cover
Contact Name
Hardi
Contact Email
apn.ska@gmail.com
Phone
+6282222215269
Journal Mail Official
apn.ska@gmail.com
Editorial Address
Jl Adi Sumarmo No 40 Kartasura Sukoharjo
Location
Kab. sukoharjo,
Jawa tengah
INDONESIA
Muara: Jurnal Manajemen Pelayaran Nasional
ISSN : 27766578     EISSN : 27156583     DOI : 10.62826
Jurnal Muara : Jurnal Manajemen Pelayaran Nasional adalah jurnal yang menerbitkan artikel yang melaporkan hasil penelitian di bidang manajemen pelayaran dengan berbagai topik antara lain, namun tidak terbatas pada bidang fungsional manajemen pemasaran, manajemen keuangan, manajemen strategis, manajemen operasi, manajemen sumber daya manusia, e-bisnis, sistem pengendalian manajemen, sistem informasi manajemen, bisnis internasional, ekonomi bisnis, etika dan keberlanjutan bisnis , dan kewirausahaan.
Articles 157 Documents
ANALISIS PEMECAHAN MASALAH MANAJEMEN KARAKTER DIRI TARUNA/TARUNI DI AKADEMI PELAYARAN NASIONAL Anekawati, Fitri; Subangkit, Andreas; Widodo, Edy
MUARA : Jurnal Manajemen Pelayaran Nasional Vol 7, No 1 (2024): Muara
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62826/muara.v7i1.80

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakter manajemen diri taruna dan taruni di APN dan teknik yang dibutuhkan untuk membangun faktor-faktor dari karakter manajemen diri pada taruna dan taruni di APN. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-studi kasus. Subjek adalah taruna dan taruni APN Surakarta semester 1 di kelas IA dan IB tahun 2023. Data diperoleh melalui wawancara dan observasi, dan kemudian dianalisis menggunakan analisis kualitatif. Hasil penelitian Karakter manajemen diri taruna dan taruni di APN dan teknik yang dibutuhkan untuk membangun faktor-faktor dari karakter manajemen diri pada taruna dan taruni di APN adalah motivasi, metode belajar, penggunaan waktu, lingkungan fisik dan sosial
PROSES PENGURUSAN PERPANJANGAN DOKUMEN KAPAL SEBAGAI SYARAT PENERBITAN SURAT PERSETUJUAN BERLAYAR DI KSOP KELAS III TANJUNG WANGI Sukrisno Sukrisno; Chehtiar Denis Piaratama
MUARA Vol 2, No 1 (2019): MUARA
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62826/muara.v2i1.6

Abstract

Permasalahan dalam Proses Pengurusan Perpanjangan Dokumen Kapal yaitu terbatasnya staf operasional/ agency, kurangnya kesadaran owner kapal dalam melengkapi kapalnya dengan peralatan yang memenuhi standar dan kurang profesionalnya petugas KSOP di kantor dalam melayani masyarakat/ agen kapal. Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk menjelaskan proses pengurusan perpanjangan dokumen kapal sebagai salah satu syarat penerbitan SPB di KSOP oleh PT Varia Usaha Lintas Segara Tbk Cabang Banyuwangi. 2) Untuk menjelaskan hambatan yang terjadi dalam proses pengurusan perpanjangan dokumen kapal di KSOP oleh PT Varia Usaha Lintas Segara Tbk Cabang Banyuwangi.Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di PT Varia Usaha Lintas SegaraTbk Cabang Banyuwangi dari bulan Februari 2018 sampai dengan bulan April 2018. Teknik Pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan cara wawancara (interview), observasi, dan studi dokumentasi. Sedangkan informan (narasumber) yang dijadikan penelitian adalah pegawai yang terdiri dari bagian Divisi Operasional/ Agency, Internal Audit dan Branch Head PT Varia Usaha Lintas SegaraTbk Cabang Banyuwangi.Hasil penelitian ini adalah: 1) Proses pengurusan perpanjangan dokumen kapal sebagai salah satu syarat penerbitan Surat Persetujuan Berlayar di KSOP diawali dengan adanya kesepakatan dari kedua belah pihak yaitu principal atau pemilik kapal dengan ship agency sampai menghasilkan surat persetujuan kerja sama. Setelah adanya kesepakatan, ship agency memulai memperpanjang dokumen kapal yang sudah habis masa berlakunya dan membuat surat permohonan di KSOP perihal perpanjangan dokumen kapal dilanjutkan pemeriksaan dari petugas marine inspector, setelah menghasilkan pemeriksaan tanpa ada penangguhan, KSOP sesegera mungkin akan menerbitkan Sertifikat Baru dan Surat Ijin Berlayar untuk kapal.2) Demikian masih ada beberapa hambatan antara lain: a) Terbatasnya staf operasional agency yang mengurus perpanjangan dokumen kapal di PT Varia Usaha Lintas Segara Tbk Cabang Banyuwangi.b) Kurangnya kesadaran owner kapal dalam melengkapi kapalnya dengan peralatan yang memenuhi standart
PENGURUSAN DOKUMEN IMPOR SEMENTARA MELALUI JALUR LAUT PADA PT JATRINDO ANTARANSENTRA Arif Nofa Sugiyanto; Prapdita Budi Argo
MUARA Vol 3, No 1 (2020): MUARA
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62826/muara.v3i1.23

