cover
Contact Name
Rina Delfina
Contact Email
jurnal.keperawatan@unib.ac.id
Phone
+628126713973
Journal Mail Official
jurnal.keperawatan@unib.ac.id
Editorial Address
Jl. Indra Giri No.4 Padang Harapan Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Vokasi Keperawatan (JVK)
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : 2654511X     EISSN : 27216799     DOI : 10.33369/jvk
Core Subject : Health,
Jurnal Vokasi Keperawatan (JVK) includes the publication of lecturer and student research results related to nursing and health sciences. The fields of nursing include surgical Medical Nursing, Maternity Nursing, Child Nursing, Mental Nursing, Family Nursing, Gerontik Nursing, Nursing Management, and other Health Sciences. This journal is published by UNIB Press. This journal has been ACCREDITED by National Journal Accreditation (ARJUNA) and Managed by the Ministry of Education, Cultural, Research, and Technology, Republic Indonesia with Fourth-Grade (Sinta 4) since the year 2020 to 2024 according to decree No. 204/E/KPT/2022, effective until 2024.
Articles 147 Documents
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG DIARE DENGAN PENCEGAHAN DIARE PADA BALITA Keyzia Botutihe; Rif'atul Fani; Ananda Sagita Maharani
Jurnal Vokasi Keperawatan (JVK) Vol. 9 No. 1 (2026): JUNI
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jvk.v9i1.47322

Abstract

Diare masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang sering terjadi pada balita dan memerlukan upaya pencegahan yang efektif di tingkat rumah tangga. Pengetahuan ibu berperan penting dalam membentuk perilaku pencegahan diare pada balita. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan ibu tentang diare dengan tindakan pencegahan diare pada balita di wilayah kerja puskesmas saritani, Boalemo, Gorontalo. Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan potong lintang. Jumlah sampel sebanyak 57 pasangan ibu dan balita yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner terstruktur yang mengukur tingkat pengetahuan ibu dan tindakan pencegahan diare pada balita. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu memiliki tingkat pengetahuan baik dan cukup, namun tindakan pencegahan diare masih didominasi oleh kategori cukup. Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang bermakna secara statistik antara tingkat pengetahuan ibu tentang diare dengan tindakan pencegahan diare pada balita. Temuan ini menunjukkan bahwa pengetahuan yang baik belum sepenuhnya diikuti oleh penerapan perilaku pencegahan yang optimal, yang kemungkinan dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan kebiasaan sehari-hari. Dapat disimpulkan bahwa peningkatan pengetahuan ibu berhubungan dengan tindakan pencegahan diare pada balita. Disarankan agar tenaga kesehatan memperkuat edukasi kesehatan yang berkelanjutan dan aplikatif guna meningkatkan praktik pencegahan diare di tingkat rumah tangga.
EFEKTIFITAS TERAPI AKUPRESUR DAN PIJAT REFLEKSI KAKI TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CURUP Leli Mulyati; Anisa Mayasari; Almaini
Jurnal Vokasi Keperawatan (JVK) Vol. 9 No. 1 (2026): JUNI
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jvk.v9i1.48479

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang banyak ditemukan dan dapat memicu komplikasi serius seperti stroke, gagal jantung, dan gangguan ginjal. Penatalaksanaan non-farmakologis seperti terapi akupresur dan pijat refleksi kaki dapat membantu menurunkan tekanan darah melalui mekanisme relaksasi, stimulasi saraf parasimpatis, dan peningkatan aliran darah.Tujuan : Mengetahui efektivitas terapi akupresur dan pijat refleksi kaki terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi di Puskesmas Curup. Metode: Penelitian ini menggunakan desain Quasi Experiment dengan rancangan pre-test and post-test with control group. Hasil: Berdasarkan uji analisis Independent T-Tes, terapi akupresure menunjukkan penurunan tekanan darah yang lebih besar dibandingkan pijat refleksi kaki. Tekanan darah sistolik memiliki selisih rerata 5,56 mmHg dengan p = 0,000, sedangkan tekanan darah diastolik menunjukkan selisih 2,275 mmHg dengan p = 0,049. Hasil tersebut menegaskan bahwa akupresure memberikan efek penurunan yang lebih kuat dan signifikan dibandingkan pijat refleksi kaki. Kesimpulan : Akupresur dan pijat refleksi kaki terbukti efektif menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi. Akupresur terbukti efektif menurunkan tekanan darah dibandingkan pijat refleksi kaki. Kedua terapi aman, mudah diterapkan, dan dapat dijadikan pilihan intervensi pendamping untuk membantu pasien mengontrol tekanan darah secara mandiri
Gambaran Karakteristik Dan Keteraturan Ibu Hamil Dalam Melakukan Antenatal Care (ANC) Di Kota Bengkulu Rina Delfina; Raudatul Hikmi; Sardaniah Sardaniah
Jurnal Vokasi Keperawatan (JVK) Vol. 9 No. 1 (2026): JUNI
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jvk.v9i1.48680

