cover
Contact Name
Hardi
Contact Email
apn.ska@gmail.com
Phone
+6282222215269
Journal Mail Official
apn.ska@gmail.com
Editorial Address
Jl Adi Sumarmo No 40 Kartasura Sukoharjo
Location
Kab. sukoharjo,
Jawa tengah
INDONESIA
Muara: Jurnal Manajemen Pelayaran Nasional
ISSN : 27766578     EISSN : 27156583     DOI : 10.62826
Jurnal Muara : Jurnal Manajemen Pelayaran Nasional adalah jurnal yang menerbitkan artikel yang melaporkan hasil penelitian di bidang manajemen pelayaran dengan berbagai topik antara lain, namun tidak terbatas pada bidang fungsional manajemen pemasaran, manajemen keuangan, manajemen strategis, manajemen operasi, manajemen sumber daya manusia, e-bisnis, sistem pengendalian manajemen, sistem informasi manajemen, bisnis internasional, ekonomi bisnis, etika dan keberlanjutan bisnis , dan kewirausahaan.
Articles 157 Documents
PENANGANAN PELAYANAN JASA STUFFING IN DI DEPO PETI KEMAS PT TANTO INTIM LINE CABANG JAKARTA UTARA Puspitasari, Noviana; Murti, Farhan Wistriandi Ananda
MUARA Vol 8, No 1 (2025): MUARA
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62826/muara.v8i1.96

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini yaitu penanganan pengelolaan stuffing di depo peti kemas dan pelayanan jasa stuffing In yang terlalu lama. Tujuan penelitian ini adalah : 1) Bagaimana penerapan dimensi kualitas jasa pada layanan stuffing-in di Depo PT. Tanto Intim Line Cabang Jakarta Utara; 2) Bagaimana faktor yang mempengaruhi penanganan pengelolaan stuffing-in; 3) Penanganan yang ditawarkan untuk menunjang kegiatan stuffing-in.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang dimaksudkan untuk memberikan gambaran mengenai optimalisasi yang ditunjang dengan implementasi dimesi kualitas jasa pada layanan stuffing. Penelitian dilaksanakan selama 3 bulan pada Maret 2024 sampai Mei 2024. Penulis menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data: observasi, wawancara, dan dokumentasi.Hasil dari penelitian ini adalah penerapan dimensi kualitas jasa yang digunakan pada layanan stuffing-in di depo peti kemas PT Tanto Intim Line Cabang Jakarta Utara dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya adalah reliabilitas, daya tanggap (responsiveness), jaminan, empati. Teridentifikasi tidak adanya penataan blok stacking full yang jelas untuk bagian stuffing in, kurangnya stok kontainer yang tersedia dan lahan untuk kegiatan stuffing in. Penanganan yang ditawarkan untuk menunjang kegiatan stuffing-in di depo peti kemas PT Tanto Intim Line Cabang Jakarta Utara adalah Pembuatan Stok kontainer demi menunjang kelancaran stuffing in dan melakukan penataan ulang untuk blok stacking full dan blok stuffing in di Depo Peti Kemas PT. Tanto Intim Line Cabang Jakarta Utara.
STRATEGI PELAYANAN JASA KEAGENAN KAPAL DI PT PELAYARAN NASIONAL INDONESIA CABANG BATAM Haryanta, Joko Tri; Riwayati, Dewi; Ratna Sari, Intan Agusti
MUARA Vol 7, No 2 (2024): MUARA
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62826/muara.v7i2.91

