cover
Contact Name
Hardi
Contact Email
apn.ska@gmail.com
Phone
+6282222215269
Journal Mail Official
apn.ska@gmail.com
Editorial Address
Jl Adi Sumarmo No 40 Kartasura Sukoharjo
Location
Kab. sukoharjo,
Jawa tengah
INDONESIA
Muara: Jurnal Manajemen Pelayaran Nasional
ISSN : 27766578     EISSN : 27156583     DOI : 10.62826
Jurnal Muara : Jurnal Manajemen Pelayaran Nasional adalah jurnal yang menerbitkan artikel yang melaporkan hasil penelitian di bidang manajemen pelayaran dengan berbagai topik antara lain, namun tidak terbatas pada bidang fungsional manajemen pemasaran, manajemen keuangan, manajemen strategis, manajemen operasi, manajemen sumber daya manusia, e-bisnis, sistem pengendalian manajemen, sistem informasi manajemen, bisnis internasional, ekonomi bisnis, etika dan keberlanjutan bisnis , dan kewirausahaan.
Articles 157 Documents
PENGARUH CITRA DAN KUALITAS LAYANAN TERHADAP KEPUASAN DAN LOYALITAS PENUMPANG PT PELAYARAN NASIONAL INDONESIA (PERSERO) SEMARANG Fifaldyovan, Muhammad Ikhsan; Sumardi, Sumardi
MUARA Vol 5, No 1 (2022): MUARA
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62826/muara.v5i1.56

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh citra, kualitas layanan terhadap kepuasan penumpang dan dampaknya pada loyalitas penumpang pada PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) Semarang. Sampel sebanyak 150 orang penumpang kapal domestik PT. Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) Semarang, yang diperoleh secara purposive sampling. Metode analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian citra dan kualitas layanan berpengaruh positif terhadap kepuasan pelanggan dan loyalitas pelanggan; kepuasan pelanggan berpengaruh positif terhadap loyalitas. Kepuasan pelanggan memediasi pengaruh citra dan kualitas layanan terhadap loyalitas pelanggan.
PERAN PT LINK PASIPIK INDONUSA CABANG SURABAYA DALAM MENANGANI IMPOR PESTISIDA DI JALUR MERAH Sambodo, Dody; Permata Sari, Elizabeth Amalia
MUARA Vol 6, No 2 (2023): Muara
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62826/muara.v6i2.73

Abstract

PT Link Pasipik Indonusa Cabang Surabaya sebagai freight forwarder memiliki peran penting dalam proses impor muatan pestisida di jalur merah. Namun masih ada kendala, antara lain: 1) Pemeriksaan jalur merah yang lama; 2) DO yang expired; 3) Timbulnya SPTNP; 4) Penanganan dangerous goods yang khusus. Sedangkan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan peran PT Link Pasipik Indonusa Cabang Surabaya sebagai freight forwarder dalam memfasilitasi akses impor muatan pestisida di jalur merah, kendala dan upaya mengatasi kendala yang ada.            Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif, dengan subyek karyawan bagian operasional impor dan customer service PT Link Pasipik Indonusa Cabang Surabaya yang diperoleh secara purposive sampling. Data diperoleh menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif.            Hasil dari penelitian ini adalah: 1) Peran Freight Forwarding dalam penanganan impor pestisida di jalur merah adalah sebagai perwakilan dari pemilik barang. Freight Forwarding juga berperan untuk menyiapkan dokumen kelengkapan pemeriksaan yang diminta oleh pihak Bea Cukai. 2) Proses penanganan impor adalah serangkaian kegiatan yang sistematis untuk membantu jalannya proses kegiatan impor yang dilakukan oleh pihak-pihak yang berwenang. Penanganan impor barang, khususnya pestisida terdapat proses pengawasan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai; 3) Penanganan impor pestisida di jalur merah terdapat kendala, seperti: a) Pemeriksaan jalur merah di Bea Cukai membutuhkan waktu yang cukup lama. Hal ini diatasi dengan melakukan follow up kepada Bea Cukai; b) Delivery Order (DO) yang expired, dapat diatasi dengan meminta free time lebh lama ke pelayaran; c) Timbul SPTNP, dapat diatasi dengan melakukan penyesuaian harga; d) Karena pestisida termasuk ke dalam dangerous goods kelas 6.1, maka dalam penanganannya diperlukan perlakuan yang khusus, antara lain: dalam memindah drum yang berisi pestisida harus hati-hati, tutup yang telah dibuka karena diambil sampelnya harus ditutup dengan rapat, lalu membuka drum yang berisi pestisida harus di ruang tertutup agar terhindar dari matahari.
PROSES DOCKING KAPAL TUG BOAT ELION OLEH PERUSAHAAN KEAGENAN PT JASA MATIRIM WAWASAN NUSANTARA CABANG BANTEN DI MERAK Sihombing, Hotmanahan; Lestari, Tatiana Dwi
MUARA Vol 2, No 1 (2019): MUARA
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62826/muara.v2i1.10

