cover
Contact Name
Andriyana
Contact Email
andriyana03@gmail.com
Phone
+6282121616969
Journal Mail Official
journal.anafora@uniku.ac.id
Editorial Address
RT. 027 RW. 007 Desa Cengal Kecamatan Japara
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Anafora: Jurnal Penelitian Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Published by Universitas Kuningan
ISSN : -     EISSN : 28073991     DOI : https://doi.org/10.25134/ajpm
Core Subject : Education, Social,
Ruang lingkup penelitian artikel yang dapat diterbitkan di Jurnal Fon antara lain : (1) Kebahasaan Indonesia; keilmuan bahasa (fonologi, morfologi, sintaksis, semantik, wacana, pragmatik, sosiolinguistik, psikolinguistik); keterampilan berbahasa (menyimak, berbicara, membaca, menulis); (2) Kesastraan Indonesia (teori sastra, sejarah sastra, kritik sastra, sastra bandingan, ekranasi, sosiologi sastra); (3) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (perencanaan pembelajaran, strategi pembelajaran, evaluasi pembelajaran, kurikulum, bahan ajar, dan media pembelajaran). Kami terbuka menerima naskah dari para penulis dengan mengikuti ketentuan yang ada dalam fokus dan lingkup, etika publikasi, petunjuk penulisan, proses review, dan template jurnal yang harus diikuti oleh penulis.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 1 (2024)" : 5 Documents clear
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SINEKTIK TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS PUISI SISWA Ade Hasanudin; Ahmad Maskur Subaweh
Anafora: Jurnal Penelitian Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, UNIKU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/ajpm.v4i1.67

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model sinektik dalam pembelajaran menulis puisi pada siswa kelas X SMA PGRI 2 Sindang Kabupaten Indramayu. Model pembelajaran sinektik dipilih oleh peneliti karena dianggap memungkinkan dan cukup relevan dalam membantu para siswa berpikir kreatif dan menjadi pelajar mandiri.  Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA PGRI 2 Sindang Kabupaten Indramayu. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas X IPA dan kelas X IPS. Data tes pembelajaran menulis puisi yang dikumpulkan berupa tes awal dan tes akhir pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil penelitian yang diperoleh adalah sebagai berikut. Pertama, hasil uji penelitian dapat dilihat pada kolom t hitung untuk kedua kelompok penelitian adalah t hitung > t tabel yakni 5,894 > 1,996. Berdasarkan hal tersebut di atas maka hipotesis alternative (Ha) yang menyatakan “ada pengaruh yang signifikan dari penggunaan model pembelajaran sinektik terhadap kemampuan menulis puisi” diterima. Kedua, berdasarkan hasil pengamatan aktivitas pembelajaran yang menggunakan model sinektik membawa perubahan yang berarti terhadap cara mengajar guru dan cara belajar siswa. Guru hanya sebagai pembimbing dan evaluator, sedangkan siswa memperoleh kebebasan dalam belajar, siswa mulai lebih aktif menggali potensi dirinya Secara keseluruhan siswa kelas eksperimen lebih baik dibanding kelas kontrol dalam pembelajaran menulis puisi. Hal ini terbukti dengan ketepatan dalam proses metaforik (analogi personal, analogi langsung, dan konflik kempaan) dan pokok pikiran siswa. KATA KUNCI: Model Pembelajaran Sinektik; Menulis Puisi.     THE INFLUENCE OF THE SYNECTIC LEARNING MODEL ON STUDENTS' POETRY WRITING ABILITY   ABSTRACT: This study aims to determine the effectiveness of the synectic model in learning to write poetry in class X SMA PGRI 2 Sindang, Indramayu Regency. The synectic learning model was chosen by the researcher because it is considered possible and quite relevant in helping students think creatively and become independent learners. This research is an experimental-research. The population in this study were all students of class X SMA PGRI 2 Sindang, Indramayu Regency. The samples in this study were class X IPA and class X IPS. Poetry writing learning test data collected in the form of pre-test and post-test in the experimental class and control class. The research results obtained are as follows. First, the results of the research test can be seen in the column t count for the two research groups, namely t count > t table, namely 5.894 > 1.996. Based on the above, the alternative hypothesis (Ha) which states "there is a significant effect of using the synectic learning model on the ability to write poetry" is accepted. Second, based on the results of observations of learning activities that use synectic models bring significant changes to the way teachers teach and the way students learn. The teacher is only a guide and evaluator, while students gain freedom in learning, students begin to be more active in exploring their potential. Overall, students in the experimental class are better than the control class in learning to write poetry. This is proven by the accuracy in the metaphorical process (personal analogy, direct analogy, and compression conflict) and the main ideas of students. KEYWORDS: Synectic Learning Model; Poetry Writing.