Abstract

Pelayanan jasa keagenan kapal telah berjalan dengan baik, namun masih ditemui permasalahan diantaranya ialah: kurangnya keamanan dalam pelayanan jasa keagenan, adanya keterlambatan dalam pelayanan jasa keagenan, adanya keterlambatan proses bongkar muat, terlambatnya kapal berangkat, dokumen- dokumen yang dibutuhkan kurang dan biaya yang tinggi. Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui strategi pelayanan jasa keagenan pada kapal; 2) Untuk mengetahui teknik dan strategi pengembangan usaha jasa pelayanan keagenan kapal; dan 3) Untuk mengetahui peranan perusahaan pelayaran / keagenan kapal dalam menangani kedatangan dan keberangkatan kapal di PT Pelayaran Nasional Indonesia Cabang Batam.Metode penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di PT Pelayaran Nasional Indonesia cabang Batam dari bulan Februari sampai April 2022. Subyek dan informan dalam hal ini antara lain, pemandu, pembimbing prada, kepala-kepala bagian, karyawan atau pegawai Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang telah terkumpul kemudian dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil dari penelitian ini adalah: 1) Strategi pelayanan jasa keagenan pada kapal di PT Pelayaran Nasional Indonesia cabang Batam ialah a) mengutamakan kualitas jasa dalam pelayanan kapal; b) mengelola harapan pemilik kapal (owner); c) mengutamakan kepuasan pemilik kapal (owner); d) memberikan bukti bukan janji kepada pemilik kapal (owner), dan e) mengembangkan budaya kualitas dalam pelayanan kapal. 2) Teknik dan strategi pengembangan usaha jasa keagenan kapal di PT Pelayaran Nasional Indonesia cabang Batam ialah a) sebelum kapal tiba di pelabuhan, teknik yang harus diberikan adalah memonitor rencana kedatangan kapal di pelabuhan; b) pada waktu kapal tiba dipelabuhan, dilaksanakan pengurusan kepada instansi terkait dipelabuhan; dan c) setelah kapal berangkat dari pelabuhan, dilaksanakanpelaporan kepada General Agent atau principal tentang kapan kapaltiba dipelabuhan. 3) Sebelum kapal Keagenan milik PT Pelayaran Nasional Indonesia cabang Batam tiba / sandar, maka agen operasional wajib membuat Permohonan Pelayanan Kapal dan Barang (PPKB) melaui system website Igateway Pelindo dan Permohonan untuk Jasa Kepanduan (order pilot) dan apabila agen sudah membuat Permohonan PPKB melalui system, maka Pelindo akan menyetujui dan mengeluarkan PPKB yang sudah di approve dan Surat Perintah dan Bukti Pemakaian Pandu dan Tunda. 
KINERJA TKBM DI KEGIATAN STEVEDORING MUATAN RAW SUGAR PADA PT CITRA JATENG STEVEDORING DI PELABUHAN SEMARANG Puspitasari, Noviana; Dewa, R.Djayendra; Santoso, Dwi
MUARA Vol 7, No 2 (2024): MUARA
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62826/muara.v7i2.85

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini yaitu kurangnya keterampilan serta tanggung jawab TKBM di lapangan. Tujuan yang ingin di capai dalam penelitian ini adalah bagaimana Kinerja TKBM Di Kegiatan Stevedoring Muatan Raw Sugar Pada PT Citra Jateng Stevedoring Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang dimaksudkan untuk memberikan gambaran mengenai implementasi Kinerja TKBM Di Kegiatan Stevedoring Muatan Raw Sugar. Jenis Penelitian yang dipakai menggunakan Metode Kualitatif serta dilaksanakan di PT Citra Jateng Stevedoring berada di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Hasil Penelitian adalah Berupa kegiatan stevedoring pada muatan raw sugar berdasarkan kinerja TKBM PT Citra Jateng Stevedoring di Pelabuhan semarang.
PROSES PELAYANAN EMBARKASI DAN DEBARKASI PENUMPANG KM BUKIT SIGUNTANG DI PELABUHAN TENAU CABANG KUPANG Nalurita, Wening; Marsudi, Hidup; Seran, Yohana Trisanti
MUARA Vol 8, No 1 (2025): MUARA
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62826/muara.v8i1.97

Abstract

Proses pelayanan embarkasi debarkasi harus dikembangkan sebagai bentuk pelayanan kepada penumpang kapal. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan Proses Pelayanan Embarkasi dan Debarkasi Penumpang KM. Bukit Siguntang di Pelabuhan Tenau Cabang Kupang pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptft dengan wawancara dan diteliti menggunakan triagulasi. Hasil dari penelitian ini adalah mengetahui proses pelayanan embarkasi dan debarkasi KM. Bukit siguntang, dan kendala yang dihadapi.
UPAYA PENCEGAHAN RISIKO KECELAKAAN KERJA DALAM KEGIATAN STEVEDORING SUPPLY VESSEL OSAM MANILA PADA PT EASTERN LOGISTICS LAMONGAN SHOREBASE Supriyanta, Supriyanta; Sihombing, Hotmanahan; Nur Fauzan, Haidar
MUARA Vol 8, No 1 (2025): MUARA
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62826/muara.v8i1.92