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini yaitu:1). Ditemukan beberapa sertifikat dan dokumen kapal yang telah habis masa berlakunya (expired) dan perlu di endorsement (pengukuhan) 2). Ditemukan alat keselamatan berupa alah pendeteksi asap (smoke detector) yang tidak berfungsi atau rusak 3). SART (Seacrh and Rescue Radar Transponder) kadaluwarsa atau expired 4). Red Handflare tidak berfungsi. Tujuan penelitian ini adalah: 1). Untuk mengetahui proses docking kapal Tug Boat Elion oleh perusahaan keagenan PT Jasa Maritim Wawasan Nusantara Cabang Banten di Merak, 2). Untuk mengetahuiadakah hambatan-hambatan yang timbul dalam proses docking kapal Tug Boat Elion.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di PT Jasa Maritim Wawasan Nusantara Cabang Merak Banten dari bulan Februari 2018 sampai dengan bulan Mei 2018. Penelitian kualitatif deskriptif adalah penelitian yang dilakukan dengan cara pencanderaan dan menghubungkan data-daya yang diperoleh di lapangan dengan teori yang digunakan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, studi pustaka, dan dokumentasi. Data yang telah terkumpul kemudian dilakukan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian ini adalah: 1). Proses docking kapal Tug Boat Elion oleh perusahaan keagenan PT Jasa Maritim Wawasan Nusantara cabang Banten di Merak melalui 3 (tiga) tahapan untuk tercapainya proses docking kapal Tug Boat Elion antara lain: a). Persiapan Pelaksanaan Docking Kapal Tug Boat Elion b). Pelaksanaan Docking Kapal Tug Boat Elion c).Penyelesaian Kapal Tug Boat Elion setelah naik dock. 2). Secara umum proses docking kapal Tug Boat Elion oleh perusahaan keagenan PT Jasa Maritim Wawasan Nusantara cabang Banten di Merak telah berjaan lancar, meskipun demikian masih ada hambatan yaitu a). Ditemukan beberapa sertifikat dan dokumen kapal yang telah habis masa berlakunya (expired) dan perlu di endorsement (pengukuhan) b). Ditemukan alat keselamatan berupa alat pendeteksi asap(smoke detector) yang tidak berfungsi atau rusak c). SART (Seacrh and Rescue Radar Transponder) kadaluwarsa atau expired d). Red Handflare tidak berfungsi.
PENANGANAN IMPOR (GEOMEMBRANE) SECARA FCL OLEH PT LINK PASIPIK INDONUSA CABANG SURABAYA Setyawan, Martin Wahyu; Lango, Gresandi Oktuce
MUARA Vol 3, No 2 (2020): MUARA
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62826/muara.v3i2.29

