cover
Contact Name
Irrine Budi Sulistiawati
Contact Email
irrine@lecturer.itn.ac.id
Phone
+628123386004
Journal Mail Official
irrine@lecturer.itn.ac.id
Editorial Address
Jurusan Teknik Elektro S1 Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi Nasional Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
ISSN : -     EISSN : 25977881     DOI : 10.36040
Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro MAGNETIKA merupakan media yang diterbitkan oleh Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi Nasional Malang sebagai sarana diseminasi dan publikasi artikel hasil penelitian yang dilakukan oleh para mahasiswa di bidang teknik elektro yang meliputi teknik energi listrik, teknik elektronika, teknik komputer, teknik telekomunikasi, biomedikal, elektronika daya, energi terbarukan, sistem embedded, kecerdasan buatan. Artikel yang diajukan untuk diterbitkan pada Jurnal MAGNETIKA merupakan naskah asli dan belum pernah dipublikasikan secara tertulis pada majalah atau jurnal ilmiah dimanapu
Articles 151 Documents
RANCANG BANGUN ALAT UKUR HARMONISA PADA SISTEM TEGANGAN 220 VAC MENGGUNAKAN PERANGKAT LUNAK LABVIEW Deva Nur Rifdah; I Made Wartana; Widodo Pudji Muljanto
Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro Vol 8 No 1 (2024): Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
Publisher : Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada kehidupan sehari-hari tidak bisa dipungkiri bahwa orang orang memakai sumber listrik sebagai salah satu sumber untuk menjalani kesehariannya, seperti memakai kulkas, televisi, setrika bahkan mungkin untuk pekerjaan seperti bengkel, atau perkantoran yang membutuhkan laptop untuk semua pekerjaannya. Tetapi jarang sekali orang mengecek apakah terjadi gangguan tengan harmonisa pada setiap barang yang mereka gunakan yaitu beban non linear, walau sedikit harmonisa sangat mempengaruhi kualitas suatu barang, dimana bila semakin tinggi harmonisa maka kualitas alat itu akan semakin berkurang. Alat ukur harmonisa pada penelitian ini dibuat agar ketika melakukan pengukuran hanya menggunakan computer, Perangkat lunak yang digunakan ialah LabView 2019. Data dari pengukuran akan diturunkan oleh trafo kemudian diolah oleh NI- DAQ 6008. Tampilan LabView sendiri sangat mudah dipahami oleh orang awam, sehingga memudahkan untuk mengukur harmonisa yang berada pada beban beban non- linear. Setelah mengukur harmonisapada beban non linear, harmonisa yang terukur dibawah standart, menurut IEE THD tegangan untuk tegangan dibawah 69kV adalah 5%.
RANCANG BANGUN ALAT PENGHITUNG BIBIT LELE DAN JUMLAH BERAT MENGGUNAKAN ARDUINO BERBASIS IOT Insan Alim Nasyrullah; Aryuanto Soetedjo; Kartiko Adi Widodo
Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro Vol 8 No 1 (2024): Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
Publisher : Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budidaya ikan lele ada dua segmen yang akan dilakukan, yaitu segmen pembenihan dan segmen pembesaran. Dalam setiap segmen tersebut, segmen pembenihan ini bertujuan untuk menghasilkan benih ikan lele dan segmen 2 pembesaran bertujuan untuk menghasilkan ikan lele siap konsumsi. Kegiatan ini harus diimbangi oleh perkembangan teknologi tepat guna yang dibutuhkan untuk meningkatkan dan mendukung pemasaran produksi hasil perikanan konsumsi. Menurut Mukhriman (2017), salah satu sektor ekonomi pada budidaya perikanan yang cukup menjanjikan adalah pembibitan dan penjualan bibit ikan lele. Hal ini terjadi karena permintaan pasar tehadap bibit ikan lele cukup tinggi. Penelitian ini membahas tentang counting atau perhitungan bibit ikan lele dimana tujuanya untuk memperbaiki penelitian sebelumnya dimana pada proses perhitungan bibit memiliki nilai error yang tinggi yakni 0-15%. Selain jumlah ikan alat ini dilengkapi dengan sensor load cell yang bertujuan untuk mengidentifikasi jumlah berat bibit ikan lele tersebut. Pada penelitian ini, dirancang alat penghitung bibit ikan otomatis dengan sistem mikrokontroler Arduino MEGA sebagai pengolah datanya. NodeMCU ESP8266 sebagai pengirim dan penerima data, yang kemudian ditampilkan dalam WEB. Sehingga didapatkan penjumlahan bibit ikan secara otomatis. Hasil pengujian alat penghitung bibit ikan otomatis tersebut akan berjalan apabila ada obyek yang melewati sensor LDR. Kemudian data akan ditampilkan di WEB untuk menunjukkan jumlah ikan yang lewat dan jumlah ikan keseluruhan
