
JURNAL PhysEdu (PHYSICS EDUCATION) Vol 3 No 2 (2021): Vol 3 No 2 Juli 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/physedu.v3i2.3703

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Kemampuan komunikasi matematika siswa pada materi system koordinat dengan penerapan model pembelajaran Think-Talk-Write (TTW) di Kelas VIII SMP Negeri 1 Panyabungan Tahun Ajaran 2019-2020. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII1 SMP Negeri Negeri 1 Panyabungan yang berjumlah 30 orang. Objek penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa dengan menerapkan model pembelajaran Think-Talk-Write (TTW). Penelitian ini terdiri dari 2 siklus dan di akhir siklus diberikan tes kemampuan komunikasi matematis. Hasil tes kemampuan komunikasi matematis yang diberikan pada siklus I diperoleh nilai Rata-rata pada siklus I adalah 74,0% dapat dikualifikasikan “cukup”, sedangkan pada siklus II adalah 84,4% dapat dikualifikasikan “Baik”. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran Think-Talk-Write (TTW) dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematika siswa kelas VIII di SMP SMP Negeri 1 Panyabungan.
PENGARUH PENGGUNAAN BAHAN AJAR FISIKA BERBASIS GUIDED INQUIRY TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS Gusni Khoirun Nisa; Sari Wahyuni Rozi Nasution; Febriani Hastini Nasution
JURNAL PhysEdu (PHYSICS EDUCATION) Vol 4 No 2 (2022): Vol. 4. No. 2. Juli 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/physedu.v4i2.3735

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan bahan ajar fisika berbasis guided inquiry terhadap keterampilan proses sains pada materi gelombang berjalan dan gelombang stasioner. Penelitian ini dilakukan dengan desain two group pre-test post-test. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MIA di SMAN 5 Padangsidimpuan yang berjumlah 122. Sample dalam penelitian ini adalah 40 siswa yang terdiri dari 2 kelas, yaitu kelas XI MIA 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIA 5 sebagai kelas kontrol. Sampel diambil menggunakan teknik simple random sampling. Berdasarkan hasil analisis data, maka diperoleh: (1) Gambaran penggunaan bahan ajar fisika berbasis guided inquiry di kelas XI MIA 1 melalui angket respon siswa diperoleh nilai rata-rata sebesar 80,81% dengan predikat “A” dalam kategori “Sangat Baik”. (2) Keterampilan proses sains peserta didik setelah menggunakan bahan ajar fisika berbasis guided inquiry diperoleh nilai rata-rata akhir (post-test) sebesar 79,44 dengan predikat “B” dalam kategori “Baik”. (3) Ada pengaruh yang signifikan penggunaan bahan ajar fisika berbasis guided inquiry terhadap keterampilan proses sains di kelas XI MIA I SMAN 5 Padangsidimpuan. Hal ini dibuktikan dengan pengujian hipotesis pre-test dan post-test diperoleh signifikansi 0,00 < 0,05. Dengan demikian hipotesis yang peneliti ajukan dapat diterima.
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA MATERI LISTRIK DINAMIS DI KELAS IX SMP NEGERI 1 PADANGSIDIMPUAN Arison Purba
JURNAL PhysEdu (PHYSICS EDUCATION) Vol 4 No 1 (2022): Vol 4 No 1 Maret 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/physedu.v4i1.3739

Abstract

This study aims to see: 1) how is the use of using cooperative learning of TPS type in the subject matter of dynamic elektricity in Class IX SMP Negeri 1 Padangsidimpuan; 2) how the description of the learning outcomes of students in the subject matter of Physics dynamic elektricity before and after using cooperative learning of TPS type in Class IX SMP Negeri 1 Padangsidimpuan; 3) Is there a significant relationship between using cooperative learning of TPS type to the learning outcomes of students in the subject matter of Physics dynamic elektricity in Class IX SMP Negeri 1 Padangsidimpuan. The method of this research is experimental by with 80 students as the sample. Observation and test are used in collecting the data. Descriptive and inferential analyzes are used to analyzed the data. Based on the data analysis, it was found that: a) the average of using cooperative learning of TPS type is 84,19 (very good category), b) the average of students’ Physics achievement on the topic of dynamic elektricity before using cooperative learning of TPS type is 61.9 (less category) and after using cooperative learning of TPS type is 85,5 (very good category), and c) tcount is greater than ttable (19,24>1.68). It can be concluded that there is the significant influence of using cooperative learning of TPS type on students’ Physics achievement on the topic of dynamic elektricity at the eleventh grade student of SMP Negeri 1 Padangsidimpuan.
PENGARUH MODUL PRAKTIKUM BERBASIS MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MATERI FLUIDA STATIS Rafeah Nur Rangkuti; Dedes Asriani Siregar; Seri Asmaidah
JURNAL PhysEdu (PHYSICS EDUCATION) Vol 4 No 2 (2022): Vol. 4. No. 2. Juli 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/physedu.v4i2.3942

