cover
Contact Name
Muhammad Nasir
Contact Email
ninetymediapublisher@gmail.com
Phone
+6287823402292
Journal Mail Official
ejurnal.almusthafa07@gmail.com
Editorial Address
Jln. Raya Tanjung Kapek Gunungsari
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Al-Musthafa: Jurnal Kependidikan dan Keilmuan Berbasis Islam
ISSN : -     EISSN : 27981800     DOI : https://doi.org/10.62552/ejam
Core Subject : Religion, Education,
Al-Musthafa: Jurnal Kependidikan dan Keilmuan Berbasis Islam atau disingkat Al-Musthafa merupakan jurnal nasional yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Aziziyah sejak tahun 2021 dengan E-ISSN : 2798-1800 . Al-Musthafa menerbitkan artikel hasil penelitian di bidang Pendidikan Islam. Al-Musthafa berkomitmen menjadi jurnal nasional terbaik dengan menerbitkan artikel berkualitas dalam bahasa Indonesia dan Inggris serta menjadi rujukan utama para peneliti. Semua kiriman bersifat buta dan ditinjau oleh peninjau sejawat. Semua makalah dapat dikirimkan dalam BAHASA INDONESIA atau BAHASA INGGRIS.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 2 (2022): Februari-Mei" : 6 Documents clear
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS IV SEKOLAH DASAR NEGERI 2 MAMBALAN GUNUNGSARI LOMBOK BARAT Laila Zarwatun
eJurnal Al Musthafa Vol 2 No 2 (2022): Februari-Mei
Publisher : STIT Al-Aziziyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62552/ejam.v2i2.41

Abstract

Kegiatan belajar mengajar atau pembelajaran ebagai kegiatan yang di dalamnya terjadi interaksi antara guru dan siswa merupakan sebuah kegiatan yang memiliki tujuan tercapainya tujuan baik tujuan guru mengajar maupun tujuan siswa belajar. Untuk mencapai tujuan pmbelajaran tersebut guru sebagai perancang dan pelaksana pembelajaran dituntut untuk memiliki kompetensi dan professional dalam melaksanakan kompetensi yang dilakukan. Sebagai guru yang perofesional dalam melaksanakan kompetensi yang dilakukan dituntut untuk memiliki pemahaman tentang konsep-konsep pembelajaran dan terampilan dalam melaksanakannya. Sejumlah teori tentang model-model pembelajaran dapat dijadikan rujukan untuk diterapkan dalam pembelajaran sesuai mata pelajaran yang diajarkan. Salah satu model yang dapat diterapkan adalah pembelajaran Model Teams Games Tournament (TGT) dengan sejumlah langkah yang harus diperhatikan dalam penerapannya antaranya tahap penyajian kelas, tahap belajar dalam kelompok (teams), tahap permainan (games), tahap pertandingan (tournament), dan tahap penghargaan kelompok. Langkah-langkah dalam penerapan model pembelajaran ini data dilakukan oleh guru dalam pembelajaran mata pelajaran yang diajarkan sebagaimana yang dilakukan oleh guru Bahasa Indonesia ketika melaksanakan pembelajaran pada materi membaca di Kelas IV Sekolah Dasar Negeri 2 Mambalan Kecamatan Gunungsari Lombok Barat yang berdasarkan data hasil temuan memiliki keterbatasan kemampuan dalam menerapkan pembelajaran Model TGT sehingga hasil yang dicapai dalam kegiatan pembelajaran dalam akumulasi kelas tidak dapat mencapai 100 % sesuai nilai KKM Bahasa Indonesia 7,5.
PERAN PEMIMPIN DALAM MEMBINA AKHLAK SANTRI DI PONDOK PESANTREN AL-MUSLIMUN NW TEGAL KECAMATAN BATULAYAR LOMBOK BARAT Wildan
eJurnal Al Musthafa Vol 2 No 2 (2022): Februari-Mei
Publisher : STIT Al-Aziziyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62552/ejam.v2i2.42

