cover
Contact Name
Nurul Arifiyanti
Contact Email
nurularifiyanti@uny.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpafip@uny.ac.id
Editorial Address
Jalan Colombo No. 1, Karangmalang, Yogyakarta, 55281, Indonesia
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Anak
ISSN : 23026804     EISSN : 25794531     DOI : 10.21831
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pendidikan Anak is research, study and analysis related to early childhood include; development of moral and religious values, physical motor development, emotional social development, cognitive development, language development, artistic and creative development, parenting, parenting, management institution of early childhood education, early child development assessment, child development psychology, child empowerment, learning strategy, Educational tool play, instructional media, innovation in early childhood education and various fields related to Early Childhood Education.
Articles 243 Documents
PENGEMBANGAN KEMAMPUAN FISIK MOTORIK MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL BAGI ANAK USIA DINI Uswatun Hasanah
Jurnal Pendidikan Anak Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v5i1.12368

Abstract

Anak-anak sangat dekat dengan permainan. Dalam kehidupan sehari-hari, permainan baik tradisional maupun modern selalu dilakukan anak-anak. Permainan yang dilakukan merupakan sesuatu yang dianggap wajib dilakukan sebagai sarana untuk perkembangan fisik motorik bagi Anak Usia Dini. Permainan modern yang sekarang ini sering dimainkan oleh anak-anak di perkotaan lebih cenderung mengasah kemampuan otak daripada kemampuan otot, oleh karena itu kepada para orang tua yang tinggal di perkotaan disarankan lebih memperkenalkan pada anak-anak mengenai jenis-jenis permainan yang lebih melatih kekuatan otot-otot mereka dan permainan tradisional dapat menjadi salah satu solusinya. Permainan tradisionalpun perlahan namun pasti mulai ditinggalkan, karena dianggap kuno serta melelahkan. Padahal jika ditinjau lebih dalam, beragam permainan tradisional secara langsung dapat memberikan kontribusi kepada anak-anak diantaranya berupa: 1) pembentukan fisik yang sehat, bugar, tangguh, unggul dan berdaya saing; 2)pembentukan mental meliputi: sportivitas, toleran, disiplin dan demokratis; 3)Pembentukan moral menjadi lebih tanggap, peka, jujur dan tulus; 4) pembentukan kemampuan sosial, yaitu mampu bersaing, bekerjasama, berdisiplin, bersahabat, dan berkebangsaan.Kata Kunci: Fisik motorik, Permainan Tradisional.
Penggunaan aplikasi tik tok pada anak usia 5-6 tahun di desa banjarnegara kecamatan pulosari kabupaten pandeglang Widia Pratiwi; Laily Rosidah; Kristiana Maryani
Jurnal Pendidikan Anak Vol 11, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v11i2.53903

Abstract

Aplikasi Tik Tok adalah aplikasi sosial media online berbasis video yang memberikan special effects unik dan menarik, sehingga dapat menarik perhatian banyak kalangan terutama pada anak-anak. Anak di usia 5-6 tahun ini anak senang bermain, karakteristik anak yang senang bermain membuat anak tertarik untuk memainkan aplikasi Tik Tok beserta fitur fitur yang ada di dalamnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak penggunaan aplikasi tik tok pada anak usia 5-6 tahun di desa Banjarnegara. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian anak usia 5-6 tahun dan orang tua. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan mencakup tiga bagian yaitu reduksi data, penyaji data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa, konten aplikasi Tik Tok yang cenderung ditonton oleh anak usia 5-6 Tahun yaitu konten mukbang, kartun, dan make up. Rata-rata penggunaan aplikasi Tik Tok selama 2 jam perhari. Dampak penggunaan aplikasi Tik Tok pada anak usia 5-6 tahun terdapat dampak negatif dan positif. Dampak negatifnya yaitu anak menjadi malas belajar, sedangkan dampak positifnya yaitu dapat mendorong kreativitas dan membantu anak dalam mengasah keterampilan mengedit video.
Tipologi gambar anak usia 4-6 tahun Prayitno Prayitno
Jurnal Pendidikan Anak Vol 11, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v11i2.53667