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh modul praktikum berbasis model pembelajaran Inquiry terhadap hasil belajar siswa materi fluida statis de kelas XI Man Tapanuli Selatan Tahun Ajaran 2021/2022. Jenis penelitian menggunakan Desain One Group Pretest – Posttest. Populasi penelitian adalah keseluruhan siswa kelas XI MIA2 yang berjumlah 33 siswa. Teknik penggunaan sampel yang digunakan adalah total sampling. Berdasarkan analisis data dapat diperoleh (1) Gambaran penggunaan modul praktikum berbasis model pembelajaran Inquiry di kelas XI MIA diperoleh rata-rata 95,20 dengan kategori Sangat Baik (A). (2) Gambaran hasil belajar siswa materi fluida statis kelas XI MIA sebelum menggunakan model pembelajaran Inquiry pada ranah kognitif diperoleh nilai rata-rata sebesar 72,60 dengan kategori Baik (B). Untuk nilai rata-rata ranah afektif siswa sebesar 88,93 dengan kategori Sangat Baik (A-) dan nilai rata-rata ranah psikomotorik siswa sebesar 71,41 dengan kategori Baik (B). (3) Terdapat pengaruh pembelajaran Inquiry terhadap hasil belajar siswa materi usaha dan energi di kelas XI MIA MAN Tapanuli Selatan. Hal ini dibuktikan dengan uji independent sample test diketahui nilai signifikan (2-tailed) adalah sebesar 0,00 dimana nilai signifikan 0,00 0,05.
EFEKTIVITAS BAHAN AJAR FISIKA BERBASIS PROBLEM POSING PADA MATERI HUKUM NEWTON Niama Resti Harahap; Lia Purnama Sari; Febriani Hastini Nasution
JURNAL PhysEdu (PHYSICS EDUCATION) Vol 4 No 2 (2022): Vol. 4. No. 2. Juli 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/physedu.v4i2.4172

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan bahan ajar fisika berbasis problem posing pada materi hukum newton terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan desain one group pre-test post-test. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X IPA SMA di Desa Siamporik Dolok sebanyak 25 siswa, dan sekaligus yang menjadi sampel penelitian ini. Berdasarkan analisis data diperoleh bahwa penggunaan bahan ajar fisika berbasis problem posing pada materi hukum newton efektif digunakan dalam proses pembelajaran siswa SMA kelas X IPA. Hal ini dibuktikan dengan pengujian hipotesis pre-test dan pos-test diperoleh signifikansi 0,00 < 0,05. Dengan demikian hipotesis yang peneliti ajukan dapat diterima.
PENERAPAN ALAT PERAGA SEDERHANA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATERI GERAK MELINGKAR DI KELAS X SMA NEGERI 1 SIABU Elfi ati
JURNAL PhysEdu (PHYSICS EDUCATION) Vol 2 No 3 (2020): Vol 2 No 3 November 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/physedu.v2i3.4292

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Hasil Belajar Siswa materi Gerak Melingkar dengan penerapan alat peraga di Kelas X SMA Negeri 1 Siabu Tahun Pelajaran 2019-2020. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan melakukan 2 (dua) siklus tindakan, yang pada setiap siklus dilakukan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X-1 SMA Negeri 1 Siabu Tahun Pelajaran 2019-2020, dengan jumlah siswa 28 orang. Penentuan subjek diperoleh berdasarkan hasil investigasi terhadap kelas yang akan diteliti dan berdasarkan hasil rujukan dari Kepala Sekolah. Hasil analisis deskripsi mengungkapkan, bahwa dengan data sebagai berikut: Siklus I, rata-rata hasil belajar siswa adalah 65 dengan prosentase ketuntasan 71%, dan pada siklus II, rata-rata hasil belajar siswa mengalami kenaikan menjadi 77 dengan prosentase 100%, prosentase keaktifan siswa di kelas adalah sebagai berikut: Siklus I rata-rata presentase keaktifan belajar siswa dari 56,2% menjadi 84,2% pada siklus II. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Hasil Belajar Fisika tentang Gerak Melingkar meningkat dengan menggunakan alat peraga sederhana pada Siswa Kelas X -1 SMA Negeri 1 Siabu.
PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN DISCOVERY TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATERI SUHU DAN KALOR KELAS X SMA NEGERI 1 SIABU Ahmad Rusdi
JURNAL PhysEdu (PHYSICS EDUCATION) Vol 2 No 3 (2020): Vol 2 No 3 November 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/physedu.v2i3.4295

