cover
Contact Name
Mustakim Sagita
Contact Email
mustakim_sagita@sagita.or.id
Phone
+6281360046356
Journal Mail Official
sagita_academia@sagita.or.id
Editorial Address
Sagita Akademia Maju Editorial Address : Sagita Building, Second Floor, Padat Karya Street, No. 05 Pidie - Aceh 24183. Email: sagita_academia@sagita.or.id / futureacademia377@gmail.com
Location
Kab. pidie,
Aceh
INDONESIA
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced
ISSN : 3026166X     EISSN : 30257905     DOI : https://doi.org/10.61579/future
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced is an open-access, peer-reviewed journal and is rated according to international publication standards published by Yayasan Sagita Akademia Maju, Indonesia. Future Academia is dedicated to developing studies of academics with multidisciplinary research backed by solid empirical evidence. It is hoped that it will provide a reference and guidance to improve and disseminate scientific knowledge and academic potential. Future Academia is expected to have a positive impact on individuals and society.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 402 Documents
Nilai-Nilai Religius Tasawuf dalam Metode Tarekat (Studi atas Praktik Tarekat Naqsyabandiyah Pimpinan Prof. Dr. H. SS. Kadirun Yahya. M.A.) Budi Hermanto; Siti Latifah
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 4 No. 2 (2026): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v4i2.863

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis nilai-nilai religius tasawuf yang termanifestasi dalam praktik metode tarekat, khususnya Tarekat Naqsyabandiyah Pimpinan Prof.Dr.H.SS.Kadirun Yahya MA di Medan. Tasawuf sebagai dimensi esoteris Islam menekankan penyucian jiwa (tazkiyatun nafs) untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Proses ini memerlukan metode (thariqah) yang terstruktur dan terarah, yang diwujudkan dalam institusi tarekat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipan, wawancara mendalam dengan Mursyid, Guru Pembimbing, dan para santri, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode tarekat mengandung nilai-nilai religius yang mendalam, yang terklasifikasi menjadi: (1) Nilai Ketauhidan (Mengesakan Allah), (2) Nilai Disiplin Spiritual (Mujahadah dan Riyadhah), (3) Nilai Akhlakul Karimah (Penyempurnaan Akhlak), (4) Nilai Komunal dan Sosial (Ukhuwwah Islamiyah), dan (5) Nilai Ketaatan dan Kepatuhan Spiritual (Ittiba' al-Mursyid). Nilai-nilai ini tidak hanya bersifat individual tetapi juga membentuk komunitas spiritual yang kokoh. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode tarekat berfungsi sebagai kendaraan efektif untuk internalisasi dan aktualisasi nilai-nilai religius tasawuf dalam kehidupan sehari-hari, yang pada akhirnya bertujuan untuk mencapai ma‟rifatullah dan keridhaan-Nya.
Spiritual Kaum Sufi dalam Menapaki Jalan Tariqat Surianto; Syarifuddin
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 4 No. 2 (2026): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v4i2.864

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengalaman spiritual kaum Sufi dalam menapaki jalan tarekat di tengah tantangan modern, dengan fokus pada proses transformasi, hambatan internal- eksternal, peran mursyid, dan aktualisasi konsep tasawuf klasik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi dan etnografi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap 20 salikin dan 2 mursyid Tarekat Naqsyabandiyah pimpinan Prof.Dr.H.SS. Kadirun Yahya MA, observasi partisipatif selama 6 bulan, dan studi dokumen. Analisis data menggunakan analisis tematik Braun & Clarke. Proses transformasi spiritual berpusat pada disiplin dzikir, mujahadah an-nafs, dan ketaatan kepada mursyid. Tantangan utama meliputi: (1) internal: distraksi digital (78% salikin mengakui gangguan gawai), godaan ujub; (2) eksternal: tekanan ekonomi-budaya modern, krisis otoritas mursyid (hanya 38% memiliki sanad terverifikasi), dan komersialisasi spiritual. Mursyid berperan sentral sebagai penjaga otentisitas jalan spiritual, meski menghadapi fragmentasi komunitas. Konsep maqamat teraktualisasi dalam perubahan perilaku berkelanjutan, sedangkan ahwal lebih sering dialami sebagai pengalaman sementara (dzauq). Spiritualitas Sufi dalam tarekat kontemporer mengalami transformasi adaptif namun tetap mempertahankan inti esoterisnya. Keberhasilan suluk sangat bergantung pada kualitas bimbingan mursyid, ketahanan komunitas, dan kemampuan salikin mengelola tantangan modern. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan model tarbiyah ruhiyah yang kontekstual di era digital.
Undiagnosed Gestational Diabetes Mellitus and Its Impact on Maternal and Perinatal Outcomes: A Systematic Review Ardini Sabrina; Cut Meurah Yeni; Iqbal Aryo Pravasta
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 4 No. 2 (2026): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v4i2.870

