cover
Contact Name
Nurul Arifiyanti
Contact Email
nurularifiyanti@uny.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpafip@uny.ac.id
Editorial Address
Jalan Colombo No. 1, Karangmalang, Yogyakarta, 55281, Indonesia
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Anak
ISSN : 23026804     EISSN : 25794531     DOI : 10.21831
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pendidikan Anak is research, study and analysis related to early childhood include; development of moral and religious values, physical motor development, emotional social development, cognitive development, language development, artistic and creative development, parenting, parenting, management institution of early childhood education, early child development assessment, child development psychology, child empowerment, learning strategy, Educational tool play, instructional media, innovation in early childhood education and various fields related to Early Childhood Education.
Articles 243 Documents
Permainan literasi untuk anak-anak Martha Christianti
Jurnal Pendidikan Anak Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v12i1.61137

Abstract

Salah satu permasalahan literasi di Indonesia adalah minimalnya variasi kegiatan, dan media yang dapat mendukung perkembangan literasi. Tulisan ini bertujuan untuk mendiskripsikan bagaimana menciptakan strategi literasi untuk mendukung anak dalam mengembangkan literasi sambil bermain dalam penelitian tindakan untuk anak-anak di TK. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk melihat pertumbuhan literasi setiap anak yang mengikuti kegiatan bermain dengan literasi yang dilakukan setiap hari di kelas yang mengeksplorasi kemampuan menyimak, berbicara, membaca dan menulis. Metode penelitian ini yaitu penelitian tindakan kelas. Penelitian dilakukan selama enam bulan di kelas B. Analisis data dilakukan dalam bentuk analisis konteks dengan metode triangulasi memadukan temuan dari hasil wawancara, pengamatan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan literasi yang diciptakan secara kolaboratif antara peneliti dari universitas dengan guru dapat menumbuhkan literasi anak-anak. Permainan literasi tersebut dilakukan secara berkelompok dan berpasangan. Anak belajar sambil bermain melalui teman sebaya, memupuk motivasi literasi anak, dan merangsang kreativitas guru untuk mengembangkan pembelajaran yang mendukung literasi anak agar bertumbuh secara spesifik pada masing-masing anak secara berbeda.
Pembelajaran batik tetes lilin sebagai alternatif teknik membatik sederhana pada mahasiswa PAUD Prayitno Prayitno
Jurnal Pendidikan Anak Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v8i1.26678

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan atau menggambarkan bagaimana pembelajaran membuat batik dengan teknik tetes lilin terhadap mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa PAUD salah satu Perguruan Tinggi Negeri di Yogyakarta, sebanyak 36 mahasiswa. Batik tetes lilin adalah teknik membatik pada kain dengan menggunakan media tetesan lilin sebagai perintang warna dan media untuk menghasilkan motif (pengganti canting). Dari hasil penelitian yang didapat menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiwa PAUD ini dapat membuat batik tetes lilin. Hal itu dapat dilihat dari hasil karya yang dibuat oleh mahasiswa PAUD tersebut. Hasil karya mahasiswa yang mendapat kriteria Baik 53%, kriteria Cukup 33%, dan Kurang 14%. Pembelajaran batik tetes lilin ini dapat dijadikan sebagai alternatif pembelajaran membatik sederhana. Setelah melakukan pembelajaran batik dengan teknik tetes lilin ini, diharapkan Mahasiswa PAUD ketika sudah mengajar dapat mengaplikasikannya terhadap anak didiknya nanti di sekolah. Pembelajaran batik sederhana ini sebagai referensi Mahasiswa PAUD, dapat dikembangkan lagi dan dapat disesuaikan dengan kondisi anak didiknya nanti. AbstractThe purpose of this research was to descript or to describe learning to make a batik with drops candle technic to Early Childhood Education college students. The method of this research used described method. The subject of this research is Early Childhood Education student colleges one of the Public Universities in Yogyakarta, as many 36 student colleges. Batik Tetes Lilin is technique to make batik on fabric with use candle drops as covering the color and media to produce the motives (replacement of canting). Results of research obtained shows that most of the Early Childhood Education student colleges can be make a Batik Tetes Lilin. The creation student colleges have got good criteria is 53%, enough criteria is 33%, and less criteria is 14%. Learning of Batik Tetes Lilin can be used as alternative learning to make simple batik. After did learning of batik with drops candle technic, expected the Early Childhood Education college student’s can apply to students at school. Learning of simple batik as an reference Early Childhood Education college students, can be develop again and can adjust with condition of students. 
Peningkatan Kemampuan Membaca Anak TK Kelompok B melalui Media Gambar di TK PKK Tunas Kartini Moyudan Sleman Yogyakarta Theresia Supriyanti
Jurnal Pendidikan Anak Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v3i1.3052

