cover
Contact Name
La Ifa
Contact Email
la.ifa@umi.ac.id
Phone
+6285242203009
Journal Mail Official
jcpe@umi.ac.id
Editorial Address
Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Muslim Indonesia Jl. Urip Sumohardjo km. 05 Kampus 2 UMI Makassar, 90231
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Journal Of Chemical Process Engineering
ISSN : 25274457     EISSN : 26552957     DOI : https://doi.org/10.33536/jcpe.v8i2.644
The Scope and focus of the journal are : Chemical and Process Technology Energy, Water, Environment and Sustainability Coal, oil and Gas Technology Bioreseurce and Biomass Technology Particle Technology Separation and Purification Technology Food Technology Catalyst & Kinetics Technology Essensial Oil Technology Sugar Technology Material and Biomaterial Technology Biomedical Engineering Mineral Processing Powder Technology
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 1 (2022): Journal of Chemical Process Engineering" : 9 Documents clear
Analisa Tegangan Panas Housing Batang Kendali Reaktor Nuklir Dalam Batas Desain SA403X Rahmat, Anni; Kurniati, Yuni; Muslimu, Fahmi Alfa
Journal of Chemical Process Engineering Vol. 7 No. 1 (2022): Journal of Chemical Process Engineering
Publisher : Fakultas Teknologi Industri - Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33536/jcpe.v7i1.797

Abstract

Batang kendali reaktor Nuklir adalah satu komponen yang digunakan untuk mengendalikan populasi netron yang beredar dalam teras reaktor nuklir. Untuk memenuhi desain PLTN tipe PWR perlu dibuat sebuah prototype housing batang kendali. Oleh karena itu dalam rangka pembuatan prototype housing batang kendali di perlukan sebuah pradesain yaitu berupa pemodelan integritas housing batang kendali dengan mmenggunakan metode element hingga. Simulasi perpindahan panas dan mekanik pada housing batang kendali reaktor nuklir tipe PWR telah dilakukan menggunakan metode elemen hingga dengan bantuan perangkat lunak Ansys. Simulasi ini dilakukan untuk mengetahui distribusi temperatur selama operasi dan distribusi tegangan vonmisses pada kondisi tegangan panas yang terjadi pada housing batang kendali reaktor dengan tujuan untuk mengetahui integritas strukturnya. Simulasi dilakukan dengan kondisi temperatur operasi 280 ºC dan tekanan 15 MPa dan adanya faktor konveksi pada temperatur 60 ºC serta pada kondisi unsteady state. Dalam simulasi di dapatkan hasil bahwa distribusi temperatur pada housing batang kendali berada pada range 170 ºC – 280 ºC dengan distribusi tegangan Vonmises pada tegangan panas paling rendah adalah 2 MPa dan tegangan Vonmises pada tegangan panas tertinggi sebesar 217 MPa. Dengan menggunakan teori kegagalan tegangan luluh dan distorsi energi maka tegangan panas (dalan vonmises) yang ada pada housing batang kendali masih dalam batas aman karena tegangan yang terjadi masih di bawah tegangan luluh dari bahan SA403X.
Karakterisasi Sifat Mekanik Dan Struktur Mikro Assab 608 Hasil Perlakuan Panas Untuk Aplikasi Outer Oleo Strut Landing Gear Asiri, Muhammad Halim
Journal of Chemical Process Engineering Vol. 7 No. 1 (2022): Journal of Chemical Process Engineering
Publisher : Fakultas Teknologi Industri - Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33536/jcpe.v7i1.798

Abstract

Outer oleo strut adalah salah satu komponen landing gear yang berfungsi sebagai penopang benturan pendaratan dan meredam osilasi output vertikal. Outer oleo strut dibuat dengan material ASSAB 608 melalui proses perlakuan panas. ASSAB 608 adalah baja paduan rendah dengan unsur pemadu utama yaitu chromium, molybdenum dan nikel. Baja jenis ini mempunyai keuletan, ketangguhan, kekuatan yang tinggi dan ketahanan terhadap beban impak. Metode yang digunakan adalah perlakuan panas. Proses pemanasan dilakukan ditemperatur austenit (950ºC) ditahan selama 30 menit dan didinginkan secara cepat di oli, kemudian dilanjutkan dengan proses temper pada temperatur 300 ºC. Untuk mengetahui karakteristik hasil proses, maka dilakukan pemeriksaan komposisi, pengujian kekerasan, pengujian impak, dan pengujian metalografi.
Preparasi Katalis Nanomaterial Dari Cangkang Kerang Darah (Anadara Granosa Linn) Untuk Pembuatan Biodiesel Dari Minyak Jelantah Dengan Menggunakan Microwave Ardiansah, Ardiansah; Utami, Hermin Hardyanti; Lutfi, Shokhul; Firdharini, Cherly
Journal of Chemical Process Engineering Vol. 7 No. 1 (2022): Journal of Chemical Process Engineering
Publisher : Fakultas Teknologi Industri - Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33536/jcpe.v7i1.799

