cover
Contact Name
Rusli
Contact Email
journal.egovwiyata@gmail.com
Phone
+6283826748762
Journal Mail Official
journal.egovwiyata@gmail.com
Editorial Address
Jalan Raya Pangandaran Cijulang Km 3.3 Kecamatan Pangandaran 46396 Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat
Location
Kab. pangandaran,
Jawa barat
INDONESIA
Kybernology : Jurnal Ilmu Pemerintahan Dan Administrasi Publik
ISSN : -     EISSN : 30311063     DOI : -
Core Subject : Social,
Focus : Kybernology Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Administrasi Publik adalah Jurnal nasional yang fokus pada Bidang Ilmu Pemerintahan dan Administrasi Publik. Jurnal ini menerima manuskrip hasil penelitian/riset dan hasil kajian literatur (literatur review). Scope : Administrasi Publik Kebijakan Pemerintahan. Manejemen Pemerintahan Birokrasi Pemerintah Politik Pemerintahan Kepemimpinan Pemerintahan Ekonomi Pemerintah Hukum Tata Pemerintah E- Government Pengawasan Pemerintahan Tata Kelola Pemerintahan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintah Pusat dan Daerah Pembangunan Desa Perencanaan Pemerintah
Articles 43 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2024): Desember 2024" : 43 Documents clear
PATRONASE DAN KLIENTALISME DALAM PEMILIHAN LEGISLATIF KABUPATEN NAGEKEO (Studi Kasus Terpilihnya Caleg PKB Shafar Laga Rema Dan Maria Roswita Mea Laki Dalam Pemilu Legislatif 2024) Engelbertus Yosef Mame Pinga; Rodriques Servatius; Veronika Ina Assan Boro
Kybernology Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Administrasi Publik Vol. 2 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Yayasan Panca Bakti Wiyata Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71128/kybernology.v2i2.182

Abstract

Penelitian ini berjudul Patronase Dan Klientalisme Dalam Pemilihan Legislatif Kabupaten Nagekeo Studi Kasus Terpilihnya Shafar Laga Rema Dan Maria Roswita Mea Laki Dalam Pemilu Legislatif 2024. Rumusan masalah dalam penulisan skripsi ini adalah Bagaimana Bagaimanakah bentuk Patronase dan Klientalisme yang dijalankan oleh Shafar Laga Rema Dan Maria Roswita Mea Laki Dalam Pemilu Legislatif 2024 di Kabupaten Nagekeo. Teori yang digunakan oleh peneliti dalam memecahkan masalah penelitian adalah Patronase dan Klientalisme. Sumber data primer adalah para informan sedangkan data sekunder adalah dokumen-dokumen yang berkaitan dengan variabel penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi.Tahap analisa data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, tahap penarikan kesimpulan lalu dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1). Patronase politik menjadi faktor utama kemenangan Shafar Laga Rema dan Maria Roswita Mea Laki dalam Pemilu Legislatif 2024 di Kabupaten Nagekeo, dengan pengecualian praktek pembelian suara, di mana Shafar Laga Rema dan Maria Roswita Mea Laki mengedepankan kampanye bersih tanpa politik uang, sesuai hukum. Mereka fokus pada program kerja yang relevan, seperti infrastruktur dan pemberdayaan pemuda. Shafar menitikberatkan pembangunan fasilitas kesehatan dan dukungan nelayan, sementara Maria mengusung politik gagasan dan kontribusi keluarganya dalam infrastruktur. Keduanya aktif dalam pengembangan olahraga di Nagekeo dan memberikan bantuan nyata bagi masyarakat, memperoleh dukungan luas berkat komitmen terhadap kemajuan daerah. (2) Klientelisme politik menjadi faktor utama kemenangan Shafar Laga Rema dan Maria Roswita Mea Laki dalam Pemilu Legislatif 2024 di Kabupaten Nagekeo, yang didukung oleh strategi tim sukses yang terstruktur, seperti kampanye langsung, alat peraga, dan media sosial. Kolaborasi dengan tokoh adat, pemuda, dan masyarakat memperkuat dukungan, didukung edukasi pemilih dan pengawasan TPS untuk memastikan transparansi. Dukungan terhadap olahraga, nelayan, dan pembangunan infrastruktur mempererat hubungan dengan pemilih. Sebagai Ketua DPC PKB, Shafar mengonsolidasikan kader dan memperluas basis dukungan, memastikan kemenangan di Dapil I. Berdasarkan hasil analisis diatas, penulis menyimpulkan bahwa kemenangan Shafar Laga Rema Dan Maria Roswita Mea Laki Dalam Pemilu Legislatif 2024 tidak terlepas dari penggunaan praktek Patronase Dan Klientalisme.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM PENYEDIAAN AIR MINUM DAN SANITASI BERBASIS MASYARAKAT (PAMSIMAS) DI DESA NOBO KECAMATAN ILE BOLENG KABUPATEN FLORES TIMUR Agustinus Boro ama
Kybernology Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Administrasi Publik Vol. 2 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Yayasan Panca Bakti Wiyata Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71128/kybernology.v2i2.183