Abstract

Pengurusan dokumen impor sementara sangat penting untuk barang-barang yang akan di ekspor kembali ke negara asal (re-ekspor). Beberapa masalah yang ada antara lain: barang impor sementara tidak memiliki paspor, serta penolakan atas permohonan ijin impor sementara oleh Bea & Cukai. Tujuan penelitian ini adalah: 1) untuk mengetahui proses impor sementara, 2) mengetahui proses pengurusan dokumen dan perijinan impor sementara, dan 3) untuk mengetahui adakah hambatan dalam pengurusan dokumen impor sementara.Penelitian ini adalah termasuk jenis penelitian kualitatif deskriptif yang akan mendeskripsikan bagaimana proses impor sementara dan proses pengurusan dokumen impor sementara. Penelitian dilaksanakan pada Februari sampai dengan Agustus 2019 di PT Jatrindo Antaransentra Jakarta. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara pada narasumber kantor PT Jatrindo Antaransentra Jakarta. Teknik analisa data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan impor sementara di PT Jatrindo Antaransentra diuraikan dalam tiga tahap yaitu (1) pelengkapan dokumen sebelum dilaksanakan impor sementara, (2) pengajuan ke Bea & Cukai serta pelaksanaan impor sementara, dan (3) pengembalian barang ke negara asal. Proses pengurusan dokumen impor sementara dilaksanakan dengan: (1) persiapan petugas bagian customs, (2) persiapan dokumen ke Bea & Bukai, (3) pengajuan surat permohonan ijin impor sementara, (4) pembuatan dokumen pemberitahuan impor barang, (5) penerbitan surat penjaluran, (6) pemeriksaan barang di pelabuhan, (7) pengambilan delivery order, (8) penerbitan surat penyerahan peti kemas, dan (9) proses unstuffing. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan yang ada yaitu: (1) penolakan dari Bea & Cukai untuk permohonan ijin dengan jaminan tertulis, maka pihak importir melakukan pengajuan kembali dalam bentuk permohonan jaminan customs bond sehingga mendapatkan ijin dari Bea & Cukai, (2) masalah keterlambatan original dokumen, pihak importir bagian messenger selalu menghubungi dan memastikan untuk permintaan original dokumen supaya segera dikirim agar dapat segera diselesaikan pengurusan impor supaya tidak timbul demurrage.
PROSES PELAKSANAAN BONGKAR BATU BARA DARI KAPAL KE LAPANGAN PENUMPUKAN DI PT PELINDO III CABANG TENAU KUPANG Martin Wahyu Setyawan; Nirmala Dimyati
MUARA Vol 4, No 2 (2021): MUARA
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62826/muara.v4i2.46

