cover
Contact Name
Bramianto Setiawan
Contact Email
sbramianto@pelitabangsa.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaldikoda@pelitabangsa.ac.id
Editorial Address
Jl. Inspeksi Kalimalang No.9, Cibatu, Cikarang Sel., Kabupaten Bekasi, Jawa Barat 17530
Location
Kab. bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
ISSN : -     EISSN : 28092910     DOI : https://doi.org/10.37366/jpgsd
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar published by the Universitas Pelita Bangsa. This journal publishes scientific papers that discuss the results of research studies and literature reviews as well as the latest issues and trends that occur in elementary school science studies. This journal is published twice a year, in April and October. In addition, this journal has the following special sections: Learning & Instruction: consists of theoretical and empirical research studies on learning by teaching, knowledge and practice, the learner itself, and its context (integrative thematic learning, elementary school science learning, social science in elementary schools, moral education, character and citizenship in elementary schools , learning mathematics in elementary schools, learning Indonesian, and literature in elementary schools, learning culture and local wisdom in elementary schools) Issues and Trends in Elementary Schools: consists mainly of analytical, interpretive, or persuasive essays on current educational, social, or philosophical issues and trends that are relevant to teaching in primary schools. This particular section primarily aims to promote informed dialogue on current issues in elementary school education, and carefully reasoned papers representing various points of view are welcomed. Manuscripts sent for this section can be in the form of position papers, polemic works, or creative comments. Educational psychology in elementary schools: consists of studies that discuss the psychology of elementary school children, the psychology of elementary school environments, the psychology of teachers as educators, the development of elementary school-age children, discussing psychological problems related to the scope of primary schools. Elementary School Teacher Professional Education: consists of original empirical and / or theoretical research that examine elementary school teacher preparation, elementary school teacher work, or how teacher work is influenced by a broader context. Education Policy and Analysis in elementary schools: including reports on the objectives and / or basic principles of policies adopted by the government, interest groups, school districts, especially policies regarding education in elementary schools. Educational technology in elementary schools: receive studies on the development and analysis of learning technologies especially in elementary schools receive studies and development of technology-based learning media and traditional media that have been modified, receive studies on the development of models, strategies, and approaches in learning in elementary schools, and accept development management technology systems at elementary schools.
Articles 77 Documents
Pengelolaan Manajemen Keuangan di Sekolah Menengah Pertama Tinjauan Balance Score-Card (BSC) Rangkuti, Muhammad Yunus; Maghribi, Luqman Rohmad
DIKODA JURNAL PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR Vol. 6 No. 2 (2025): DIKODA: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37366/jpgsd.v6i2.7097

Abstract

Pengelolaan keuangan di institusi pendidikan sangat penting untuk memastikan keberlangsungan dan kualitas dalam penyediaan layanan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi bagaimana pengelolaan keuangan dilakukan di Sekolah Islam Terpadu Permata Gemilang dengan mengkaji penerapan prinsip-prinsip transparansi, akuntabilitas, efektivitas, dan efisiensi dalam konteks Manajemen Berbasis Sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informasi diperoleh melalui observasi yang tidak terlibat langsung, wawancara semi-terstruktur dengan kepala sekolah dan bendahara, serta analisis dokumen mengenai Rencana Kerja Sekolah, Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah, dan laporan keuangan. Analisis data dilakukan melalui proses pemendekan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sementara keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber, metode, dan teori. Temuan penelitian mengevaluasi bahwa pengelolaan keuangan di sekolah dilakukan secara teratur mulai dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, pencatatan, pengawasan, dan pelaporan. Sumber dana berasal dari pemerintah, yayasan, masyarakat, hibah, serta kegiatan usaha sekolah. Secara keseluruhan, penerapan pengelolaan keuangan menggambarkan prinsip transparansi dan akuntabilitas melalui informasi yang terbuka dan kelengkapan bukti pertanggungjawaban, sambil juga menunjukkan efektivitas dan efisiensi dalam mendukung proses belajar mengajar serta operasional sekolah. Namun, terdapat kekurangan pada proses perencanaan anggaran yang seringkali hanya mengikuti pola dari tahun sebelumnya tanpa analisis kebutuhan yang memadai, serta pembagian tugas pada bendahara yang masih perlu diperbaiki. Penelitian ini menekankan pentingnya perbaikan dalam perencanaan yang berbasis pada kebutuhan dan peningkatan pengelolaan keuangan di sekolah untuk meningkatkan mutu dan keberlanjutan layanan pendidikan.
Pengaruh Pendekatan Socio-Scientific Issues terhadap Kemampuan Scientific Reasoning Siswa SD Pada Pembelajaran IPAS Barokah, Awalina; Herianingtyas, Nur Luthfi Rizqa; Sutisna, Atang
DIKODA JURNAL PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR Vol. 6 No. 2 (2025): DIKODA: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37366/jpgsd.v6i2.7330