Abstract

Gestational diabetes mellitus (GDM) was a common metabolic disorder during pregnancy associated with significant maternal and neonatal morbidity. Although outcomes of diagnosed and treated GDM had been well established, some cases remained unrecognized because of variations in screening implementation and diagnostic thresholds. This study aimed to evaluate the association between undiagnosed GDM and adverse maternal and perinatal outcomes. A systematic review was conducted in accordance with PRISMA guidelines. PubMed, ScienceDirect, and Google Scholar were searched for eligible observational studies. Undiagnosed GDM was categorized into four subtypes: diagnostic misclassification, mild untreated hyperglycemia with one abnormal oral glucose tolerance test value, late-diagnosed GDM, and postpartum reclassified diabetes. Methodological quality was assessed using the Newcastle–Ottawa Scale. Where comparable adjusted effect estimates were available, a random-effects meta-analysis was performed; otherwise, findings were synthesized narratively. Fourteen observational studies were included. Undiagnosed GDM was consistently associated with increased risks of hypertensive disorders, cesarean delivery, large-for-gestational-age infants, neonatal morbidity, and perinatal mortality in some cohorts. A meta-analysis of four studies showed a significantly increased risk of large-for-gestational-age infants among undiagnosed cases (pooled odds ratio = 1.77; 95% confidence interval: 1.41–2.23), with substantial heterogeneity. In several analyses, outcomes among undiagnosed cases were comparable to or more severe than those in diagnosed and treated GDM. Undiagnosed gestational dysglycemia was associated with elevated maternal and perinatal morbidity. Improving antenatal screening, diagnostic harmonization, and timely identification of hyperglycemia during pregnancy were important to reduce preventable complications.
Peran Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana Kabupaten Sidoarjo dalam Pemberdayaan Masyarakat melalui Sosialisasi Program Pengendalian Penduduk Diya Kurnia Meilia Aslim
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 4 No. 2 (2026): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v4i2.774

Abstract

Tingkat pertumbuhan populasi yang terus melonjak dan kesadaran masyarakat yang masih minim terkait pentingnya mengatur jumlah anggota keluarga menjadi masalah yang masih dihadapi di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Sidoarjo. Oleh karena itu, pemerintah setempat perlu aktif dalam membangun kapasitas masyarakat melalui program-program yang berkelanjutan. Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (P3AKB) Kabupaten Sidoarjo memiliki peranan penting dalam menyebarluaskan informasi tentang program pengendalian populasi kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana Dinas P3AKB Sidoarjo mendukung masyarakat melalui kegiatan sosialisasi program pengendalian populasi. Penelitian ini menggunakan Model Implementasi Kebijakan dari George C. Edwards III, mengingat tingginya angka kelahiran dan rendahnya pemahaman masyarakat tentang pentingnya pengendalian populasi serta penundaan usia menikah. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi lapangan selama melaksanakan program magang di bidang pengendalian populasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas P3AKB berfungsi sebagai fasilitator, pengajar, dan pendorong dalam meningkatkan kesadaran serta partisipasi masyarakat mengenai isu kependudukan.
Guilty Feeling Wanita Dewasa Awal Dalam Konflik Interpersonal dengan Teman Dekat di Desa Talaitad Utara Kabupaten Minahasa Selatan Melkian Naharia; Jofie Hilda Mandang; Angeli Gloria Kondoj
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 4 No. 2 (2026): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v4i2.865

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memhami pengalaman bersalah pada Wanita dewasa awal yang mengalami konflik interpersonal dengan teman dekat di Desa Talaitad Utara. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi Cresswell untuk menggali makna mendalam dari pengalaman subjektif partisipan. Dua Wanita dewasa awal berusia 22 dan 23 tahun menjadi partisipan penelitian, dengan data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa konflik interpersonal terjadi akibat kesalahpahaman komunikasi dan perbedaan pendapat dalam hubungan pertemanan. Perasaan bersalah yang muncul meliputi rasa tidak nyaman, penyesalan, kecanggungan sosial, serta dorongan untuk memperbaiki hubungan. Penelitian ini juga menemukan dua polautama, yaitu rasa bersalah yang menetap ketika rekonsiliasi tidak tercapai, serta rasa bersalah yang bersifat adaptif ketika permintaan maaf diterima. Faktor-faktor yang mempengaruhi perasaan bersalah antara lain kualitas hubungan, respons sosial teman, serta kemampuan refleks diri. Penelitian ini memberikan Gambaran bahwa rasa bersalah merupakan emosi moral yang penting dalam menjaga kualitas hubungan interpersonal pada Wanita dewasa awal.
Dari Scroll to Checkout: Live Streaming, FOMO, dan Impulse Buying Mahasiswa FISIP Universitas Sumatera Utara di TikTok Shop Annisa Putri Arneliani; Christian Frizy Haloho; Feby Emanuela Karo Karo; Jorenta Ginting; Renata Florenika Br Sembiring; Onan Marakali Siregar; Ummi Salamah Sitorus
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 4 No. 2 (2026): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v4i2.886

