cover
Contact Name
Rigel Sampelolo
Contact Email
rigelsampelolo@gmail.com
Phone
+6281355901918
Journal Mail Official
rigelsampelolo@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Pertanian Universitas Kristen Indonesia Toraja Kampus II UKI Toraja, Kakondongan Jln. Poros Sa’dan Tallunglipu, Toraja Utara Sulawesi Selatan- Indonesia
Location
Kab. tana toraja,
Sulawesi selatan
INDONESIA
AgroSainT: Jurnal Ilmiah
ISSN : 20862237     EISSN : 27154521     DOI : https://doi.org/10.47178/nkqt4j63
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Ilmiah AgroSainT diterbitkan sejak tahun 2010 dengan nomor ISSN 2086-2237 dan E-ISSN 2715-4521 adalah salah satu jurnal ilmiah yang diterbitkan dan dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Kristen Indonesia Toraja. Jurnal ini mulai diterbitkan secara online melalui Online Journal System (OJS) pada tahun 2019. Untuk memuat artikel pada Jurnal AgroSainT, penulis dapat menyampaikan naskah artikel secara langsung maupun mengirimkan artikel secara daring kepada alamat dewan redaksi. Fokus dan Scope Jurnal ini adalah Pertanian, Ilmu Petanian, Agroteknologi
Articles 261 Documents
Permasalahan Lingkungan; Sulitnya Air Bersih di Toraja Utara Ishak Pawarangan
AgroSainT Vol 12 No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/agro.v12i1.1293

Abstract

Abstrak Air merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia, ketersediaan air bersih saat ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya permasalahan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh permasalahn lingkungan terhadap kesulitan air bersih di Toraja Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode literatur. Sumber-sumber literatur didapatkan dari data badan pusat statitik Toraja Utara dan jurnal yang terkait. Hasil penelitian menunjukka bahwa 35% responden masih mengalami kelangkaan air bersih. Berdasarkan hasil analisis, kelangkaan air bersih di Toraja Utara diduga kuat akibat permasalahan kependudukan yang semakin meningkat, penggunaan lahan yang tidak memperhatikan konversi tanah dan penebangan pohan yang tidak menentu. Kata Kunci: Air bersih, permasalahan lingkungan, metode literatur
Pengaruh Bokashi Jerami Padi dan ZPT Bonggol Pisang terhadap Pertumbuhan Tanaman Kopi Arabika TBM-1 Vonnisye AgroSainT
AgroSainT Vol 11 No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/agro.v11i2.1319

Abstract

Penelitian dilaksanakan di Kabupaten Tana Toraja tepatnya di Barakai, Lembang Se’seng, Kecamatan Bittuang selama 6 bulan mulai dari bulan Desember 2018 hingga Mei 2019. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh pupuk bokashi jerami padi dan ZPT alami bonggol pisang terhadap pertumbuhan tanaman kopi arabika khususnya pada tanaman belum menghasilkan pada tahun pertama (TBM-1). Penelitian dilakukan dengan menggunakan percobaan factorial yang terdiri atas dua faktor yaitu bokashi jerami padi dan ZPT bonggol pisang. Variabel yang diamati adalah pertambahan tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, dan jumlah cabang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian bokashi jerami padi berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tanaman kopi arabika TBM-1, dilihat dari seluruh variabel pengamatan. Pemberian ZPT bonggol pisang berpengaruh nyata terhadap variabel tinggi tanaman, diameter batang, dan jumlah daun tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap jumlah cabang. Sedangkan interaksi antara bokashi jerami padi dan ZPT bonggol pisang menunjukkan pengaruh tidak nyata terhadap seluruh variabel pengamatan.
Pengaruh Dolomit dan MOL Bonggol Pisang Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Kacang Merah Jens Batara Marewa
AgroSainT Vol 12 No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/zjxhfj91

Abstract

Dalam upaya peningkatan produksi kacang merah, maka dibutuhkan teknik budidaya yang murah dan mudah. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan MOL bonggol pisang. Namun, karena kondisi tanah berada pada pH yang rendah, maka diberikan dolomit untuk menambah pHnya. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret hingga bulan Juni 2019 di Rante To’long, Kelurahan Tambunan, Kecamatan Makale Utara, Kabupaten Tana Toraja. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh dolomit dan MOL bonggol pisang terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kacang merah. Penelitian disusun dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK) menggunakan percobaan factorial. Sebagai faktor pertama adalah Dolomit yang terdiri dari dua taraf yaitu tanpa Dolomit (D0) dan dengan Dolomit 2 kg/ petak (D1). Faktor ke 2 adalah bonggol pisang terdiri atas 4 taraf yaitu: P0 = Kontrol, P1 = 200 ml/L air, P2 = 400 ml/L air, dan P3 = 600 ml/L air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dolomi dan MOL bonggol pisang berpangaruh nyata terhadap pertumbuhan dan produksi kacang merah. Namun kombinasi kedua perlakuan berpengaruh nyata hanya pada variabel bobot biji per petak. Perlakuan yang terbaik adalah pemberian dolomit 2 kg/petak dan MOL bonggol pisang 600 ml/l air.
Respon Bibit Kopi Robusta (Coffea canephora L.) Terhadap Pemberian Ekstrak Bawang Merah Aris Tanan
AgroSainT Vol 12 No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/17ekty17

