cover
Contact Name
Irrine Budi Sulistiawati
Contact Email
irrine@lecturer.itn.ac.id
Phone
+628123386004
Journal Mail Official
irrine@lecturer.itn.ac.id
Editorial Address
Jurusan Teknik Elektro S1 Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi Nasional Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
ISSN : -     EISSN : 25977881     DOI : 10.36040
Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro MAGNETIKA merupakan media yang diterbitkan oleh Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi Nasional Malang sebagai sarana diseminasi dan publikasi artikel hasil penelitian yang dilakukan oleh para mahasiswa di bidang teknik elektro yang meliputi teknik energi listrik, teknik elektronika, teknik komputer, teknik telekomunikasi, biomedikal, elektronika daya, energi terbarukan, sistem embedded, kecerdasan buatan. Artikel yang diajukan untuk diterbitkan pada Jurnal MAGNETIKA merupakan naskah asli dan belum pernah dipublikasikan secara tertulis pada majalah atau jurnal ilmiah dimanapu
Articles 151 Documents
PERANCANGAN DAN ANALISIS KINERJA SOLAR HOME SYSTEM UNTUK SYSTEM OFF GRID Hunip Setio; Abraham Lomi; Irrine Budi Sulistiawati
Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro Vol 8 No 1 (2024): Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
Publisher : Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Listrik adalah salah satu kebutuhan yang penting untuk aktifitas masyarakat. Solusi untuk mengatasi permasalan listrik dengan cara pemanfaatan energi terbarukan salah satunya energi dari sinar matahari. Pemanfaatan energi dari sinar matahari menggunakan panel surya sebagai sumber energi listrik. Pada penelitian ini, dibuat perancangan pembangkit listrk tenaga surya untuk digunakan pada kebutuhan rumah tangga. Perhitungan kapasitas pembangkit listrik tenaga sutya menggunakan software PVsyst denagn beban rumah tangga 2,201 kwh dalam satu hari dan 69,23 kwh dalam satu bulan. Pada perhitungan ini diketahui kapasitas panel surya yang harus di gunakan berkapasitas 1 kwp dan kapasitas penyimpanan baterai 150 ah dengan sistem di 24v.
Rancang Bangun Monitoring Hujan, Kecepatan Angin dan Tanah Longsor Berbasis Internet of Things(IoT) Dwi Darmawan; Aryuanto Soetedjo; Sotyohadi
Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro Vol 8 No 1 (2024): Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
Publisher : Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang alat yang dapat memonitoring hujan, kecepatan angin dan tanah longsor secara real-time dan bersamaan di suatu lokasi. Hujan lebat yang terjadi bisa menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan salah satunya tanah longsor yang bisa menimbulkan korban jiwa. Hujan yang terjadi juga sering diikuti angin yang kencang yang dapat membahayakan pengendara yang bisa menyebabkan kecelakaan. Pengukuran di lapangan sering sekali sulit dilakukan secara manual oleh manusia, untuk itu dibutuhkan alat yng bisa melakukan pengukuran secara real-time dan memonitoring beberapa kejadian secara bersamaan. Dari permasalahan tersebut dirancanglah alat untuk mendeteksi hujan, kecepatan angin dan tanah longsor yang bisa menggantikan manusia. Dengan menerapkan Internet of Things (IoT) bisa memonitor keadaan alam tersebut setiap saat. Dengan menggunakan sensor raindrop untuk deteksi hujan, sensor anemometer untuk deteksi kecepatan angin, dan juga mpu6050, soil moisture untuk deteksi longsor dan interface berupa grafik bisa di akses melalui web Thingspeak. Nantinya kita bisa membuat kesimpulan apa yang terjadi di lokasi yang di monitoring dari nilai sensor yang terbaca. Dari data tersebut bisa disimpulkan bencana apa yang terjadi di lokasi tersebut dan menjadikan sebuah peringatan untuk menghindari kejadian yang tidak di inginkan seperti tanah longsor yang bisa menelan korban jiwa dan kerusakan harta benda dan angin kencang yang menggangu pengguna jalan. Dari hasil pengujian yang dilakukan sensor bisa mendeteksi terjadinya hujan, kecepatan angin dan tanah longsor. Kedua node bisa mengirim nilai sensor ke sink tetapi jarak pengiriman data dari node ke sing masih terbilang pendek yaitu 9 meter. Nilai sensor yang dikirimkan dari setiap node berhasil dikirim ke cloud Thingspeak setiap 30 detik sekali yang menandakan masih adanya delay.