Abstract

Permasalahan dalam Proses  Pelaksanaan Bongkar Muatan Batu bara  Dari Kapal ke Lapangan Penumpukan (Container Yard)   di PT Pelindo III (Persero) Cabang Tenau Kupang adalah: keterbatasan jumlah alat-alat bongkar batu bara, kadang terjadi batu bara jatuh ke laut yang menyebabkan polusi di laut. Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui proses bongkar batu bara dari kapal ke lapangan penumpukan (container yard). 2) Untuk mengetahui adakah kendala dalam proses bongkar muatan batu bara.Metode penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di PT Pelindo III (Persero) Cabang Tenau Kupang dari bulan Februari 2020 sampai dengan bulan Mei 2020. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang telah terkumpul kemudian dilakukan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sedangkan informan yang dijadikan penelitian adalah petugas operasional, dan karyawan.Hasil penelitian ini adalah: 1) Proses Bongkar Muatan Curah Kering (Batu Bara) Dari Kapal ke Lapangan Penumpukan (Container Yard)   di PT Pelindo III (Persero) Cabang Tenau Kupang. Proses bongkar muatan batu bara dimulai dari tahap persiapan bongkar muatan batu bara, proses/pelaksanaan bongkar muatan batu bara dan terlaksananya bongkar muatan batu bara. 2) Dalam pelaksanaan bongkar muatan batu bara masih terdapat beberapa kendala, kendala  tersebut yaitu: a) Keterbatasan jumlah alat-alat bongkar batu bara. b) Kadang terjadi  batu bara jatuh ke laut yang menyebabkan polusi di laut.c) Kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam proses bongkar batu bara yang masih perlu peningkatan. d) Adanya antrian pada dermaga yang digunakan karena keterlambatan proses bongkar batubara.
PERBEDAAN KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS MAHASISWA TATALAKSANA BERDASARKAN GAYA BELAJAR MENGGUNAKAN BLENDED LEARNING Supriyanta Supriyanta; Joko Tri Haryanta
MUARA Vol 5, No 1 (2022): MUARA
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62826/muara.v5i1.58