Abstract

Artikel ini membahas tentang cara meningkatkan kemampuan berbahasa melalui media gambar. Penelitian dilakukan di TK PKK Tunas Kartini Moyudan Sleman Yogyakarta. Dengan pembelajaran kemampuan membaca dengan media gambar secara kelompok anak diajak untuk melakukan permainan mencocokkan gambar dengan kata dan guru bertindak sebagai fasilitator dan motivator. Kreatifitas anak rasa tidak percaya diri, anak dapat diatasi dan kemampuan menbaca anak meningkat serta suasana pembelajaran menjadi menarik dan menyenangkan. Kata kunci: kemampuan membaca permulaan, media gambar
MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU DALAM MENYUSUN RKH DALAM PEMBELAJARAN BCCT Airin Setyarini
Jurnal Pendidikan Anak Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v4i2.12351

Abstract

Sebuah kegiatan pembelajaran dalam PAUD tanpa adanya Rencana Kegiatan Harian (RKH) tentu akan menghambat kelancaran proses pembelajaran dan tujuan dari kegiatan pembelajaran juga tidak akan tercapai. Kehadiran kepala sekolah baru memberi warna yang berbeda dengan mengubah pembelajaran yang tadinya klasikal menjadi bentuk sentra. Dengan bimbingan dan pelatihan para guru di TK N Pratama Malinau mulai dapat membuat RKH dan menerapkannya dalam pembelajaran.Kata Kunci: pembelajaran, sentra, Taman Kanak-kanak 
Pengaruh Kreativitas Guru Terhadap Kemampuan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun di RA Azzahra Lampung Timur Sefriyanti Sefriyanti; Ibrahim Ibrahim
Jurnal Pendidikan Anak Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v11i1.46415

Abstract

Kemampuan kognitif anak merupakan salah satu aspek perkembangan yang perlu diberikan stimulasi oleh guru dengan menggunakan kreativitasnya selama pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kreativitas guru terhadap kemampuan kognitif anak usia 5-6 tahun di RA Azzahra Way Jepara Lampung Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Sampel penelitian ini menggunakan satu kelompok kelas sejumlah 15 anak usia 5-6 tahun dan guru usia 5-6 tahun. Teknik pengambilan data menggunakan tes kemampuan kognitif anak dari hasil kreativitas guru dalam kegiatan pembelajaran. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas data menggunakan Kolmogorov smirnov dan Uji prasyarat menggunakan paired sample T-test melalui aplikasi SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh kreativitas guru terhadap kemampuan kognitif anak. Hasil uji hipotesis analisis paired sample T-test menunjukkan nilai signifikansi 0,0010,005, maka hipotesis diterima artinya terdapat pengaruh kreativitas guru terhadap kemampuan kognitif anak usia 5-6 tahun di RA Azzahra.
PENGEMBANGAN TEMA PEMBELAJARAN UNTUK TAMAN KANAK-KANAK Ika Budi Maryatun
Jurnal Pendidikan Anak Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v6i1.15679

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menjabarkan langkah-langkah pengembangan tema pembelajaran di Taman Kanak-kanak. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian literasi untuk menggali berbagai teori tentang pengembangan tema. Hasil dari kajian adalah langkah pengembangan tema yang meliputi tiga langkah utama, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan tindak lanjut. Langkah persiapan berisi analisis sumber tema. Langkah pelaksanaan meliputi :(1) memilih topik sebagai tema; (2) brainstorming tentang tema; (3) mencari literatur; (4) mengembangkan tema besar menjadi tema kecil; (5) menyusun konsep pengetahuan; (6) menentukan puncak tema; dan (7) melaksanakan tema. Langkah tindak lanjut berisi evaluasi pelaksanaan tema. Kata kunci: Tema pembelajaran, taman kanak-kanak
Pendidikan Karakter untuk Anak Usia Dini Slamet Suyanto
Jurnal Pendidikan Anak Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v1i1.2898