Abstract

This study analyzes the influence of live streaming and Fear of Missing Out (FOMO) on impulsive purchases among students of the Faculty of Social and Political Sciences (FISIP) at the University of North Sumatra who are TikTok Shop users. The development of social commerce through TikTok Shop has driven changes in consumer behavior, especially among students, in making spontaneous purchases due to digital interactions and emotional impulses. This study is quantitative with an associative causality design. The population includes active FISIP students from the 2022–2025 intake who use TikTok Shop, with a sample of 100 respondents selected through purposive sampling. Data were collected through an online questionnaire based on a 5-point Likert scale and analyzed using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) with SmartPLS. The results showed that FOMO had a positive and significant influence on impulsive purchases (t-statistic = 9.570; p < 0.001), as did live streaming (t-statistic = 2.927; p < 0.003). The higher the FOMO and engagement in live streaming, the greater the tendency to make impulse purchases. This research contributes to the study of digital consumer behavior, specifically social commerce and impulse buying among college students. The findings suggest that students' impulse purchases on TikTok Shop are influenced not only by the interactive features of live streaming but also by psychological pressures such as the fear of missing out on opportunities, trends, or limited promotions.
Implementasi Kebijakan Pemerintah Daerah untuk Dana Hibah Pembangunan Fasilitas Keagamaan oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekertariat Daerah Kabupaten Mojokerto Hafisa Fitri Pramaisheila; Rosyidatuzzahro Anisykurlillah
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 4 No. 2 (2026): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v4i2.755

Abstract

Penelitian kualitatif ini menganalisis implementasi kebijakan pemberian dana hibah pembangunan fasilitas keagamaan oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Mojokerto. Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus dengan kerangka analisis implementasi kebijakan George C. Edwards III yang meliputi aspek komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kebijakan dana hibah secara administratif telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan normatif dan Standar Operasional Prosedur (SOP) pencairan dana hibah serta dijalankan secara berurutan. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan kendala pada aspek sumber daya berupa keterbatasan kapasitas aparatur dan waktu pelaksanaan, serta pada aspek struktur birokrasi yang berlapis. Selain itu, aspek komunikasi menunjukkan masih terbatasnya pemahaman sebagian penerima hibah terhadap prosedur pencairan, sementara disposisi aparatur relatif mendukung dengan variasi sikap penerima hibah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi kebijakan dana hibah telah mengikuti prosedur yang ditetapkan, namun masih memerlukan penguatan komunikasi dan peningkatan kapasitas pelaksana.
Pengaruh Pemberian Cairan Isotonik Terhadap Vital Sign Setelah Melakukan Aktivitas Fisik Pada Mahasiswa Kedokteran Universitas Abulyatama Angkatan 2023 dan 2024 Ula ‘Azizah; Aditya Chandra; Andri
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 4 No. 2 (2026): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v4i2.770

Abstract

Latar Belakang: Selama melakukan aktivitas fisik, tubuh bekerja lebih keras sehingga membutuhkan lebih banyak oksigen dan nutrisi untuk disalurkan ke otot. Kondisi ini menyebabkan peningkatan tekanan darah,  denyut nadi, dan  frekuensi pernapasan. Cairan isotonik mengandung elektrolit dan gula dalam konsentrasi yang mirip dengan cairan tubuh, sehingga dapat dengan cepat diserap dan membantu mengembalikan keseimbangan cairan dan elektrolit. Tujuan: pada penelitian ini untuk melihat pengaruh pemberian cairan isotonik terhadap tekanan darah, denyut nadi, dan frekuensi pernapasan pada aktivitas fisik mahasiswa kedokteran universitas abulyatama angkatan 2023 dan 2024. Metode: Jenis penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan desain penelitian quasi eksperimental dengan pretest-posttest control group design. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Sampel pada penelitian ini sebanyak 46 orang yang terbagi menjadi 23 orang kelompok kontrol dan 23 orang kelompok intervensi. Analisis data menggunakan uji t-test. Hasil: menunjukkan terdapat pengaruh pemberian cairan isotonik terhadap perubahan tekanan darah setelah melakukan aktivitas fisik dengan nilai signifikansi 0,012 < 0,05 dan tidak terdapat pengaruh pemberian cairan isotonik terhadap perubahan denyut nadi dan frekuensi pernapasan dengan nilai signifikansi 0,448 > 0,05 dan 1,000 > 0,05. Kesimpulan: Pemberian cairan isotonik berpengaruh signifikan terhadap perubahan tekanan darah setelah aktivitas fisik, namun tidak berpengaruh signifikan terhadap denyut nadi dan frekuensi pernapasan pada mahasiswa kedokteran Universitas Abulytama angkatan 2023 dan 2024
Implementasi Aplikasi Sistem Informasi Administrasi Pembangunan Hibah (SIAPBAH) di Bidang Pembangunan Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur Rifqy Akmal Fauzan; Muhammad Agus Muljanto
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 4 No. 2 (2026): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v4i2.772