Abstract

Kepemimpinan merupakan unsur pokok dalam sebuah lembaga atau instansi (formal, nonformal) khususnya lembaga pesantren yang menitikberatkan pada perubahan sikap santri kea rah yang lebih baik (berkarakter, berwawasan berdasarkan al-Qur’an dan Hadist) dan atau berakhlak karimah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Peran Pemimpin Dalam Pembinaan Akhlak Santri di Pondok Pesantren Al-Muslimun NW Tegal Kecamatan Batulayar Lombok Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif. Adapun pengumpulan datanya menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis datanya menggunakan beberpa langkah yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Sedangkan validitas data menggunakan perpanjangan pengamatan, meningkatkan pengamatan, dan trianggulasi. Adapun hasil dari penelitian ini adalah peran yang dilakukan oleh pemimpin Pondok Pesantren Al- Muslimun NW Tegal diantaranya sebagai beikut: Membuat aturan-aturan atau tata tertib yang berkaitan dengan akhlak santri, memberikan hukuman apabila terjadi pelanggaran, memberikan reward atau penghargaan terhadap santri yang mentaati peraturan, memberikan contoh teladan yang baik terhadap santri agar mereka juga dapat melakukannya
PERAN GURU TAHFIDZ DALAM MENINGKATKAN HAFALAN SANTRIWATI DI ASRAMA UTAMA PUTRI AL-AZIZIAH KAPEK GUNUNGSARI LOMBOK BARAT TAHUN 2021 Syarifudin
eJurnal Al Musthafa Vol 2 No 2 (2022): Februari-Mei
Publisher : STIT Al-Aziziyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62552/ejam.v2i2.43

Abstract

Pondok pesantren Al-Aziziah Kapek Gunungsari Lombok Barat merupakan salah satu pondok yang menyelenggarakan tahfidz al-Qur’an sebagai muatan yang tertuang dalam kurikulum dan semua santri diharuskan untuk menghafal al-Qur’an sebagai ciri khasnya. Kegiatan yang dilakukan oleh ustazah dalam meningkatkan hafalan santri dengan cara memperbaiki bacaan dari sisi makhraj huruf dan tajwid, menggunakan metode tartil dan memberikan bimbingan khusus kepada santri yang belum matang. Tujuan penelitian untuk mengetahui peran guru tahfidz dalam meningkatkan hafalan santriwati di Asrama Utama Putri Al-Aziziah Kapek Gunungsari Lombok Barat Tahun 2021. Menggunakan pendekatan kualitatif dan guru sebagai responden, dipilih secara purposive sampling, pengambilan data dengan tekhnik wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru tahfidz sebagai pendidik yang artinya menjadi tokoh, panutan dan contoh bagi para santriwati dan lingkungannya, sebagai pengajar dan pembimbing dengan menjadi muhafidz dan mustami’, dan sebagai motivator yang memberikan motivasi bagi peningkatan kemampuan menghafal para santri. Sehingga dapat disimpulkan bahwa peran guru tahfidz sebagai pendidik, sebagai pengajar dan pembing, dan sebagai motivator.
SEJARAH DAN DOKTRIN SALAFI: Dirosah Naqdiyah dari Perspektif Pemikiran Islam Syamsu Syauqani
eJurnal Al Musthafa Vol 2 No 2 (2022): Februari-Mei
Publisher : STIT Al-Aziziyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62552/ejam.v2i2.44

Abstract

kelompok salafi adalah pembaharuan dari kelompok yang dulunya bernama wahabi yang memiliki legalitas dan kontinuitas dalam pergerakan dan penyebarannya dikarenakan adanya dukungan dari suatu kekuasaan. Ini juga mengakibatkan adanya wabah takfir (pengkafiran), tasyrik (pemusyriakan), tabdi’ (pembid’ahan) dan tasykik (upaya menanamkan keraguan) yang selalu menjadi slogan utama dalam doktrin kelompok ini tanpa ada rasa risih atau toleransi kepada kelompok yang lain dalam agama Islam. Sehingga umat Islam sering terjerumus dalam bingkai doktrin metafora spasial yang berposisi biner seperti mukmin-kafir, tauhid-syirik dan sebagainya, semua ini menjauhkan umat Islam dari rasa kemanusiaan sesama manusia baik dalam satu ideologi agama maupun ideolgi agama yang berbeda. Disisi lain, doktrin seperti ini akan menghilangkan tema sentral tujuan manusia beragama yaitu hidup berdampingan dengan penuh kedamaian, saling pengertian, menjunjung tinggi rasa kebebasan selama tidak keluar dari sifat-sifat kemanusiaan, sebagaimana pesan utama Rasulullah SAW diutus ke muka bumi ini yaitu rahmatan lil ‘alamin (untuk menjadi rahmat bagi semesta alam).
TELAAH KRITIS-ANALITIS PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM : Studi Kasus di SMP Negeri 9 Mataram Muhammad Nasir
eJurnal Al Musthafa Vol 2 No 2 (2022): Februari-Mei
Publisher : STIT Al-Aziziyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62552/ejam.v2i2.45