Abstract

Menumbuhkembangkan nilai-nilai universal dan mengembangkan karakter bangsa sebaiknya dimulai sejak usia dini. Anak usia dini dalam perkembangan yang paling cepat dalam berbagai aspek termasuk aspek agama, moral, sosial, intelektual, dan emosi. Perlakuan pendidikan yang diberikan pada usia dini diyakini akan terpateri kuat di dalam hati dan pikiran anak yang jernih. Jika anak didik dengan baik, diberi contoh yang baik, dan dibiasakan hidup dengan nilai dan karakter yang baik, maka mereka cenderung menjadi orang yang baik yang berhati emas, berpikiran positif, dan berbudi mulia. Persoalannya adalah bagaimana mengembangkan karakter yang baik pada anak usia dini? Apa saja tema dan kegiatan yang yang relevan untuk mengembangkan karakter pada anak usia dini?  Bagaimana melakukan asesmen perkembangan karakter pada anak usia dini? Makalah ini menjawab berbagai persoalan tersebut.   Kata kunci: Pendidikan Karakter, PAUD
PENINGKATAN KETERAMPILAN MOTORIK KASAR ANAK USIA 4-5 TAHUN MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL TAMBI-TAMBIAN PENELITIAN TINDAKAN PADA KELOMPOK A DI TK NASIONAL KPS BALIKPAPAN TAHUN 2018 Iis Verawati
Jurnal Pendidikan Anak Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v7i2.24459

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan motorik kasar anak melalui permainan tradisional “Tambi-tambian”. Permainan tradisional sangat bermanfaat bagi perkembangan dasar anak dan melaluinya anak-anak dapat mengenali dan melestarikan budaya lokal. Penelitian ini dilakukan pada 11 anak dari kelompok A di TK Nasional KPS Balikpapan. Prosedur untuk penelitian tindakan ini menggunakan model Kemmis dan McTaggart melalui empat tahap: perencanaa, tindakan dan pengamatan, refleksi. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan keterampilan motorik kasar melalui permainan tradisional ”Tambi-tambian”. Pra tindakan, keterampilan motorik kasar anak adalah 53,41%, setelah dilakukan tindakan keterampilan motorik kasar anak meningkat pada siklus I adalah 68,86%, dan siklus II adalah 81,59%. Permainan tradisional “Tambi-tambian” berkontribusi untuk meningkatkan keterampilan motorik kasar anak. Kata Kunci: keterampilan motorik kasar, permainan tradisional, anak usia 4-5 tahun
Membaca dan Menulis Permulaan Untuk Anak Usia Dini Martha Christianti
Jurnal Pendidikan Anak Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v2i2.3042

Abstract

Tujuan pengembangan bahasa untuk anak usia dini adalah agar anak mampu berkomunikasi dengan orang lain. Komunikasi tersebut dapat dilakukan dengan berbagai cara seperti membaca dan menulis. Dengan demikian, belajar membaca dan menulis sudah dapat diawali sejak usia dini yaitu kesadaran literasi dan eksplorasi dengan lingkungan. Ada beberapa kesiapan yang mempengaruhi anak untuk dapat membaca yaitu kesiapan fisik, kesiapan perceptual, kesiapan kognitif, kesiapan linguistik, kesiapan afektif, dan kesiapan lingkungan. Beberapa kegiatan bermain dapat dirancang pendidik untuk mengembangkan membaca dan menulis permulaan anak disesuaikan dengan tahapan membaca dan menulis dari para ahli. Kata Kunci: baca-tulis permulaan
Hubungan kebiasaan orang tua mendongeng dengan buku dan kemampuan membaca permulaan pada anak usia kelompok B Vera Nur Choirina
Jurnal Pendidikan Anak Vol 9, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v9i1.31354

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara kebiasaan mendongeng dengan buku yang dilakukan oleh orang tua dengan kemampuan membaca permulaan pada anak usia kelompok B (5-6 tahun) di Taman Kanak-kanak yang berada di Kecamatan Depok, Sleman, Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasi. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 60 anak dan 60 orang tua. Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi Product Moment untuk menguji hipotesisnya. Berdasarkan hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara kebiasaan orang tua dalam mendongeng dengan kemampuan membaca permulaan pada anak di Taman Kanak-kanak yang berada di Kecamatan Depok, Sleman, Yogyakarta.Hasil analisis data korelasi product moment, diperoleh nilai sebesar 0,663 dan rtabel 0,330. Dengan taraf signifikan 1%, dilihat dari arah hubungan dikatakan angka koefisien korelasinya bernilai r positif, maka korelasi antara kedua variabel bersifat searah.