cover
Contact Name
Adnan Faris Naufal
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
+6289698282401
Journal Mail Official
afn778@ums.ac.id
Editorial Address
Program Studi Fisioterapi, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhamadiyah Surakarta Telpon: +62 271 717417 ext. 0000 Email: fisioterapi@ums.ac.id
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
FISIO MU: Physiotherapy Evidences
ISSN : 27229629     EISSN : 27229610     DOI : https://doi.org/10.23917/fisiomu.v4i3.5044
Core Subject : Health,
Aim: This journal aims to publish articles with special interest in the development of physiotherapy and health sciences. Not only limited to discussing musculoskeletal, but this journal covers broader health sciences seen from the development of motion and activity. Scope: - Physiotherapy Musculoskeletal - Physiotherapy Neurology - Physiotherapy Cardio Pulmonal - Physiotherapy Pediatric - Physiotherapy Integumen - Physiotherapy Reproduction Health - Physiotherapy Geriatric - Physiotherapy Sport - Physiotherapy Wellness
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol.3,No.1 Januari 2022" : 9 Documents clear
Hubungan Status Gizi dengan Kebugaran Jasmani Atlet Taekwondo Remaja Istiqomah, Isnanda Putri Nur; Kristiyanto, Agus; Ardyanto, Tonang Dwi
FISIO MU: Physiotherapy Evidences Vol.3,No.1 Januari 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/fisiomu.v3i2.4996

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara status gizi dengan kebugaran jasmani atlet taekwondo remaja. Metode penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 30 atlet taekwondo remaja, sampel diambil menggunakan metode secara acak sederhana yaitu simple random sampling. Pengumpulan data meliputi status gizi dengan cara pengambilan data antropometri berat badan dan tinggi badan, kebugaran jasmani dengan menggunakan tes lari MFT (multistage fitness). Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi pearson product moment. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara status gizi dengan kebugaran jasmani (p= 0,028). Nilai R sebesar -0,401 menunjukkan kekuatan hubungan yang sedang, nilai negatif menunjukkan hubungan yang terbalik pada variabel. Status gizi lebih maka kebugaran jasmani menurun. status gizi berhubungan dengan kebugaran jasmani. Atlet yang memiliki status gizi yang baik cenderung memiliki kebugaran jasmani yang baik pula. Perlu dilakukan penambahan informasi terkait gizi pada atlet sehingga terciptanya status gizi baik serta kebugaran jasmani yang baik pada atlet.
Penatalaksanaan Fisioterapi Komprehensif Pada Kasus Pasca Coronary Artery By Pass Grafting Et Causa Coronary Artery Disease Involving 3 Vessels (CAD3VD): Case Report Pramudiana, Nurisma; Pristianto, Arif
FISIO MU: Physiotherapy Evidences Vol.3,No.1 Januari 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/fisiomu.v3i2.4997

Abstract

Coronary heart disease is a malfunctioning of the heart caused by stenosis of the heart blood vessels which can affect one or more arteries. In these cases the patient had Triple Vessels Disease (3-VD), where there was ≥50-70% stenosis in most of the main branches of the heart blood vessels, then the patient underwent a revascularization operation Coronary Artery Bypass Grafting (CABG) with a postoperative condition, namely pain. in the sternum and lower right leg, accumulation of pulmonary sputum, decreased thoracic expansion, shortness of breath, decreased activity and functional ability. The management of physiotherapy that is given is chest physiotherapy and active and passive exercises in extremity. After 3 times of therapy, the results obtained from the degree of shortness of T0: 5 to T3: 3, the decrease in pain T0: 6 to T3: 3, then tenderness T0: 6 to T3: 3 and silent pain T0: 4 to T3: 3 increased the difference in thoracic expansion in the axilla T0: 1 cm becomes T3: 2 cm, at ICS T0: 1 cm changes to T3: 2 cm and there has been no increase in the xypoideus process, by 2 cm at T0 and T3. Activity and functional abilities were calculated using the Barthel index on T0 of the total dependency category, changing to T3: weight dependence. Chest physiotherapy and active-passive exercises in extremity can alleviate problems in post-CABG surgery.
Penatalaksanaan Fisioterapi untuk Meningkatkan Keseimbangan Dinamis Lansia dengan Teknik Core Stability Exercise dan Tandem Walking Exercise Fauziah, Enny; Zulfah, Khairina; Oktaviani, Yulisha Eva
FISIO MU: Physiotherapy Evidences Vol.3,No.1 Januari 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/fisiomu.v3i2.4998