Abstract

Upaya Pencegahan Risiko Kecelakaan Kerja Kegiatan Stevedoring Supply Vessel Osam Manila Pada PT Eastern Logistics Lamongan Shorebase masih terdapat kendala. Permasalahan dalam penelitian ini adalah: kurangnya kepedulian Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) terhadap Keselamatan dan Kesehatan Kerja, tidak ada pengawasan dari Departement Health Safety and Environment (HSE) saat kegiatan stevedoring berlangsung. Tujuan penelitian ini adalah: Untuk mengetahui upaya pencegahan risiko kecelakaan kerja terhadap Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) pada saat kegiatan stevedoring di jetty pada PT Eastern Logistics Lamongan Shorebase.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan desain kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di PT Eastern Logistics Lamongan Shorebase dari bulan Februari 2018 sampai dengan bulan Juli 2018. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara (interview), observasi dan dokumentasi. Data yang telah terkumpul kemudian dilakukan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sedangkan informan yang dijadikan penelitian adalah Supervisor Jetty, dan Tallyman.Hasil penelitian ini adalah: 1) upaya pencegahan penyebab timbulnya risiko kecelakaan kerja terhadap Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) saat kegiatan stevedoring di jetty pada PT Eastern Logistics Lamongan Shorebase adalah : terpasangnya CCTV dan kartu Hazard Observation Card (HOC) sebagai alat untuk mengetahui jika terjadinya keadaan/ kondisi tidak aman, pada saat proses stevedoring berlangsung wajib dibawah pengawasan Departement Health Safety and Environment (HSE), mensosialisasikan peraturan Keselamatan dan Kesehatan Kerja yang berlaku dengan memberikan sanksi tegas kepada TKBM yang masih tetap melanggar, mengadakan diklat Basic Safety Trainning untuk TKBM dan pekerja lainnya, sebelum melaksanakan kegiatan stevedoring wajib melaksanakan safety briefing/ internal meeting, menambah rambu-rambu Keselamatan dan Kesehatan Kerja di area jetty yang disesuaikan dengan risiko yang ada pada saat kegiatan stevedoring tersebut. 2) penyebab timbulnya risiko kecelakaan kerja kegiatan stevedoring perlu adanya pengawasan, yaitu: mencegah terjadinya risiko kecelakaan kerja, memperbaiki dan memberikan arahan ketika terdapat kondisi yang tidak aman, untuk meningkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja, sehingga tercipta rasa aman dan nyaman.
STRATEGI OPTIMALISASI PELAYANAN ANGKUTAN LEBARAN 2024 OLEH PT ASDP INDONESIA FERRY CABANG BAKAUHENI : PENDEKATAN MANAJEMEN PELAYANAN PUBLIK, OPERASIONAL DAN RISIKO Dewi, Shinta Mardiana; Kartika Sari, Ririn Dwi Astuti; Fortuna, Diant Christy
MUARA Vol 7, No 2 (2024): MUARA
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62826/muara.v7i2.86

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi optimalisasi pelayanan dan operasional PT. ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni dalam menghadapi berbagai tantangan eksternal dan internal di tengah kemajuan teknologi dan persaingan yang semakin ketat. Analisis dilakukan berdasarkan kerangka SWOT yang mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman perusahaan. Kekuatan perusahaan terletak pada pelayanan yang humanis dan profesional serta fasilitas yang memadai, sementara kelemahan ditemukan pada kinerja karyawan yang kurang optimal dan promosi yang belum maksimal. Peluang besar bagi PT. ASDP adalah kemajuan teknologi dan loyalitas konsumen, sedangkan ancaman utama berasal dari persaingan langsung dengan Ferry Express 2 dan kemacetan di pelabuhan. Studi ini mengintegrasikan teori manajemen pelayanan publik, manajemen operasional, dan manajemen risiko untuk merumuskan strategi yang dapat membantu PT. ASDP mengoptimalkan kekuatan dan peluangnya serta mengatasi kelemahan dan ancaman. Strategi SO berfokus pada pemanfaatan teknologi untuk memperkuat sistem e-ticketing dan meningkatkan pengalaman pengguna. Strategi WO melibatkan peningkatan kinerja karyawan dan pengembangan promosi berbasis teknologi. Strategi ST menekankan inovasi layanan untuk menjaga daya saing di tengah persaingan, sedangkan strategi WT mendorong peningkatan kompetensi karyawan dan penguatan promosi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan pengelolaan yang tepat, PT. ASDP dapat meningkatkan efisiensi operasional, mempertahankan loyalitas konsumen, dan menghadapi persaingan serta tantangan operasional dengan lebih baik. Penelitian ini menyarankan peningkatan kualitas SDM, diversifikasi layanan, dan penerapan manajemen risiko operasional yang lebih baik guna menghadapi tantangan di era digital.
PELAYANAN PENUMPANG PADA KM DHARMA KARTIKA II PT DHARMA LAUTAN UTAMA DI PELABUHAN TANJUNG PERAK SURABAYA Hardi, Hardi; Oktaviani Rustandi, Annisa
MUARA Vol 8, No 1 (2025): MUARA
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62826/muara.v8i1.93

