Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

EVALUASI SALURAN DRAINASE UNTUK PENGENDALIAN BANJIR DI JALAN SUKOWATI SRAGEN Paska Wijayanti; Gunarso; Teguh Yuono; Amin Abdul Aziz
Journal of Civil Engineering and Infrastructure Technology Vol. 1 No. 2 (2022): JCEIT
Publisher : Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jceit.v1i1.2232

Abstract

Saluran drainase merupakan salah satu bangunan pelengkap Jalan Sukowati, Sragen. Daerah Jalan Sukowati sering terjadi genangan saat musim hujan yang sangat merugikan bagi masyarakat. Hal ini diakibatkan oleh kondisi muka air di saluran drainase meningkat dan meluap ke daerah sekitarnya. Sehingga, perlu evaluasi kondisi saluran drainase yang tidak dapat menampung debit rencana. Makalah ini menyajikan hasil evaluasi saluran drainase untuk pengendalian banjir di Jalan Sukowati Sragen. Evaluasi dilakukan dengan menganalisis perbandingan kemampuan kapasitas saluran drainase rencana dan eksisting dalam menampung debit banjir pada saluran drainase Jalan Sukowati Sragen sebelah selatan dan utara. Analisis dilakukan dengan 2 langkah. Langkah pertama yaitu analisis hidrologi untuk menghitung hujan rencana dan debit rencana kala ulang 2 tahunan, 5 tahunan, dan 10 tahunan menggunakan metode Rasional. Langkah kedua yaitu analisis hidraulika untuk mengetahui kapasitas saluran drainase. Hasil analisis saluran drainase Selatan dan Utara memiliki debit rencana lebih besar dari debit eksisting yaitu 1,40 m3/s dan 1,27 m3/s untuk saluran drainase sebelah Selatan, sedangkan 0,95 m3/s dan 0,54 m3/s untuk saluran drainase sebelah Utara. Sehingga, saluran drainase Jalan Sukowati Sragen sebelah Selatan maupun Utara perlu perencanaan ulang. Dimensi saluran drainase yang direncanakan agar mampu meminimalisir kejadian banjir adalah 1,14 m x 0,57 m untuk sebelah Selatan, dan 1,42 m x 0,71 m untuk sebelah Utara
IDENTIFIKASI DAN PERBAIKAN JARINGAN IRIGASI COLO TIMUR KABUPATEN SUKOHARJO (STUDI KASUS: SALURAN SEKUNDER AMBIL-AMBIL) Sukma Wijaya; Gunarso Gunarso; Teguh Yuono; Paska Wijayanti
Journal of Civil Engineering and Infrastructure Technology Vol. 2 No. 2 (2023): JCEIT
Publisher : Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jceit.v2i2.3090

Abstract

A good irrigation building should be able to function optimally by considering effectiveness level of water management, if irrigation building maintenance is not carried out routinely and periodically it will have an impact on the main function of irrigation networks. This study aims to obtain data and information, obtain solutions for efforts to repair the damage to the secondary canal in the East Colo Irrigation area in Sukoharjo, and determine the costs incurred for rehabilitation. The methods used in this study were observation, interviews, literature study, and written data collection in the field. The results of the study include the identification of damage to the Secondary Canal Ambi- ambil is classified into three, namely; Minor damage, including cleaning of vegetation around the canal and cracks in the canal. Moderate damage, including painting of sluice gates and replacement of wooden valve plates with steel valve plates. Serious damage, including sedimentation and damage to canals. Efforts to repair or deal with damage to the Secondary Canal Ambil-ambil, namely: Cleaning of vegetation around the Secondary Canal Ambil- ambil, painting of 8 water gates on the Secondary Canal Ambil-ambil, replacing the sluice plate on B.Am 5 Secondary Canal Ambil- ambil, Silting by Sedimentation of Canal Sedimentation on B.Am 4 (1303 m to 2041 m), Handling of heavy damage, Replacement of walls and floors with U-gutter on Secondary Canal Ambil-ambil B.Am 4 (1 m to 764 m). And the budget plan for the repair of the Secondary Canal Ambil- ambil is 1.501.832.684,00
EVALUASI BANGUNAN GEDUNG PERKULIAHAN FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA Kukuh Kurniawan Dwi Sungkono; Reki Arbianto; Teguh Yuono; Suryo Handoyo; Erni Mulyandari; Paska Wijayanti; RA Dinasty Purnomoasri; Tri Hartanto
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v4i1.3066