Abstract

Menggambar merupakan kegiatan yang sering diaplikasikan di TK, namun masih banyak guru TK yang belum mengetahui tipologi gambar anak. Fokus penelitian ini yaitu tipologi gambar anak usia 4-6 tahun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tipologi gambar anak yang diekspresikan anak. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan metode analisis data deskriptif analisis. Subjek penelitian ini berjumlah 123 karya gambar anak usia 4-6 tahun di Yogyakarta dan sekitarnya. Teknik analisis yang digunakan yaitu deskriptif analisis. Penulis mendeskripsikan karya gambar yang dibuat oleh anak, kemudian dianalisis menggunakan instrumen pengamatan tipologi gambar anak, kemudian menyimpulkan dari hasil analisis tersebut. Data disajikan dalam bentuk diagram, tabel dan penjelasan naratifnya. Hasil penelitian tipologi gambar anak ini menunjukkan 76% bertipe visual dan 24% bertipe haptik. Faktor yang mempengaruhi karya gambar anak bertipe visual atau haptik adalah pengalaman empiris yang pernah dilalui oleh siswa TK itu sendiri.
Pengaruh pola asuh orang tua terhadap kemandirian anak usia 5-6 tahun di TK Kemantren Gedongtengen Yogyakarta Darmayanti, Erma; Muthmainah, Muthmainah; Indrawati, Indrawati
Jurnal Pendidikan Anak (WEBSITE INI SUDAH BERMIGRASI KE WEBSITE YANG BARU ==> https://journal.uny.ac.id/v3/jpa) Vol 12, No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v12i2.56583

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola asuh orang tua terhadap kemandirian anak usia 5-6 tahun di Kemantren Gedongtengen Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif metode ex post facto. Subjek penelitian terdiri dari orang tua yang memiliki anak usia 5-6 tahun. Teknik pengumpulan data dengan angket. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan pendekatan Partial Least Square (PLS) dengan melalui tiga tahapan yaitu: analisis outer model, analisis inner model, dan pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh orang tua berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemandirian anak yaitu nilai t-statistik 8,882 > 1,96 dan p-value = 0,000 < 0,05 artinya adalah pola asuh orang tua memengaruhi kemandirian anak.
Indigenousasi Sebagai Jembatan Pendidikan Karakter dalam PAUD Melalui Learning By Culture Nelva Rolina
Jurnal Pendidikan Anak Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v1i1.2904

Abstract

Bangsa Indonesia sedang mengalami keterpurukan dekade ini, karena minim sekali insan-insan cendikia yang berkarakter. Pendidikan karakter menjadi sangat penting dan menjadi sorotan, sehingga pemerintah mencanangkan pendidikan karakter sebagai simbol dunia pendidikan saat ini. Namun, penanaman karakter yang kuat tidaklah semudah membalik telapak tangan. Seharusnyalah dilakukan sejak usia kanak-kanak. Masa kanak-kanak yang lazim disebut masa keemasan (golden age) sangat rentan terhadap stimulasi, baik itu stimulasi yang benar maupun yang salah. Seperti teori tabularasa, anak diibaratkan kertas putih yang mudah untuk diberi tulisan apapun, atau laksana botol kosong yang bisa diisi air apapun. Hal ini karena dalam otak anak terdapat ribuan neuron yang sedang terkoneksi satu sama lain. Untuk menanamkan karakter sejak masa kanak-kanak, perlu intervensi mendalam pada pendidikan anak usia dini (PAUD) melalui indigenousasi ke-Indonesia-an sebagai jembatannya, yaitu pembelajaran yang kembali pada tradisi dan budaya (learning by culture).   Kata kunci: Indigenousasi, Karakter, PAUD  
Pengembangan media pembelajaran pop-up storybook interaktif untuk anak usia dini Winnuly Winnuly; Puji Yanti Fauziah; Rizki Sevi Triana; Tri Susanti
Jurnal Pendidikan Anak Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v12i1.57660

Abstract

Literasi baca tulis sebagai literasi dasar yang dibutuhkan anak agar mampu beradaptasi dalam pembelajaran perlu dikuasai oleh anak. Namun, Pengenalan literasi baca masih sebatas dengan menggunakan LKA dan majalah yang kurang menarik. Buku bacaan masih kurang diminati anak, sehingga minat baca anak rendah. Untuk itu peneliti melakukan pengembangan media pembelajaran pop-up storybook interaktif untuk anak usia dini. Pop-up storybook interaktif merupakan sebuah buku bacaan dengan cerita ilustratif yang dikemas dalam bentuk tiga dimensi serta dapat di mainkan dengan memindahkan bentuk-bentuk gambar yang ada di dalamnya. Jenis penelitian ini yaitu penelitian pengembangan berdasarkan kerangka ADDIE yang disesuaikan dengan kebutuhan melalui tiga tahap yaitu analysis, design dan development. Pop-up storybook interaktif  melewati uji kelayakan 2 tim ahli yaitu validasi materi dan validasi media, serta uji kepraktisan yang dilakukan oleh 4 pendidik. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran pop-up storybook interaktif dapat memudahkan guru dalam menerapkan pembelajaran bercerita dan bermain untuk menumbuhkan budaya literasi anak.
Identifikasi penggunaan media digital terhadap perkembangan motorik halus anak di TK Trimardisunu Demak Lailis Saadah; Rina Windiarti
Jurnal Pendidikan Anak Vol 12, No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v12i2.65069