Abstract

Penelitian ini berjudul Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Penyediaan Air Minum Dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) Di Desa Nobo Kecamatan Ile Boleng Kabupaten Flores Timur.. Penelitian ini bertujuan untuk mendePenelitiankan dan menganalisis pemberdayaan masyarakat melalui program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat di Desa Nobo Kecamatan Ile Boleng Kabupaten Flores Timur. Adapun teori yang digunakan adalah teori pemberdayaan milik Pranarka dan Prijono (1996). Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan informan berjumlah 16 orang. Sumber data yang diperoleh adalah data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data adalah wawancara dan studi dokumentasi. Teknik analisis data adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa program PAMSIMAS di Desa Nobo Kecamatan Ile Boleng Kabupaten Flores Timur dapat dilakukan dengan tiga fase yaitu: (1) fase inisiasi, pada tahap ini yang dilakukan dalam program Penyediaan Air Minun Dan Sanitasi Berbasis Masyarakat pembentukan badan pegurus pengelola sarana dan prasarana air minum di Desa Nobo. (2) fase partisipatoris, pada tahap ini peran pemerintah semakin dikurangi dengan melibatkan masyarakat secara aktif guna menuju kemandirian. Hal ini ditandai dengan operasi dan pemeliharaan terhadap sistem air minum yang sudah dibangun. (3) fase emansipasi, pada fase ini masyarakat sudah dapat menentukan eksistensi dirinya sehingga dapat mengoptimalkan semua yang sudah dijalankan dalam program PAMSIMAS.
ANALISIS DAMPAK GLOBALISASI TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA Herlin Putri Emilia; Timbul Dompak
Kybernology Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Administrasi Publik Vol. 2 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Yayasan Panca Bakti Wiyata Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71128/kybernology.v2i2.185

Abstract

This study examines the impact of globalization on Indonesia's economic growth, focusing on both positive and negative impacts. Globalization, characterized by the integration of global markets, has enabled Indonesia to participate in international trade, attract foreign direct investment (FDI), and access advanced technology, all of which contribute to economic expansion, especially in the manufacturing, technology, and infrastructure sectors. This research employs descriptive analysis using secondary data from reliable sources such as the World Bank, Bank Indonesia, and the Central Statistics Agency (BPS). All studies show that FDI and economic growth have significantly increased Indonesia's GDP, created employment opportunities, and expanded local industries. However, globalization has also had negative impacts, such as environmental degradation caused by the exploitation of natural resources, a growing economic gap between rural and urban areas, and the decline of local culture. This study highlights the need for policies that support the growth of local industries, particularly small and medium- enterprises (“UKM”), while protecting the environment and upholding Indonesian culture. The study shows that while globalization offers significant opportunities for economic growth, strategic governance is needed to mitigate its negative impacts and ensure inclusive and sustainable growth.
STRATEGI POLITIK DPD PARTAI DEMOKRAT NTT DALAM KONTESTASI PEMILU 2024 PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR (Studi Kasus Di Dapil NTT 1 Kota Kupang) Aprilianus Ndarinu; Mikhael Thomas Susu; Urbanus Ola Hurek
Kybernology Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Administrasi Publik Vol. 2 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Yayasan Panca Bakti Wiyata Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71128/kybernology.v2i2.187

