cover
Contact Name
Kukuh Kurniawan Dwi Sungkono
Contact Email
kukuh.kurniawan@lecture.utp.ac.id
Phone
+6281326666114
Journal Mail Official
jceit@utp.ac.id
Editorial Address
Journal of Civil Engineering and Infrastructure Technology Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Jl. Walanda Maramis No.31, Nusukan, Kec. Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57135
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal Of Civil Engineering And Infrastructure Technology
ISSN : -     EISSN : 29646251     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Journal Of Civil Engineering And Infrastructure Technology (JCEIT) (e-ISSN: 2964-6251) is a journal of civil engineering provides a forum for publishing research articles or review articles. This journal has been distributed by Progam Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Tunas Pembangunan Surakarta started from Volume 1 Number 1 Year 2022 to present. This journal encompasses original research articles, review articles, and short communications, including: Civil Engineering; Water Resources; Construction Management; Transportation; Structure; Geotechnics; Environment; This journal has a content in the form of research results and reviews in selected fields of study covering various branches of civil engineering and also contains fields of study relating to civil engineering in a broad sense. This journal is published 2 times a year in June and December.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2022): JCEIT" : 5 Documents clear
PEMANFAATAN LIMBAH SERBUK BETON DAN LIMBAH SERBUK CANGKANG KERANG UNTUK PENGAPLIKASIAN BETON MEMADAT SENDIRI RAMAH LINGKUNGAN KUAT TEKAN AWAL TINGGI DENGAN PERENCANAAN 25 MPA Dian Arumningsih DP; Gatot Nursetyo; Satrio Agung Pratama
Journal of Civil Engineering and Infrastructure Technology Vol. 1 No. 2 (2022): JCEIT
Publisher : Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jceit.v1i1.2229

Abstract

Saat ini beton memadat sendiri adalah salah satu motode pembuatan beton yang efektif untuk dijadikan beton dengan pengertasan yang cepat, Semen berkontribusi menyumbang karbondioksida terbesar didunia setelah sampah. Beton memadat dengan sendiri merupakan salah satu inovasi terbesar yang terjadi di bidang konstruksi serta infrastruktur, dimana beton ini mempunyai daya kerja yang tinggi tetapi, kemampuan untuk mengalir tanpa alat bantu juga tidak mengabaikan kuat tekan. Dengan konsep pembangunan dengan tujuan berkelanjutan adalah program utama yangakan digancarkan Presiden Republik Indonesia berdasarkan Perpres No. 59 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Berkelanjutan, Maka, diperlukan material baru yang berkelanjutan untuk menggantikan produksi semen dan substitusi agregat halus baru, tetapi material ini juga diperlukan untuk kemampuan kerja yang diperlukan untuk membuat beton pemadatan sendiri. Konsep beton mutu tinggi awal ramah lingkungan, memanfaatkan limbah serbuk beton, dapat menjadi solusi untuk menggantikan sebagian semen dan limbah serbuk cangkang kerang juga untuk substitusi agregat halus. Penelitian ini menggantikan limbah serbuk cangkang kerang sebagai pengganti 10% agregat halus serta limbah serbuk beton sebagai pengganti 10% semen. Menurut PD T-04-2004-C Tentang Tata Cara Pembuatan Dan Pelaksanaan Beton Berkekuatan Tinggi bahan inovasi ini dapat mencapai nilai yang tinggi diumur 1 hari mencapai 25 MPa berdasarkan perencanaan campuran pembuatan beton dapat digunakan dalam kontruksi struktur gedung, kolom, pile, dan bore pile serta kemampuan kerja untuk beton memadat sendiri ini juga memenuhi persyaratan yang dibutuhkan. Sehingga mendapatkan kesimpulan dapat menjadikan sumber referensi dengan memanfaatkan limbah di Indonesia yang mudah didapat, efektif dan ekonomis
EVALUASI KINERJA DI COLO BARAT KABUPATEN SUKOHARJO Irwin Bachtiar Satya Nugraha; Erni Mulyandari; Gunarso
Journal of Civil Engineering and Infrastructure Technology Vol. 1 No. 2 (2022): JCEIT
Publisher : Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jceit.v1i1.2230

