cover
Contact Name
Tri Yanti Setya Surya Kusuma
Contact Email
pjsp@umm.ac.id
Phone
+6281357579740
Journal Mail Official
pjsp@umm.ac.id
Editorial Address
GKB 4 Lantai 3 Jl. Raya Tlogomas No.246, Babatan, Tegalgondo, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65144
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Psychological Journal: Science and Practice
ISSN : 27753824     EISSN : 28078764     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Aims and Scope Psychological Journal: Science and Practice (PJSP) is a scientific journal published by the Psychology Masters Program Directorate of Postgraduate Programs (DPPs), University of Muhammadiyah Malang. PJSP is a new face that continues Jurnal Sains dan Praktik Psikologi, which was published starting in 2013. PJSP is published two times a year May and October. Published in printed and electronic form. Articles can be complete research reports and brief reports. Scope Psychological Journal: Science and Practice (PJSP) is an open access scientific journal that specifically publishes research and practice reports in other fields of psychology. This journal welcomes the contributions of psychological scientists who are considering the following general topics: - assessment in psychology - intervention in psychology - instrumentation in psychology - clinical psychology - social psychology - educational psychology - industrial/organizational and development fields
Articles 94 Documents
Perbedaan Kebermaknaan Hidup pada Janda Paruh Baya Karena Kematian dan Perceraian Emma Rianti
Psychological Journal: Science and Practice Vol. 2 No. 2 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seseorang yang menjadi janda disebabkan dua hal, yaitu kematian dan perceraian. Mencari makna hidup dan memiliki makna hidup merupakan keinginan semua orang untuk dapat merasakan kesejahteraan hidup dan kebermaknaan hidup ketika individu mampu menemukan makna hidup dan memiliki makna yang diinginkannya maka kehidupan dirasakan bahagia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbe­daan kebermaknaan hidup pada janda paruh baya yang kehilangan suami karena kematian dan perceraian. Penelitian ini melibatkan sebanyak 59 orang subjek janda parubaya yang berusia 40-50 tahun yang terdiri dari 40 orang janda paruh baya karena kematian dan 19 orang janda paruh baya karena perceraian. Analisa data dalam penelitian ini menggunakan uji independent samples t-test yang dianalisis dengan bantuan SPSS. Analisa ujit-test menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara kebermaknaan hidup janda paruh baya karena kematian dan perceraian diperoleh t = 3,340 dan sig 0,01. Kebermaknaan 0,01yakni lebih kecil dari taraf signifikansi 5% (0,05) yang berarti adanya perbedaan. Kata kunci Kebermaknaan hidup, usia paruh baya, janda, kematian dan perceraian
Kompetensi Sosial Anak Autis Ditinjau dari Hubungan antara Dukungan Sosial Keluarga dengan Sikap Ibu Dwi Indahwati
Psychological Journal: Science and Practice Vol. 2 No. 2 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kasus autisme semakin lama selalu bertambah jumlahnya. Masalah utama yang dialami anak dengan gang­guan autism antara lain kekurangan dalam interaksi sosial dan komunikasi. Untuk meningkatkan kompe­tensi sosial anak dibutuhkan dukungan seorang ibu. Sebagian besar ibu yang memiliki anak autuis men­galami stress dan membutuhkan dukungan dari orang-orang terdekat yaitu keluarga. Tujuan penelitian ini adalah untuk me-ngetahui bagaimana kompetensi sosial anak autis ditinjau dari hubungan yang terjadi antara dukungan sosial keluarga dengan sikap ibu. Penlitian ini termasuk dalam penelitian kuantitatif dengan menggunakan tiga varia-bel. Instrumen yang digunakan yaitu skala dukungan sosial keluarga, skala sikap ibu dan skala kompetensi sosial anak autis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan posi­tif yang signifikan antara dukungan sosial keluarga dan sikap ibu dengan kompetensi anak. Hasil analisis data menunjukkan bahwa dukungan sosial keluarga dan sikap ibu memiliki sumbangan efektif terhadap kompetensi sosial anak autis sebesar 31,8 %. Implikasi dari hasil penelitian terhadap terapi dan intervensi didiskusikan dalam tulisan ini. Kata Kunci dukungan sosial keluarga, sikap ibu, kompetensi sosial, anak autis
Hubungan Kecerdasan Emosional dan Kecerdasan Spiritual dengan Pemecahan Masalah pada Remaja Ratna Dunggio