Abstract

Penelitian ini berjudul Strategi Politik DPD Partai Demokrat NTT dalam Kontestasi Pemilu 2024  Provinsi NTT Studi Kasus Di Dapil NTT 1. Rumusan masalah dalam penulisan skripsi ini adalah Bagaimana Strategi Politik DPD Partai Demokrat NTT dalam Kontestasi Pemilu 2024  Provinsi NTT Studi Kasus Di Dapil NTT 1. Teori yang digunakan oleh peneliti dalam memecahkan masalah penelitian adalah strategi politik menurut Peter Schroder terutama strategi politik ofensif dan defensif. Sumber data primer adalah para informan sedangkan data sekunder adalah dokumen-dokumen yang berkaitan dengan variabel penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi.Tahap analisa data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, tahap penarikan kesimpulan lalu dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1). Strategi politik ofensif DPD Partai Demokrat NTT mengutamakan strategi kampanye melalui pertemuan terbatas, tatap muka, dan pemasangan alat peraga untuk membangun kepercayaan pemilih, dengan fokus pada kelompok muda dan perempuan sebagai pemilih strategis. DPD Demokrat NTT membentuk Tim Satgas Pemenangan yang terdiri dari tokoh penting untuk mengkoordinasi kampanye dan menyesuaikan strategi dengan kebutuhan lokal. Pemetaan wilayah yang mendalam digunakan untuk memahami karakteristik pemilih di setiap kecamatan, sementara peran organisasi sayap, seperti Bintang Muda Indonesia (BMI), diperkuat untuk menarik pemilih muda dan perempuan. Dengan strategi terorganisir, pemetaan wilayah, dan evaluasi melalui survei, Partai Demokrat bertujuan memperluas dukungan dan meningkatkan peluang kemenangan di Dapil 1 NTT pada Pemilu 2024. 2) Strategi politik defensif DPD Partai Demokrat NTT dalam menghadapi Pemilu 2024 di Dapil NTT 1, DPD Partai Demokrat menerapkan strategi segmentasi pemilih yang mencakup demografi, perilaku rasional-emosional, dan kohor, dengan menyesuaikan program untuk pemilih muda yang fokus pada pendidikan dan inovasi, serta pemilih tua yang mengutamakan kesejahteraan sosial. Pendekatan rasional dan emosional digunakan melalui bukti keberhasilan dan interaksi langsung di kegiatan sosial dan pemberdayaan ekonomi. Selain itu, Satgas Pemenangan Pemilu mengusung 14 program unggulan dalam lima klaster utama, termasuk pendidikan, kesehatan, pemberdayaan UMKM, infrastruktur, dan penegakan hukum, dengan tujuan meningkatkan kualitas SDM, perlindungan lingkungan, dan kesejahteraan rakyat, guna memperkuat dukungan dan peluang kemenangan di Pemilu 2024. Berdasarkan hasil analisis diatas, penulis menyimpulkan bahwa strategi politik yang dilakukan oleh DPD Partai Demokrat dalam menghadapi pemilu berupa penerapan strategi politik ofensif dan defensif
POLA PENCEGAHAN MAL ADMINISTRASI PELAYANAN PUBLIK OLEH OMBUDSMAN NUSA TENGGARA TIMUR Jery Wunu Nggandung
Kybernology Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Administrasi Publik Vol. 2 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Yayasan Panca Bakti Wiyata Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71128/kybernology.v2i2.188

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola pencegahan mal administrasi pelayanan publik oleh Ombudsman Nusa Tenggara Timur (NTT). Masalah utama yang dibahas adalah bagaimana pola tersebut mencegah terjadinya mal administrasi dalam pelayanan publik. Pendekatan penelitian ini mengacu pada Peraturan Ombudsman Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2019 tentang Tata Cara Pencegahan Mal Administrasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik. Terdapat tiga tahapan utama dalam pola pencegahan ini, yaitu: pertam Tahap Deteksi, yang bertujuan mengidentifikasi potensi mal administrasi dan isu-isu yang memerlukan perbaikan. Kedua Tahap Analisis, yang berfokus pada penyebab potensi mal administrasi dan menyusun saran perbaikan. Ketiga Tahap Pelaksanaan Saran, yang memastikan implementasi saran melalui monitoring, pendampingan, dan perubahan kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ombudsman NTT telah melaksanakan setiap tahapan dengan baik. Pada tahap deteksi, mereka melakukan inventarisasi, identifikasi, dan pemutakhiran data untuk mengungkap potensi mal administrasi. Pada tahap analisis, dilakukan pengumpulan data, penelaahan, dan penyampaian saran kepada instansi terkait. Pada tahap pelaksanaan saran, Ombudsman NTT melaksanakan monitoring, pendampingan, dan publikasi untuk memastikan saran diimplementasikan dengan efektif. Penelitian ini menunjukkan pentingnya pola pencegahan yang terstruktur dalam menciptakan pelayanan publik yang lebih baik. Ombudsman NTT perlu terus meningkatkan efektivitas program ini melalui penguatan koordinasi dengan instansi terkait.
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MENDUKUNG PERDES NOMOR 01 TAHUN 2012 TENTANG PEMELIHARAAN TERNAK DI DESA BIOBA BARU KECAMATAN AMFOANG BARAT DAYA KABUPATEN KUPANG Alfa Hardian Nisipeni
Kybernology Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Administrasi Publik Vol. 2 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Yayasan Panca Bakti Wiyata Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71128/kybernology.v2i2.189