Abstract

Lansia merupakan usia yang rentan akan mengalami jatuh. Hal tersebut disebabkan karena terjadinya penurunan kekuatan otot, rentang gerak sendi, sistem vestibular dan sistem visual. Semua permasalahan tersebut akan menyebabkan terjadinya gangguan keseimbangan dinamis pada lansia. Maka dari itu, pasien yang memiliki permasalahan keseimbangan dinamis harus diberikan intervensi yang tepat, salah satunya dengan menggunakan intervensi core stability exercise dan tandem walking exercise. Core stability exercise merupakan intervensi yang berfungsi untuk meningkatkan kekuatan core muscle. Sedangkan tandem walking exercise merupakan intervensi yang diberikan untuk meningkatkan aktivasi input proprioseptif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penatalaksanaan fisioterapi pada gangguan keseimbangan dinamis lansia dengan pemberian intervensi berupa core stability exercise dan tandem walking exercise. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan case study yaitu dengan melakukan pemeriksaan dan penanganan fisioterapi pada satu orang pasien. Penelitian ini dilakukan di Desa Paring Agung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Penelitian ini dilakukan pada lansia yang memiliki masalah gangguan keseimbangan yang diukur dengan menggunakan timed up and go test. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa pemberian intervensi core stability exercise dan tandem walking exercise dalam waktu 6 minggu dapat meningkatkan keseimbangan dinamis pada lansia
Latihan Endurance Penderita Pasca Stroke Iskemik Amalia, Novi Putri; Rahman, Moch. Ichwanul
FISIO MU: Physiotherapy Evidences Vol.3,No.1 Januari 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/fisiomu.v3i2.4999

Abstract

Stroke Menurut World Health Organization adalah adanya tanda- tanda klinik yang berkembang cepat akibat gangguan fungsi otak fokal (global) dengan gejala-gejala yang berlangsung selama 24 jam atau lebih yang menyebabkan kematian tanpa adanya penyebab lain yang jelas selain. Salah satu gejala sisa dari stroke yaitu menurunnya kualitas hidup. Bentuk aktifitas yang harus dilakukan oleh penderita pasca stroke untuk melakukan kegiatan sehari-hari seperti sebelum terkena stroke adalah mengembalikan kebugaran tubuh.Kebugaran untuk penderita pasca stroke dapat dicapai dengan latihan endurance, khususnya latihan-latihan yang bersifat aerobik secara rutin dan terkontrol dengan dosis yang tepat, dengan menggunakan alat maupun tanpa alat seperti senam, bersepeda, berjalan, cycling cycle, recumbent, dan treadmill. Salah satu tolak ukur yang paling sering digunakan untuk mengetahui kebugaran fisik seseorang adalah konsumsi oksigen maksimal (VO2 max).
Persepsi Penderita Diabetes Mellitus Terhadap Partisipasi Aktivitas Latihan Fisik Putri, Selly Riski; Kumala, Ulfa; Nazar, Muhammad Ibnu; Amanda, Mutiara Sabta; Syinta, Ahmada Norma; Rahman, Farid
FISIO MU: Physiotherapy Evidences Vol.3,No.1 Januari 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/fisiomu.v3i2.5001