Abstract

Penelitian ini bertujuan 1). untuk mengetahui pelayanan penumpang kapal. 2). Untuk mengetahui penyebab keterlambatan keberangkatan kapal 3). Untuk mengetahui penumpang memilih jasa angkutan KM. Dharma Kartika II.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskripstif dilaksanakan di PT Dharma Lautan Utama Surabaya selama tiga bulan. Teknik pengumpulan data yaitu dengan cara wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Data yang telah terkumpul oleh peneliti kemudian dilakukan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Sedangkan informasi dalam penelitian ini adalah Staf Layanan Jasa PT. Dharma Lautan Utama Cabang Perak.Hasil penelitian ini adalah : 1). Fasiitas Pelayanan pada kapal KM. Dharma Kartika II KM. Dharma Kartika II juga menyediakan beberapa ruangan seperti ruang difabel, ruang ibu menyusui, ruang merokok, ruang informasi, ruang cafetaria, ruang bermain anak dan ruang bersantai. Proses peningkatan pelayanan kualitas fasilitas dan pelayanan berjalan lancar dan mengalami peningkatan layanan kebersihan, Layanan pemutaran Televisi, Layanan makan, Layanan hiburan, Layanan paket Welcome, Layanan Laundry di atas kapal 2) Faktor keterlambatan keberangkatan kapal disebabkan oleh: Keterbatasan Dermaga karena Panjang 40 km, lebar 100 m dan kedalaman 9,5m. keterbatasan area dermaga ini tidak sebanding dengan banyaknya kapal yang bersandar, Cuaca buruk, Proses pemuatan dan pembongkaran dan Keterlambatan kedatangan penumpang 3) Faktor -faktor pertimbangan penumpang memilih angkutan KM. Dharma Kartika II. Jadwal keberangkatan, Kenyamanan kapal, Rute pelayaran, Keamanan, Harga tiket.
PROSES DEMING'S CYCLE DALAM PENDISTRIBUSIAN SEMEN BIG BAG DI PT INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA TBK PLANT 12 TARJUN KALIMANTAN SELATAN Nalurita, Wening; Widodo, Edy; Hendri, Martius
MUARA Vol 7, No 2 (2024): MUARA
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62826/muara.v7i2.87

Abstract

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. Kalimantan Selatan menangani pendistribusian semen Big Bag melalui Proses Deming’s Cycle, yang mencakup beberapa masalah utama seperti Big Bag sobek, rantai spreader rusak, sling belt putus, serta bak truk yang rusak. Kurangnya fasilitas forklift untuk bongkar muat mengakibatkan penggunaan excavator yang berisiko merusak Big Bag, ditambah dengan keterbatasan pengetahuan SDM karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami Proses Deming’s Cycle dalam pendistribusian semen Big Bag, memberikan solusi terhadap keterbatasan fasilitas bongkar muat, dan meningkatkan pengetahuan SDM karyawan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap Plan, ditemukan masalah terkait mesin, alat, dan bahan Big Bag; tahap Do mengusulkan perbaikan alat seperti forklift dan rantai spreader; tahap Check melakukan perbaikan dengan Check Sheet dan SOP distribusi; dan tahap Action menerapkan kontrol dan standarisasi termasuk penerapan ISO 9001:2015. Kurangnya fasilitas bongkar muat dianalisis dengan diagram Fishbone dan metode 5W+1H, sementara peningkatan kinerja SDM diusulkan melalui evaluasi dan pelatihan untuk menurunkan angka defect dalam pendistribusian.
ANALISIS KEAMANAN DAN KESELAMATAN PENUMPANG PADA PENYEBERANGAN MERAK – BAKAUHENI Haryanta, Joko Tri; Astusi, Sri Dweni
MUARA Vol 8, No 1 (2025): MUARA
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62826/muara.v8i1.94