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan pendekatan Socio-Scientific Issues (SSI) terhadap kemampuan scientific reasoning siswa sekolah dasar dalam pembelajaran IPAS. Penelitian menggunakan desain kuasi eksperimen dengan melibatkan dua kelas, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol yang masing-masing berjumlah 50 siswa. Instrumen penelitian berupa tes scientific reasoning yang diberikan sebelum (pre-test) dan setelah pembelajaran (post-test). Analisis data dilakukan menggunakan perhitungan N-Gain dan uji t untuk mengetahui perbedaan peningkatan kemampuan antara kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pre-test kelas eksperimen sebesar 73 meningkat menjadi 89 pada post-test dengan N-Gain sebesar 0,59 (kategori sedang), sedangkan kelas kontrol mengalami peningkatan dari 74 menjadi 75 dengan N-Gain sebesar 0,04 (kategori rendah). Hasil uji t menunjukkan nilai t-hitung sebesar 10,00 dengan signifikansi p < 0,05, yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelas. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan pendekatan Socio-Scientific Issues lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan scientific reasoning siswa dibandingkan pembelajaran konvensional.
Mewujudkan Pembelajaran Bermakna di Kelas Awal: Refleksi Terhadap Rencana Pembelajaran Bahasa Indonesia Fase A Ramdhani, Wahyu; Rohim, Dhina Cahya; Kristiyan, Candra; Pratiwi, Ika Ari; Rosidah, Ani; Yasmin, Aisyah Faradhilah; Wagiran, Wagiran
DIKODA JURNAL PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR Vol. 7 No. 1 (2026): DIKODA: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37366/jpgsd.v7i1.6525

Abstract

Penelitian ini bertujuan merefleksikan kualitas Rencana Pembelajaran Bahasa Indonesia Fase A pada sekolah dasar dalam kerangka pembelajaran bermakna pada Kurikulum Merdeka. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif reflektif dengan menganalisis satu dokumen Rencana Pembelajaran (RPM) menggunakan instrumen APKG 1. Analisis difokuskan pada empat aspek: keselarasan, kerangka pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Hasil menunjukkan bahwa RPM memperoleh skor keseluruhan 81% dengan kategori sangat baik. Langkah pembelajaran sudah mencerminkan prinsip pembelajaran bermakna memahami, mengaplikasi, dan merefleksi namun indikator asesmen belum operasional dan diferensiasi belum tergambar kuat. Pemanfaatan media digital dan kegiatan reflektif sudah ada tetapi belum optimal. Temuan ini menegaskan pentingnya refleksi terhadap dokumen perencanaan untuk memperkuat keselarasan pembelajaran dengan Profil Pelajar Pancasila serta mewujudkan pembelajaran yang berkesadaran, menggembirakan, dan kontekstual di kelas awal.
Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa melalui Pembelajaran Berbasis Proyek Yudha, Chrisnaji Banindra; Herzamzam, Dyah Anungrat; Yulistianingsih, Dessy
DIKODA JURNAL PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR Vol. 7 No. 1 (2026): DIKODA: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37366/jpgsd.v7i1.7345