Abstract

Latar belakang Diabetes Mellitus (DM) merupakan kelainan pada metabolisme di mana tubuh tidak dapat mengatur dengan baik kadar gula, terkhusus glukosa dalam darah, baik karena sensitivitas yang buruk terhadap protein insulin, atau karena produksi insulin yang tidak memadai oleh pancreas. Aktivitas fisik sangat penting bagi penderita DM, aktivitas latihan fisik ini terdapat kaitannya dengan bagaimana persepsi yang dimiliki oleh penderita DM. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi penderita diabetes mellitus terhadap partisipasi aktivitas Latihan fisik Metode Metode penelitian yang dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan Physical Activity Questionnaire for Diabetic Patients (PAQ-DP), pengumpulan data bersifat non interaktif dengan cara mengirimkan kuesioner dalam bentuk google form dan menganalisis PAQ DP dengan menggunakan skala Likert Hasil Hasil akhir setelah pengolahan data secara keseluruhan mengenai persepsi penderita diabetes mellitus terhadap patisipasi aktivitas fisik 66% responden menyatakan penting Kesimpulan Persepsi penderita diabetes mellitus terhadap patisipasi aktivitas fisik memiliki persepsi yang positif baik
Penatalaksanaan Fisioterapi Pada Anak Dengan Spinal Muscular Atrophy: Literature Review Hidayat, Egalia Novika; Naufal, Adnan Faris
FISIO MU: Physiotherapy Evidences Vol.3,No.1 Januari 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/fisiomu.v3i2.5002

Abstract

Spinal Muscular Atrophy (SMA) adalah penyakit autosomal resesif yang terjadi akibat adanya delesi maupun mutasi pada protein survival motor neuron (SMN). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penanganan fisioterapi pada anak dengan SMA melalui tinjauan literatur. Metode yang digunakan adalah mencari sumber data dengan menggunakan delapan mesin pencarian (Scholar, PubMed, Orphanet, PlosONE, Sage Publication, BMC, PEDro dan Cochrane). Menggabungkan kata kunci dengan menggunakan Spinal Muscular Atrophy atau Spinal Muscular Atrophy dan Physical therapy. Hasilnya dari seratus jurnal yang ditemukan, terdapat enam jurnal yang membahas penanganan fisioterapi pada kasus SMA beserta dosisnya.
Program Exercise Sebagai Upaya Pencegahan COVID 19 Mahesti, Lini Dewi; Ramadhani, Dessy Triana; Hasan, Atika Zulhidah; Nabilah, Hana Laila; Fatahilah, Muhammad Faris
FISIO MU: Physiotherapy Evidences Vol.3,No.1 Januari 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/fisiomu.v3i2.5003

Abstract

Latar Belakang Corona virus disease 2019 (COVID 19) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh jenis virus coronavirus yang baru ditemukan. Virus ini baru ditemukan pada Bulan Desember 2019 di Kota Wuhan, Tiongkok. Penyebaran yang sangat cepat menyebabkan seluruh negara menerapkan sistem lockdown. Penerapan peraturan semasa pandemi ini akan cenderung membentuk pola hidup sedenter pada masyarakat. Pola hidup sedenter akan menurunkan aktivitas fisik yang berpotensi mengakibatkan tubuh menjadi rentang terserang penyakit. Pada kondisi pandemi COVID 19, melakukan exercise perlu dijadikan sebuah budaya. Namun, pada kenyataannya bukti terkait exercise yang dapat meningkatkan imunitas tubuh masih sangat kurang. Metode Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Kualitatif dengan pengambilan subjek penelitian secara acak. Jenis penelitian merupakan deskriptif analitis. Penelitian dilakukan dalam jangka waktu satu bulan yaitu pada bulan Mei hingga Juni 2020. Hasil Penelitian menunjukkan adanya pengaruh melakukan exercise dengan peningkatan imunitas tubuh. Kesimpulan Melakukan exercise dengan tipe aerobik moderate mampu meningkatkan sistem imun tubuh selama masa pandemi COVID 19 dan dapat dijadikan sebuah upaya pencegahan agar tubuh tidak mudah terpapar virus COVID 19.
Hubungan Antara Fleksibilitas Otot Hamstring dengan Nyeri Punggung Bawah pada Wanita Usia 18-22 Tahun Pradipta, Puspita Asri; Naufal, Adnan Faris; Fikriyah, Istimrorul Najibatil; Ulfah, Nadiah
FISIO MU: Physiotherapy Evidences Vol.3,No.1 Januari 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/fisiomu.v3i2.5004