Abstract

Manfaat limbah cangkang kerang darah diantaranya yaitu dapat digunakan sebagai katalis untuk produksi biodiesel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat katalis dari cangkang kerang darah. Metode yang digunakan adalah metode esterifikasi dan transesterifikasi dengan menggunakan microwave dengan bahan baku jelantah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Berdasarkan hasil analisa XRD menunjukkan puncak utama fase sudut 2θ pada 34.10o yang menunjukkan bahwa senyawa yang diperoleh adalah kalsium Hidroksida (Ca(OH)2), selain itu juga terdapat puncak difraksi sudut 2θ pada 64.20o yang menunjukkan bahwa juga terdapat senyawa kalsium oksida (CaO). Hasil SEM menunjukkan bahwa cangkang kerang darah hasil kalsinasi mempunyai bentuk yang tidak seragam dan juga teragregasi sebagian dengan berdasarkan persamaan Sherrer diperoleh ukuran rata-rata kristal yaitu 23.77 nm. Biodiesel yang dihasilkan dengan menggunakan katalis cangkang kerang darah memiliki densitas 0,89 g/ml, Viskositas 4.05 mm2/s, Angka Asam 0.21 Mg KOH/g dan Gliserol Total sebesar 0.27 % massa dengan waktu optimum untuk produksi biodiesel yaitu pada menit ke 15 dengan konsentrasi 3 %wt/wt dengan perbandingan rasio mol minyak dan metanol yaitu 1: 12.
Produksi Biohidrogen dari Sampah Organik Kulit Pisang dengan cara Fermentasi Anaerob dengan Peninjauan Analisa Ekonomi Sederhana Yani, Setyawati; Nurjannah, Nurjannah; Muhlis, M
Journal of Chemical Process Engineering Vol. 7 No. 1 (2022): Journal of Chemical Process Engineering
Publisher : Fakultas Teknologi Industri - Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33536/jcpe.v7i1.800

Abstract

Pembuatan biohidrogen dari limbah organik telah banyak dilakukan oleh para peneliti oleh karena biohidrogen ini cukup menjanjikan sebagai bahan bakar alternative yang dapat menggantikan bahan bakar fosil. Tujuan dari penelitian ini salah satunya adalah untuk mengetahui analisa ekonomi terhadap produksi gas biohidrogen dari limbah kulit pisang. Mula mula preparasi limbah kulit pisang dengan pengecilan ukuran, kemudian dicampurkan dengan lumpur dan aquadest dengan perbandingan tertentu. Setelah itu dimasukkan kedalam fermentor dan dilakukan fermentasi anaerob untuk waktu tertentu dan variasi pH. Gas yang terbentuk diukur menggunakan gas analyser. Dari penelitian ini diperoleh hasil bahwa Dengan menggunakan analisa ekonomi sederhana dengan menghitung rincian biaya untuk sekali produksi diperoleh BEP unit sebanyak 6201 dan BEP rupiah di sekitaran Rp. 9.300.000. dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa produksi biohidrogen ini layak untuk dikembangkan.
Pengaruh Asap Cair Sebagai Biohandsanitizer Dengan Penambahan Essential Oil Daun Jeruk Nipis Arman, Muh; Darnengsih, Darnengsih; Munira, Munira; Mustafiah, Mustafiah
Journal of Chemical Process Engineering Vol. 7 No. 1 (2022): Journal of Chemical Process Engineering
Publisher : Fakultas Teknologi Industri - Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33536/jcpe.v7i1.801