STUDI KAPABILITAS PADA PERENCANAAN BLACK START GAS TURBINE GENERATOR 2.1 PT INDONESIA POWER GRATI POMU Muhammad Hafizh Ridho; Widodo Pudji Muljanto; Ni Putu Agustini
Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro Vol 8 No 1 (2024): Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
Publisher : Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gas Turbine Generator merupakan mesin konversi energi listrik yang memanfaatkan udara sebagai fluida kerjanya. Kelebihan yang dimiliki oleh Gas Turbine Generator salah satunya yaitu dapat dimanfaatkan sebagai unit black start manakala terjadi pemadaman total. PLTGU Grati GTG 2.1 PT Indonesia Power Grati POMU direncanakan untuk dapat melakukan black start. Perencanaan yang akan dilakukan di antaranya melaksanakan line charging pada GITET Grati sampai ke Station Service Transformer (SST) PLTU Paiton 9 melalui saluran transmisi 150 kV sepanjang 104,91 kms dan pembebanan pada auxiliary equipment PLTU Paiton 9. Studi pada kapabilitas GTG 2.1 PLTGU Grati menunjukkan bahwa GTG 2.1 mampu untuk melakukan line charging dan pembebanan auxiliary equipment PLTU Paiton 9. Dengan kemampuan GTG 2.1 membangkitkan daya aktif sebesar 100 MW dan daya reaktif sebesar 60 Mvar (lagging) dan -60 Mvar (leading), hasil simulasi line charging menunjukkan GTG 2.1 membangkitkan daya 0,01 MW dan -6,72 Mvar. Sedangkan hasil simulasi pembebanan auxiliary equipment PLTU Paiton 9, GTG 2.1 membangkitkan daya 30,4 MW dan 23 Mvar.
SISTEM MONITORING PENETASAN TELUR AYAM BERBASIS IoT DENGAN APLIKASI BLYNK Bayu Adi Wiguna; Kartiko Adi Widodo; Sotyohadi
Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro Vol 8 No 1 (2024): Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
Publisher : Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penetasan telur ayam merupakan hal yang penting dalam proses produksi ayam secara berkelanjutan. Dalam proses penetasan telur ayam, ada beberapa faktor yang harus diperhatikan, seperti suhu dan telur mana yang menetas lebih dahulu. Suhu berpengaruh terhadap telur agar telur dapat tetap hangat hingga menetas. Pada proses penetasan telur ayam haruslah diawasi agar selalu terpantau setiap perkembangan dan kondisi pada inkubator telur ayam. Tetapi karena manusia tidak dapat selalu mengawasi, maka dibuatlah sistem monitoring penetasan telur ayam berbasis internet of thing. Sistem monitoring penetasan telur ayam berbasis internet of thing ini disamping mengamati suhu dan kelembapan juga dilengkapi dengan sensor gerak sehingga pada saat telur menetas, indikator gerak pada aplikasi Blynk akan menyala, dan pengguna dapat melihat kondisi di dalam incubator secara langsung karena dilengkapi ESP32 CAM. Sistem ini juga dilengkapi lampu dan kipas untuk mengantisipasi kondisi suhu di dalam inkuator. Mengingat sistem monitoring ini menggunakan jaringan internet yang dilayani oleh provider yg umum, maka juga dilakukan pengujian kualitas jaringan dimana sebagai evaluasi menggunakan provider Telkomsel dan IM3. Hasil pengujian kualitas jaringan diperoleh nilai sebagai berikut: Nilai packet loss sebesar 0% di semua provider, sementara nilai delay terbaik pada pengukuran 2 menit dan 20 menit masing-masing 0.01364 detik dan 0.01703 detik terjadi pada siang hari, sementara untuk pengukuran waktu 5 menit dan 10 menit nilai delay terbaik masing-masing sebesar 0.01745 detik dan 0.00082 detik terjadi pada pagi hari. Dan semua didapat pada jaringan IM3.