Abstract

Penanganan impor adalah serangkaian kegiatan yang sistem atis dan terarah untuk membantu jalannya proses kegiatan impor yang dilakukan oleh pihak Shipper,Consignee dan Forwarding. Adapun masalah dari penelitian ini adalah: 1). Bagaimana Proses Penanganan Impor (Geomembrane) Secara FCL Oleh PT Link Pasipik Indonusa Cabang Surabaya? 2). Bagaimana proses pengawasan Penanganan Impor (Geomembrane) Secara FCL Oleh PT Link Pasipik Indonusa Cabang Surabaya? 3). Adakah kendala yang timbul dalam Proses Penanganan Impor (Geomembrane) Secara FCL Oleh PT Link Pasipik Indonusa Cabang Surabaya? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Proses Penanganan Impor (Geomembrane) Secara FCL Oleh PT Link Pasipik Indonusa Cabang Surabaya.Penelitian ini bertempat pada PT Link Pasipik Indonusa Cabang Surabaya. Penelitian dimulai pada tanggal 28 Januari 2020 sampai 27 April 2020. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan studi dokumen. Data yang diperoleh dan dianalisa secara deskriptif.Dari hasil penelitian diperoleh kesimpulan, yaitu: a). Penanganan kegiatan impor barang merupakan rangkaian kegiatan yang dilakukan secara sistematis dan terarah untuk menjamin pelaksanaan kegiatan agar berjalan sesuai dengan yang diharapkan. b). Proses pengawasan penanganan impor barang dilakukan oleh Institusi yang berwenang yaitu Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Proses pengawasan meliputi mengontrol, memantau, menghitung serta menyaksikan pembongkaran barang Full Container Load (FCL) dari awal hingga selesai. c). Kegiatan Proses Penanganan Impor (Geomembrane) Secara FCL sering terhambat. Hal ini karena terlambatnya pengiriman dokumen, penyelesaian dokumen yang tidak tepat waktu dan ketidasesuaian dokumen dan barang.
MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA DALAM PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN MEDIA ONLINE PADA ERA PANDEMI Purnama, Kusna Djati
MUARA Vol 4, No 2 (2021): MUARA
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62826/muara.v4i2.51

Abstract

Pandemi Covid-19 yang terjadi hampir 2 tahun , telah merubah tatanan kehidupan di dunia. Salah satu yang terdampak adalah dunia pendidikan , karena adanya kerumunan orang Mengantisipasi adanya penularan virus covid-19 , hampir di seluruh dunia untuk pembelajaran dilakukan dengan cara daring. Melihat fenomena tersebut maka penulis melakukan penelitian dengan topik “Motivasi Belajar Mahasiswa dalam pembelajaran menggunakan media online (Studi Kasus di STIE STEKOM)”.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey. Penelitian dilakukan di STIE STEKOM Solo dengan melibatkan 46 mahasiswa semester 6 pada program studi Manajemen. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik survey dengan skala likert. Survey dibuat dalam google form agar mudah diakses oleh mahasiswa. Adapun teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menghitung presentase data dari setiap indikator, kemudian menginterpretasi skor presentasi data dan menganalisis setiap indikatornya secara mendalam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi belajar mahasiswa semester 6 program studi Manajemen di STIE Stekom Solo sangat baik, hal itu didapatkan dari skor presentase motivasi tersebut yang berjumlah 91,89 %. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi evaluasi berbagai pihak dalam menyelenggarakan pembelajaran daring di perguruan tinggi terutama yang melibatkan motivasi didalamnya, penelitian ini juga diharapkan dapat menjadi bahan kajian bagi peneliti lain dalam menganalisis dan mengembangkan motivasi belajar mahasiswa dalam pembelajaran daring pada masa darurat di perguruan tinggi.
PERKEMBANGAN TEORI MANAJEMEN Nalurita, Wening; Kartika Sari, Ririn Dwi Astuti
MUARA Vol 6, No 1 (2023): Muara
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62826/muara.v6i1.68