Abstract

Bangunan irigasi mengalami penurunan fungsi akibat bertambahnya umur bangunan, bencana alam, atau pengaruh ulah manusia. Sesuai dengan amanat Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Permen PUPR No. 12/PRT/M/2015 tentang Eksploitasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi bahwa evaluasi kinerja sistem irigasi dimaksudkan untuk mengetahui kondisi kinerja sistem irigasi agar kebutuhan air tanaman dapat tercapai dengan optimal. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kondisi jaringan irigasi di DI Colo Barat, mengetahui persentase kinerja sistem irigasi pada tiap komponennya, dan mengetahui kinerja sistem irigasi DI Colo Barat berdasarkan Permen PUPR No. 12/PRT/M/2015. Metode penelitian dilakukan dengan cara pengamatan dan observasi langsung di lapangan dengan melakukan penelusuran jaringan irigasi DI Colo Barat serta dengan melakukan analisis data sekunder. Hasil penilaian kondisi jaringan irigasi DI Colo Barat untuk saluran pembawa menunjukkan sebanyak 50% dalam kondisi baik dan 50% sisanya dalam kondisi rusak ringan, untuk jalan inspeksi DI Colo Barat menunjukkan 100% dalam kondisi baik sekali, untuk bangunan pengatur DI Colo Barat menunjukkan sebanyak 6% dalam kondisi baik sekali, 42% dalam kondisi baik, 14% mengalami rusak ringan, dan 38% sisanya mengalami rusak berat, untuk bangunan pelengkap DI Colo Barat menunjukkan sebanyak 6% dalam kondisi baik sekali, 67% dalam kondisi baik, 16% mengalami rusak ringan, dan 11% sisanya mengalami rusak berat. Hasil penilaian kinerja sistem irigasi DI Colo Barat untuk masing-masing komponen yaitu, komponen prasarana fisik memperoleh nilai 31,05%, komponen produktivitas tanam memperoleh nilai 13,35%, komponen sarana penunjang OP memperoleh nilai 8,18%, komponen organisasi personalia memperoleh nilai 12,11%, komponen dokumentasi memperoleh nilai 3,78%, dan komponen P3A memperoleh nilai 7,25%. Hasil yang diperoleh menunjukkan kinerja sistem irigasi utama DI Colo Barat memperoleh nilai 75,72% dengan kategori kinerja baik. Sehingga kerusakan yang terjadi pada DI Colo Barat masih dalam batas wajar dan tidak berpengaruh pada kinerja sistem irigasi.
EVALUASI SALURAN DRAINASE UNTUK PENGENDALIAN BANJIR DI JALAN SUKOWATI SRAGEN Paska Wijayanti; Gunarso; Teguh Yuono; Amin Abdul Aziz
Journal of Civil Engineering and Infrastructure Technology Vol. 1 No. 2 (2022): JCEIT
Publisher : Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jceit.v1i1.2232

Abstract

Saluran drainase merupakan salah satu bangunan pelengkap Jalan Sukowati, Sragen. Daerah Jalan Sukowati sering terjadi genangan saat musim hujan yang sangat merugikan bagi masyarakat. Hal ini diakibatkan oleh kondisi muka air di saluran drainase meningkat dan meluap ke daerah sekitarnya. Sehingga, perlu evaluasi kondisi saluran drainase yang tidak dapat menampung debit rencana. Makalah ini menyajikan hasil evaluasi saluran drainase untuk pengendalian banjir di Jalan Sukowati Sragen. Evaluasi dilakukan dengan menganalisis perbandingan kemampuan kapasitas saluran drainase rencana dan eksisting dalam menampung debit banjir pada saluran drainase Jalan Sukowati Sragen sebelah selatan dan utara. Analisis dilakukan dengan 2 langkah. Langkah pertama yaitu analisis hidrologi untuk menghitung hujan rencana dan debit rencana kala ulang 2 tahunan, 5 tahunan, dan 10 tahunan menggunakan metode Rasional. Langkah kedua yaitu analisis hidraulika untuk mengetahui kapasitas saluran drainase. Hasil analisis saluran drainase Selatan dan Utara memiliki debit rencana lebih besar dari debit eksisting yaitu 1,40 m3/s dan 1,27 m3/s untuk saluran drainase sebelah Selatan, sedangkan 0,95 m3/s dan 0,54 m3/s untuk saluran drainase sebelah Utara. Sehingga, saluran drainase Jalan Sukowati Sragen sebelah Selatan maupun Utara perlu perencanaan ulang. Dimensi saluran drainase yang direncanakan agar mampu meminimalisir kejadian banjir adalah 1,14 m x 0,57 m untuk sebelah Selatan, dan 1,42 m x 0,71 m untuk sebelah Utara
EVALUASI FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KETERLAMBATAN PEKERJAAN (Studi Kasus: Pembangunan Jalur Kereta Api Bandara New Yogyakarta International Airport KM.1+435 S/D KM.3+142) Agung Prihantoro; Gatot Nursetyo; Herman Susilo
Journal of Civil Engineering and Infrastructure Technology Vol. 1 No. 2 (2022): JCEIT
Publisher : Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jceit.v1i1.2233

