cover
Contact Name
Ali Ibrahim
Contact Email
jurnaljpkmik@gmail.com
Phone
+6282339318484
Journal Mail Official
jurnaljpkmik@gmail.com
Editorial Address
Perum Taman Asri 1 Blok C2 RT 31 RW 06 Gandus Palembang South Sumatra 30149
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Komputer
ISSN : -     EISSN : 30468493     DOI : https://doi.org/10.59407/jpmik.v1i2
Core Subject : Science, Social,
urnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Komputer (JPMIK) merupakan Jurnal Nasional yang bertujuan untuk menerbitkan artikel tentang kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh sivitas akademika mencakup model, konsep, pelatihan, penyuluhan, sosialisasi dan implementasi terkait yang memanfaatkan keilmuan Informatika/Komputer, Sistem Informasi, Rekayasa Perangkat Lunak, ataupun Teknologi Informasi baik berupa produk software maupun hardware yang terkait pada bidang Pendidikan, Kesehatan, Pertanian dan Perkebunan, Pemerintahan, Kewirausahaan, Keagamaan, dan Kelautan.
Articles 53 Documents
TRANSFORMASI LIMBAH MENJADI PRODUK KREATIF: PELATIHAN PENGOLAHAN MINYAK JELANTAH PADA PKK DESA PENOMPO Muhammad Nouval Irza Ramadhani; Muhammad Ali Firman; Djoko Soelistya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Komputer Vol. 3 No. 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jpmik.v3i3.4631

Abstract

Minyak jelantah rumah tangga di Desa Penompo belum dimanfaatkan secara optimal dan sebagian masih diperlakukan sebagai limbah, sementara anggota PKK memiliki keterbatasan pengetahuan dan pengalaman dalam pengolahannya menjadi produk kreatif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas anggota PKK dalam mengenali potensi pemanfaatan minyak jelantah dan membangun keterampilan dasar pengolahannya menjadi lilin aromaterapi. Kegiatan dilaksanakan di Desa Penompo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, dengan melibatkan sekitar 30 anggota PKK. Metode menggunakan pendekatan partisipatif berbasis praktik yang mencakup edukasi lingkungan, demonstrasi, praktik produksi, pendampingan, serta evaluasi deskriptif terhadap pemahaman, keterampilan awal, dan produk yang dihasilkan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pengenalan mengenai dampak dan alternatif pemanfaatan minyak jelantah, terlibat langsung dalam pengolahan, serta mampu mengikuti proses produksi dengan pendampingan. Kegiatan menghasilkan beberapa prototipe lilin aromaterapi dengan variasi warna dan aroma sebagai luaran konkret pelatihan. Peserta juga memperoleh pengenalan awal mengenai potensi nilai jual produk, meskipun kegiatan belum mencakup standardisasi kualitas, analisis biaya, uji pasar, maupun pengukuran dampak pendapatan. Dengan demikian, kegiatan terutama menghasilkan peningkatan kapasitas awal berupa pemahaman pemanfaatan limbah, pengalaman produksi, dan kesiapan peserta untuk mengembangkan keterampilan secara berkelanjutan. Pendampingan berikutnya perlu diarahkan pada kemandirian produksi, standardisasi produk, pengemasan, perhitungan biaya, dan uji pasar terbatas.
EFEKTIVITAS EDUKASI KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN PERAWAT RUMAH SAKIT Bayu Firmanto; Nanta Sigit
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Komputer Vol. 3 No. 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jpmik.v3i3.4566

Abstract

Perawat merupakan tenaga kesehatan yang memiliki risiko tinggi terhadap berbagai bahaya kerja, termasuk pajanan biologis, cedera akibat benda tajam, penggunaan alat medis, dan risiko ergonomi. Peningkatan pengetahuan mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) diperlukan sebagai salah satu dasar pembentukan perilaku kerja yang aman. Kegiatan ini bertujuan mengevaluasi efektivitas edukasi K3 dalam meningkatkan pengetahuan keselamatan perawat rumah sakit. Kegiatan dilaksanakan dengan desain one-group pretest-posttest terhadap 30 perawat yang terlibat langsung dalam pelayanan pasien. Intervensi dilakukan melalui edukasi K3 secara interaktif yang meliputi identifikasi potensi bahaya, penggunaan alat pelindung diri (APD), pencegahan cedera akibat jarum dan benda tajam, pencegahan pajanan biologis, prinsip ergonomi, serta pelaporan kecelakaan kerja. Pengetahuan peserta diukur menggunakan instrumen pre-test dan post-test sebelum dan setelah intervensi. Analisis dilakukan dengan membandingkan perubahan nilai pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi. Hasil menunjukkan bahwa nilai rata-rata pengetahuan meningkat dari 64,3 pada pre-test menjadi 84,7 pada post-test, dengan peningkatan sebesar 20,4 poin atau 31,7%. Proporsi peserta dengan kategori pengetahuan baik meningkat dari 33,3% menjadi 86,7%, sedangkan peserta dengan kategori pengetahuan kurang menurun dari 16,7% menjadi 0%. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi K3 berbasis pendekatan interaktif berpotensi menjadi intervensi promotif dan preventif untuk meningkatkan pengetahuan keselamatan perawat. Secara praktis, hasil kegiatan mendukung penerapan edukasi K3 secara berkala yang disertai demonstrasi dan diskusi kontekstual. Secara akademis, temuan ini memberikan dasar bagi pengembangan penelitian selanjutnya dengan desain eksperimental, kelompok kontrol, dan pengukuran perilaku keselamatan dalam jangka panjang.
EDUKASI ERGONOMI DAN ANALISIS RISIKO KELUHAN MUSKULOSKELETAL PADA PERAWAT POLIKLINIK RUMAH SAKIT Wirawan Aryanto Balol; Nanta sigit
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Komputer Vol. 3 No. 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jpmik.v3i3.4594

Abstract

Risiko ergonomi merupakan salah satu permasalahan yang dapat memengaruhi kesehatan dan kenyamanan perawat dalam menjalankan aktivitas pelayanan di rumah sakit. Aktivitas dengan postur kerja yang tidak ergonomis, gerakan berulang, dan posisi statis dalam waktu tertentu dapat meningkatkan risiko keluhan muskuloskeletal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran perawat mengenai risiko ergonomi melalui edukasi dan identifikasi keluhan muskuloskeletal menggunakan metode Nordic Body Map (NBM). Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan edukatif-partisipatif pada perawat Poli RS X melalui tahapan persiapan, identifikasi keluhan menggunakan NBM, edukasi ergonomi, diskusi, praktik, dan evaluasi pengetahuan. Berdasarkan data contoh kegiatan, sebanyak 20 perawat berpartisipasi dalam kegiatan. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa keluhan terbanyak terdapat pada punggung bawah/pinggang, leher, dan punggung atas. Evaluasi pengetahuan menunjukkan peningkatan rata-rata skor dari 62,5 pada pre-test menjadi 84,0 pada post-test. Hasil tersebut menunjukkan bahwa integrasi identifikasi menggunakan NBM dengan edukasi ergonomi dapat meningkatkan pemahaman peserta mengenai risiko ergonomi dan pentingnya penerapan postur kerja yang tepat. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan kesadaran ergonomi dan mendukung upaya pencegahan gangguan muskuloskeletal pada perawat secara berkelanjutan.