Abstract

Arif, Widarti. 2013. Kemampuan Koneksi Matematis Dalam menyelesaikan Masalah Kontektual ditinjau dari Kemampuan Matematis Siswa, Jurnal Stkip Pgri Jombang. Vol 1, No. 003 Tahun 2013 (diakses tanggal 18 Nopember 2016.Ayla, Arseven. 2015. Mathematical Modelling Approach in Mathematics Education Faculty of Education, Cumhuriyet University, Turkey. Universal Journal of Educational Research 3(12): 973-980, 2015 http://www.hrpub.org DOI:  10.13189/ujer.2015.031204 .Astuti, D.A., Novita, D. 2019. Blended Learning Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis. Iprosiding Sendika:Vol 5, No 1. 2019.Burkhardt, H. 2006. Modelling in mathematics classrooms: reflections on past developments and the future. ZDM, 38(2), 178–195. http://dx.doi.org/10.1007/ BF02655888.Chris, Hurst .2007. Numeracy in Action: Students Connecting Mathematical Knowledge to a   Range of Contexts Mathematics: Essential Research, Essential Practice - Volume 1Depaepe, F., De Corte, E., & Verschaffel, L. 2010. Teachers’ approaches towards word problem solving: elaborating or restricting the problem context. Teaching and Teacher Education, 26(2), 152–160. http://dx.doi.org/10.1016/j. tate.2009.03.016.Dedi, Rohendi;  Jojon, Dulpaja. 2013. Connected Mathematics Project (CMP) Model Based on Presentation Media to the Mathematical Connection Ability of Junior High School Student. Journal of Education and Practice. www.iiste.org ISSN 2222-1735 (Paper)   ISSN 2222-288X (Online) Vol.4, No.4, 2013.Dixon, Tara & Martin, O. 2012. Communication Skill. (online). http://www.practicebasedlearning.org.Elliot, M. 2002. Blended Learning:The Magic Is In The Mix. In A. Rossett (ed). The ASTD e-learning Handbook (pp.58-63). New York: McGraw-Hill.Frankenstein, M. 2009. Developing a criticalmathematical numeracy through real real-life word problems. In L. Verschaffel, B. Greer, W. V. Dooren, & S. Mukhopadhyay (Eds.), Words and worlds  _ modelling verbal descriptions of situations (pp. 111–130).Rotterdam, the Netherlands: Sense.Gökhan, Karakoç and Cengiz, Alacacı. 2015. Real World Connections in High School Mathematics Curriculum and Teaching.  Turkish Journal of Computer and Mathematics Education  Vol.6 No.1 (2015), 31-46.Hadi, Sutarto. 2005. Pendidikan Matematika Realistik dan Implementasinya. Banjarmasin: Penerbit Tulip.Herdiaan. 2010. Kemampuan Komunikasi Matematika (Online) https://herdy07.wordpress.com/2010/05/27/kemampuan-koneksi-matematik-mahasiswa/ (diakses tanggal 23 Nopember 2016)Hoogland, K., & Stelwagen, R. 2011. A new Dutch numeracy framework. In T. Maguire, J. J. Keogh, & J. O’Donoghue (Eds.), Mathematical Eyes: a Bridge Between Adults, the World and Mathematics. Proceedings of the 18th International Conference of Adults Learning Mathematics—a Research Forum (ALM) (pp. 193– 202).Tallaght, Ireland: ITT. Hoogland, K., & De Koning, J. 2013. Rekenen in Beeld [Images of numeracy]. Utrecht, the Netherlands: DANS. http://dx.doi.org/10.17026/dans-za6-5q6c. Hoogland, K., De Koning J., Bakker, A., Pepin, B., Gravemeijer K., 2016. Descriptive versus depictive representation of reality in contextual mathematical problems: the effect on students’ performances. (submitted).Johnson, D.W, & Johnson, R .1978. Comperative, Competitive, and Individualistic Learning. Journal of Research and Development in Education, 12. p. 8-15.Judith, Mousley. 2004.  An Aspect Of Mathematical Understanding:  The Notion Of “Connected Knowing Proceedings of the 28th Conference of the International  Group for the Psychology of Mathematics Education,  2004 Vol 3 pp 377–384.Kaiser, G., Blomhøj, M., & Sriraman, B. 2006. Towards a didactical theory for mathematical modelling. ZDM, 38(2), 82–85. http://dx.doi.org/10.1007/ BF02655882. Lave, J. 1992. Word problems: a microcosm of theories of learning. In P. Light, & G. Butterworth (Eds.), Context and cognition: ways of learning and knowing (pp. 74– 92). New York, NY: Harvester Wheatsheaf.NCTM. 2000. Principle and Standars for School Mathematic. Virginia. NCTMPalm, T. 2009. Theory of authentic task situations. In L. Verschaffel, B. Greer, W. V. Dooren, & S. Mukhopadhyay (Eds.), Words and worlds  _ modelling verbal descriptions of situations (pp. 3–20).Rotterdam, the Netherlands: Sense.Reusser, K. & Stebler, R. 1997. Every word problem has a solution: the suspension of reality and sense-making in the culture of school mathematics. Learning and Instruction, 7(4), 309–327. http://dx.doi.org/10.1016/s0959-4752(97)00014-5.Sagala, Syaiful. 2011. Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung. Alfabeta.Schnotz, W. 2005. An integrated model of text and picture comprehension. In R. E. Mayer (Ed.), The Cambridge handbook of multimedia learning (pp. 31–48). Cambridge, UK: Cambridge University Press.Schnotz, W., Baadte, C., Müller, A., & Rasch, R. 2010. Creative thinking and problem solving with depictive and descriptive representations. In L. Verschaffel, E. De Corte, T. De Jong, & J. Elen (Eds.), Use of Representations in Reasoning and Problem Solving – Analysis and Improvement (pp. 11–35). London, UK: Routledge.Sugiman. 2008. Koneksi Matematik Dalam Pembelajaran Matematika Di Sekolah Menengah Pertama. Jurnal Pythagoras Vol. 4, No. 1, Juni 2008: 5666 (diakses tanggal 18 Nopember 2016).Sugiono, 2015, Metode Penelitian Manejemen. Bandung. Alfabeta.Sugiono, 2015, Statistik Nonparametris Untuk Penelitian. Bandung. AlfabetaSugiono, 2016, Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods). Bandung. Alfabeta. Yani, Ramdani. 2012. Pengembangan Instrumen Dan Bahan  Ajar Untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi, Penalaran, Dan Koneksi Matematis Dalam Konsep Integral. Jurnal Penelitian Pendidikan Vol. 13 No. 1, April 2012 (diakses tanggal 18 Nopember 2016).  Zevenbergen, R., & Zevenbergen, K. 2009. The numeracies of boatbuilding: new numeracies shaped by workplace technologies. International Journal of Science and Mathematics Education, 7(1), 183–206. http://dx.doi.org/10.1007/s10763- 007-9104-9.
EFEKTIVITAS PELAYANAN KEBUTUHAN KAPAL FERRY PADA PT. ASDP INDONESIA FERRY (PERSERO) DI PELABUHAN PADANGBAI Wening Nalurita; Rifaldy Rifaldy
MUARA Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62826/muara.v6i2.75