Abstract

Penelitian ini menganalisis implementasi aplikasi Sistem Informasi Administrasi Pembangunan Hibah (SIAPBAH) sebagai upaya mengatasi permasalahan pengelolaan arsip administrasi dana hibah pembangunan infrastruktur yang sebelumnya masih tersebar dan sulit dilacak. Metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif digunakan untuk menganalisis implementasi kebijakan berdasarkan teori George C. Edward III yang mencakup empat variabel: komunikasi, sumber daya, disposisi pelaksana, dan struktur birokrasi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi, kemudian diolah menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman. Temuan menunjukkan bahwa komunikasi kebijakan melalui forum rapat dan platform digital telah membangun pemahaman tentang fungsi dan kegunaan SIAPBAH, meskipun belum ada panduan teknis tertulis yang menyebabkan pemahaman operasional belum sepenuhnya seragam. Ketersediaan pegawai dan program pelatihan teknis mendukung operasional aplikasi, meskipun masih ditemukan kesenjangan kemampuan digital dan hambatan infrastruktur. Disposisi pelaksana yang positif menjadi modal utama karena pegawai merasakan manfaat langsung dan menunjukkan disiplin dalam mengelola arsip digital. Namun, ketiadaan standar operasional prosedur dan pembagian tugas formal dalam struktur birokrasi menyebabkan alur kerja masih bergantung pada praktik informal. Penelitian menyimpulkan bahwa SIAPBAH memiliki potensi besar dalam mendukung efisiensi dan akuntabilitas pengelolaan hibah, dengan catatan perlunya penguatan kapasitas teknis, perbaikan infrastruktur, dan formalisasi prosedur agar implementasinya lebih optimal dan berkelanjutan.
Efektivitas Kebijakan Pembebasan Lahan Pada Proyek Pelebaran Jalan Raya Manyar Gresik Amanda Putri Nabilla; Singgih Manggalou
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 4 No. 2 (2026): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v4i2.775

Abstract

Pelebaran Jalan Raya Manyar di Kabupaten Gresik merupakan proyek strategis nasional yang bertujuan meningkatkan kapasitas jalan, mengurangi kemacetan, serta mendukung konektivitas menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE). Pelaksanaan proyek ini tidak terlepas dari kebijakan pembebasan lahan yang memiliki kompleksitas tinggi, terutama terkait status kepemilikan tanah, proses ganti rugi, dan dampak sosial terhadap masyarakat terdampak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kebijakan pembebasan lahan pada proyek pelebaran Jalan Raya Manyar Gresik. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, serta studi kepustakaan. Analisis efektivitas kebijakan didasarkan pada lima indikator efektivitas kebijakan menurut Riant Nugroho, yaitu ketepatan kebijakan, ketepatan pelaksana, ketepatan sasaran, ketepatan lingkungan, dan ketepatan proses. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pembebasan lahan telah dilaksanakan sesuai dengan landasan hukum yang berlaku, khususnya Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2012 dan Peraturan Presiden Nomor 80 Tahun 2019. Sepanjang tahun 2023 hingga 2025, total lahan yang berhasil dibebaskan mencapai 10.472 m² dengan melibatkan berbagai pihak, baik perorangan, badan usaha, maupun fasilitas umum. Meskipun masih ditemukan kendala seperti perbedaan persepsi nilai ganti rugi dan keterbatasan legalitas lahan, secara umum kebijakan pembebasan lahan dinilai cukup efektif dalam mendukung kelancaran pelaksanaan proyek pelebaran jalan. Kebijakan ini berkontribusi positif terhadap peningkatan kualitas infrastruktur jalan serta mendukung pertumbuhan ekonomi dan mobilitas di Kabupaten Gresik.