Abstract

Evaluasi struktur bangunan dibutuhkan dengan tujuan untuk mengetahui kemampuan struktur bangunan dan atau kualitas material. Kekuatan dan kemampuan struktur dalam menahan beban rencana menjadi unsur utama sebuah bangunan. Pada bangunan yang sudah ada, untuk mengetahui mutu kuat tekan beton dilakukan dengan metode uji tidak merusak (non-destructive test, NDT) dan uji merusak (destructive test, DT). Daya dukung tanah dapat diperoleh dari pengujian lapangan yaitu Cone Penetration Test (CPT) atau sondir. Metode evaulasi bangunan dilakukan pada material beton dan daya dukung tanah. Evaulasi material beton dilakukan dengan hammer test dan core drill pada elemen balok kolom bangunan. Sedangkan pengujian tanah menggunakan metode CPT atau sondir sebanyak 2 titik. Hasil pengujian core drill menunjukkan kuat tekan balok sebesar 6,33 MPa dan kolom sebesar 2,48 MPa. Berdasarkan penyelidikan tanah, tanah keras berada pada kedalaman 5-meter. Berdasarkan data pengujian core drill dan sondir, perlu dilakukan analisis kinerja bangunan terhadap resiko gempa. Untuk memastikan bangunan aman terhadap resiko terjadinya kegagalan pada saat terjadi gempa.
PERENCANAAN BANGUNAN MASJID SMK NEGERI 1 WONOGIRI Kukuh Kurniawan Dwi Sungkono; Reki Arbianto; Teguh Yuono; Suryo Handoyo; Erni Mulyandari; Paska Wijayanti; RA Dinasty Purnomoasri; Tri Hartanto
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v4i2.3671

Abstract

SMKN 1 Wonogiri yang terletak di Kabupaten Wonogiri, memiliki rencana untuk pembangunan rumah ibadah 2 lantai dengan memodifikasi bangunan existing. Perencanaan bangunan bertingkat harus dilakukan dengan baik untuk memastikan kekuatan dan kenyamanan pengguna. Analisis struktur sangat penting untuk memastikan bagaimana alur, distribusi dan dampak beban terhadap struktur yang ditinjau. Analisis struktur adalah proses menghitung dan menentukan efek akibat beban yang bekerja pada struktur (bangunan, jembatan, dermaga atau objek lainnya) yang menimbulkan reaksi berupa gaya dalam pada struktur. Perencanaan struktur dilakukan sesuai dengan peraturan Standar Nasional Indonesia (SNI) sebagaimana yang telah diatur. Keterbatasan lahan dan kebutuhan ruang SMKN 1 Wonogiri dalam pembangunan memerlukan keterlibatan tenaga ahli dalam perencanaan dan pembangunan. Perencanaan bangunan dengan melakukan analisis bangunan bertingkat menjadi sangat penting untuk memastikan keamanan dan kenyamanan bangunan. Berdasarkan permasalahan diatas, maka diusulkan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dengan tema “Perencanaan Bangunan Masjid SMKN 1 Wonogiri”. Rencana kegiatan ini akan bekerja sama dengan sekolah SMKN 1 Wonogiri dan Alumni SMKN 1 Wonogiri sebagai lokasi yang akan dilakukan pekerjaan perencanaan. Berdasarkan hasil pengujian daya dukung tanah yang dilakukan, tanah keras diperoleh pada kedalaman 5 meter. Sehingga pondasi yang digunakan adalah pondasi strauss pile dia. 300mm dengan kedalaman 6 meter. Masjid SMKN 1 Wonogiri dengan kondisi exsisting yang masih difungsikan dalam proses pembangunan nantinya, maka struktur baja menjadi pilihan sebagai material struktural.
SISTEM OPERASIONAL BENDUNG BARAN DITINJAU DARI KETERSEDIAAN AIR Wijayanti, Paska; Arbianto, Reki; Kareri Laki, Sintia
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 29 No. 2 (2024): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v29i2.3485