Abstract

Antenatal care (ANC) merupakan layanan kesehatan esensial yang bertujuan memantau kondisi ibu hamil dan janin secara berkala guna mencegah komplikasi selama kehamilan dan persalinan. Meskipun telah dilakukan berbagai kampanye edukatif, keteraturan kunjungan ANC masih belum optimal di beberapa wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik ibu hamil serta keteraturan mereka dalam menjalani pemeriksaan ANC di Puskesmas Telaga Dewa, Kota Bengkulu. Metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari buku registrasi ibu hamil periode Januari-Mei 2025, jumlah responden sebanyak 121 orang dengan menggunakan teknik total sampling. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas ibu hamil berada dalam kelompok usia tidak berisiko (85,1%), memiliki tingkat pendidikan menengah hingga tinggi (91,7%), tidak bekerja (68,6%), dan sebagian besar adalah nullipara (46,3%), dan sebagian kecil 30,6% ibu hamil yang menjalani kunjungan ANC secara teratur sesuai standar Kementerian Kesehatan. Rendahnya tingkat keteraturan kunjungan ini menunjukkan adanya kebutuhan akan peningkatan kesadaran dan edukasi yang lebih intensif mengenai pentingnya kepatuhan terhadap jadwal ANC, terutama bagi ibu yang belum memiliki pengalaman melahirkan. Faktor-faktor seperti pendidikan, status pekerjaan, dan paritas juga perlu dipertimbangkan dalam penyusunan program intervensi berbasis komunitas yang bertujuan meningkatkan perilaku kesehatan ibu hamil. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi tenaga kesehatan dalam meningkatkan kualitas layanan ANC secara komprehensif
Hubungan Team Huddle Terhadap Respon Time Pelayanan Perawat Di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Bhayangkara Kota Bandar Lampung Wayan Milasari; Ari Sukma Nela; Prayetni
Jurnal Vokasi Keperawatan (JVK) Vol. 9 No. 1 (2026): JUNI
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jvk.v9i1.48731

Abstract

Respon time atau waktu tanggap pelayanan gawat darurat merupakan lamanya waktu saat pasien datang ke IGD sampai pasien dilakukan penanganan pertama kali dalam hitungan menit. Respon time mempunyai standar maksimal 5 menit saat pasien datang ke IGD sampai dilakukan penanganan. Tujuan penelitian ini adalah diketahui hubungan team huddle terhadap respon time pelayanan perawat di Instalasi Gawat Darurat RS Bhayangkara Kota Bandar Lampung Tahun 2025 Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan metode penelitian survey analitik dan melakukan pendekatan dengan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien yang tercatat di rekam medis Instalasi Gawat Darurat RS Bhayangkara Bandar Lampung yang berjumlah 113 responden dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 88 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisa data pada penelitian ini menggunakan SPSS. Untuk melakukan analisis bivariat, peneliti akan melakukan uji chi-square. Berdasarkan hasil uji statistik, didapatkan p-value 0,016 atau p-value < 0,05 yang artinya terdapat Hubungan Team Huddle Terhadap Respon Time Pelayanan Perawat Di Instalasi Gawat Darurat RS Bhayangkara Kota Bandar Lampung Tahun 2025. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi instansi dalam memberikan pelayanan kepada pasien yang cepat, tepat dan efektif dalam meningkatkan kepuasan pasien melalui kualitas pelayanan yang optimal dengan cara rutin melakukan team huddle, melakukan kolaborasi, mengevaluasi dari setiap kinerja yang ada, serta menyusun sistem alur pasien yang lebih baik
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TUBERCULOSIS PARU MENGGUNAKAN MEDIA VIDIO TERHADAP PENGETAHUAN SISWA SMP NEGERI 07 BANDAR LAMPUNG TAHUN 2026 Puput Alfiani; Yuli Lestari; Budi Antoro
Jurnal Vokasi Keperawatan (JVK) Vol. 9 No. 1 (2026): JUNI
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jvk.v9i1.48725