Abstract

Nyeri Punggung Bawah (NPB) didefinisikan sebagai nyeri, ketegangan otot atau kekakuan yang terlokalisasi di bawah batas kosta dan di atas lipatan gluteal inferior, dengan atau tanpa nyeri kaki rujukan. Kurangnya fleksibilitas hamstring dikaitkan dengan kerentanan terhadap cedera muskuloskeletal seperti nyeri punggung bawah. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara fleksibilitas otot hamstring dengan nyeri punggung bawah pada wanita usia 18 sampai 22 tahun. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional dengan subyek penelitian adalah mahasiswa perempuan fisioterapi Universitas Muhammadiyah Surakarta yang berusia 18 sampai 22 tahun sebanyak 109 orang. Pengukuran fleksibilitas otot hamstring menggunakan tes sit and reach dan kuesioner Oswestry Disability Index (ODI) digunakan untuk mengukur kemampuan fungsional NPB. Data yang dikumpulkan dianalisa menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian didapatkan nilai p=0.000, nilai r=0.644, dan arah korelasi negatif sehingga penelitian ini menunjukkan adanya hubungan signifikan yang kuat dan tidak searah antara fleksibilitas otot hamstring dengan nyeri punggung bawah pada wanita usia 18 sampai 22 tahun.
Program Preventif Primer Kelainan Postural Pada AnakUsia 10-12 Tahun Pada Masa Pandemi Covid-19 Di SDIT Muhammadiyah AlKautsar Gumpang Nugroho, Rizki Dwi; Dharmawan, Taufik Megy; Kusumaningrum, Ayu Tri
FISIO MU: Physiotherapy Evidences Vol.3,No.1 Januari 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/fisiomu.v3i2.5005

Abstract

ABSTRACT: Gangguan muskuloskeletal merupakan penyebab kecacatan paling umumnomor dua di dunia yang diukur dengan years lived with disability (YDLs). Kecacatanakibat gangguan muskuloskeletal meningkat selama satu dekade terakhir Salah satugangguan yang paling banyak ditemukan adalah scoliosis, Skoliosis didefinisikansebagai kelengkungan tulang belakang lateral dengan sudut Cobb 10° atau lebih.Skoliosis biasanya berkembang sebelum pubertas dan menyebabkan kelainan tigadimensi tulang belakang. Kelainan postur tubuh pada anak-anak paling banyakdisebabkan oleh karena aktifitas mereka di sekolah salah satunya akibat posisi dudukyang salah saat belajar. Terapi Latihan merupakan salah satu modalitas yang digunakanfisioterapis untuk memperbaiki kondisi muskuloskeletal tersebut.Latihan didefinisakansebagai aktifitas fisik yang terencana, terstruktur, berulang dan dilakukan denganintensitas untuk meningkatkan atau menjaga beberapa komponen dari kebugaran fisik,Metode pelaksanaan program kreativitas mahasiswa bidang pengabdian masyarakat inidengan bentuk edukasi dan aplikasi langsung ke siswa-siswi dengan penerapan teknikcore exercise ke siswa-siswi usia 10-12 tahun di SDIT Muhammadiyah Al-KautsarGumpang, . Berdasarkan hasil pre dan post test yang dilakukan peserta mendapatkannilai cukup bagus meskipun terdapat Penurunan nilai dari beberapa peserta pada saatpost test hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor yang ditemui di lapangan sepertipeserta yang sudah merasa jenuh mendengarkan penjelasan materi, saran daripengabian masyarakat ini tidak di rekomendasikan untuk publikasi ilmiah karena perluperlu kontrol lebih lanjut dan waktu utuk mengetahui ke efektifan program ini

Page 1 of 1 | Total Record : 9