cover
Contact Name
Syahruddin
Contact Email
syahruddin@poltekba.ac.id
Phone
+6285247809597
Journal Mail Official
jab@poltekba.ac.id
Editorial Address
Politeknik Negeri Balikpapan Jl. Soekarno Hatta KM 8, Balikpapan 76129
Location
Kota balikpapan,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Alat Berat
ISSN : -     EISSN : 30322790     DOI : https://doi.org/10.32487/jab.
Jurnal Alat Berat (JAB) e-ISSN 3032-2790 merupakan jurnal ilmiah daring yang diterbitkan oleh Jurusan Teknik Mesin, Politeknik Negeri Balikpapan. Cakupan tulisan dalam jurnal ini meliputi bidang Teknologi Pengelolaan dan Perawatan Alat Berat, Energi, Material Maju, Manufaktur dan Teknologi Industri, Sistem Kontrol dan Mekatronika dari hasil penelitian terapan ataupun pengembangan keilmuan. Jurnal daring JAB adalah sebuah jurnal blind peer-review sebagai wadah untuk mengkomunikasikan hasil penelitian di bidang Teknologi Pengelolaan dan Perawatan Alat Berat, Energi, Material Maju, Manufaktur dan Teknologi Industri, Sistem Kontrol dan Mekatronika bagi akademisi dan praktisi. JAB diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu pada bulan Januari dan Juli.
Articles 33 Documents
Integrasi HAZOP–AHP untuk Penyusunan Safety Plan Berbasis Prioritas Risiko pada Aktivitas Lifting Gantry Crane Zulkifli Zulkifli; Patria Rahmawaty; Ida Bagus Dharmawan; Fikri Rizky Ferdian
JURNAL ALAT BERAT Vol 3 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Politeknik Negeri Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jab.v3i2.53

Abstract

Aktivitas lifting menggunakan gantry crane memiliki tingkat risiko tinggi karena melibatkan interaksi pekerja, peralatan mekanis, beban, prosedur operasional, dan kondisi lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan safety plan berbasis prioritas risiko melalui integrasi Hazard and Operability Study, risk matrix, dan Analytical Hierarchy Process. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, telaah dokumen keselamatan kerja, serta penilaian aktivitas operasional gantry crane. Risiko dianalisis berdasarkan konsekuensi dan peluang kejadian, kemudian dipetakan dalam risk matrix. Pembobotan kriteria dilakukan melalui matriks perbandingan berpasangan untuk mengidentifikasi faktor dominan pengendalian keselamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 29 aktivitas, 24 aktivitas (82,76%) berada pada kategori risiko tinggi, tiga aktivitas (10,34%) berada pada kategori ekstrem, dan dua aktivitas (6,90%) berada pada kategori rendah. Risiko ekstrem ditemukan pada pemeriksaan bridge girder/beam, pemeriksaan tabel daftar beban dan sticker hand signal, serta pengembalian peralatan setelah digunakan. Matriks awal AHP menghasilkan consistency ratio 0,0153, yang menunjukkan konsistensi matematis. Faktor manusia memperoleh bobot tertinggi 0,4162, diikuti peralatan 0,2618, manajemen 0,1611, material atau beban 0,0986, dan lingkungan 0,0624. Temuan ini menunjukkan bahwa safety plan perlu memprioritaskan kompetensi, komunikasi, kepatuhan prosedur, inspeksi, dan pengawasan sebagai dasar pencegahan kecelakaan serta alokasi sumber daya keselamatan operasi gantry crane secara lebih terarah dan efektif.
Analisis Kebocoran Coolant Pada Water Pump Engine Komatsu D375-6R Aan Dwi Hantoro; Yudi Kurniawan; Yasmin Zulfati Yusrina; Ade Yuspandi
JURNAL ALAT BERAT Vol 3 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Politeknik Negeri Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jab.v3i2.54

Abstract

Tingginya angka unscheduled breakdown akibat engine overheat pada Bulldozer Komatsu D375-6R di operasional pertambangan menjadi latar belakang penelitian ini. Berdasarkan prinsip dasar motor diesel, keandalan fungsional engine sebagai penggerak utama sangat bergantung pada integrasi sistem pendingin untuk menjaga suhu kerja ideal (82°C – 93°C). Penelitian ini bertujuan menginvestigasi secara mendalam mata rantai kegagalan sistem pendingin yang berujung pada kerusakan komponen seal water pump Metode yang diterapkan adalah penelusuran kegagalan terstruktur melalui analisis akar masalah (Root Cause Analysis/RCA). Hasil penelitian mengungkapkan kebocoran eksternal coolant pada weep hole dipicu oleh penurunan elastisitas material elastomer seal akibat paparan temperatur ekstrem kronis mencapai 102°C. Kondisi overheat disebabkan oleh penyumbatan partikel debu tambang pada fin radiator yang diperparah rembesan oli akibat kegagalan O-Ring adapter hose oil cooler yang melewati batas umur pakai (hours meter >7.000 jam). Tindakan korektif berupa penggantian O-Ring adapter, pencucian radiator, dan instalasi water pump assembly baru berhasil menurunkan suhu kerja engine secara signifikan sebesar 14°C (dari 102°C menjadi 88°C) pada kondisi beban kerja ekstrem (high-load dozing). Efektivitas solusi ini dibuktikan dengan kembalinya parameter operasional standar dan hilangnya alarm warning pada monitor panel kabin.
Analisis Penyebab Engine Low Power Pada Unit Komatsu HD785-7 Eric Ricardo Soaloon Tampubolon; Yudi Kurniawan; Aryati Muhaymin Marali; Subur Mulyanto
JURNAL ALAT BERAT Vol 3 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Politeknik Negeri Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jab.v3i2.55

Abstract

Penilitian ini berjudul " Analisis Penyebab Engine Low Power Pada Unit Komatsu HD785-7", yang bertujuan agar mengetahui salah satu penyebab terjadinya engine low power pada unit Komatsu HD785-7, Fenomena penurunan performa mesin (low power) pada unit heavy dump truck dapat mengganggu produktivitas operasional di area pertambangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab terjadinya indikasi low power pada unit Komatsu HD785-7 dengan nomor lambung HDKM78301. Metode yang digunakan adalah studi kasus melalui pemeriksaan fisik komponen, evaluasi data historis kerusakan, dan analisis akar masalah (root cause analysis) berdasarkan Technical Information Report (TIR). Hasil pemeriksaan menunjukkan terdapat 14 kali visualisasi eror terkait low power engine akibat pasokan bahan bakar yang rendah sehingga putaran mesin (RPM) tidak tercapai. Investigasi fisik menemukan adanya kerusakan berupa broken inner hole plunger atau chipping pada dudukan plunger Pressure Control Valve 2 Right Hand (PCV2 RH) di dalam komponen fuel pump. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa kerusakan dudukan plunger PCV2 RH mengakibatkan kegagalan regulasi tekanan suplai bahan bakar. Tindakan korektif yang dilakukan adalah penggantian komponen fuel pump RH untuk mengembalikan performa optimal unit.

Page 4 of 4 | Total Record : 33