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi permainan digital terhadap kemampuan motorik halus anak di TK Trimardisunu Demak. Lokasi penelitian dilakukan di TK Trimardisunu Demak. Dalam penelitian mengenai Identifikasi Perkembangan Motorik Anak Usia Dini Melalui Permainan Digital. Sumber datanya yaitu: Kepala Sekolah, Guru serta orang tua murid di TK Trimardisunu. Teknik pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Triangulasi sumber merupakan teknik untuk menguji kredibilitas data dengan cara melakukan pengecekan data yang didapatkan dari beberapa sumber. Analisis data menggunakan model Milles dan Huberman yaitu melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian bahwa media digital mampu memberikan dampak pada kemampuan motorik halus peserta didik di TK Trimardisunu Demak. Media digital menjadi salah satu alternatif kegiatan belajar dan bermain yang menyenangkan serta sesuai dengan perkembangan zaman karena melibatkan TIK. Hanya saja dalam penggunaannya perlu pendampingan baik dari orang tua maupun guru dan diarahkan untuk membuka permainan edukatif yang dapat meningkatkan perkembangannya termasuk salah satunya adalah kemampuan motorik halus.
Needs assessment pengembangan media maze game on PC untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah anak Susanti Etnawati; Muthmainah Muthmainah
Jurnal Pendidikan Anak Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v12i1.56917

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk menggali fokus permasalahan dan analisis kebutuhan untuk mengembangkan media maze game on PC untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah anak. Penelitian ini merupakan bagian dari metode Research and Development menggunakan model pengembangan ADDIE yang difokuskan pada tahap analisis kebutuhan. Subjek penelitian adalah 36 pendidik PAUD yang ada di Kemantren Wirobrajan. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada tahap analisis kebutuhan ini adalah menggunakan angket google form terkait dengan pengembangan media. Teknik analisis data dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif. Hasil needs assessment menghasilkan fokus permasalahan dan skala kebutuhan dari pengembangan media game maze on PC. Hasil needs assessment selanjutnya digunakan untuk membuat media game maze on PC yang kemudian diimplementasikan dengan diuji cobakan kemudian dilakuksan uji efektivitas produk pengembangan, dilakuka uji kepraktisan  produk pengembangan, dan sampai pada evaluasi dari validator, guru dan anak atas hasil uji coba yang dilakukan pada skala besar.
PELATIHAN REGULASI EMOSI ANAK USIA PRASEKOLAH (3-4 TAHUN) Christopora Intan Himawan Putri; Linda Primana
Jurnal Pendidikan Anak Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v6i2.17706

Abstract

Regulasi emosi berpengaruh pada interaksi sosial serta keberlangsungan kegiatan belajar mengajar di sekolah. Pada anak usia prasekolah kemampuan regulasi emosi sangat dipengaruhi oleh lingkungan sekitarnya, yakni lingkungan rumah dan sekolah. Pelatihan Regulasi Emosi Anak Usia Prasekolah (3-4 tahun) merupakan intervensi yang dilakukan di sekolah dan di rumah dengan melibatkan peranan dari pihak guru dan orangtua. Partisipan (n=9) merupakan anak usia prasekolah (3-4 tahun) yang diberikan intervensi berupa emotion course  dan  shared book reading. Emotion course  merupakan salah satu sesi yang di adaptasi dari program  Emotion-based Preventive Intervention yang  mengajarkan anak untuk belajar dan mempraktikkan akan pengenalan, penamaan, aktivasi, regulasi serta kegunaan  dari emosi. Shared book reading menggunakan buku cerita bergambar dengan tema emosi dasar  yang dibuat dengan memperhatikan teori perkembangan serta kekhasan anak Indonesia usia 3-4 tahun. Penelitian ini telah melalui proses kaji etik dan dinyatakan lulus. Kata kunci: Intervensi kelas, intervensi dini, emotion book, pengaturan emosi dan prasekolah
Pengembangan Matematika Permulaan Melalui Bermain Kreatif pada Anak Usia Dini - Nurhasanah
Jurnal Pendidikan Anak Vol 1, No 2 (2012): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v1i2.3022

Abstract

Anak mulai membangun beberapa konsep pada waktu-waktu tertentu sebelum periode penting, kemudian mereka menggunakannya untuk memecahkan masalah. Selama periode preprimary anak belajar dan mulai menggunakan konsep dasar pada matematika dan sains.Konsep dasar matematika dan sains dapat diperoleh melalui kegiatan yang secara alamiah, seperti pada saat anak bermain balok, air, pasir dan bahan yang bisa dibentuk atau juga dengan kegiatan drama memasak dan aktivitas diluar ruangan.Pengembangan matematika permulaan juga dapat dilakukan melalui permainan-permainan yang ada disekitar. Permainan tradisonal juga dapat menjadi salah satu alternatif dalam memperkenalkan matematika permulaan, salah satunya adalah permainan congklak atau dakonan. Kata kunci: pengembangan, matematika permulaan, bermain kreatif, anak