Abstract

Suatu proyek cenderung akan mengalami keterlambatan apabila perencanaan dan pengendalian tidak dilakukan dengan tepat. Berbagai hal dapat terjadi dalam proyek konstruksi yang dapat menyebabkan bertambahnya waktu pengerjaan sehingga peyelesaian proyek menjadi terlambat. Tujuan dilakukan penelitian adalah untuk mengetahui faktor-faktor penyebab keterlambatan dan mengetahuai strategi yang di lakukan untuk menyelesaikan masalah keterlambatan pekerjaan pada proyek Pembangunan Jalur Kereta Api Bandara New Yogyakarta International Airport KM.1+435 S/D KM.3+142. Pengolahan data ini menggunakan bantuan program komputer SPSS (Statistical Product and Service Solution). Dengan metode Analisis data menentukan skor terhadap pernyataan kuisoner kemudian menentukan ranking pada jawaban Responden. Hasil penelitian ini yaitu 5 faktor penyebab keterlambatan penyelesaian proyek Pembangunan Jalur Kereta Api Bandara New Yogyakarta International Airport KM.1+435 S/D KM.3+142 ialah (1) Cuaca hujan deras, (2) Keterlambatan dalam perizinan, (3) Pelaksanaan tahapan yang buruk (4) Perubahan pekerjaan struktur, serta (5) Kekurangan tenaga kerja. Strategi yang dilakukan untuk menyelesaikan masalah keterlambatan sebagai berikut: Mengalihkan pekerjaan saat cuaca hujan deras yaitu pekerjaan direksi keet, proyek sudah masuk pekerjaan tahap awal segala perizinan sebaiknya sudah selesai, mengikuti metode kerja yang telah disetujui, melakukan penyesuaian yang terkait dengan perubahan desain mengikuti kontrak, menambah jumlah tenaga kerja agar progress pekerjaan tidak terlambatSuatu proyek cenderung akan mengalami keterlambatan apabila perencanaan dan pengendalian tidak dilakukan dengan tepat. Berbagai hal dapat terjadi dalam proyek konstruksi yang dapat menyebabkan bertambahnya waktu pengerjaan sehingga peyelesaian proyek menjadi terlambat. Tujuan dilakukan penelitian adalah untuk mengetahui faktor-faktor penyebab keterlambatan dan mengetahuai strategi yang di lakukan untuk menyelesaikan masalah keterlambatan pekerjaan pada proyek Pembangunan Jalur Kereta Api Bandara New Yogyakarta International Airport KM.1+435 S/D KM.3+142. Pengolahan data ini menggunakan bantuan program komputer SPSS (Statistical Product and Service Solution). Dengan metode Analisis data menentukan skor terhadap pernyataan kuisoner kemudian menentukan ranking pada jawaban Responden. Hasil penelitian ini yaitu 5 faktor penyebab keterlambatan penyelesaian proyek Pembangunan Jalur Kereta Api Bandara New Yogyakarta International Airport KM.1+435 S/D KM.3+142 ialah (1) Cuaca hujan deras, (2) Keterlambatan dalam perizinan, (3) Pelaksanaan tahapan yang buruk (4) Perubahan pekerjaan struktur, serta (5) Kekurangan tenaga kerja. Strategi yang dilakukan untuk menyelesaikan masalah keterlambatan sebagai berikut: Mengalihkan pekerjaan saat cuaca hujan deras yaitu pekerjaan direksi keet, proyek sudah masuk pekerjaan tahap awal segala perizinan sebaiknya sudah selesai, mengikuti metode kerja yang telah disetujui, melakukan penyesuaian yang terkait dengan perubahan desain mengikuti kontrak, menambah jumlah tenaga kerja agar progress pekerjaan tidak terlambat
PERENCANAAN BENDUNGAN DI DUSUN SENDANG PAKELAN DESA SAMBIREJO KECAMATAN WIROSARI KABUPATEN GROBOGAN Puji Prasetiawan; Erni Mulyandari; Reki Arbianto
Journal of Civil Engineering and Infrastructure Technology Vol. 1 No. 2 (2022): JCEIT
Publisher : Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jceit.v1i1.2234

Abstract

Air merupakan salah satu faktor kebutuhan pangan, terutama untuk meningkatkan produktifitas lumbung pangan khususnya air irigasi untuk persawahan dalam sektor pertanian. Dengan adanya Bendungan di Dusun Sendang Pakelan Desa Sambirejo Kecamatan Wirosari Kabupaten Grobogan yang terletak di daerah aliran sungai Sambirejo diharapkan dapat mengurangi kelangkaan air dan dapat meningkatnya indeks pertahanan pangan khususnya padi, palawija, tebu dan bahan pokok tanam lainya. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif yaitu dengan pendekatan studi kasus. Adapun data yang digunakan adalah data primer berupa data geologi, hidrologi, hidrolika dan mekanika tanah. Dalam perencanaan bendungan dilakukan analisis data hujan terlebih dahulu sehingga di dapatkan Debit Banjir Periode Ulang 25 tahun sebesar 162,20 m³/dt dan debit andalan diperoleh sebesar 257,33 m³/dt. Tampungan air direncanakan sebesar 205.600 m³ untuk mengairi areal 150 ha, dengan kebutuhan air irigasi sebesar 0,32 m³/dt. Bendungan di rencanakan dengan Bendungan Urugan Zonal dengan Inti Kedap Air yang memiliki ketinggian 16 m dengan panjang 80 m dan tinggi pelimpah 8 m dengan panjang 30 m. Material penyusun terdiri dari lempung (inti), tanah urugan, pasir, batu untuk rip-rap. Pada analisis stabilitas lereng terhadap longsoran dengan menggunakan bantuan Aplikasi Geo-Studio. Dari hasil analisa struktur dan stabilitas bendungan dinyatakan aman terhadap stabilitas lereng, rembesan dan uplift

Page 1 of 1 | Total Record : 5