DESAIN OBSTACLE DETECTION DENGAN MENGGUNAKAN METODE YOLOv4 YANG DILENGKAPI DENGAN SENSOR JARAK SEBAGAI KEAMANAN KURSI RODA ELEKTRIK Roichan Nafis; I Komang Somawirata; Irmalia Suryani Faradisa
Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro Vol 8 No 1 (2024): Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
Publisher : Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kursi roda elektrik semakin menjadi salah satu alat mobilitas yang penting bagi penyandang disabilitas. Namun, keamanan saat penggunaan kursi roda elektrik tetap menjadi perhatian utama, terutama terkait dengan deteksi hambatan di sekitar pengguna. Penelitian ini mengusulkan sebuah sistem keamanan untuk kursi roda elektrik dengan memanfaatkan teknologi Computer Vision berbasis YOLOv4 dan sensor jarak. Dengan mengintegrasikan algoritma YOLOv4 pada laptop untuk mendeteksi objek di sekitar kursi roda, serta sensor jarak Ultrasonic HC-SR04 yang berfungsi sebagai cadangan, sistem dapat memberikan respons untuk menghentikan kursi roda saat mendeteksi objek di dekatnya. Proses ini diimplementasikan menggunakan Arduino Uno untuk mengontrol motor dan memastikan keamanan pengguna. Percobaan dilakukan sebanyak 20 kali, dan hasil menunjukkan tingkat keberhasilan sebanyak 95% berhasil, 5% dari percobaan tersebut terdapat kesalahan minor, tetapi kursi roda masih bisa berhenti, hal tersebut menegaskan bahwa sistem ini dapat meningkatkan keamanan dan mencegah terjadinya kecelakaan. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan teknologi keamanan untuk kursi roda elektrik, khususnya dalam menggabungkan Computer Vision dan sensor jarak untuk mendeteksi dan menghindari objek secara real-time.
PERANCANGAN SYSTEM KENDLI BUCK BOOST CONVERTER BERBASIS ARDUINO SEBAGAI KENDALI CHARGER BATERAI PADA PLTS SKALA KECIL Sri Renaningsih; Abraham Lomi; Awan Uji Krismanto
Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro Vol 8 No 1 (2024): Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
Publisher : Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam penelitian ini di buat sebuah system pengisian baterai dengan buck – boost converter, system ini merupakan system pengendali close loop, Arduino Uno merupakan system kontroler yang mengendalikan sinyal balikan sensor tegangan dan sensor arus yang terdapat pada luaran panel surya dan masukan bataerai. Tegangan output pada sistem ini distabilkan sesuai ketentuan proses pengisi baterai. Meskipun hasil dari solar cell tidak persis atau melebihi tegangan pengisian baterai, kerangka hasil pengisian baterai tetap stabil.. Hasil pengujian pengisian baterai menunjukkan bahwa kemahiran kerangka kerja adalah 78% ketika daya matahari tinggi pada 11.30 - 14.00 dan tegangan pengisian secara umum adalah 13,6 volt pada normal dengan arus pengisian normal 1 A. Mengisi baterai 12 volt membutuhkan waktu sekitar 5 jam.
IMPLEMENTASI MONITORING SUHU RUANGAN DAN PEMBERI MAKAN PADA PETERNAKAN KELINCI DENGAN SISTEM KANDANG BATERAI BERBASIS IOT Bagus Saputra; Aryuanto Soetedjo; I Komang Somawirata
Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro Vol 8 No 1 (2024): Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
Publisher : Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelinci merupakan alternatif pemenuhan gizi masyarakat sebagai sumber protein hewani yang berkualitas, dan memiliki kemampuan perkembangbiakan yang cukup cepat. Dalam satu masa kehamilan kelinci mampu melahirkan 4-12 ekor anak kelinci. Perkembangbiakan yang relatif cepat harus diimbangi dengan pakan yang teratur dan sesuai dengan kebutuhan kelinci, dan memerhatikan suhu ruangan kandang kelinci yang dapat mempengaruhi konsumsi pakan dan bobot badan. Maka dari itu, untuk meningkatkan hasil produksi secara maksimal serta mempermudah melakukan monitoring suhu, dibuatlah Sistem Monitoring Suhu Ruangan dan Pemberi Makan Pada Peternakan Kelinci dengan Sistem Kandang Baterai Berbasis IoT. Pada sistem ini monitoring suhu menggunakan sensor DHT11, selanjutnya variabel yang didapatkan akan diproses menggunakan Arduino Mega 2560 dan mengirimkan variabel suhu menggunakan ESP8266 untuk ditampilkan pada Aplikasi Blynk (Smartphone) melalui jaringan nirkabel (IoT). Selanjutnya, pada sistem pemberi makan variabel akan diakses melalui aplikasi Blynk (smartphone) senilai 50, 100, dan 150 gram yang selanjutnya akan di proses oleh Arduino Mega 2560 untuk menggerakkan Servo.