Abstract

Masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana partisipasi masyarakat dalam mendukung perdes nomor 01 tahun 2012 tentang pemeliharaan ternak di desa Bioba Baru, Kecamatan Amfoang Barat Daya, Kabupaten Kupang. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui Partisipasi Masyarakat dalam mendukung Perdes Nomor 01 Tahun 2012 Tentang Pemeliharaan ternak yang ada di desa Bioba Baru. metode yang digunakan adalah metode deskritif kualitatif,sampel ditentukan menggunakan sampling purposive,sumber data berupa data sekunder.variabel penelitian dilihat dari aspek perencanaan dan pelaksanaan. Hasil penelitian ini menunjukan partisipasi masyarakat dilihat dari aspek perncanaan mengenai partisipasi masyarakat dalam mengikuti rapat penyusunan peraturan desa sangat sedikit. Untuk partisipasi masyarakat yang mengikuti sosialisasi dari pihak desa sudah melakukan sosialisasi namun keikutsertaan masyarakat sangat sedikit yang berpartisipasi. Partisipasi masyarakat yang sudah membuat kandang sudah baik. Untuk pemeliharaan ternak dilahan sendiri sudah baik. Dan untuk partisipasi masyarakat dalam permintaan surat rekomendasi kepada pemdes masih sangat rendah. Dari kedua aspek yang diteliti dapat disimpulkan bahwa dalam aspek perencanaan ,masyarakat masih kurang berpasrtisipasi. Dan untuk aspek pelaksanaan,masyrakat kurang berpastisipasi sedangkan,untuk pembuatan kandnag dan pemeliharaan ternak dilahan sendiri masyrakat sudah berpastisipasi.
PENERAPAN GOOD GOVERNANCE DALAM MENINGKATKAN KINERJA PEMERINTAH DESA DI DESA FATUARUIN KECAMATAN SASITAMEAN KABUPATEN MALAKA Palmalius Putra Seran; Urbanus Ola; Veronika Ina Assan Boro
Kybernology Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Administrasi Publik Vol. 2 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Yayasan Panca Bakti Wiyata Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71128/kybernology.v2i2.191

Abstract

This research aims to determine the Implementation of Good Governance in Improving Village Government Performance in Fatuaruin Village, Sasitamean District, Malaka Regency. The background to this research is that the application of Good Governance principles has a great influence on improving the performance of the Village government. The data analysis method used is a qualitative research method. The types of data used are primary data and secondary data, the data collection techniques used are observation, interviews and research location surveys, the data analysis technique used is qualitative analysis.The research results show that in Fatuaruin Village the application of Good Governance principles in the Village Government's performance in the Village is still not good enough, especially in terms of the principles of transparency and responsiveness.From the results of the research that has been carried out, the Fatuaruin Village Government should apply the principles of Good Governance in the Village, especially the principles of transparency and responsiveness so that the performance of the Village Government becomes better and must continue to apply the principles in accordance with those in Law number 06 of 2014 about the Village
STUDI DESKRIPSI TRADISI “KA TODO” SEBAGAI SARANA KOHESI SOSIAL DALAM MASYARAKAT DESA PAUTOLA KECAMATAN KEO TENGAH KABUPATEN NAGEKEO Mariana Indriani Wuda
Kybernology Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Administrasi Publik Vol. 2 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Yayasan Panca Bakti Wiyata Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71128/kybernology.v2i2.192