Psychological Journal: Science and Practice Vol. 2 No. 2 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah yang dihadapi para remaja berhubungan dengan kebutuhan biologis, psikologis, sosial, yang tidak terpenuhi membuat remaja mengalami kesulitan dalam pemecahan masalah. Kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual yang baik dibutuhkan dalam diri remaja sehingga remaja memiliki kemampuan dalam pemecahan masalahnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan positif dan signifikan antara kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual dengan pemecahan masalah pada remaja. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Sampel yang digunakan dalam penelitian sebanyak 300 orang. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah Teknik Sampel Purposif. Skala yang digunakan untuk mengukur kecerdasan emosional diadaptasi dari Emotional Intelligence Scale (EIS). Skala yang digunakan untuk mengukur kecerdasan spiritual diadaptasi dari Spiritual Intelligence Self-Report Inventory (SISRI). Skala yang digunakan untuk mengukur pemecahan masalah diadaptasi dari Problem Solving Inventory (PSI). Anali­sis data menggunakan analisis regresi ganda dengan bantuan SPSS V.20. Berdasarkan hasil penelitian men­unjukan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual dengan pemecahan masalah R = 0,437 p = 0,000. Terdapat hubungan positif dan signifikan kecerdasan emosional dengan pemecahan masalah r = 0,386 p = 0,000. Terdapat hubungan positif dan signifikan kecerdasan spiritual dengan pemecahan masalah r = 0,399 p = 0,000. Kata Kunci: kecerdasan emosional, kecerdasan spiritual, pemecahan masalah, remaja
Hubungan Kepribadian dan Kepengikutan pada Peserta Pengajian di Pesantren Darul Falah Malang Azis Abdullah
Psychological Journal: Science and Practice Vol. 2 No. 2 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstraksi Pengajian tradisional yang masih eksis di tengah-tengah masyarakat perkotaan dan terus berkembang pengikutnya dengan pesat, memiliki daya tarik untuk dilakukan penelitian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan faktor kepribadian dan kepengikutan pada peserta pengajian di Pesantren Darul Falah Malang. Variabel pada penelitian ini adalah lima faktor kepribadian dari The Big Five yaitu extroversion, agreeableness, conscientiousness, neuroticism, dan openness sebagai variabel independen dan kepengikutan sebagai variabel dependen. Renponden peserta pengajian sebanyak 294 orang. Hasil uji re&shy;gresi berganda pada koefisien determinasi menjelaskan bahwa extroversion, agreeableness, conscientiousness, neuroticism, dan openness secara bersama-sama berhubungan dengan kepengikutan sebesar 11,7 prosen dan sisanya adalah pengaruh variabel di luar penelitian ini. Hasil uji statistik korelasi memperlihatkan bahwa dari lima variabel kepribadian terdapat dua faktor yang mempunyai hubungan yang signifikan dengan kepe-ngikutan yaitu: faktor agreeableness (r=0,126; p<0,05), dan openness (r=0,201; p<0,05) dengan kepengiku&shy;tan. Dengan demikian hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masih banyak peluang untuk mencari variabel lain yang mempengaruhi kepengikutan pada penelitian selanjutnya. Kata kunci Kepribadian, kepengikutan, peserta pengajian, extroversion, agreeableness, conscientiousness, neuroticism, openness
Penerapan Konseling Keluarga dalam Menangani Permasalahan Siswa Terlambat Mindrewati Mindrewati
Psychological Journal: Science and Practice Vol. 2 No. 2 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyak upaya penanganan telah dilakukan, namun belum cukup efektif untuk mengatasinya. Pelibatan orangtua melalui konseling keluarga diharapkan dapat menjadi salah satu solusi untuk menangani masalah tersebut. Tujuan penelitian, yaitu untuk mengetahui peningkatan kemampuan siswa menyesuaikan waktu dengan tata tertib sekolah setelah perlakuan konseling keluarga dan untuk mengetahui peningkatan ketepatan siswa datang ke sekolah setelah konseling keluarga. Subjek penelitian sebanyak 7 siswa yang dipilih secara purposive sampling dengan kriteria terlambat &ge; 6 kali. Konseling keluarga diberikan selama 2 minggu, perkembangan kehadiran siswa di sekolah dilakukan sebelum dan sesudah intervensi dilakukan se&shy;lama 3 minggu. Variabel yang diamati adalah waktu kedatangan siswa ke sekolah serta penyebab keterlam&shy;batan jam datang. Teknik pengumpulan data adalah dokumentasi, observasi, dan wawancara. Data dianalisis secara deskriptif dan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan terjadi pengurangan keterlambatan dari 4 menjadi 3 kali selama pengamatan, dan kasus siswa terlambat berkurang dari 60 menjadi 6 kasus. Rata-rata jam datang siswa lebih cepat, dari semula jam 7:20 menjadi 6:37, frekuensi siswa terlambat berkurang, dari rata-rata 8,57 menjadi 0,86 kali, Jumlah siswa terlambat per hari juga berkurang, dari rata-rata 3,33 menjadi 0,33 orang. Kata Kunci: Konseling keluarga, keterlamabatan masuk sekolah, siswa, disiplin
Menyiapkan kesejahteraan masa depan bermula dengan perhatian pada remaja Latipun Editor
Psychological Journal: Science and Practice Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Editorial:Menyiapkan kesejahteraan masa depan bermula dengan perhatian pada remajaLatipun Editor
Regulasi emosi, kecenderungan neurotik dan dukungan sosial terhadap kecemasan pada ibu hamil Muamilah Ani Solichah