Abstract

Sebagian besar penduduk Indonesia bergantung pada pertanian sebagai sumber pangan, ketersediaan air irigasi dari suatu bendung dapat mempengaruhi tingkat keberhasilan sektor pertanian serta menentukan tingkat ekonomi nasional. Bendung Baran mengairi daerah irigasi (D.I) dengan luas area 179 ha. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem operasi Bendung Baran terhadap ketersediaan air dan kebutuhan air irigasi. Metode yang digunakan yaitu metode FJ.Mock untuk menghitung ketersediaan air, metode KP-01 untuk menghitung kebutuhan air irigasi, dan metode imbangan air untuk menghitung simulasi operasi. Data hujan yang digunakan adalah Stasiun Waduk Cengklik selama 10 tahun (2013-2022), data klimatologi, data teknis Bendung Baran, dan skema/layout jaringan irigasi. Hasil perhitungan ketersediaan air mampu melayani kebutuhan air irigasi dengan debit bulanan rerata sebesar 2,73 m3/detik, dimana debit terbesar dibulan Januari sebesar 5,495 m3/detik dan debit terendah dibulan Agustus sebesar 0,93 m3/detik. Hasil perhitungan kebutuhan air irigasi menunjukkan debit rerata bulanan sebesar 0,44 m3/detik, dimana debit terbesar diperoleh sebesar 0,60 m3/detik pada periode kedua bulan Juni dan debit terendah diperoleh sebesar 0,21 m3/detik yaitu pada periode pertama bulan Maret. Hasil perhitungan simulasi operasi Bendung Baran menunjukkan ketersedian air dan kebutuhan air irigasi pada masa tanam padi tidak memenuhi pada bulan Juli dan Agustus. Hal ini dikarenakan minimnya curah hujan, terdapat beberapa jaringan irigasi yang rusak, dan adanya penimbunan sampah, sehingga hasil perhitungan perubahan volume tampungan ditambah dengan volume tampungan awal Bendung Baran berada dibawah tampungan minimum Bendung Baran.
Studi Evaluasi Saluran Drainase Studi Evaluasi Saluran Drainase Sebagai Upaya Penanggulangan Banjir Di Dusun Badran Asri Kabupaten Karanganyar: Saluran Drainase, Banjir, Genangan, Alternatif Husaini, Fahri; Wijayanti, Paska; Purnomoasri, RA Dinasty
Journal of Civil Engineering and Infrastructure Technology Vol 3 No 2 (2024): JCEIT
Publisher : Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jceit.v3i2.3916

Abstract

Badran Asri Hamlet in Cangakan Village, Karanganyar District, often experiences flooding and inundation, this is due to the drainage channels being classified as poor and starting to experience a decline in the quality of the drainage channels so that they are unable to accommodate runoff water. The aim of this research is to evaluate flood management efforts and the problems that exist in the area. The method used in this research is quantitative descriptive, namely by first conducting a survey at the research location and then analyzing the data obtained. After evaluating the 10-year flood discharge of 25 channels in Badran Asri Hamlet, Cangakan Subdistrict, there were 13 channels that did not meet domestic flood discharge capacity and 12 channels that still met domestic flood discharge capacity. As an alternative, improvements need to be made by re-planning by increasing the capacity of the drainage channel in the form of a new channel as a flood management solution so that a channel discharge is obtained that is able to meet the domestic flood discharge capacity.
ANALISIS DAYA DUKUNG TIANG PANCANG STEEL PIPE PILE BERDASARKAN DATA KALENDERING DAN PDA TEST (Studi Kasus: Project Strengthening Jetty 1 & Jetty 2 PLH Existing, Desa Paring Lahung, Kec. Montallat, Kab. Barito Utara, Kalimantan Tengah) Kukuh Kurniawan Dwi Sungkono; Arbianto, Reki; Wijayanti, Paska; Prasetyo, Erwin Aji; Kurniawan, Rizal
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol 30 No 1 (2025): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v30i1.4606