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Hasil Belajar Siswa materi Suhu dan Kalor dengan penerapan strategi pembelajaran Discory terbimbing di Kelas X SMA Negeri 1 Siabu Tahun Pelajaran 2019-2020. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan melakukan 2 (dua) siklus tindakan, yang pada setiap siklus dilakukan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis kualitatif. Variabel masalah penelitian ini adalah berupa hasil belajar kognitif fisika peserta didik meliputi indikator mengingat, memahami, mengaplikasikan, dan menganalisis. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor hasil belajar peserta didik pada siklus I sebesar 68,70 %. Hasil siklus I masih memerlukan perbaikan sehingga dilakukan siklus lanjutan. Hasil belajar fisika pada siklus II menghasilkan rata-rata ketuntasan sebesar 100% yang menunjukkan ketercapaian indikator dan mengalami peningkatan. Dari siklus I ke siklus II, sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil belajar fisika peserta didik kelas X SMAN 1 Siabu tahun pelajaran 2019/2020 dapat ditingkatkan melalui strategi Discovery terbimbing dengan cara: pendidik memberikan motivasi awal melalui penampilan fenomena sebagai pemicu untuk merumuskan masalah dan menjawabnya dalam bentuk hipotesis. Berdasarkan temuan penelitian tindakan kelas ini, maka disarankan kepada guru fisika untuk menggunakan strategi pembelajaran discovery terbimbing pada setiap pembelajaran yang sesuai karena selain dapat meningkatkan hasil belajar fisika, peserta didik juga akan mendapatkan variasi pembelajaran sehingga mengurangi kejenuhan dan meningkatkan semangat peserta didik dalam proses pembelajaran.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA SMA NEGERI 1 ANGKOLA SELATAN Unita Sukma Zuliani
JURNAL PhysEdu (PHYSICS EDUCATION) Vol 3 No 1 (2021): Vol 3 No 1 Maret 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/physedu.v3i1.4364

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan Media Video pembelajaran terhadap minat belajar siswa pada materi Pemanasan Global Kelas XI SMA Negeri 1 Angkola Selatan. Jenis penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain two group post-test only control. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 1 Angkola Selatan yang terdiri dari 2 kelas dengan jumlah 64 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik total sampling, sehingga sampel dalam penelitian ini adalah kelas XI IPA1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPA2 sebagai kelas kontrol. Berdasarkan analisis data diperoleh: Penggunaan Media Video pembelajaran menggunakan observasi dengan nilai persentase rata-rata sebesar 84,61% berada pada kategori “Sangat Baik”; Minat belajar siswa menggunakan angket dengan nilai persentase sebesar 84,69% berada pada kategori “Sangat Berminat” pada kelas eksperimen dan persentase sebesar 50,17% berada pada kategori “Kurang Berminat” pada kelas kontrol.; dan Penggunaan Media Video pembelajaran efektif terhadap minat belajar siswa dibuktikan dengan membandingkan hasil uji signifikan dimana thitung < ttabel (18.877 > 0.67847) dan nilai signifikan sebesar 0.000 < 0.05, maka hipotesis dalam penelitian ini dapat diterima atau disetujui kebenarannya yaitu Penggunaan Media Video pembelajaran efektif terhadap minat belajar siswa pada materi Pemanasan Global di kelas XI SMA Negeri 1 Angkola Selatan..
PENGARUH KOMPENSASI, MOTIVASI DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI STKIP ALMAKSUM LANGKAT Unita Sukma Zuliani
JURNAL PhysEdu (PHYSICS EDUCATION) Vol 4 No 1 (2022): Vol 4 No 1 Maret 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/physedu.v4i1.4365