Abstract

Indonesia adalah salah satu negara yang termasuk ke dalam kelompok negara maritim. Kondisi geografis yang dimiliki Indonesia membuat negara ini termasuk dalam negara maritim. Maritim diartikan sebagai hal yang berkenaan dengan laut, terutama hal yang berhubungan dengan pelayaran dan perdagangan laut. Negara maritim adalah negara yang memiliki kekuatan yang berbasis di laut. Negara maritim adalah sebutan bagi suatu negara yang memiliki luas lautan yang lebih besar daripada luas daratannya. Dengan hal tersebut, sebuah negara bisa memanfaatkan sumber daya yang dimiliki lautnya. Deklarasi Djuanda pada tahun 1957 menegaskan bahwa Indonesia adalah negara kepulauan yang memiliki corak tersendiri. Selain itu, sejak dahulu kala, kepulauan Nusantara ini sudah merupakan satu kesatuan. Indonesia memiliki wilayah laut yang sangat luas. Untuk menghubungkan dari satu tempat ke tempat lain atau dari satu daerah ke daerah lain atau dari satu pulau ke pulau lain membutuhkan transportasi laut. Transportasi laut merupakan angkutan nasional yang menjangkau seluruh wilayah melalui laut, harus memajukan potensinya dan meningkatkan perannya sebagai jembatan antar wilayah negara dan antar negara, Keselamatan dan Keamanan Pelayaran adalah suatu keadaan terpenuhinya persyaratan keselamatan dan keamanan yang menyangkut angkutan di perairan, kepelabuhanan, dan lingkungan maritim. Keselamatan Kapal adalah keadaan kapal yang memenuhi persyaratan material, konstruksi, bangunan, permesinan dan perlistrikan, stabilitas, tata susunan serta perlengkapan termasuk perlengkapan alat penolong dan radio, elektronik kapal, yang dibuktikan dengan sertifikat setelah dilakukan pemeriksaan dan pengujian. Kapal adalah transportasi antar pulau yang dinaiki oleh manusia dan juga bisa kendaraan lainnya. Pelabuhan adalah tempat yang sengaja dibangun sebagai tempat berlabuh kapal. Penelitian ini dilakukan dengan metode Deskriptif Evaluatif, sedangkan pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa kendala pemerintah daerah dan pihak pengelola dalam proses pengelolaan pelabuhan dan kapal terletak pada faktor sarana dan prasarana yang menjadi penyebab proses jasa pelayanan di pelabuhan Merak - Bakauheni tidak berjalan maksimal. Mayoritas responden menilai tingkat kepatuhan penumpang Terhadap Keamanan dan Keselamatan penyeberangan Merak - Bakauheni, 31% menyatakan kurang baik, 32% menyatakan baik, dan 37 % menyatakan tidak baik.
ANTESENDEN PERCEIVED WEBSITE SERVICE QUALITY: STUDI KASUS KONSUMEN E-TICKETING Fifaldyovan, Muhammad Ikhsan; Sumardi, Sumardi
MUARA Vol 7, No 2 (2024): MUARA
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62826/muara.v7i2.89

Abstract

Persaingan jasa pelayaran yang semakin kompetitif mendorong penggunaan kemajuan teknologi informasi sebagai salah satu inovasi dalam strategi pemasaran. Website service quality masih menjadi tantangan perusahaan-perusahaan pelayaran yang diindikasikan dengan keluhan atau ulasan negatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi antesenden dari perceives website service quality. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan subjek sebanyak 127 konsumen yang melakukan pembelian e-ticketing di website PT X di Semarang, yang diperoleh secara purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan kemudian dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian adalah Website Functionality berpengaruh positif terhadap Perceived Service Quality; personalization/customization berpengaruh positif terhadap perceived service quality; dan reputation berpengaruh positif terhadap perceived service quality. Manajemen perusahaan perlu memahami proses pembentukan perceived service quality sehingga dapat mengembangkan strategi pemasaran yang tepat untuk mengakomondasi kebutuhan/keinginan konsumen.