Psychological Journal: Science and Practice Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyak ibu hamil mengalami kecemasan. Kecemasan yang patologis dapat mengakibatkan dampak negatif baik bagi ibu maupun janinnya. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui hubungan regulasi emosi dan neurotik pada kecemasan ibu hamil yang dimoderasi oleh dukungan sosial. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif yang melibatkan 78 orang (usia 17-35 tahun, M= 26,769 tahun, S.D.=4,532) ibu yang hamil. Sebagian besar subjek memiliki tingkat pendidikan SMA atau SMK dan usia kehamilan pada trimester ketiga. Mereka memperoleh layanan peperiksaan di Pusat Kesehatan Masyarakat Dinoyo. Instrumen yang digunakan adalah Emotional Regulation Questionnaire (ESQ), Neuroticism Scale Questionnaire (NSQ), Social Support Behavior Scale (SSB) dan Pregnancy Anxiety Scale (PAS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa regulasi emosi dan neurotik yang dimoderasi dukungan sosial berpengaruh secara signifikan, terhadap tingkat kecemasan ibu hamil (78 %, p=0,020). Kata kunci: regulasi emosi, neurotik, dukungan sosial, kecemasan pada ibu hami
Pengaruh dukungan orang tua dan kontrol diri terhadap sikap penyalahgunaan alkohol pada remaja Baharuddin Baharuddin
Psychological Journal: Science and Practice Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyalahgunaan alkohol pada remaja mengalami peningkatan setiap tahunnya akibat kurangnya kasih sayang, perhatian dan kepedulian orang tua khususnya kurangnya dukungan orang tua dan rendahnya kemampuan dalam mengontrol diri pada individu. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh langsung dukungan orang tua terhadap sikap penyalahgunaan alkohol dan pengaruh tidak langsung dukungan orang tua terhadap sikap penyalahgunaan alkohol melalui kontrol diri. Subjek dalam penelitian ini yaitu mahasiswa semester II, IV dan VI sebanyak 274 orang. Analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis jalur. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengaruh langsung dengan koefisien -0,187 dan tidak langsung dengan keofisien -0,276 memiliki pengaruh yang signifikan. Dukungan orang tua yang baik dapat membantu anak menghindarkan penyalahgunaan alkohol, namun akan lebih efektif jika orang tua membangun dan mempertahankan kontrol diri pada anak. Kontrol diri yang baik dapat memberikan pertimbangan dan kemampuan individu yang lebih baik untuk menghindari penyalahgunaan alkohol. Kata kunci: Dukungan orang tua, kontrol diri, dan sikap penyalahgunaan alkohol, remaja.
Pengaruh pemaafan terhadap tingkat stres ditinjau dari lokus kendali pada perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga Ayuning Atmasari
Psychological Journal: Science and Practice Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekerasan dalam rumah tangga masih terus meningkat tiap tahunnya. Kekerasan dalam rumah tangga ini memiliki dampak baik fisik maupun psikologis, dan salah satu dampak psikologis yang dialami oleh korban kekerasan dalam rumah tangga ini adalah stres. Stres merupakan respon atau reaksi individu terhadap suatu kejadian atau stimulus lingkungan yang mengakibatkan individu merasa tegang, tertekan baik fisik maupun psikologis. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemaafan terhadap tingkat stres yang dimoderasi lokus kendali pada perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga. Penelitian melibatkan 130 perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga di Kabupaten Sumbawa Besar, NTB. Pengambilan data menggunakan instrumen Marital Offence-Specific Forgiveness Scale, Locus of Control Scale, dan Perceived Stress Scale. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemaafan yang dimoderasi lokus kendali internal berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat stres pada perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga. Peran lokus kendali internal sebagai variabel moderator signifikan dalam mempengaruhi hubungan antara pemaafan dengan tingkat stres, yang ditandai dengan sumbangan efektifnya yang tinggi terhadap hubungan pemaafan dengan tingkat stres pada perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga. Kata kunci: Pemaafan, lokus kendali, stres, perempuan, korban kekerasan dalam rumah tangga
Hubungan kecerdasan emosional dan harga diri dengan kebahagiaan pada remaja Achmad Faisal
Psychological Journal: Science and Practice Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebahagiaan merupakan cita-cita tertinggi yang selalu ingin diraih oleh semua manusia dalam tindakannya. Remaja yang memiliki tingkat kebahagiaan yang tinggi menunjukkan keberfungsiaan yang baik dalam aspek intrapersonal, interpresonal dan akademik. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui hubungan kecerdasan emosional dan harga diri dengan kebahagian. Penelitian melibatkan 235 siswa SMA, pengambilan data menggunakan instrumen Trait Emotional Intelligence Questionnaire &ndash; Adolescent Short Form,Oxford Happiness Questionnaire,dan The Rosenberg Self &ndash; Esteem scale. Uji signfikansi memperlihatkan F hitung 45.654, model ini signifikan dan dapat digunakan memprediksi kebahagian melalui kecerdasan emosional dan harga diri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional dan harga diri secara bersama-sama memiliki kontribusi sebesar 49,6% terhadap kebahagian.Kata kunci: kecerdasan emosional, harga diri, kebahagian

Page 4 of 10 | Total Record : 94