Abstract

Ka Todo berarti sebuah perjamuan bersama, dengan bahan perjamuan yang diambil dari panenan yang sudah petani kumpulkan di rumah atau lumbung masing-masing, sebagai persembahan tanda syukur kepada wujud tertinggi dan leluhur. Jadi Ka Todo sesungguhnya merupakan upacara syukur panen. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pelaksanaan nilai-nilai budaya, dan fungsi sosial dari tradisi Ka Todo sebagai sarana kohesi sosial.. Adapun masalah dalam penelitian ini ialah (1) Bagaimana Upacara “Ka Todo” Terhadap Kehidupan Masyarakat Desa Pautola, Kecamatan Keo Tengah, Kabupaten Nagekeo? Tujuan dalam penelitian ini adalah Untuk Mengetahui Bagaimana Upacara “Ka Todo” Terhadap Kehidupan Masyarakat Desa Pautola, Kecamatan Keo Tengah, Kabupaten Nagekeo. Jenis data yang diambil dalam penelitian ini adalah jenis data kualitatif dan data skunder. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data ini adalah Teknik Wawancara dan Dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam pengumpulan data ini adalah data deskriptif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Kerja sama antar masyarakat dalam pelaksanaan tradisi “Ka Todo” dan pengadaan bahan untuk upacara tardisi “Ka Todo” yaitu Tanggung jawab Seluruh masyarakat adat: mereka berperan dalam mendukung dan menjaga kelangsungan tradisi serta berpartisipasi dalam pelaksanaanya. Keempat ana susu merupakan pelaku utama yang memimpin acara tradisi. Tugas mereka termasuk melaksanakan ritual pembukaan, meminta izin kepada leluhur, dan mengatur jalannya acara. Mereka memastikan semua persiapan dan pelaksanaan acara berjalannya lancar, termasuk koordinasi dan penyediaan perlengkapan tradisi. Setiap pihak memiliki peran dan tanggung jawab yang saling mendukung untuk memastikan kelancaran dan keberhasilan acara tradisi “Ka Todo”.
PERENCANAAN STRATEGIS BERBASIS INKLUSI PADA PENINGKATAN AKSESIBILITAS DAN KENYAMANAN JALUR PEDESTRIAN BAGI TUNANETRA DI KAWASAN PEUNAYONG T. Zainuddin, T. Zainuddin
Kybernology Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Administrasi Publik Vol. 2 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Yayasan Panca Bakti Wiyata Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71128/kybernology.v2i2.147

Abstract

The blind have not received optimal attention in the provision of public facilities, such as in Peunayong Area, Banda Aceh, which has limited provision of pedestrian paths. The purpose of this study is to formulate strategic planning in an effort to improve the accessibility of pedestrian paths for the blind to increase independence. This study was conducted with qualitative approach, the types of data used were primary and secondary data. Data were validated using source triangulation. Data were analyzed using SWOT and AHP. Results: 1) The Peunayong Area has limited pedestrian path that is not equipped with guiding blocks, unrecommended materials and suitable for blind people. The function of pedestrian path has changed into trade and illegal parking; 2) it is necessary to formulate strategic planning using SWOT analysis that produces combination of strength-opportunity strategies, several alternative strategy options are analyzed using AHP; 3) The priority strategy to solve the problem of accessibility for the blind is to conduct inclusion strategic planning. Strategic planning is implemented within 3 years, namely the planning stage includes the creation of universal and inclusive policies with collaborative governance approach, socialization and education; the implementation stage includes the construction of infrastructure, the return function of pedestrian paths, zoning of the Peunayong Area and continued socialization and education; the evaluation stage includes monitoring and evaluating success. Conclusion: the blind have the right to use public facilities to empower their quality and role in society, this is followed up with inclusion-based planning and policies.  
PENINGKATAN LAYANAN PUBLIK MELALUI PENERAPAN E-GOVERNMENT DI PEMERINTAHAN DESA BUMELA KECAMATAN BILATO KABUPATEN GORONTALO Suprianto, Sri Astuti; Abdulatif, Fatmawati; Aneta, Asna; Nani, Yacob Noho; Tohopi, Rustam; Ahmad, Muchtar; Radji, Djoko Lesmana
Kybernology Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Administrasi Publik Vol. 2 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Yayasan Panca Bakti Wiyata Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71128/kybernology.v2i2.170

Abstract

Pengabdian ini dilakukan dengan tujuan untuk memberikan wawasan luas kepada pemerintahan desa Bumela. Fokus utama dari program ini adalah mengelola dan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi serta pemberdayaan masyarakat, guna meningkatkan pelayanan publik dan pengembangan potensi ekonomi desa secara efektif. Salah satu inisiatif yang dihasilkan dari program ini adalah Peningkatan Pelayanan Publik Melalui Website Desa di Desa Bumela, Kecamatan Bilato, Kabupaten Gorontalo. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat desa dapat lebih aktif dan produktif. Metode pelaksanaan kegiatan program ini dilakukan melalui survei dan pengembangan produk digital pemerintahan desa dengan nama Web Desa. Hasil yang diharapkan dari kegiatan membangun desa dengan program MBKM Terintegrasi KKN meliputi beberapa poin penting. Pertama, peningkatan kualitas pelayanan publik yang diberikan kepada masyarakat. Kedua, pembentukan dan pengelolaan sistem administrasi pelayanan publik di tingkat bawah atau level masyarakat desa. Ketiga, peningkatan kualitas pelayanan publik desa melalui penerapan sistem E-Government dalam jangka panjang. Terakhir, program ini juga bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dalam mengembangkan potensi yang dimiliki oleh desa Bumela Kecamtan Bilato Kecamatan Gorotnalo.