ALIH KODE - CAMPUR KODE ACARA MASTERCHEF SEBAGAI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA MELALUI MEDIA DIGITAL Sofiatin; Siti Risma Adawiah
Anafora: Jurnal Penelitian Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, UNIKU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/ajpm.v4i1.68

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan mengetahui bentuk alih kode dan campur yang di acara MasterChef Indonesia di RCTI dan pemanfaatannya dalam pembelajaran bahasa Indonesia melalui media digital. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan studi kepustakaan, pengumpulan data dengan dokumen, simak bebas libat cakap, dan teknik catat. Data penelitian ini adalah tuturan dalam tayangan MasterChef Indonesia season 10 galeri 10 di babak pertama. Hasil dari penelitian ini terdapat 305 data yang secara keseluruhan berupa alih kode dan campur kode yaitu 122 data tuturan juri dan 199 data tuturan peserta. Terdapat 28 data tuturan alih kode eksternal pada juri, 15 data pada peserta dengan 1 tuturan alih kode internal dan 14 data alih kode eksternal. Ditemukan 15 data tuturan peserta yang mengandung campur kode internal. Ditemukan 92 tuturan juri dan 154 data peserta mengandung campur kode eksternal. Ditemukan 2 data tuturan juri dan 9 data tuturan peserta yang mengandung campur kode campuran. Dalam campur kode tuturan juri terdapat 77 kata, 57 frasa, dan 4 klausa, sedangkan dalam tuturan peserta terdapat 135 kata, 64 frasa dan 2 klausa. Disimpulkan bahwa bentuk yang dominan adalah alih kode eksternal, campur kode eksternal, campur kode bentuk kata, dan penyebab penggunaan istilah populer. Pada pembelajaran bahasa Indonesia dapat dimanfaatkan untuk pembelajaran sosiolinguistik melalui media digital youtube. Tayangan ini sarat dengan gejala bahasa alih kode dan campur kode dari tuturan para peserta dan jurinya. KATA KUNCI: alih kode, campur kode, pembelajaran bahasa Indonesia melalui media digital. CODE SWITCHING - MIX MASTERCHEF EVENT CODE AS INDONESIAN LANGUAGE LEARNING THROUGH DIGITAL MEDIA ABSTRACT: This study aims to determine the form of code transfer and mixing at the MasterChef Indonesia event at RCTI and its use in learning Indonesian through digital media. The research method used in this study is qualitative method. Data collection techniques in this study used literature studies, data collection with documents, free listening to proficient involvement, and recording techniques. This research data is a speech in the MasterChef Indonesia season 10 gallery 10 show in the first round. The results of this study contained 305 data, in the form of code transfer and code mixing, namely 122 jury speech data and 199 participant speech data. There were 28 external code transfer speech data on the judges, 15 data on participants with 1 internal code transfer speech and 14 external code transfer data. 15 participants' speech data were found that contained a mixture of internal codes. It was found that 92 jury utterances and 154 participant data contained external code interference. 2 jury speech data and 9 participant speech data were found containing mixed codes. In the mixed speech code of the judges there are 77 words, 57 phrases, and 4 clauses, while in the speech of participants there are 135 words, 64 phrases and 2 clauses. It was concluded that the dominant forms were external code switching, external code mixing, word form code mixing, and the cause of popular term use. In Indonesian learning can be used for sociolinguistic learning through YouTube digital media. This show is full of symptoms of code-switching language and mixed codes from the speech of the participants and judges. KEYWORDS: code switching, code mixing, Indonesian learning through digital media.