Abstract

Perkembangan ilmu manajemen seiring dengan perkembangan teori manajemen. Perkembangan teori muncul karena adanya keterbatasan dari teori-teori sebelumnya sehingga belum bisa memberikan pemahaman yang utuh mengenai praktik manajemen. Hingga saat ini terdapat empat aliran/teori manajemen, yaitu manajemen klasik/ilmiah, teori organisasi klasik, hubungan manusiawi dan manajemen modern.
PROSES PENERBITAN SURAT PERJANJIAN ANGKUTAN LAUT DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM PELAYANAN PORT TO DOOR SERVICE PADA PT PUPUK INDONESIA LOGISTIK Supriyanta, Supriyanta; Saipudin, Iqwan
MUARA Vol 3, No 1 (2020): MUARA
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62826/muara.v3i1.22

Abstract

Penerbitan surat perjanjian atau kontrak adalah layaknya membuat undang-undang yaitu mengatur hak dan kewajiban para pihak dan menjadikannya alat bukti jika terjadi sengketa. Permasalahan dalam proses penerbitan Surat Perjanjian Angkutan Laut (SPAL) dengan menggunakan sistem pelayanan port to door service ini adalah sulitnya mencapai kata sepakat dalam penentuan harga uang tambang (freight), ketidaksiapan armada kapal laut saat harga uang tambang sudah terjadi kesepakatan, negosiator yang handal masih kurang. Adapun tujuan penelitian ini adalah mengetahui bagaimana proses penerbitannya, hambatan yang dihadapi dalam proses penerbitan surat tersebut serta bagaimana cara mengatasinya.Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di PT Pupuk Indonesia Logistik dari bulan November sampai Mei 2019. Teknik pengumpulan data menggunakan cara observasi dan wawancara. Informan dalam penelitian ini adalah Staf Marketing PT Pupuk Indonesia Logistik.Adapun hasil penelitian ini adalah: 1) proses penerbitan surat perjanjian angkutan laut dengan menggunakan sistem pelayanan port to door service pada PT Pupuk Indonesia Logistik meliputi: a) komunikasi/ negosiasi uang tambang (freight), b) membuat pasal yang tidak merugikan kedua belah pihak, c) mengirim ke pihak kedua supaya dikoreksi apabila ada yang tidak sesuai dan apabila sudah terjadi kesepakatan, maka sudah terjadi surat perjanjian angkutan laut, d) perusahaan pelayaran menunjuk agen di pelabuhan tujuan untuk mengurus clearence in clearence out kapal, e) perusahaan pelayaran menunjuk PBM untuk melakukan bongkar muat dan f) menunjuk EMKL untuk mengirimnya ke gudang consignee; 2) hambatan-hambatan yang terjadi adalah: a) penentuan harga uang tambang (freight) belum mencapai kesepakatan, b) ketidaksiapan armada kapal pada saat harga surat perjanjian angkutan laut sudah tercapai kata sepakat, c) masalah negosiator yang handal masih kurang; 3) cara mengatasinya adalah yaitu dengan melakukan komunikasi yang lebih intensif lagi dan yang sifatnya persuasif, koordinasi antara karyawan perusahaan dengan nakhoda untuk memberikan informasi kemana lagi rute pelayaran, dan dengan cara proses perekrutan karyawan di divisi pemasaran lebih selektif lagi serta harus berkompeten di bidangnya
PELAKSANAAN SAFETY MEETING UNTUK PEMBENTUKAN BUDAYA K3 DI PT ARPENI PRATAMA OCEAN LINE TBK CABANG MERAK Haryanta, Joko Tri; Astuti, Sri Dweni
MUARA Vol 4, No 1 (2021): MUARA
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62826/muara.v4i1.44

