cover
Contact Name
Akhmad Iqbal
Contact Email
iqbal230395@gmail.com
Phone
+6281225199266
Journal Mail Official
el-baitjurnal@iaiq.ac.id
Editorial Address
Jl. Manggar No.139-A, Gebang Poreng, Gebang, Kec. Patrang, Kabupaten Jember, Jawa Timur 68117
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
el-Bait: Jurnal Hukum Keluarga Islam
ISSN : 28280652     EISSN : 28277996     DOI : https://doi.org/10.53515/ebjhki.v3i1
FOCUS The focus of eL-Bait: Jurnal Hukum Keluarga Islam is to provide scientific article of islamic family law that developed in attendance through the article publications, research reports, and book reviews. SCOPE eL-Bait: Jurnal Hukum Keluarga Islam journal welcome papers from academicians on theories, philosophy, conceptual paradigms, academic research, as well as religion practices. In particular, papers which consider the following general topics are invited. Marriage Inheritance Testament (washiah) Divorce Property in marriage Childcare, Women and children rights The rights and obligations of family Endowments (wakaf) Marriage and Gender
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 3 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 2 (2024): Juli-Desember" : 3 Documents clear
Kepemimpinan dalam Rumah Tangga Perspektif Tafsir dan Analisis Gender Nor Salam; Uzlah Wahidah Maulidiyah
el-Bait: Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol 3 No 2 (2024): Juli-Desember
Publisher : Fakultas Syariah Program studi Hukum Keluarga Islam IAI Al- Qodiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/ebjhki.v3i2.112

Abstract

Kajian ini mengkaji aspek kepemimpinan dalam keluarga yang tertuang dalam Surat al-Nisa ayat 34 yang menyatakan laki-laki adalah pemimpin bagi perempuan sebab Allah telah memberikan kelebihan bagi seorang laki-laki. Melalui kajian tafsir dan analisis gender, kajian ini menghasilkan kesimpulan bahwa kepemimpinan dalam keluarga bukanlah bersifat taken for granted, atau dalam istilah gender bukanlah jenis kelamin yang bersifat kodrati, melainkan hasil dari konstruksi sosial. Oleh karenanya, kepemimpinan tidak dapat dibakukan pada jenis kelamin tertentu, melainkan didasarkan pada aspek kapabilitas yang dimiliki laki-laki maupun perempuan.
Hukum Islam dalam Pembentukan Keluarga Sakinah Mawaddah Warahmah (Field Research di KUA Kalisat Jember) Afifah, Nurul Afifah; Abdul Halim
el-Bait: Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol 3 No 2 (2024): Juli-Desember
Publisher : Fakultas Syariah Program studi Hukum Keluarga Islam IAI Al- Qodiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/ebjhki.v3i2.113

Abstract

A Sakinah family is a family formed based on a legal marriage, able to provide affection to its family members so that they have a sense of security, tranquility, peace and happiness in trying to achieve the welfare of the world hereafter. To realize a sakinah family is not an easy thing. There needs to be efforts that lead to the process. Among other things, the awareness of family members, socialization, guidance and encouragement to them to instill the values of forming a sakinah family. There are still many households that are plagued by conflict so that the impact on the destruction of the family order ranging from children to the environment. The context of this research is How is the concept of a sakinah family mawaddah warahmah from the perspective of Islamic law a study of the views of religious leaders and the head of the kalisat sub-district KUA?. The results of this study reveal the concept of a Sakinah Family Mawaddah Warahmah Perspective of Islamic Law, a study of the views of religious leaders and the head of the KUA of Kalisat District, namely that a sakinah family means tranquility, peace and tranquility.
Peran Kafa’ah dalam Pembentukan Keluarga Maslahah: Pendekatan Berbasis Solusi untuk Tantangan Aktual Hukum Keluarga Islam Rudi, Rudi Adi
el-Bait: Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol 3 No 2 (2024): Juli-Desember
Publisher : Fakultas Syariah Program studi Hukum Keluarga Islam IAI Al- Qodiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/ebjhki.v3i2.118

Abstract

Dalam konteks kehidupan sosial, keluarga dianggap sebagai institusi sederhana yang mencakup berbagai pola interaksi antara suami dan istri. Keluarga juga dapat digambarkan sebagai struktur simbiosis-mutualisme, di mana terdapat saling ketergantungan antara pria dan wanita dalam ikatan keluarga untuk membangun hubungan sosial yang kuat. Relasi atau hubungan antara pria dan wanita diikat melalui proses upacara sakral yang dikenal sebagai pernikahan. Metode yang digunakan dalampeneliatianini adalah kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian library researce. Hasilnya adalah bahwa Kafa’ah dalam konteks pernikahan Islam, merujuk pada konsep kesetaraan antara pasangan yang mencakup berbagai aspek kehidupan, seperti agama, pendidikan, ekonomi, dan karakter pribadi. Konsep ini memiliki peran penting sebagai landasan fundamental dalam menciptakan keluarga maslahah, yaitu keluarga yang harmonis dan memberikan manfaat tidak hanya bagi anggotanya, tetapi juga bagi masyarakat luas. Kafa’ah berfungsi sebagai pedoman dalam memilih pasangan yang setara, baik dalam hal ketakwaan, latar belakang social, maupun kualitas pribadi, sehingga hubungan suami-istri dapat terjalin dengan penuh kasih sayang, saling pengertian, dan tanggung jawab. Melalui kafa’ah, pernikahan diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang stabil dan sejahtera, mendukung tercapainya tujuan hidup yang lebih baik, serta menghasilkan keturunan yang saleh. Oleh karena itu, kafa’ah bukan hanya faktor penting dalam menjaga keharmonisan rumah tangga, tetapi juga dalam mewujudkan keluarga yang memberikan kebaikan bagi umat manusia sesuai dengan ajaran Islam.

Page 1 of 1 | Total Record : 3