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui adakah pengaruh kompensasi, motivasi dan budaya organisasi terhadap kinerja pegawai tenaga kontrak karya di STKIP ALMAKSUM LANGKAT secara simultan maupun parsial. Penelitian ini dilakukan kepada pegawai tenaga kontrak karya STKIP ALMAKSUM LANGKAT dengan populasi sebanyak 70 responden. Variabel independen pada penelitian ini adalah, kompensasi, motivasi dan budaya organisasi, sedangkan variabel dependen adalah kinerja. Pengukuran variabel dilakukan dengan menggunakan skala Likert. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, dokumentasi, wawancara dan kuesioner. Teknik analisis data meggunakan analisis regresi linear berganda, asumsi klasik dan analisis deskriptif persentase dengan bantuan “SPSS for Windows Release 23”. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kompensasi berpengaruh postif dan signifikan terhadap kinerja, sehingga adanya peningkatan pemberian kompensasi akan meningkatkan kinerja pegawai tenaga kontrak karya STKIP ALMAKSUM LANGKAT. Yang dimana nilai t hitung kompensasi adalah sebesar 2,009 lebih besar dari t tabel sebesar 1,99656. Motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja, dengan kata lain semakin tingginya motivasi, maka akan semakin baik pula kinerja pegawai tenaga kontrak karya STKIP ALMAKSUM LANGKAT. Yang dimana nilai t hitung motivasi adalah sebesar 2,474 lebih besar dari t tabel sebesar 1,99656. Budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja, semakin baik budaya organisasi, maka akan semakin baik kinerja pegawai tenaga kontrak karya STKIP ALMAKSUM LANGKAT. Yang dimana nilai t hitung budaya organisasi adalah sebesar 3,057 lebih besar dari t tabel sebesar 1,99656. Kompensasi, motivasi dan budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai tenaga kontrak karya STKIP ALMAKSUM LANGKAT, dengan kata lain semakin baik pemberian kompensasi, semakin tinggi motivasi dan semakin baik budaya organisasi, maka akan semakin baik pula kinerja pegawai tenaga kontrak karya STKIP ALMAKSUM LANGKAT. Dimana dilihat dari koefisien determinasi dalam nilai R Square adalah sebesar 0.824 (82.4%) dan sisanya sebesar 17.6 %. Artinya 82.4 % kinerja dipengaruhi oleh ketiga variabel bebas yaitu kompensasi, motivasi dan budaya organisasi, sedangkan 17.6% dipengaruhi oleh faktor-faktor lainnya.
PELATIHAN PEMBUATAN SIRUP HOMEMADE BERSAMA IBU -IBU KELOMPOK BCC Unita Sukma Zuliani
JURNAL PhysEdu (PHYSICS EDUCATION) Vol 2 No 3 (2020): Vol 2 No 3 November 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/physedu.v2i3.4366

Abstract

Kegiatan ini merupakan program pengabdian masyarakat yaang dilakukan oleh kelompok ibu-ibu sebagai sarana silaturahmi dan saling berbagi ilmu. Sebagai kelompok ibu-ibu tentunya kegiatan yang dilakukan adalah kegiatan yang berkaitan dengan rumah tangga untuk mempermudah segala urusan rumah tangga dan tentunya menghasilkan produk yang aman dan nyaman bagi keluarga. Kebiasaan keluarga tentu berbeda dengan yang lain. Namun tentu setiap keluarga minum. Minuman yang tersedia di luaran pasti sudah memiliki kadar gizi dan kondisi yang baik. Tapi, sebagai ibu rumah tangga tentunya ibu-ibu kelompok BCC ingin menyiapkan yang terbaik untuk keluarganya. Maka dari itu dibuatlah minuman handmade yang bernilai gizi tinggi memiliki rasa yang enak dan aman bagi kesehatan. Sirup adalah cairan berkadar gula tinggi. Sirup yang disiapkan dimasyarakat dalam kemasan tentu sudah memiliki nilai yang tepat. Sirup memiliki banyak varian rasa. Mulai dari buah, sayur, dan lain-lain. Salah satunya sirup rasa jeruk. Untuk rasa Sirup jeruk dapat disimpan lama tanpa penambahan bahan pengawet dan tanpa proses sterilisasi dalam pengemasnnya karena tingginya kadar gula (67,5%) dan rendahnya pH (di bawah 4,0). Pembuatan sirup jeruk cukup mudah, dan dapat dikerjakan dengan alat-alat sederhana.

Page 6 of 24 | Total Record : 234