IMPLEMENTASI E-LEARNING DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DAN LITERASI DIGITAL Ria Candra Dewi
Anafora: Jurnal Penelitian Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, UNIKU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/ajpm.v4i1.69

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi Implementasi E-Learning dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dan Literasi Digital. Metode deskriptif analisis adalah metode atau pendekatan pemecahan masalah yang melibatkan penggambaran, penerangan, klarifikasi, dan penilaian keadaan dan keadaan suatu objek masalah dari sudut pandang penulis berdasarkan temuan penelitian kepustakaan (literature review) yang memberikan dukungan. Pemanfaatan e-learning dalam literasi digital dan pembelajaran bahasa Indonesia menjadi fokus permasalahan. Hasilnya menunjukkan betapa efektifnya penggunaan e-learning dalam mengajarkan literasi digital dan bahasa Indonesia kepada siswa karena dapat menyederhanakan berbagai hal bagi mereka. KATA KUNCI: Implementasi E- Learning, Pembelajaran Bahasa Indonesia, Literasi Digital IMPLEMENTATION OF E-LEARNING IN INDONESIAN LANGUAGE LEARNING AND DIGITAL LITERACY ABSTRACT: This study aims to identify the Implementation of E-Learning in Indonesian learning and Digital Literacy. The descriptive method of analysis is a problem-solving method or approach that involves describing, enlightening, clarifying, and assessing the state and state of a problem object from the author's point of view based on the findings of literature review research that provides support. The use of e-learning in digital literacy and learning Indonesian the focus of the problem. The results show how effective the use of e-learning is in teaching digital literacy and Indonesian to students because it can simplify things for them. KEYWORDS: E-Learning Implementation, Indonesian Learning, Digital Literacy
ASPEK SOSIAL DALAM NOVEL CA-BAU-KAN KARYA REMY SYLADO Herowati, Sri Wahyuni
Anafora: Jurnal Penelitian Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, UNIKU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/ajpm.v4i1.70

Abstract

ABSTRAK: Penilitian ini berjudul “aspek Sosial dalam Novel Ca-Bau-Kan karya Remy sylado”. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimanakah aspek sosial dalam novel Ca-Bau-Kan karya Remy Sylado. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aspek-aspek sosial dalam novel Ca-Bau-Kan karya Remy sylado. Adapun objek dalam penelitian ini adalah aspek sosial yang terdapat dalam Novel Ca- Bau-Kan karya remy sylado. Penelitian ini menggunakan metode Pustaka dan metode analisis yang berkaitan dengan karya sastra, dan pendekatan sosiologis.nDari hasil analisis dapat diketahui bahwa tokoh-tokoh dalam novel tersebut adalah Tinung, Tan Peng Liang, Ny. G.P.A Djikhoff, Uking, Mpok Jane,Saodah, Mpok Enjun, Njoo tek Hong, Giok Lan, Tan Peng Liang dari Sewan Tangerang, Oey eng Goan, Thio Boen Hiap, Timothi Wu, Lio Hok Pin, Mr. Liem Kieng Jang, R.M soetardjo Rahardjo, Tan Soen Bie, Kim Hok, Kim San. Sedangkan tokoh utamaya adalah Tinung. Novel tersebut berlatar di daerah pinggiran Sungai Ciliwung Jakarta. Daerah tersebut terletak disepanjang jalan Hayam wuruk dan jalan Gajah Mada Jakarta. Di tempat tersebut memiliki unsur-unsur sosial tertentu, antara lain : Aspek kebiasaan hidup, yaitu kebiasaan Masyarakat daerah tersebut adalah suka berhura-hura menikmati pesta acara-acara tertentu seperti pernikahan. Terlebih apabila terdapat saudagar kaya yang melangsungkan pernikahan maka penduduk Masyarakat daerah tersebut akan berbondong-bondong merayakannya. Aspek adat istiadat atau tradisi, antara lain tradisi pada acara maulid dewa Tionghoa yang mereka lakukan untuk menghormati dewa-dewa mereka. Aspek keyakinan, yaitu kebanyakan tokoh-tokoh yang hadir