Abstract

Suatu prosedur pekerjaan keamanan, kesehatan, dan keselamatan kerja (k3)sangatlah penting bagi pekerja di sebuah perusahaan seperti halnya memakai alat perlindungan diri dengan lengkap. Maka untuk itu tujuan penelitian ini diantaranya adalahuntuk mengetahui prosespelaksaanansafety meeting di PT. ArpeniPratama Ocean Line Tbk Cabang Merak;untuk mengetahuiada tidaknya hambatan dalam pelaksanaan safety meeting dalam pembentukan budaya k3. Pelaksanaan penelitian inidari bulan Februari hingga bulan Maret 2020.Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data menggunakan obeservasi, wawancara, studi pustaka, dan studi dokumentasi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses pelaksanaan safety meetingpada perusahaan, terdiri dari a) diadakan saat pergantian shif kerja, b) ada pemimpin yang mengatur kegiatan, c) materi yang disampaikan saat kegiatan, d) sesi tanya jawab, e) mengecek APD dan kondisi para agen. Sedangkan hambatan yang terjadi adalah: a) menghambat dan memakan waktu produktif kerja, b) kegiatan tidak bisa berjalan dengan baik tanpa pemimpin yang layak, c) perasaan bosan pada agen saat kegiatan dilakukan.
PERAN PELATIHAN DAN DISIPLIN PADA TURNOVER INTENTION PADA KARYAWAN PT X DI KOTA SEMARANG Fifaldyovan, Muhammad Ikhsan; supriyanta, Sipriyanta
MUARA Vol 5, No 2 (2022): Muara
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62826/muara.v5i2.62

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji secara empiris pengaruh pelatihan dan disiplin terhadap turnover intention. Sampel sebanyak 110 orang karyawan PT X di kota Semarang, yang diperoleh secara incidental sampling. Metode analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian adalah pelatihan dan disiplin berpengaruh terhadap turnover intention, baik secara parsial maupun simultan. Kata kunci: pelatihan, disiplin, turnover intention, karyawan
KINERJA SHIP PLANNER PADA PT JANGKAR PACIFIC CABANG SEMARANG Puspitasari, Noviana; Wahyuni, Erin
MUARA Vol 2, No 2 (2019): MUARA
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62826/muara.v2i2.17

Abstract

Kinerja ship planner dalam menunjang kelancaran pemuatan container diatas kapal MV. Kota Jasa di PT. Jangkar Pacific dapat dilihat dari hasil kinerja dari ship planner apakah berjalan dengan efisien ataukah ada hambatan-hambatan yang mempengaruhi hasil dari kinerja ship planner itu sendiri. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kinerja planner dalam pemuatan container ke atas kapal dengan cara membuat pre-plan di PT. Jangkar Pacific cabang Semarang dan untuk mengetahui adakah hambatan apa saja yang dihadapi planner PT. Jangkar Pacific cabang Semarang dalam pemuatan container ke atas kapal dengan cara membuat pre-plan.Metode Penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan penelitian deskriptif ini dilaksanakan di PT. Jangkar Pacific Semarang dilakukan selama 7 bulan dari Bulan November 2018-Mei 2019. Dengan menggunakan teknik data seperti observasi untuk melihat langsung kegiatan bongkar muat, wawancara, dan dokumentasiHasil penelitian ini adalah kegiatan ship planner sejak kapal tiba sampai keluar pelabuhan dari tahap menerima jadwal kedatangan kapal, koordinator antara planner , pengajuan pre plan, klarifikasi jumlah muatan, monitoring kegiatan bongkar muat, menyerahkan final loading dan pengurusan empty container import (jika ada). Dalam kegiatan pemuatan container terdapat hambatan yang menghambat kinerja ship planner yaitu seperti container dari SOC (shipper owned container) yang sudah masuk ke Container yard (CY) belum melakukan booking request ke perusahaan pelayaran dan terjadi kerusakan pada container sebelum dan sesudah dikapalkan.