Sistem Monitoring Array Solar cell Di lengkapi dengan pendeteksi partial shading berbasis Wireless Sensor Network Yoga Prasetyo; Aryuanto Soetedjo; Kartiko Adi Widodo
Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro Vol 8 No 1 (2024): Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
Publisher : Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang alat pendeteksian partial shading beserta sistem monitoring jarak jauh menggunakan teknologi wireless sensor network. Hasil Pada saat penelitian untuk sistem monitoring menggunakan teknologi wireless sensor network cukup optimal meskipun masih ada jeda waktu pada saat pengiriman data antar node menuju sistem monitoring. Untuk Pendeteksian partial shading di dapati hasil ketika 1 node pada kondisi tegangan dan arus turun dan node yang lain tetap pada kondisi tegangan dan arus stabil , maka node tersebut di dapati status SHADING sehingga perlu melakukan pembersihan , Namun ketika semua Node Terjadi penurunan dengan signifikan dan jauh dari batas nilai yang di tentukan maka Status pada sistem monitoring Node-red akan berubah menjadi SHADING MALAM.
INTEGRASI SOLAR TRACKER DAN MPPT MENGGUNAKAN FUZZY LOGIC Luthfi Dio Pratama; Aryuanto Soetedjo
Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro Vol 8 No 1 (2024): Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
Publisher : Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energi matahari dapat dimanfaatkan menjadi energi listrik dengan solar cell , prinsip kerjanya yaitu dengan menyerap energi matahari dan di konversi menjadi energi listrik dengan metode efek photovoltaic. Suatu peristiwa munculya tegangan listrik dikarenakan kontak dua elektroda yang dihubungkan menggunakan sistem cair ataupun padat Ketika solar panel mendapatkan energi cahaya. Solar tracking merupakan sistem pengoptimalan panel surya sehingga panel surya menyesuaikan dengan arah datangnya sinar matahari . Sistem solar tracker yang efisien ini, menggunakan pelacakan surya dengan sistem sumbu ganda yang nantinya dapat mengikuti arah matahari sehingga dapat memaksimalkan output dayanya. Maximum Power Point Tracking (MPPT) merupakan teknik yang digunakan pada suatu sistem PV agar sistem dapat menghasilkan daya maksimal. Maximum Power Point Tracking (MPPT) digunakan untuk terus memberikan daya pada titik semaksimal mungkin meskipun pada kondisi cuaca yang berubah-ubah. Teknik mppt yang digunakan adalah fuzzy logic .Pengintegrasian solar tracker dan MPPT di simulasikan pada matlab. Dari hasil pengujian di dapat bahwa posisi radiasi matahari yang maksimum yaitu saat jam 12 siang.
Sistem Klasifikasi Indeks Massa Tubuh Dengan Metode Fuzzy dan Persentase Kadar Lemak Untuk Informasi Konsumsi Kalori Berbasis Database Dyah Ayu Girindraswari; Irmalia Suryani Faradisa; M. Ibrahim Ashari
Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro Vol 8 No 1 (2024): Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
Publisher : Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem klasifikasi Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan metode fuzzy dan persentase kadar lemak untuk informasi konsumsi kalori berbasis database ini merupakan sistem yang digunakan untuk meminimalisir terjadinya penyakit kronis (seperti obesitas, serangan jantung, dan lain-lain), dengan pengguna mampu memantau serta melihat informasi terkait Indeks Massa Tubuh yang ditentukan dengan metode Fuzzy Mamdani, persentase kadar lemak yang ditentukan dengan metode perhitungan prediksi berdasarkan British Journal of Nutrition, kebutuhan kalori, serta makanan/minuman apa saja yang dapat dikonsumsi. Pada penentuan Indeks Massa Tubuh, digunakan data berat badan dari sensor load cell serta tinggi badan dari sensor ultrasonic HCSR-04. Sedangkan pada persentase kadar lemak dan kebutuhan kalori diperlukan data tinggi badan, berat badan, jenis kelamin, usia, serta faktor aktivitas yang dimasukkan melalui keypad. Seluruh komponen tersebut diintegrasikan dengan Arduino Mega 2560. Data pada Arduino Mega 2560 dikirimkan menuju LCD 20X4 sebagai tampilan serta NodeMCU V3 ESP8266 untuk dikirimkan menuju website HTML sebagai penyimpan data sekaligus tampilan data. Berdasarkan hasil pengujian, diperoleh nilai error pada masing-masing sensor dan metode fuzzy serta persentase kadar lemak yang kurang dari 5%. Adapun error sensor berat load cell sebesar 1.0586%, sensor ultrasonic HCSR-04 sebesar 0.6068%, metode fuzzy sebesar 2.21% serta 2.89%, dan persentase kadar lemak sebesar 4.902%.