dalam novel ini adalah beragama Budha dan itu bisa terlihat dari seringnnya mereka pergi ke kelenteng untuk melakukan sembahyang. Aspek cara berpikir dan bersikap, yang diwakili oleh tokoh Tinung. Tinung adalah gadis yang berparas cantik tetapi dia adalah seorang gadis lugu yang mau bekerja sebgai Wanita penghibur di Kalijodo yang kehidupannya begitu pahit penuh siksaan lahir dan batin. Aspek sosial mempengaruhi Tindakan mereka yang terdapat dalam tokoh-tokoh tersebut yang di dalamnya banyak hal yang diungkap seperti keterbatasan hidup, adat istiadat yang terjadi di Masyarakat, keyakinan yang dimiliki oleh para tokoh, adat istiadat atau tradisi yang terjadi di dalam Masyarakat. Pada aspek sosial, aspek-aspek yang dimiliki oleh para tokoh dapat menjamin terlaksananya peran sesuai dengan aspek yang mereka miliki tersebut. Kegagalan setiap tokoh dalam memerankan peran dipengaruhi oleh perilaku dan Tindakan mereka, sehingga mengalami konflik dengan tokoh lain dalam berinteraksi. Namun dengan perbaikan diri pada akhirnya mereka mencoba menselaraskannya agar peran mereka dapat berjalan sesuai dengan peran yang mereka miliki. Penelitian ini merupakan langkah awal untuk mengkaji tentang aspek sosial yang terdapat novel Ca-Bau-Kan karya Remy sylado, oleh karena itu dapat dikaji dengan berbagai kajian-kajian lain. Dalam pengajaran Bahasa dan Sastra Indonesia sebaiknya siswa diikutsertakan dalam kegiatan pendalaman hasil karya sastra, agar mengetahui nilai-nilai yang terkandung dalam karya sastra dan agar lambat laun bisa terbawa kedalam kesadaran akan nilai-nilai kehidupan. KATA KUNCI: Novel, aspek sosial THE SOCIAL ASPECT IN REMY SYLADO'S NOVEL CA-BAU-KAN ABSTRACT: This study is titled "Social aspects in Ca-Bau-Kan Novel by Remy sylado". The problem in this study is how the social aspect in the novel Ca-Bau-Kan by Remy Sylado. The purpose of this study is to describe the social aspects in the novel Ca-Bau-Kan by Remy sylado. The object of this study is the social aspect contained in the novel Ca-Bau-Kan by Remy Sylado. This research uses the Library method and analysis methods related to literary works, and sociological approaches.nFrom the results of the analysis it can be seen that the characters in the novel are Tinung, Tan Peng Liang, Mrs. G.P.A Djikhoff, Uking, Mpok Jane, Saodah, Mpok Enjun, Njoo tek Hong, Giok Lan, Tan Peng Liang from Sewan Tangerang, Oey eng Goan, Thio Boen Hiap, Timothi Wu, Lio Hok Pin, Mr. Liem Kieng Jang, R.M soetardjo Rahardjo, Tan Soen Bie, Kim Hok, Kim San. While the main character is Tinung. The novel is set on the banks of the Ciliwung River in Jakarta. The area is located along Jalan Hayam Wuruk and Jalan Gajah Mada Jakarta. In that place has certain social elements, including: Aspects of living habits, namely the habits of the people of the area are happy to enjoy parties certain events such as weddings. Especially if there are rich merchants who hold weddings, the residents of the area will flock to celebrate. Aspects of customs or traditions, including traditions at the mawlid event of Chinese gods that they do to honor their gods. The aspect of belief, that is, most of the characters present in this novel are Buddhists and it can be seen from the frequent they go to the temple to pray. Aspects of the way of thinking and behaving, represented by the character Tinung. Tinung is a beautiful girl but she is an innocent girl who wants to work as a comfort woman in Kalijodo whose life is so bitter full of physical and mental torment. Social aspects affect the actions of those contained in these figures in which many things are revealed such as limitations of life, customs that occur in society, beliefs held by figures, customs or traditions that occur in society. In the social aspect, the aspects possessed by the characters can guarantee the implementation of roles in accordance with the aspects they have. Each character's failure to play a role is influenced by their behavior and actions, resulting in conflicts with other characters in interaction. But with self-improvement, in the end they try to align it so that their roles can run according to the roles they have. This research is the first step to examine the social aspects of the novel Ca-Bau-Kan by Remy Sylado because it can be studied with various other studies. In teaching Indonesian Language and Literature, students should be included in deepening activities of literary works, in order to know the values contained in literary works and so that gradually they can be brought into awareness of life values. KEYWORDS: Novel, social aspect
BAGAIMANA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS EKSPLANASI DENGAN BANTUAN CANVA DI SMA Ani Nurinda Sari; Yeti Mulyati; Khaerudin Kurniawan
Anafora: Jurnal Penelitian Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, UNIKU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/ajpm.v4i1.71

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena peserta didik di Sekolah Menengah Atas yang masih kurang terampil dalam pembelajaran menulis teks eksplanasi. Salah satu penyebab terjadinya fenomena ini yaitu penggunaan metode pembelajaran yang masih konvensional seperti metode ceramah. Dalam upaya peningkatan kemampuan menulis teks eksplanasi peserta didik, dibutuhkan media yang tepat. Media yang digunakan adalah poster yang dibuat menggunakan aplikasi canva. Canva merupakan aplikasi yang dapat dimanfaatkan peserta didik untuk mendesain poster teks eksplanasi yang dilengkapi dengan ilustrasi kejadian serta ciri kebahasaan suatu teks eksplanasi. Dengan bantuan media poster canva diharapkan dapat meningkatkan kemampuan menulis teks eksplanasi peserta didik dan menciptakan suasana belajar yang interaktif, kreatif, dan kolaboratif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode tinjauan literatur dan survei. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis penggunaan media canva dalam pembelajaran menulis teks eksplanasi. Data penelitian diperoleh dari teori dan penelitian terdahulu yang relevan dan hasil survei. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunan media canva dapat meningkatkan kemampuan menulis teks eksplanasi. KATA KUNCI: Keterampilan Menulis Peserta Didik; Media Canva; Menulis Teks Eksplanasi > HOW TO IMPROVE ABILITY IN LEARNING TO WRITE EXPLANATION TEXTS ASSISTED BY CANVA MEDIA AT SMA? ABSTRACT: This research is motivated by the phenomenon of students in high schools who still lack skills in learning to write explanatory texts. One of the causes of this phenomenon is the use of conventional learning methods such as the lecture method. In an effort to improve students ability to write explanatory texts, appropriate media is needed. The media used is a poster created using the canva application. Canva is an application that students can use to design explanatory text posters that are equipped with illustrations of events and linguistic characteristics of an explanatory text. With the help of canva poster media, it is hoped that students can improve their ability to write explanatory texts and create an interactive, creative and collaborative learning atmosphere. This research uses a qualitative approach with literature review and survey methods. The aim of this research is to analyze the use of canva media in learning to write explanatory text. Research data was obtained from relevant theory and previous research and survey results. The research results show that using canva media can improve the ability to write explanatory text. KEYWORDS: Students Writing Skills; Canva Media; Writing Explanatory Text

Page 1 of 1 | Total Record : 5