cover
Contact Name
Mustakim Sagita
Contact Email
mustakim_sagita@sagita.or.id
Phone
+6281360046356
Journal Mail Official
sagita_academia@sagita.or.id
Editorial Address
Sagita Akademia Maju Editorial Address : Sagita Building, Second Floor, Padat Karya Street, No. 05 Pidie - Aceh 24183. Email: sagita_academia@sagita.or.id / futureacademia377@gmail.com
Location
Kab. pidie,
Aceh
INDONESIA
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced
ISSN : 3026166X     EISSN : 30257905     DOI : https://doi.org/10.61579/future
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced is an open-access, peer-reviewed journal and is rated according to international publication standards published by Yayasan Sagita Akademia Maju, Indonesia. Future Academia is dedicated to developing studies of academics with multidisciplinary research backed by solid empirical evidence. It is hoped that it will provide a reference and guidance to improve and disseminate scientific knowledge and academic potential. Future Academia is expected to have a positive impact on individuals and society.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 305 Documents
Tingkat Kepuasan Pasien Peserta BPJS Kesehatan Terhadap Pelayanan Rawat Jalan di Rumah Sakit Umum Teungku Fakinah Rahmi, Novina; Rahmayanti , Yuni; Atika , Ratih Ayu
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 4 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i4.784

Abstract

Pelayanan kesehatan rawat jalan merupakan salah satu layanan utama rumah sakit yang berperan penting dalam menjaga mutu pelayanan kesehatan. Kepuasan pasien menjadi salah satu indikator nasional mutu pelayanan di rumah sakit, terutama bagi peserta BPJS Kesehatan yang jumlah kunjungannya terus meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien peserta BPJS Kesehatan terhadap pelayanan rawat jalan di Rumah Sakit Umum Teungku Fakinah. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan menggunakan kuesioner berbasis dimensi SERVQUAL. Analisis data dilakukan secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan di RSU Teungku Fakinah secara umum dinilai baik oleh pasien peserta BPJS Kesehatan di kelima dimensi SERVQUAL, dengan responsiveness (91,6%), assurance (90,5%), emphaty (89,5%), reliability (87,4%), dan tangibles (84,2%). Tingkat kepuasan pasien secara keseluruhan berada dalam kategori tinggi (86,3%).
Hubungan Durasi Kerja dan Beban Kerja Terhadap Tingkat Nyeri pada Pasien Shoulder Pain di Rumah Sakit Umum Cempaka Lima Zulfina, Sari; Rizkidawati; Khatab
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 4 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i4.785

Abstract

Shoulder pain merupakan salah satu gangguan muskuloskeletal yang sering dialami dan berkaitan erat dengan faktor pekerjaan, khususnya durasi kerja yang panjang dan beban kerja fisik yang berat. Kondisi ini tidak hanya menimbulkan nyeri, tetapi juga dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, menurunkan produktivitas, serta berdampak pada kualitas hidup penderita. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara durasi kerja dan beban kerja terhadap tingkat nyeri pada pasien shoulder pain di Rumah Sakit Umum Cempaka Lima. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 38 pasien shoulder pain yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi, dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur yang mencakup karakteristik responden, durasi kerja, beban kerja, serta tingkat nyeri yang diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Analisis data dilakukan secara univariat untuk melihat distribusi frekuensi, bivariat menggunakan uji Mann-Whitney, serta multivariat dengan regresi logistik ordinal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berusia 56–65 tahun, berjenis kelamin perempuan, dan bekerja sebagai ibu rumah tangga. Sebagian besar responden bekerja ≤8 jam per hari, namun responden dengan durasi kerja ≥8 jam cenderung mengalami tingkat nyeri yang lebih berat. Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan signifikan antara durasi kerja dan tingkat nyeri (p=0,003), serta antara beban kerja dan tingkat nyeri (p=0,012). Analisis multivariat menunjukkan bahwa durasi kerja ≥8 jam meningkatkan risiko nyeri lebih berat secara signifikan (OR=16,78), sedangkan beban kerja sering juga meningkatkan risiko nyeri (OR=9,55). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa durasi kerja dan beban kerja memiliki hubungan yang signifikan dengan tingkat nyeri pada pasien shoulder pain, dengan durasi kerja sebagai faktor yang paling berpengaruh.
Hubungan Konsumsi Jajanan Kantin Sekolah Dengan Status Gizi Siswa dan Tingkat Kebutuhan Kalori Harian Sekolah Dasar Abulyatama Kamila, Nizla Rizkal; Maulanza, Hady; Emiralda
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 4 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i4.786