RANCANG BANGUN SISTEM MONITORING SOLAR CELL MENGGUNAKAN BLYNK Harry Prayogo; I Made Wartana; Awan Uji Krismanto
Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro Vol 8 No 1 (2024): Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
Publisher : Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah system yang bertujuan untuk memonitoring solar cell. Sistem monitoring ini dapat menampilkan kinerja yang dihasilkan solar cell berupa arus, tegangan, daya dan intensitas cahaya. Dalam pembuatan ini akan terfokus pada dua bagian yaitu perancangan perangkat keras dan perangkat lunak. Perangkat keras itu terdiri dari beberapa komponen elektronika dan untuk perangkat lunak yang akan digunakan adalah ArduinoIDE untuk pemprograman serta Blynk untuk menampilkan data menggunakan internet. Metode yang akan digunakan untuk penelitian ini adalah membandingkan data hasil dari pembacaan sensor elektronika pada system monitoring dengan alat ukur multimeter, bertujuan agar data yang didapat lebih akurat. Hasil dari sistem monitoring ini adalah pengukuran dari setiap sensor dapat diproses secara langsung dan ditampilkan dalam bentuk grafik pada kondisi real time serta dapat memonitor performa tersebut secara jarak jauh atau melalui internet. Pada sistem monitoring, mampu untuk menampilkan data di blynk setiap 1 detik dengan ping 50-80ms dan tidak terdapat delay.
PERANCANGAN SMART FARMING DENGAN PEMBANGKIT HYBRID (PANEL SURYA & PICOHIDRO) BERBASIS IOT DI AREA PERTANIAN farhan_esa_maulaya; Sulistiawati, Irrine Budi; Yuwono, Alfarid Hendro
Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro Vol 8 No 2 (2024): Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
Publisher : Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi produktivitas hasil panen pada pertanian yang masih tergantung pada iklim, curah hujan dan sistem irigasi yang terkontrol. sistem smart farming bekerja dengan cara melakukan irigasi otomatis pada area pertanian dengan sumber energi listrik panel surya dan picohidro. Dengan menggunakan mikrokontroller ESP32 yang mengolah data sensor dan mengkontrol beban menggunakan modul Wi-FI dan thingspeak memonitor hasil pembacaan sensor pada lahan pertanian. Ppembacaan sensor soil moisture perharinya menunjukkan tingkat kelembaban tanah mengalami kenaikan dan penurunan sekitar 1-10% akibat perubahan cuaca. Perhitungan kebutuhan daya pompa air DC membutuhkan daya 200 watt untuk melakukan irigasi sebanyak 15120 liter selama 4 jam pada lahan berukuran 60 m2.
Integrasi PLTS Pada Sistem Distribusi 20 KV Untuk Meningkatkan Profil Tegangan Dan Mereduksi Rugi-Rugi Daya Huda, Muhamad Tri Agus Latifatul Huda; Wartana, I Made; Sulistiawati, Irrine Budi
Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro Vol 8 No 2 (2024): Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
Publisher : Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada umumnya tenaga listrik dihasilkan oleh pembangkit listrik yang jauh dari pusat beban, dan listrik yang dihasilkan diangkut ke pusat beban melalui jaringan transmisi dan distribusi. Jarak yang jauh ini akan mengakibatkan rugi daya, karena pada saat menyalurkan daya dari pembangkit ke konsumen atau pelanggan akan terjadi rugi daya dan drop tegangan. Pada umumnya tenaga listrik dihasilkan oleh pembangkit listrik yang jauh dari pusat beban, dan listrik yang dihasilkan diangkut ke pusat beban melalui jaringan transmisi dan distribusi. Jarak yang jauh ini akan mengakibatkan rugi daya, karena pada saat menyalurkan daya dari pembangkit ke konsumen atau pelanggan akan terjadi rugi daya dan drop tegangan, Oleh karena itu dengan pemasangan PLTS dapat menjadi solusi untuk mengurangi rugi daya dan jatuh tegangan tersebut. Pada sistem distribusi Ampenan diketahui ada beberapa kondisi yang mengalami penurunan tegangan pada bus 31,32,33,34,35,36. Untuk mengatasi hal tersebut perlu adanya integrasi agar dapat memperbaiki tegangan yang turun dan meminimalisir rugi-rugi daya. Dari hasil simulasi setelah pemasangan PLTS menghasilkan rugi daya aktif dari 194,4kw menjadi 110,7kw serta meningkatkan tegangan dari nilai terendahnya 0,9477 pu menjadi 0,9843 pu.