Abstract

Persaingan dan tuntutan masyarakat mengenai jasa logistik pelayaran yang optimal mendorong pentingnya perusahaan jasa ini membangun dan meningkatkan pelayanan yang efektif. Penelitian ini memiliki tujuan mendeskripsikan kebutuhan logistik kapal ferry, faktor yang mempengaruhi dan efektifitasnya pada PT. ASDP Indonesia Ferry (Pesero) di Pelabuhan Padangbai.Penelitian ini menggunakan pendekatan deksriptif kualitatif. Informan adalah manajer dan staf operasional PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) di Pelabuhan Padangbai. Data diperoleh menggunakan wawancara, observasi dan studi kepustakaan. Analisis data menggunakan analisis kualitatif.Hasil penelitian adalah (1) kebutuhan logistik dari kapal ferry pada PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) di Pelabuhan Padangbai meliputi BBM, air tawar, alat navigasi kapal, dan peralatan K3, (2) faktor yang mempengaruhi pelayanan kebutuhan logistik kapal ferry adalah posisi kapal, ketaatan terhadap peraturan, ketersediaan bungker BBM, lahan parkir, lahan pengisian BBM, dan loket penjualan tiket, (3) PT. ASDP Indonesia Ferry (Pesero) di Pelabuhan Padangbai cenderung sudah efektif dalam memberikan pelayanan kebutuhan kapal ferry karena mampu memberikan pelayanan yang baik, dilakukan pengawasan rutin, memiliki sistem logistik, serta pelaksaan jasa pengisian BBM kapal dan pengisian air tawar untuk kapal berjalan dengan baik.
PROSES PENERIMAAN DAN PENGELUARAN EMPTY CONTAINER DI DEPO CONTAINER PADA PT PERUSAHAAN PELAYARAN NUSANTARA PANURJWAN SEMARANG Supriyanta Supriyanta; Evi Putri Permatasari
MUARA Vol 2, No 2 (2019): MUARA
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62826/muara.v2i2.18

Abstract

Permasalahan yang akan diteliti melalui studi lapangan adalah penentuan tarif yang tidak seragam di dalam pelabuhan, proses kegiatan penerimaan dan pengeluaran empty container yang belum maksimal, dan kurangnya armada atau trailer untuk kegiatan penerimaan dan pengeluaran empty container di depo container. Adapun tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui bagaimana proses penerimaan  dan pengeluaran empty container di depo container, 2) Untuk mengetahui adakah hambatan-hambatan yang terjadi dalam kegiatan penerimaan dan pengeluaran empty container di depo container, 3) Untuk mengetahui upaya meningkatkan kegiatan penerimaan dan pengeluaran empty  container di depo container pada PT Perusahaan Pelayaran Nusantara Panurjwan.Berdasarkan permasalahan di atas, maka dipakai jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di PT Perusahaan Pelayaran Nusantara Panurjwan Semarang dari bulan Januari sampai Maret 2019. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan cara wawancara, observasi, studi pustaka dan dokumentasi. Sedangkan informan dalam penelitian ini adalah Staf Operasional PT Perusahaan Pelayaran Nusantara Panurjwan Semarang.Adapun hasil penelitian ini adalah: 1) Pelaksanaan proses penerimaan dan pengeluaran empty container meliputi: a) persiapan dokumen untuk penerimaan dan pengeluaran empty container. b) proses kegiatan penerimaan dan pengeluaran empty container. c) penyelesaian proses penerimaan dan pengeluaran empty container. 2) Hambatan-hambatan yang dialami: a) perbedaan tarif, b) adanya kerusakan pada alat, b) kurangnya armada (trailer), c) adanya kemacetan di Depo, 3) cara mengatasi hambatan-hambatan yang timbul: a) memperbaiki alat muat, b) menyewa trailer ke perusahaan lain, c) memperbaiki jalan yang rusak.
MODERASI CITRA LEMBAGA DALAM PENGARUH KUALITAS PELAYANAN AKADEMIK TERHADAP KEPUASAN DAN LOYALITAS Dody Mulyanto; Supriyanta Supriyanta
MUARA Vol 4, No 1 (2021): MUARA
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62826/muara.v4i1.40