Abstract

Asap cair merupakan bahan baku alternatif pembuatan biohandsanitizer karena kandungan utamanya dapat digunakan sebagai penghambat pertumbuhan mikroba. Penelitian ini bertunjuan mengetahui apakah asap cair dapat digunakan sebagai bahan baku biohandsanitizerad, mengetahui daya hambat asap cair terhadap pertumbuhan bakteri dengan esensial oil dari bahan daun jeruk nipis. Metode yang digunakan yaitu proses produksi asap cair dengan cara pirolisis. Asap cair grade 3 di destilasi menghasilkan asap cair grade 1 dan 2. Pembuatan biohandsanitizer dilakukan dengan mencampurkan asap cair grade 1 dengan esensial oil. Perbandingan asap cair dan esensial oil yang memenuhi persyaratan 80:20 dengan nilai pH 4,55. Analisa Angka Lempeng Total (ALT) jika pertumbuhan mikroba pada media biakan semua jenis sampel yaitu <1,0x101, sehingga bahan baku yang digunakan sangat efektif untuk menghambat pertumbuhan mikroba sebagaimana tujuan dari penelitian ini. Standar handsanitizer yang memenuhi persyaratan berada pada kisaran pH 4-10 (SNI 06-2588-1992) dan standar Angka Lempeng Total pada prodak handsanizer yaitu <1,0x103. Analisa GCMS, 31% kandungan dari asap cair adalah trans-caryophyllene merupakan senyawa organik efektif sebagai antibakterial.
Uji Karakteristik Magnesium Fosfat dari Pelarutan Mineral Dolomit dengan Asam Fosfat Dewangga, Bayu S.; Setyanugraha, Moch. Alief; Edahwati, Luluk
Journal of Chemical Process Engineering Vol. 7 No. 1 (2022): Journal of Chemical Process Engineering
Publisher : Fakultas Teknologi Industri - Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33536/jcpe.v7i1.802

Abstract

Magnesium fosfat (Mg3(PO4)2) adalah senyawa organik yang terbentuk dari garam magnesium yang berasal dari asam fosfat (H3PO4) dengan kata lain, unsur magnesium yang melapisi antara anion fosfat. Selain itu magnesium fosfat saat ini dibutuhkan oleh industri, khususnya pada bidang material maju dan biologis. Namun hal yang menjadi kebutuhan saat ini adalah mahalnya harga bahan dasar yang mengharuskan impor. Mineral dolomit tersebar melimpah di Indonesia, dengan kandungan kalsium (Ca) dan magnesium (Mg) di dalamnya, sehingga dapat dijadikan sebagai bahan dasar alternatif sintesis magnesium fosfat. Tahapan-tahapan dalam pembuatan magnesium fosfat adalah kalsinasi, pelarutan mineral dolomit dengan asam fosfat menggunakan metode extraction-aeration, dan proses terakhirnya adalah kristalisasi. Variabel penelitian menggunakan variasi konsentrasi asam fosfat (H3PO4) yaitu 8N dan 10N serta laju alir udara 1, 2, dan 3 L/menit. Hasil yang dipaparkan adalah mengenai karakteristik magnesium fosfat yang diperoleh menggunakan metode XRF (X-Ray Fluorensence) dan SEM-EDX (Scanning Electron Microscope – Energy Dispersive X-Ray). Dari hasil tersebut dapat dijadikan sebagai acuan karakteristik dari magnesium fosfat yang diperoleh dari sintesis mineral dolomit.
Recovery Fosfat Pada Hasil Ekstraksi Dolomit Sebagai Mineral Struvite Dengan Metode Aerasi Falah, Ra Niyatul; Fauziah, Maria Rizky; Edahwati, Luluk
Journal of Chemical Process Engineering Vol. 7 No. 1 (2022): Journal of Chemical Process Engineering
Publisher : Fakultas Teknologi Industri - Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33536/jcpe.v7i1.803

Abstract

Sisa cadangan fosfat yang dapat diakses dari mineral fosfat diperkirakan akan habis dalam 50 tahun, jika pertumbuhan permintaan pupuk tetap 3% per tahun. Mengurangi penggunaan fosfat secara berlebihan, akan membantu cadangan fosfat bertahan lebih lama. Adapun alternatif untuk menghemat cadangan fosfat adalah dengan recovery fosfat, yang memiliki keuntungan tambahan untuk meminimalkan eutrofikasi. Struvite merupakan recovery mineral fosfat yang optimal dan berfungsi sebagai pupuk lepas lambat. Pembuatan struvite pada penelitian ini dilakukan dengan mereaksikan hasil ekstraksi dolomit (Mg3(PO4)2) dan Amonium Hidroksida (NH4OH). Digunakan variasi rasio MAP sebesar 1:1:1, 1,5:1:1, 2:1:1, 2,5:1:1 dan 3:1:1. Melakukan penambahan Natrium Hidroksida (NaOH) guna mendapatkan pH yang bervariasi yaitu 7, 8, 9, 10 dan 11. Pada recovery fosfat digunakan metode aerasi, dengan laju alir udara sebesar 1 liter per menit. Aerasi dibutuhkan untuk proses pengadukan pada larutan. Penelitian ini menggunakan pengujian yaitu uji X-ray Fluorescence (XRF), sehingga diperoleh kandungan mineral fosfat ter tinggi dalam pembentukan struvite. Recovery fosfat tertinggi diperoleh pada rasio MAP sebesar 2,5 : 1 : 1 dengan pH yaitu 9. Hasil recovery fosfat yang diperoleh sebesar 84,3% , dan menurut SNI 02-3776-2005 kandungan P pada pupuk struvite yang dihasilkan dalam penelitian ini memiliki tingkat mutu yang baik.
Sintesis dan Karakteristik Struvite dengan Proses Bubble Saru, Maria Vindri Vincensia; Zevi, Mutiya; Edahwati, Luluk
Journal of Chemical Process Engineering Vol. 7 No. 1 (2022): Journal of Chemical Process Engineering
Publisher : Fakultas Teknologi Industri - Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33536/jcpe.v7i1.804