Abstract

Penelitian tentang Respon Bibit Kopi Robusta (Coffea canephora L.) terhadap Pemberian Ekstrak Bawang Merah, di lakukan pada bulan Agustus– Desember 2019 di lingkungan Sarre Maruang Kelurahan Lion Tondok Iiring Kecamatan Makale Utara, Kabupaten Tana Toraja pada ketinggian 774 m dpl, dengan tipe iklim B (Schmidt dan Fergusson). Penelitian disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan perlakuan tunggal yang terdiri atas 5 taraf perlakuan. B0 kontrol, B1 250 ml/l air, B2 500 ml/l air, B3 750 ml/l air dan B4 1000 ml/l air. Setiap perlakuan diulang tiga kali sehingga terdapat 15 satuan percobaan. Setiap satuan percobaan terdiri atas 6 bibit tanaman. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan B4 1000 ml/l air yang terbaik untuk pertumbuhan bibit kopi Robusta
Efektivitas Limbah Daun Kakao Sebagai Media Tumbuh Dan Zpt Air Kelapa Terhadap Pertumbuhan Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus) Willy Yavet Tandirerung
AgroSainT Vol 12 No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/cxh3nk44

Abstract

Penelitian tentang efektivitas Limbah Daun Kakao sebagai Media Tumbuh dan Zat Perangsang Tumbuh Air Kelapa Terhadap Pertumbuhan Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus) dilakukan pada Bulan Oktober-Desember 2019 di Laboratorium jamur Fakultas Pertanian Kampus II UKI Toraja, Kakondongan Tallunglipu, Kabupaten Toraja Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui interaksi yang lebih baik antara limbah daun kakao sebagai media tumbuh dan ZPT air kelapa terhadap pertumbuhan jamur tiram putih. Penelitian dilakukan melalui percobaan dua faktor dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktor pertama yaitu: komposisi daun Kakao yang terdiri dari 4 taraf yaitu: M0 = kontrol (100% serbuk kayu), M1 = Limbah Daun Kakao 20%+Serbuk Gergaji 80%, M2 = Limbah Daun Kakao 30%+Serbuk Gergaji 70%, M3 = Limbah Daun Kakao 40%+Serbuk Gergaji 60%, M4 = Limbah Daun Kakao 50%+Serbuk Gergaji 50%, Faktor kedua yaitu ZPT air kelapa terdiri dari 3 taraf yaitu: Z0 = Kontrol, Z1 = ZPT 100 ml Air kelapa, Z2 = ZPT 6 ml Air kelapa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan 50% Limbah Daun Kakao +50% Serbuk Gergaji (M4), ZPT air kelapa 6 ml memberikan hasil terbaik pada pertumbuhan jamur tiram putih varietas ostern
Pengaruh Pupuk Organik Cair Jerami Padi Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Bawang Dayak (Eleutherine americana Merr) Driyunitha; Vonnisye
AgroSainT Vol 12 No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/12x9wr35

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk organik cair jerami padi terhadap pertumbuhan dan produksi bawang dayak, berlangsung di Kelurahan Tallunglipu, Kecamatan Tallunglipu, Kabupaten Toraja Utara selama 5 bulan, mulai dari bulan Januari sampai Mei tahun 2019. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan dengan 5 taraf perlakuan POC jerami padi. Berikut adalah konsentrasi POC jerami padi yang diujikan yaitu P0 sebagai kontrol, P1 50 ml/l air, P2 100 ml/l air, P3 150 ml/l air, dan P4 200 ml/l air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk organik cair (POC) jerami padi berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman bawang dayak, jumlah anakan per rumpun, diameter umbi, dan bobot umbi per petak. Pemberian POC dengan dosis 200 ml/l air berpengaruh baik terhadap semua variabel pengamatan. Produksi bawang dayak 132,33 gram yang setara dengan 11,02 ton/ha.
Efektivitas Kepekatan Nutrisi Ab Mix Dengan Teknik Budidaya Hidroponik Sistem Deep Flow Tecnhique (Dft) Terhadap Produksi Tanaman Brokoli (Brassica Oleraceae) Willy Yavet Tandirerung; Dwi Prasetyawati Thana
AgroSainT Vol 11 No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/7zwct631