Abstract

Media pembelajaran merupakan salah satu komponen yang sangat menentukan hasil belajar siswa. Penerapan media pembelajaran dalam proses pembelajaran mampu merangsang dan memenuhi modalitas belajar siswa di samping menunjang kpmponen pembelajaran yang lainnya. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis secara mendalam penerapan media pembelajaran pada pembelajaran pendidikan agama islam. Adapun pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kulitatif. Dalam pengumpulan datanya menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis datanya menggunakan analisis induktif (mengambil kesimpulan dari hal-hal yang bersifat khusus). Sedangkan validitas datanya menggunakan Perpanjangan keikutsertaan, Ketekunan/ Keajegkan Pengamatan, dan Tianggulasi (sumber, metode dan teori). Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam penerapan media pembelajaran pada pembelajaran pendidikan agama islam dilakukan dengan beberapa langkah: Pertama, persiapan. Persiapan-persiapan yang guru PAI lakukan yaitu mencari kertas, biasanya kertas yang berwarna, menggunting sampai dengan menulis pokok-pokok materi yang akan diajarkan. Kedua, pemilihan kriteria. kriteria media pembelajaran yang digunakan harus menarik, gampang/ mudah dipahami, simpel, menyenangkan dan sesuai dengan materi ajar atau Kompetensi Dasar (KD) yang diajarkan. Ketiga, jenis-jenis media yang digunakan. Media yang digunakan oleh guru PAI adalah media audio dan media visual. Kalau media audio atau pendengaran digunakan ketika anak akan menyimak bacaan sholat dan al-Quran. Sedangkan kalau media visualnya menggunakan LKS, buku paket, teks Al-Quran, biasanya untuk menghafal
KONSEP PENDIDIKAN MENURUT AL-QUR’AN HADIS: Tarbiyah, Tazkiyah, dan Ta’dib Muhammad Irfan Syahroni
eJurnal Al Musthafa Vol 2 No 2 (2022): Februari-Mei
Publisher : STIT Al-Aziziyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62552/ejam.v2i2.46

Abstract

Istilah pendidikan dalam konteks Islam pada umumnya mengacu kepada term tarbiyah, tazkiyah dan ta’dib. Dari ketiga istilah tersebut term yang populer digunakan dalam praktik pendidikan Islam adalah tarbiyah. Sedang term tazkiyah dan ta’dib jarang digunakan. Padahal kedua istilah tersebut telah digunakan sejak awal pertumbuhan pendidikan Islam. Di dalam al-Qur’an dan hadis tidak disebutkan secara rinci dan jelas tentang konsep pendidikan, tapi secara emplisit aspek pendidikan banyak termuat. Oleh karena itu, penelaahan konsep pendidikan mutlak dilakukan untuk memperkaya khazanah pendidikan Islam. Konsep tarbiyah, tazkiyah dan ta’dib merupakan sesatuan untuh dalam kerangka bangunan pendidikan Islam. Tarbiyah memuat kandungan upaya sadar akan pemeliharaan, pengembangan seluruh potensi diri manusia sesuai dengan fitrahnya dan perlindungan menyeluruh terhadap hak-hak kemanusiaannya. Sedangkan tazkiyah membersihkan jiwa dari sifat-sifat tercela dan mengisinya dengan sifat-sifat terpuji. Adapun ta’dib merupakan proses pembinaan kepribadian dan sikap moral (afektif) dan etika dalam kehidupan

Page 1 of 1 | Total Record : 6