Abstract

Konsumsi jajanan di kantin sekolah yang kurang sehat dapat memengaruhi status gizi dan kebutuhan kalori harian siswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara konsumsi jajanan kantin sekolah dengan status gizi dan tingkat kebutuhan kalori harian siswa Sekolah Dasar Abulyatama. Penelitian ini menggunakan desain analitik kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 50 siswa kelas V dan VI di SD Abulyatama yang diambil menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara food recall 24 jam, pengukuran antropometri (IMT/U), serta perhitungan kebutuhan kalori menggunakan rumus Harris-Benedict. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 34% siswa memiliki konsumsi jajanan tinggi, 24% berstatus gizi lebih, dan 14% memiliki kebutuhan kalori tinggi. Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara konsumsi jajanan kantin dengan status gizi (p = 0,026) dan kebutuhan kalori harian (p = 0,034). Maka, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara konsumsi jajanan kantin sekolah dengan status gizi dan tingkat kebutuhan kalori harian siswa. Konsumsi jajanan tinggi cenderung meningkatkan risiko gizi lebih dan kebutuhan kalori yang lebih tinggi.
Hubungan Tingkat Stres Terhadap Motivasi Mahasiswa Dalam Menyelesaikan Skripsi Pada Mahasiswa Tingkat Akhir di Fakultas Kedokteran Universitas Abulyatama Sulti, Deviana; Andri; Martafari, Cut Ana
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 4 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i4.787

Abstract

Stres adalah respon tubuh terhadap tuntutan internal maupun eksternal yang memengaruhi kondisi fisik, psikologis, dan perilaku, sedangkan motivasi merupakan dorongan mental yang menggerakkan individu untuk mencapai tujuan. Mahasiswa tingkat akhir sering menghadapi stres dalam proses penyusunan skripsi yang berpotensi memengaruhi motivasi belajar. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan tingkat stres terhadap motivasi mahasiswa tingkat akhir di Fakultas Kedokteran Universitas Abulyatama. Penelitian menggunakan desain observasional dengan pendekatan cross sectional, dilaksanakan pada Juli 2024 dengan instrumen Depression Anxiety Stress Scale (DASS 42) untuk mengukur stres dan kuesioner skala Likert untuk menilai motivasi. Sampel penelitian sebanyak 63 mahasiswa ditentukan dengan metode total sampling. Analisis data menggunakan uji Chi-square dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden mengalami stres sangat berat (46,0%) dan sebagian besar memiliki motivasi tinggi (58,7%). Uji Chi-square menghasilkan nilai p = 0,213 (p > 0,05), yang berarti tidak terdapat hubungan signifikan antara tingkat stres dengan motivasi mahasiswa dalam menyelesaikan skripsi. Kesimpulannya, meskipun mahasiswa mengalami stres cukup tinggi, hal tersebut tidak memengaruhi motivasi mereka secara langsung. Faktor lain seperti dukungan sosial, kondisi pribadi, dan kualitas bimbingan akademik diduga lebih berpengaruh terhadap motivasi mahasiswa.
Hubungan Penggunaan Gadget dengan Kejadian Miopia dan Astigmatisme pada Remaja di Poli Mata Rumah Sakit Pertamedika Ummi Rosnati Banda Aceh Ulhaq, Nabila Dhiya; Andriaty, Syarifah Nora; Zuheri
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 4 No. 1 (2026): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v4i1.809

Abstract

Penggunaan gadget yang meningkat di kalangan remaja menimbulkan kekhawatiran terhadap kesehatan mata, terutama risiko terjadinya miopia dan astigmatisme. Faktor seperti durasi, jarak, dan posisi penggunaan gadget diduga berpengaruh terhadap gangguan refraksi ini. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara durasi, jarak, dan posisi penggunaan gadget dengan kejadian miopia dan astigmatisme pada remaja di Poli Mata Rumah Sakit Pertamedika Ummi Rosnati Banda Aceh. Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan desain cross sectional. Sampel berjumlah 96 responden remaja yang menderita miopia atau astigmatisme. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan pemeriksaan visus, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-square. Sebagian besar responden berusia 17–21 tahun (64,6%) dan berjenis kelamin perempuan (77,1%). Mayoritas menggunakan gadget >3 jam/hari (58,3%), dengan jarak pandang <30 cm (65,6%), dan posisi berbaring (52,1%). Namun, hasil uji statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara durasi, jarak, maupun posisi penggunaan gadget dengan kejadian miopia dan astigmatisme (p>0,05).