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang efektivitas kepekatan nutrisi ab mix dengan teknik budidaya hidroponik sistem deep flow tecnhique (dft) terhadap produksi tanaman brokoli (brassica oleraceae). Penelitian disusun menggunakan faktor tunggal yang disusun dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 taraf perlakuan: K0: POC 3 ml/l air sebagai pelarut + 0 ml AB Mix (Kontrol), K1: 3 ml AB Mix / liter air, K2: 6 ml AB Mix / liter air,K3: 9 ml AB Mix / liter air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ; (1) Kepekatan larutan nutrisi AB Mix direspon baik oleh tanaman brokoli, dan (2) Pemberian nutrisi AB Mix dengan konsentrasi 6cc/liter direspon lebih baik yaitu menghasilkan berat 98.02 g/pohon setara dengan 8,8 ton/ha.
Respon Pertumbuhan Tanaman Brokoli Terhadap Kepekatan Nutrisi Ab Mix Dengan Teknik Budidaya Hidroponik Sistem Deep Flow Technique Willy Yavet Tandirerung
AgroSainT Vol 11 No 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/exgkmk28

Abstract

Penelitian tentang Respon Pertumbuhan Tanaman Brokoli (brassica oleraceae) terhadap kepekatan nutirisi Ab Mix dengan teknik budidaya hidroponik system DFT (Deep Flow Tehnique) dilakukan pada bulan Januari – April 2019 di Mamullu, Kecamatan Makale, Kabupaten Tana Toraja. Penelitian bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan tanaman brokoli terhadap nutrisi AB mix menggunakan sistem hidroponik DFT . Penelitian disusun menggunakan faktor tunggal yang disusun dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 taraf perlakuan: K0: POC 3 ml/l air sebagai pelarut + 0 ml AB Mix (Kontrol), K1: 3 ml AB Mix / liter air, K2: 6 ml AB Mix / liter air,K3: 9 ml AB Mix / liter air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan 6 ml AB Mix / liter air yang terbaik untuk pertumbuhan tanaman Brokoli.
Arahan Penggunaan Lahan Sub DAS Jenelata, DAS Jeneberang Berdasarkan Prediksi Erosi Berbasis Unit Lahan Willy Yavet Tandirerung
AgroSainT Vol 10 No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/edz5vk06

Abstract

Perubahan penggunaan lahan yang terus terjadi akan berakibat buruk terhadap kesuburan tanah karena erosi, banjir, dan sedimentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan penggunaan lahan yang dari tahun 2003, 2008, dan 2013, memprediksi erosi pada berbagai tipe penggunaan lahan, dan menyusun arahan pola penggunaan lahan sesuai untuk menekan laju erosi di Sub DAS Jenelata, DAS Jeneberang. Tingkat erosi aktual dihitung menggunakan persamaan Universal Soil Loss Equation (USLE). Arahan penggunaan lahan Sub DAS Jenelata dilakukan untuk menekan tingkat laju erosi berat dan sangat berat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertambahan luas penggunaan lahan di Sub DAS Jenelata terbesar terjadi pada semak belukar dari 2.883,24 ha (12,60%) menjadi 4.976,24 ha (21,75%), apabila hal ini terus dibiarkan akan berdampak buruk terhadap keberlangsungan Sub DAS Jenelata. Sedangkan pertanian lahan kering campur mengalami penurunan luas paling signifikan dari 13.035,04 ha (56,96%) menjadi 11.022,60 ha (48,17%) yang berubah menjadi semak belukar. Penyumbang erosi terbesar berasal dari penggunaan lahan pemukiman, sedangkan penyumbang erosi terkecil berasal dari penggunaan lahan sawah dan hutan lahan kering sekunder. Tingkat bahaya erosi didominasi oleh erosi sedang dan erosi berat yang masing-masing berada pada 7.272,29 ha (32,12%) dan 5.645,13 ha (24,93%), hal ini disebabkan oleh tingginya faktor erosivitas hujan dan kemiringan lereng serta tidak adanya pengelolaan tanaman dan tindakan koservasi yang baik. Erosi ringan memiliki luasan terkecil 2.048,72 ha (9,05%), erosi berat dan sangat ringan masing-masing sebesar 3.416,65 ha (15,09%) dan 4.259,51 ha (18,81%). Arahan pola penggunaan lahan Sub DAS Jenelata untuk menekan laju erosi khususnya erosi berat dan sangat berat yaitu hutan lahan kering sekunder, agroforestri, dan sawah.
RESPON PERTUMBUHAN TANAMAN KEDELAI (Glycine max l.) TERHADAP POC KEONG MAS Willy Yavet Tandirerung; Adewidar Marano Pata'dungan
AgroSainT Vol 11 No 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/vtajn153

Abstract

Penelitian tentang Respon Pertumbuhan Tanaman Kedelai (Glycine max L.) Terhadap POC Keong Mas dilakukan pada bulan April - Juni 2019 di Kelurahan Tambunan, Kecamatan Makale Utara Kabupaten Tana Toraja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan tanaman kedelai terhadap pemberian POC Keong Mas. Penelitian ini dilaksanakan secara eksperimen faktor tunggal dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 3 ulangan yang terdiri dari; B0 : kontrol, B1 : 100 cc POC keong mas/l air, B2 : 200 cc POC keong mas /l air, B3 : 300 cc POC keong mas /l air, dan B4 : 400 cc POC keong mas /l air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan B4 : 400 cc POC / liter air yang terbaik untuk pertumbuhan tanaman Kedelai.