cover
Contact Name
Marwanto
Contact Email
mpksalatiga@gmail.com
Phone
+6283838120517
Journal Mail Official
mpksalatiga@gmail.com
Editorial Address
Marwanto 083838120517 Email:mpksalatiga@gmail.com
Location
Kota salatiga,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Muhammadiyah Studies (ijmus)
ISSN : -     EISSN : 27460002     DOI : https://doi.org/10.62289/ijmus.v1i2
Core Subject : Religion, Education,
Journal of Indonesian Muhammadiyah Studies (ijmus) is published by the Human Resources Cadre Education Council (MPKSDI) Muhammadiyah Regional Management of Salatiga City, Central Java, Indonesia. The IJMUS Journal was born to provide the widest possible opportunity for researchers and scientific writers to publish the results of their research. This journal takes the scope of Islam and Muhammadiyah which includes History, Thought, Law, Islamic Civilization, Islamic Education, and Psychology and Spirituality Education in Muhammadiyah Studies.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 72 Documents
Strategi quality control asatidz dalam membentuk generasi qur’ani di pondok wahatul qur’an sukoharjo tahun ajaran 2025/2026 Fu’ad Zaky Musthofa; Syamsul Huda Rohmadi
Indonesian Journal of Muhammadiyah Studies (IJMUS) Vol. 7 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Muhammadiyah Studies
Publisher : Majelis Pembinaan Kader Sumber Daya Insani Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi quality control yang diterapkan oleh asatidz di Pondok Wahatul Qur'an Sukoharjo Tahun Ajaran 2025/2026, menganalisis proses pembentukan quality control asatidz dalam membentuk generasi Qur'ani yang meliputi generasi Ulul Albab, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan menghambat pelaksanaannya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengendalian mutu pendidikan dalam menjaga kualitas pembelajaran Al-Qur'an serta membentuk generasi yang berkarakter Qur'ani, berakhlak mulia, dan memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual, spiritual, dan moral. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (penelitian lapangan) dengan pendekatan kualitatif yang dilaksanakan pada Tahun Ajaran 2025/2026 di Pondok Wahatul Qur'an Sukoharjo, Jawa Tengah. Subjek penelitian meliputi kepala mulazamah, koordinator kurikulum, koordinator ketahfizhan, musyrif halaqah, asatidz, dan santri. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengendalian mutu asatidz dilaksanakan secara sistematis melalui standarisasi rekrutmen asatidz, pembelajaran intensif, supervisi dan monitoring berkelanjutan, evaluasi program secara periodik, serta pelatihan dan pembinaan berkesinambungan. Proses pembentukan generasi Al-Qur'ani dilakukan melalui program tahsin, hifzhul mutun, ziyadah, muroja'ah, dan imtihan yang menekankan kualitas bacaan, pemahaman, serta pengamalan nilai-nilai Al-Qur'an. Proses tersebut menghasilkan generasi Ulul Albab yang seimbang secara intelektual, spiritual, dan moral. Faktor pendukungnya meliputi kesamaan visi, lingkungan pondok yang kondusif, tata tertib yang mendukung, sinergi antar civitas pesantren, serta kegiatan ekstrakurikuler. Adapun faktor penghambatnya meliputi keterbatasan sumber daya manusia serta sarana dan prasarana yang masih dalam pengembangan. Dengan demikian, asatidz quality control berperan penting dalam menjaga saling pembelajaran sekaligus membentuk generasi Qur'ani yang siap berkontribusi di masyarakat.
Between Holistic Integration and the Risk of “Ayatization”:: Anatomy of the hidden curriculum in integrated Islamic schools Purnomo, Rahmat Hariyadi, Sa’adi
Indonesian Journal of Muhammadiyah Studies (IJMUS) Vol. 7 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Muhammadiyah Studies
Publisher : Majelis Pembinaan Kader Sumber Daya Insani Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji hidden curriculum pada Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) untuk mengisi kekosongan literatur terkait integrasi sains dan agama secara praksis. Fokus analisis diarahkan pada dua elemen kunci, yaitu Muwashafat Tarbiyah dan sistem Halaqah (Bina Pribadi Islami). Melalui pendekatan kualitatif dan analisis dokumen dengan tahapan skimming, reading dan interpretation dipadu dengan hermeneutika objektif Emilio Betti terhadap dokumen resmi JSIT serta berbagai literatur empiris (2019-2025), penelitian ini menghasilkan tiga temuan utama. Pertama, struktur kurikulum JSIT meleburkan kurikulum nasional dan kekhasan, menjadikan Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai paradigma yang membingkai sains dan humaniora. Kedua, Muwashafat Tarbiyah difungsikan sebagai kerangka Outcome-Based Education (OBE) untuk mencapai standar lulusan yang utuh. Ketiga, Halaqah dan instrumen Mutaba'ah Yaumiyah efektif menjadi hidden curriculum yang mengobjektifikasi nilai spiritual menjadi indikator perilaku yang terukur secara empiris. Kesimpulannya, JSIT berhasil mengakhiri dualisme pendidikan di Indonesia. Namun, upaya ini menyisakan tantangan epistemologis berupa risiko "ayatisasi" sains yang superfisial, serta tantangan kultural yang menuntut sinergi kuat dengan pengawasan keluarga.