APLIKASI IOT UNTUK MEMONITORING pH DAN SUHU TANAH PADA PROSES FITOREMEDIASI IPAL KOMUNAL Trigel Sitompul; Aryuanto Soetedjo; Evy Hendriarianti
Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro Vol 8 No 1 (2024): Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
Publisher : Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengolahan limbah cair dikerjakan dalam IPAL (Instalasi Pengolah Air Limbah). Dalam operasional IPAL diperlukan data pemantauan kinerja IPAL dari parameter kualitas air limbah seperti pH, suhu, oksigen larut (dissolved oxcygen / DO , daya hantar listrik, TOC ( Total Organic Carbon ), BOD ( Biological Oxcygen Demand ), COD ( Chemical Oxcygen Demand ). Selama ini dalam memonitoring kualitas IPAL dilakukan dengan uji sampel air limbah di laboratorium. Hal ini memerlukan waktu dan biaya yang cukup besar sehingga pemantauan tidak efektif. Hal ini dapat diatasi dengan otomasi sistem monitoring kualitas IPAL. Dalam sistem otomasi sensor yang terpasang akan mengambil nilai data parameter selanjutnya akan di transmisikan melalui IoT. Hasil monitoring ini ditampilkan melalui komputer yang telah terakses internet. Data hasil monitoring ini operator dapat menentukan tindakan apa yang akan dilakukan untuk mengendalikan proses IPAL. Dikarenakan proses pengambilan data di IPAL tidak memungkinkan karena kondisi pandemi COVID-19 sehingga pengambilan data dilakukan dengan menggunakan tanaman lain seperti tanaman Lidah Mertua. Sistem monitoring ini menggunakan empat sensor yaitu sensor pH tanah, Kelembaban,pH air dan suhu yang terhubung dengan NodeMcu. Data yang didapatkan akan dikirimkan ke aplikasi IoT. Dari hasil pengujian alat ini dapat bekerja dengan baik dan mampu menampilkan data pH tanah, kelembaban, pH air dan suhu yang terdapat pada tanaman fitoremediasi pada aplikasi IoT.
System Monitoring suhu dan kelembaban di gunung untuk informasi pendakian Menggunakan Metode Wireless Sensor Network Wilhan Jechovanda Susanto; Aryuanto Soetedjo; Michael Ardita
Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro Vol 8 No 1 (2024): Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
Publisher : Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang alat yang dapat membantu seorang pendaki mengetahui suhu dan kelembaban di gunung untuk mengurangi terjadinya hipotermia pada seorang pendaki Pada Era Milenial dan digital ini banya remaja-remaja yang memiliki hobi foto grafis dengan mendokumentasikan keindahan alam dari pelosok desa hingga puncak gunung sebagai objek fotonya, selain itu pula banyak remaja yang memiliki hobi melakukan pendakian gunung hingga ke puncak. Alat ini digunakan untuk pendaki mengetahui suhu dan kelembaban gunung yang akan didaki , suhu diatas gunung masih dingin biasa atau over, supaya pendaki dapat mempersiapakan perlalatan pendaki yang safety
Analisis Kestabilan Tegangan Akibat Integrasi Pembangkit PLTB 1 MW Pada Sistem Kelistrikan Jaringan Distribusi 20 Kv Apolonio Nuncio Fernandes de Castro; Abraham Lomi; Awan Uji Krismanto
Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro Vol 8 No 1 (2024): Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
Publisher : Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketersediaan pasokan listrik untuk para konsumen menjadi tujuan utama pada system integrasi agar tidak menyebabkan melemahnya stabilitas performa system. Seperti pada jaringan distribusi Viqueque (Timor-Leste) yang memgalami undervoltage pada 27 bus yang memiliki profil tegangan dibawah 0.95 p.u. untuk mengatasi hal ini, akan diintegrasikan PLTB sebesar 1 MW pada bus 31 Larigutu. Maka pada penelitian ini akan membahas tentang pengaruh PLTB tersebut terhadap system jaringan distribusi VIqueque (Timor-Leste) dalam Segi kestabilan Tegangan. Jika pengaruh PLTB tidak mampu memperbaiki stabilitas tegangan, maka solusi yang akan di lakukan yaitu penambahan kapasitor pada bus yang memgalami undervoltage tersebut.