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas layanan pendidikan terhadap kepuasan dan loyalitas, serta pemoderasian citra lembaga dalam pengaruh kualitas pelayanan pendidikan terhadap kepuasan dan loyalitas. Obyek penelitian ini adalah taruna yang ada di Akademi Pelayaran Nasional Surakarta. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 248 responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan uji regresi linier berganda dan moderating regression analysis (MRA). Temuan penelitian ini adalah kualitas pelayanan pendidikan dan citra lembaga mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan dan loyalitas. Sedangkan citra lembaga memoderasi (menguatkan) pengaruh kualitas pelayanan pendidikan terhadap kepuasan dan loyalitas.
ANALISIS KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS MAHASISWA DITINJAU DARI GAYA BELAJAR DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL Hardi Hardi; Sri Dweni Astuti
MUARA Vol 5, No 1 (2022): MUARA
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62826/muara.v5i1.53

Abstract

Dalam proses pembelajaran matematika banyak mahasiswa tidak bisa membuat koneksi dalam matematika, sehingga menyebabkan kemampuan mahasiswa dalam koneksi matematis rendah. Masalah ini dikarekan  metode dan pendekatan tidakah cukup untuk meningkatkan prestasi matematika pada mahasiswa.  Tujuan penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui kemampuan koneksi matematis mahasiswa, (2) untuk menganalisis kemampuan koneksi matematis mahasiswa ditinjau dari gaya belajar, (3). untuk mengetahui kemampuan koneksi matematis pada pendekatan pembelajaran dan mengetahui perbedaan prestasi belajar.Metode Penelitian ini, menggunakan model atau desain concurrent triangulation yaitu  menggabungkan antara metode penelitian kualitatif dan kuantitatif. Sampel diambil dengan menggunakan random sampling pada mahasiswa Akademi pelayaran Nasional Surakarta dengan program studi Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhanan.Berdasarkan hasil penelitian kita dapat gambaran bahwa perkembangan koneksi matematis mahasiswa lebih baik dari sebelumnya.  (1) Kemampuan awal koneksi matematis mahasiswa: koneksi antar topik, koneksi dengan disiplin ilmu lain dan koneksi dengan dunia nyata tergolong rendah. (2) Para mahasiswa dengan gaya belajar visual memiliki prestasi belajar yang lebih baik dibandingkan dengan gaya belajar auditori dan gaya belajar kinestetik. (3) Dalam pembelajaran dengan pendekatan kontekstual, semua mahasiswa pada gaya belajar apapun memiliki prestasi belajar yang sama. Sedangkan pada gaya belajar mahasiswa dengan visual, auditori dan kinestetik, tidak terdapat perbedaan prestasi antara siswa dengan pendekatan kontekstual, pendekatan pemecahan masalah dan pembelajaran langsung.
DIGITALISASI MENTRANSFORMASI PRAKTIK MANAJERIAL Supriyanta Supriyanta; Muhammad Ikhsan Fifaldyovan
MUARA Vol 6, No 1 (2023): Muara
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62826/muara.v6i1.70

Abstract

Transformasi digital merupakan fenomena yang komplek dan multi-faset, serta menjadi tantangan untuk mengelolanya secara efektif. Salah satu faset dari fenomena ini adalah peran manajer. Tujuan penulisan ini untuk mendeskripsikan praktek manajerial dan kompetensi yang dibutuhkan terkait transformasi digital di dalam organisasi.

Page 7 of 16 | Total Record : 157