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa kelas V melalui penerapan Project Based Learning (PjBL). Permasalahan penelitian berangkat dari rendahnya kemampuan siswa dalam menghasilkan berbagai strategi dan mengembangkan solusi matematis secara orisinal. Penelitian menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek 23 siswa. Data diperoleh melalui tes kemampuan berpikir kreatif dan observasi aktivitas pembelajaran, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan persentase ketuntasan dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 70,21 pada pra-siklus menjadi 83,57 pada siklus II, dengan ketuntasan belajar meningkat dari 43,48% menjadi 86,96%. Nilai N-Gain meningkat dari kategori rendah menjadi sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa PjBL efektif dalam meningkatkan indikator fluency, flexibility, originality, dan elaboration dalam pembelajaran matematika.
Flipped Classroom dalam Pembelajaran Menulis di Sekolah Dasar: Studi Literatur tentang Penerapan dan Proses Pembelajaran Iskandar, Agnes Yulia; Indihadi, Dian
DIKODA JURNAL PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR Vol. 7 No. 1 (2026): DIKODA: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37366/jpgsd.v7i1.7382

Abstract

Keterampilan menulis merupakan proses kognitif kompleks yang menuntut kemampuan mengembangkan ide serta penguasaan kaidah kebahasaan dan kosakata. Oleh karena itu, diperlukan model pembelajaran yang tepat untuk meningkatkan keterampilan tersebut secara optimal. Salah satu model yang dapat digunakan adalah flipped classroom. Penelitian terdahulu menunjukkan hasil yang positif, namun masih berfokus pada peningkatan hasil belajar dan belum mengkaji secara komprehensif proses penerapannya dalam pembelajaran menulis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model flipped classroom dalam pembelajaran menulis melalui studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Kajian difokuskan pada konsep penerapan, kelebihan dan kekurangan, serta dampaknya terhadap keterampilan menulis. Hasil menunjukkan bahwa model ini diterapkan dengan memberikan materi awal sebelum pembelajaran di kelas, sehingga waktu tatap muka dapat dioptimalkan untuk praktik menulis, diskusi, serta pendampingan dan umpan balik secara langsung, yang berdampak pada peningkatan pemahaman dan kualitas tulisan siswa.
Persepsi Ritme dalam Pendidikan Dasar: Analisis Komparatif Gender dan Implikasinya bagi Pembelajaran Musik Hanipah, Siti Amalia; Respati, Resa
DIKODA JURNAL PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR Vol. 7 No. 1 (2026): DIKODA: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37366/jpgsd.v7i1.7390

Abstract

Pendidikan dasar merupakan fase krusial untuk mengoptimalkan kecerdasan musikal, khususnya persepsi ritme sebagai salah satu tujuan utama dalam pembelajaran seni musik. Namun, kajian yang memetakan kemampuan dasar persepsi ritme serta relevansi faktor gender dalam pembelajaran musik masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan persepsi ritme antara siswa laki-laki dan perempuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif komparatif terhadap 44 siswa kelas III sekolah dasar. Data dikumpulkan melalui tes persepsi ritme dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta uji Independent Sample t-test. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata siswa perempuan lebih tinggi dibandingkan laki-laki, namun tidak signifikan secara statistik (p > 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa gender bukan faktor determinan dalam persepsi ritme. Penelitian ini berkontribusi menyediakan dasar empiris bagi pengembangan pembelajaran musik yang adaptif, inklusif, dan berorientasi pada karakteristik individual siswa.
Design and Exploratory Implementation of a Mobile Scratch-Based Learning Tool to Foster Computational Thinking in Elementary Students Fachlevi, Riyan Syah; Ali, Mahrus; Romadhon, Muhammad Imron
DIKODA JURNAL PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR Vol. 7 No. 1 (2026): DIKODA: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37366/jpgsd.v7i1.7397

Abstract

This study presents the design and exploratory implementation of a mobile (Android-based) Scratch project learning tool aimed at supporting elementary students’ computational thinking (CT) in informal educational settings. Grounded in constructionist learning theory, the research addresses gaps in accessibility and pedagogical design identified in prior Scratch-CT studies, particularly the lack of validated assessment instruments and limited focus on mobile/informal contexts. Using the ADDIE model, a prototype was developed and validated by experts, then trialed with 10 fifth-grade students in an after-school program. Student engagement and demonstration of CT indicators (decomposition, pattern recognition, abstraction, algorithmic thinking, debugging, sequencing) were observed using a structured checklist. While students showed increased engagement and some evidence of CT skill development, findings are preliminary due to the small sample, short duration, and reliance on non-standardized observation. The study offers a framework for future research on mobile CT learning and highlights the need for rigorous, validated assessment in this domain.