Abstract

In the field of construction, particularly in geotechnical engineering, uncertainties in foundation design approaches are frequently encountered. Geotechnical uncertainties, especially in foundation design, pose complex challenges due to the heterogeneous nature of soil and data limitations. Dynamic load testing on pile foundations is an alternative method to static load testing in geotechnical engineering for evaluating pile capacity and behavior. The results of this analysis will be compared to the design capacity of pile foundations in the breasting dolphin structure. This study on a breasting dolphin structure utilizing Steel Pipe Pile (SPP) foundations with a diameter 610 mm. PDA tests were conducted on piles at points G6-23, G7-33, G7-38, and G8-46. The study begins with a literature review to comprehend methods and theories related to pile capacity analysis based on calendaring and PDA testing. Calendaring data were analyzed using empirical methods such as the Hiley Formula to estimate the dynamic bearing capacity of each pile. The pile capacity calculated using the Hiley Formula is generally higher than the results obtained from the Case Method and CAPWAP Analysis. The relationship between pile capacity based on the Hiley Formula (calendaring) and the Case Method (PDA test) yielded a linear regression equation of y = 1.0785x - 983.07 with R² = 0.2385, indicating a weak correlation. Meanwhile, the relationship between pile capacity from the Hiley Formula (calendaring) and CAPWAP Analysis (PDA test) resulted in a linear regression equation of y = -0.006x + 2909.8 with R² = 1×10?¹, indicating almost no linear correlation between the two.
ANALISIS DAYA DUKUNG TIANG PANCANG STEEL PIPE PILE BERDASARKAN DATA KALENDERING DAN PDA TEST (Studi Kasus: Project Strengthening Jetty 1 & Jetty 2 PLH Existing, Desa Paring Lahung, Kec. Montallat, Kab. Barito Utara, Kalimantan Tengah) Kukuh Kurniawan Dwi Sungkono; Arbianto, Reki; Wijayanti, Paska; Prasetyo, Erwin Aji; Kurniawan, Rizal
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 30 No. 1 (2025): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v30i1.4606

Abstract

In the field of construction, particularly in geotechnical engineering, uncertainties in foundation design approaches are frequently encountered. Geotechnical uncertainties, especially in foundation design, pose complex challenges due to the heterogeneous nature of soil and data limitations. Dynamic load testing on pile foundations is an alternative method to static load testing in geotechnical engineering for evaluating pile capacity and behavior. The results of this analysis will be compared to the design capacity of pile foundations in the breasting dolphin structure. This study on a breasting dolphin structure utilizing Steel Pipe Pile (SPP) foundations with a diameter 610 mm. PDA tests were conducted on piles at points G6-23, G7-33, G7-38, and G8-46. The study begins with a literature review to comprehend methods and theories related to pile capacity analysis based on calendaring and PDA testing. Calendaring data were analyzed using empirical methods such as the Hiley Formula to estimate the dynamic bearing capacity of each pile. The pile capacity calculated using the Hiley Formula is generally higher than the results obtained from the Case Method and CAPWAP Analysis. The relationship between pile capacity based on the Hiley Formula (calendaring) and the Case Method (PDA test) yielded a linear regression equation of y = 1.0785x - 983.07 with R² = 0.2385, indicating a weak correlation. Meanwhile, the relationship between pile capacity from the Hiley Formula (calendaring) and CAPWAP Analysis (PDA test) resulted in a linear regression equation of y = -0.006x + 2909.8 with R² = 1×10?¹, indicating almost no linear correlation between the two.
ASESMEN BANGUNAN GEDUNG PERKULIAHAN 3 LANTAI KAMPUS 2 UTP SURAKARTA Reki Arbianto; Suryo Handoyo; Kukuh Kurniawan Dwi Sungkono; Teguh Yuono; Erni Mulyandari; Paska Wijayanti; Atika Candra Yulia; Tri Hartanto; Tiara Cika Kusuma; Muhammad Taufik Kristianto
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v5i1.4528