RANCANG BANGUN KENDALI INVERTER BERBASIS ARDUINO DENGAN METODE SPWM Ikhwan Romadhoni; Awan Uji Krismanto; Abraham Lomi
Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro Vol 8 No 1 (2024): Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
Publisher : Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dewasa ini masih banyaknya pembangkit listrik yang masih menggunakan bahan bakar yang berasal dari fosil. Dampak yang dihasilkan dari kegiatan ini membuat suhu yang ada di bumi semakin tinggi dan ekosistem yang semakin buruk, solusi yang bisa dilakukan saat ini adalah beralih dari pembangkitan listrik dengan bahan bakar fosil Menuju pembangkitan listrik dengan energi terbarukan. Salah satunya yaitu PLTS (pembangkit listrik tenaga surya), dalam PLTS (pembangkit listrik tenaga surya) dibutuhkan alat elektronika daya yang bernama inverter ,inverter berfungsi merubah arus searah menjadi arus bolak balik. Inverter yang dibuat dalam penelitian ini memiliki spesifikasi tegangan keluaran 220 volt memiliki frekuensi 50 hz dan nilai THD dibawah 10% Metode pemodulasian yang dipakai dalam pembuatan inverter adalah metode spwm. metode spwm adalah salah satu teknik pensaklaran yang menghasilkan bentuk gelombang keluaran inverter dengan karakteristik yang mendekati sinusoidal, mikrokontroler yang dipakai dalam penelitian ini adalah Arduino dengan IC atmega328p dan IC atmega 2560 Dalam penelitian ini didapatkan beberapa hasil dari inverter yang sudah dirancang untuk Inverter 1 fasa nilai tegangan sebesar 237,5 volt dengan frekuensi sebesar 49,97 Hz dan nilai THD sebesar 9,23%, untuk inverter 3 fasa masing-masing fasa secara berurutan pada fase a,b,c memiliki nilai tegangan sebesar 230,5 volt, 223,8 volt, 227,9 volt dengan frekuensi 49,48 Hz, 49,70 Hz, 49,50 Hz dan nilai THD sebesar 9,26%, 9,94%, 9,49% hasil ini didapatkan menggunakan inverter dengan metode SPWM.
Rancang Bangun Remote Monitoring Wind Turbine Pada PLTB Skala Mikro Kurnia Fandhy; Awan Uji Krismanto; Widodo Pudji Muljanto
Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro Vol 8 No 1 (2024): Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
Publisher : Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Renewable menjadi salah satu pengganti energi fosil. Angin merupakan energi baru terbarukan yang ramah lingkungan. Wind Turbine digunakan untuk menangkap energi angin kemudian mengubahnya menjadi energi gerak. Energi gerak tersebut diubah manjadi energi listrik dengan mesin yang dinamakan Generator Generator ini memiliki keluaran AC 3 fasa. Rectifier atau AC to DC Converter berfungsi mengubah tegangan AC menjadi tegangan DC. Kemudian masuk ke charge controller untuk menstabilkan keluaran dari Generator. Dari tiap keluaran Generator dan charge contoller di monitoring untuk memberikan informasi tiap objek yang diamati. Objek yang diamati berupa arus dan Tegangan AC maupun Tegangan DC. Data disimpan ke dalam MMC (Multimedia card). Sistem monitoring yang terotomasi tanpa ada human interference, bisa secara real-time dan berbasis Internet of Things(IoT). Arduino mega sebagai mikrokontroller. Komponen yang digunakan berupa Modul Sensor ACS712, Sensor Tegangan DC, Modul Sensor ZMPT101B, Modul Micro SD-Card, RTC DS3231, LCD I2C, Modul ESP8266. Akurasi dari Sensor Tegangan DC memiliki rata-rata Presentasi Galat 0.539%, pada Sensor Tegangan ZMPT101b Presentasi Galat 1.07% Dan Sensor Arus ACS712 Presentasi Galat 0.78% Blynk sebagai tampilan melalui smartphone, data yang telah didapat bisa lihat pada smartphone secara langsung.

Page 11 of 16 | Total Record : 151