Abstract

Tuberkulosis paru merupakan salah satu masalah kesehatan yang masih memerlukan perhatian, terutama pada kelompok usia sekolah. Pendidikan kesehatan merupakan upaya promotif dan preventif yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai tuberkulosis paru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tuberkulosis paru menggunakan media video terhadap pengetahuan siswa di SMP Negeri 07 Bandar Lampung tahun 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One Group Pretest–Posttest. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 07 Bandar Lampung sebanyak 300 siswa, dengan sampel 169 siswa yang diambil menggunakan teknik Quota Sampling. Pendidikan kesehatan tentang tuberkulosis paru diberikan menggunakan media video, dan pengukuran tingkat pengetahuan dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan kuesioner pretest dan posttest. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat untuk mengetahui perubahan tingkat pengetahuan siswa setelah diberikan pendidikan kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara pendidikan kesehatan menggunakan media video terhadap peningkatan pengetahuan siswa, dengan nilai p = 0,000 < 0,05. Temuan ini menegaskan bahwa pendidikan kesehatan menggunakan media video efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa mengenai tuberkulosis paru.
Hubungan Antara Pola Asuh Orang Tua Dengan Kemampuan Sosialisasi Anak Usia 4-6 Tahun di TK Sabana Sari Denpasar Ni Putu Lusiana Diari Andani; Komang Yogi Triana; Ni Luh Putu Dian Yunita Sari; Gede Harsa Wardana
Jurnal Vokasi Keperawatan (JVK) Vol. 9 No. 1 (2026): JUNI
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jvk.v9i1.50089

Abstract

Kemampuan sosialisasi anak usia prasekolah merupakan aspek penting dalam perkembangan sosial yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya pola asuh orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh orang tua dengan kemampuan sosialisasi anak usia 4-6 tahun di TK Sabana Sari Denpasar. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian sebanyak 64 orang tua diperoleh dengan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Parental Authority Questionnaire dan Social Skill Improvement System. Analisis data menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh dominan adalah pola asuh otoriter dan kemampuan sosialisasi anak sebagian besar berada pada kategori cukup baik. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dengan kemampuan sosialisasi anak (; r = 0,538) dengan kekuatan hubungan sedang dan arah positif. Disimpulkan bahwa semakin tinggi skor pola asuh orang tua cenderung diikuti dengan peningkatan kemampuan sosialisasi anak. Hasil penelitian ini menunjukkan pentingnya penerapan pola asuh orang tua yang sesuai melalui komunikasi dan interaksi yang efektif dalam mendukung perkembangan sosialisasi anak.
Hubungan Kompetensi Sikap Perawat Penanggung Jawab Asuhan Terhadap Penerapan Bedside Handover Tradisional Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara Bandar Lampung Putri Salsabila; Ari Sukma Nela; Novika Andora
Jurnal Vokasi Keperawatan (JVK) Vol. 9 No. 1 (2026): JUNI
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jvk.v9i1.50118

Abstract

Perawat Penanggung Jawab Asuhan (PPJA) diharapkan menunjukkan sikap profesional, tenang, sabar, dan terbuka saat menjalankan serah terima pasien. Sikap ini sangat penting untuk memastikan sikap yang positif, keamanan pasien, dan kesinambungan asuhan keperawatan yang bermutu Beberapa sikap yang harus dimiliki PPJA yaitu: profesional dan bertanggung jawab, tenang dan sabar, terbuka dan transparan, menghargai kerahasiaan (konfidensialitas), empati dan peduli, serta membangun kepercayaan. Bedside handover penting diterapkan karena untuk mengetahui perkembangan kesehatan pasien dan memastikan keberlanjutan tindakan keperawatan yang harus dilakukan kepada pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah diketahui hubungan kompetensi sikap perawat penanggung jawab asuhan (PPJA) terhadap penerapan bedside handover tradisional Di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara Bandar Lampung Tahun 2025 Jenis penelitian ini kuantitatif dengan menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah PPJA yang berjumlah 64 orang dengan menggunakan metode sampel yaitu total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Uji dalam analisa data pada penelitian ini menggunakan uji chi-square Berdasarkan hasil uji statistik, didapatkan p-value 0,001 atau p-value < 0,05 yang artinya terdapat Hubungan Kompetensi Sikap Perawat Penanggung Jawab Asuhan (PPJA) Penerapan Terhadap Bedside Handover Tradisional Di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara Bandar Lampung Tahun 2025. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi Rumah Sakit dalam menerapkan kompetensi sikap PPJA terhadap bedside handover tradisional melalui pelatihan dan edukasi terhadap PPJA.