Abstract

Bangunan gedung lantai 3 UTP Surakarta Kampus II dibangun sekitar tahun 1990an dengan material beton bertulang. Bangunan gedung bertingkat ini berlokasi di jalan Walanda Maramis No.31, Nusukan, Kec. Banjarsari, Kota Surakarta. Gedung ini berfungsi sebagai tempat perkuliahan pada lantai 1 dan 2, serta ruang olahraga pada lantai 3. Dalam proses perencanaan bangunan gedung, perhitungan struktur menjadi salah satu elemen kunci yang tak dapat diabaikan. Dokumen perhitungan struktur merupakan rangkaian detail yang menjelaskan analisis dan perhitungan teknis terhadap kekuatan dan stabilitas suatu struktur bangunan. Dokumen teknis bangunan gedung lantai 3 UTP Surakarta perlu dibuat dalam upaya untuk menganalisis kekuatan struktur terhadap resiko bencana kegempaan saat ini. Asesmen bangunan gedung perlu dilakukan untuk menjadi pedoman dalam perencanaan dan perubahan fungsi bangunan yang mungkin dilakukan kedepannya. Berdasarkan permasalahan diatas, maka diusulkan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dengan tema “Asesmen Mutu Beton Dan Tulangan Bangunan Gedung Perkuliahan 3 Lantai Kampus 2 UTP Surakarta”. Tahapan dan teknis pelaksanaan pengabdian msyarakat ini difokuskan pada kegiatan survey dan pengujian lapangan. Kegiatan survey dan pegujian lapangan sendiri terdiri dari beberapa tahap mulai dari persiapan, survey denah dan pelaksanaan pengujian lapangan. Hasil survei pada elemen stuktur beton bertulang menunjukkan kondisi yang masih baik dan tidak terjadi retak struktural. Hasil survei pada struktur atap baja, menunjukkan karat pada profile sturktur. Tetapi kondisi karat tidak mendegradasi penampang elemen yang dapat mengurangi kekuatan. Hasil destructive test yang dilakukan menunjukkan kuat tekan beton minimal sebesar 11.70 MPa dan terbesar 22.50 MPa.
EVALUASI SALURAN DRAINASE DAN PENANGANAN GENANGAN AIR DI JALAN PENGGING-BANYUDONO KABUPATEN BOYOLALI Putra, Gian Rahmanda; Wijayanti, Paska; Sumina, Sumina
Journal of Civil Engineering and Infrastructure Technology Vol 4 No 1 (2025): JCEIT
Publisher : Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jceit.v4i1.4993

Abstract

A drainage system is a series of activities designed to drain water from an area or area, including surface water and ground water. Drainage systems are also an important part of urban areas. A well-organized urban area must have a drainage system that functions well, so that it does not cause standing water which can disrupt community activities, especially those related to environmental health. On the Pengging-Banyudono road, Ngaru-ngaru Village, Banyudono District, Boyolali Regency, which is a residential area and sales kiosk, there are still several problems with the drainage system which is not functioning properly and must be addressed immediately. If the rainfall is high enough, it will cause water to pool on the body and shoulders of the road, which can cause water channels to become blocked and disrupt residents' activities. So it is necessary to evaluate drainage channels and handle waterlogging on Jalan Pengging-Banyudono, Boyolali Regency. This research aims to determine the existing drainage system and evaluate the capacity of the drainage channel. From monitoring, there is sedimentation, sedimentation and changes in the cross-sectional dimensions of the channel which trigger blockage of water flow. Meanwhile, the analysis results show that the channel capacity is unable to accommodate the existing flood discharge. In the existing channel, the channel discharge (Qs) is 0.0081m3/second, smaller than the 25 year flood discharge (0.2783 m3/second). This means that the existing channel capacity is not able to accommodate flood discharge. The results of calculating the dimensions of the new channel, obtained the most economical channel dimensions with a channel width of 1.2 m and a channel height of 1.2 m.