Abstract

Hasil reaksi antara magnesium, amonium, fosfat yang berbentuk kristal berwarna putih disebut struvite (MgNH4PO4.6H2O). Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui karakteristik struvite dengan proses bubble, dan mengetahui rasio molar, serta pH yang terbaik untuk pembentukan struvite. Variabel peubah rasio molar menggunakan variasi rasio Magnesium Ammonium Phosphate MAP 1:1:1, 1,5:1:1, 2:1:1, 2,5:1:1, dan 3:1:1. Pembentukan struvite dilakukan menggunakan proses bubble yang berfungsi sebagai pengaduk, dengan laju aliran udara sebesar 1 L/Menit. Pembentukan mineral struvite dipengaruhi oleh pH yang akan berpengaruh pada kelarutan, sehingga digunakan variabel peubah sebesar 7, 8, 9, 10, dan 11 untuk menentukan kondisi terbaik pembentukan struvite. Hasil analisa penelitian diperoleh kondisi terbaik pembentukan struvite untuk kandungan magnesium dalam kondisi pH 9 menggunakan rasio molar 1:1:1 diperoleh sebesar 10%. Kandungan unsur fosfat pembentukan struvite diperoleh kondisi terbaik dalam pH 9 dan rasio molar 3:1:1 sebesar 69,5%. Hal tersebut terjadi karena pada pH 7-8 pembentukan struvite belum optimal, dan pada pH 10 mulai menurun karena meningkatnya impurities. Struvite yang terbentuk memiliki karateristik berbentuk batang dan ujung runcing, permukaannya rata, dengan kandungan unsur Mg sebesar 10% dan kandungan fosfat sebesar 69,5%.
Analysis of Cellulose and Cellulose Acetate Production Stages from Oil Palm Empty Fruit Bunch (OPEFB) and Its Application to Bioplastics Hanifah, Aisyah; Mardawati, Efri; Rosalinda, S; Nurliasari, Desy; Kastaman, Roni
Journal of Chemical Process Engineering Vol. 7 No. 1 (2022): Journal of Chemical Process Engineering
Publisher : Fakultas Teknologi Industri - Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33536/jcpe.v7i1.805

Abstract

Oil Palm Empty Fruit Bunch (OPEFB) is a type of solid waste from the palm oil processing industry. The components of OPEFB include cellulose, hemicellulose, and lignin. OPEFB has a large cellulose content, so it possesses the potential to be used as a bioplastic material. The purpose of this research was to examine the stages of the bioplastics' production process and its characterization. The cellulose content of OPEFB as raw material and during the isolation process which includes hydrolysis, delignification, pulping, and bleaching are 39.59%, 56.00%, 59.85%, 61.48%, and 68.20%, respectively. Cellulose isolation produces α-cellulose content of 97.87%. The resulting cellulose acetate has an acetyl content of 25.93%. The bioplastics were then characterized to determine the effect of cellulose acetate, starch, chitosan, and glycerol on the physical and mechanical properties of the plastics. The results of the physical properties characterization include biodegradability, water absorption, and density with values of 78.73%, 38.26%, and 1.2% respectively. The results of the mechanical properties characterization include tensile strength, elongation, and modulus of elasticity with values of 0.729 MPa, 4.13%, and 17.5 MPa, respectively. The functional groups in the bioplastics, which are O-H, C-H, C-O, C=O, and N-H, are produced from the mixing process between cellulose acetate, starch, chitosan, and glycerol.

Page 1 of 1 | Total Record : 9