cover
Contact Name
Fandi Ahmad
Contact Email
fandi.ahmad@unm.ac.id
Phone
+628124154083
Journal Mail Official
fandi.ahma@unm.ac.id
Editorial Address
Jl. Kandea 3 Lr. 13 No. 225 Kel. Bunga Eja Beru Kec. Tallo Kota Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Abdi Kimia : Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 30321921     EISSN : 30321921     DOI : https://doi.org/10.26858/abdi.v1i2
Focus and Scope This journal publishes research articles on various innovation education that are interesting and have an impact on the development of education. The journal publishes articles on interdisciplinary content and cross-field dimensions related to education from various cultural perspectives. The journal includes, but is not limited to the following fields: Sosial Kependidikan Sains Bisnis dan Ekonomi Teknik dan Kejuruan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 72 Documents
Penguatan Moderasi Beragama dan Wawasan Kebangsaan Bagi Santri Dalam Mewujudkan Kehidupan Pesantren Yang Harmonis Jumardi; Nisma
ABDI KIMIA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2026): Jurnal Edisi Juni
Publisher : Jurusan Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/tpetq014

Abstract

Pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk karakter santri melalui penguatan nilai keagamaan dan kebangsaan. Perkembangan arus informasi digital serta keberagaman karakter santri menuntut adanya penguatan moderasi beragama dan wawasan kebangsaan agar tercipta kehidupan pesantren yang harmonis. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan penerapan nilai moderasi beragama, toleransi, persaudaraan, gotong royong, musyawarah, serta etika bermedia pada santri Pondok Pesantren Tahfiz Al Imam Ashim Kota Makassar. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui lima tahapan, yaitu koordinasi dengan pihak pesantren, ceramah interaktif, diskusi kelompok kecil, simulasi penyelesaian masalah melalui musyawarah, serta refleksi dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 3–10 Agustus 2026 dengan melibatkan 17 santri. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman santri mengenai moderasi beragama sebagai sikap yang seimbang, adil, santun, dan menghargai kehidupan bersama. Santri juga mampu mengaitkan nilai-nilai Pancasila, persatuan, gotong royong, dan tanggung jawab dengan kehidupan sehari-hari di pesantren serta menunjukkan antusiasme dalam diskusi dan simulasi. Pendekatan edukatif, partisipatif, dan kontekstual terbukti mendukung penguatan karakter santri serta menjadi dasar bagi pembinaan berkelanjutan dalam mewujudkan kehidupan pesantren yang harmonis.
Edukasi Spiritualitas untuk Meningkatkan Kesejahteraan Psikologis Generasi Muda Nisma; Jumardi
ABDI KIMIA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2026): Jurnal Edisi Juni
Publisher : Jurusan Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/qgsnpb19

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan memberikan edukasi spiritualitas sebagai salah satu sumber daya personal yang dapat mendukung kesejahteraan psikologis generasi muda, khususnya santri di Pondok Pesantren Tahfiz Al-Qur’an Al Imam Ashim Kota Makassar. Kegiatan dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya pemahaman peserta mengenai spiritualitas secara komprehensif, penerapan refleksi diri, rasa syukur, makna hidup, nilai personal, serta keterkaitannya dengan kesejahteraan psikologis. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan Active Learning melalui tahapan persiapan, pre-test, ceramah interaktif, diskusi dan tanya jawab, refleksi terbimbing, latihan rasa syukur, identifikasi nilai dan tujuan hidup, penyusunan rencana kebiasaan positif, post-test, serta evaluasi. Kegiatan dilaksanakan pada 3–10 Agustus 2026 dan diikuti oleh 20 santri. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pengetahuan peserta dari 62,4 pada pre-test menjadi 84,6 pada post-test, atau meningkat sebesar 22,2 poin (35,6%). Selain itu, 18 peserta (90%) mampu mengidentifikasi pengalaman bermakna dan kekuatan diri, 18 peserta (92%) mampu mengidentifikasi sedikitnya tiga hal yang disyukuri, 17 peserta (86%) mampu mengidentifikasi nilai personal dan tujuan hidup, serta 16 peserta (88%) berhasil menyusun rencana kebiasaan positif. Hasil tersebut menunjukkan bahwa edukasi melalui ceramah interaktif, diskusi, refleksi, latihan rasa syukur, dan penyusunan kebiasaan positif dapat meningkatkan pemahaman peserta serta mendorong penerapan praktik reflektif dalam kehidupan sehari-hari. Luaran kegiatan berupa publikasi artikel pada Jurnal Pengabdian Indonesia (JPI) dan proses pengusulan pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI).