cover
Contact Name
Siti Mutholingah
Contact Email
siti.mutholingah89@gmail.com
Phone
+6285731759907
Journal Mail Official
siti.mutholingah89@gmail.com
Editorial Address
Jl. Cengger Ayam No. 24 Tulusrejo, Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Alhikam Journal of Multidisciplinary Islamic Education (AJMIE)
ISSN : -     EISSN : 27744639     DOI : 10.32478
Core Subject : Education,
Tafsir Tarbawi, Hadith Tarbawi, Studies of Islamic Education, Studies of Sufism, Science of Islamic Education, Philosophy of Islamic Education, Management of Islamic Education, Evaluation of Islamic Education, Curriculum Development of Islamic Education, Learning and Teaching Strategies, Modern Education Problems and Multidisciplinary Islamic Education
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2022): Juli-Desember" : 9 Documents clear
Implementasi dan Keefektifan Profil Pelajar Pancasila di Jenjang SD/MI Azizah Adelia Rahma; Samsina Samsina; Andi Ainun Fitriah; Anjani Putri Belawati Pandiangan
AJMIE: Alhikam Journal of Multidisciplinary Islamic Education Vol. 3 No. 2 (2022): Juli-Desember
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/ajmie.v3i2.1224

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan dan implementasi profil pelajar pancasila sebagai upaya penerapannya di jenjang SD maupun MI. Metode yang digunakan dalam kajian ini menggunakan metode atau pendekatan kepustakaan (library research), bahwa studi pustaka atau kepustakaan dapat diartikan sebagai serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca dan mencatat serta mengolah bahan penelitian. Dengan Proses pengumpulan data studi literatur dibutuhkan 3 proses penting, yaitu: 1) Editing merupakan memeriksa data kembali yang telah diperoleh peneliti. 2). Organizing merupakan pengorganisir data yang diperoleh dengan kerangka yang sudah diperlukan; dan 3) Finding merupakan analisis lanjutan dari proses editing dan organizing. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Profil pelajar Pancasila menjadi salah satu kebijakan yang mendukung terwujudnya tujuan pendidikan nasional dan kelanjutan dari program penguatan karakter. Profil pelajar Pancasila adalah karakter dan kompetensi yang harus dimiliki oleh pelajar Indonesia baik di saat sedang dalam pembelajaran maupun saat terjun di masyarakat. Melalui penerapan 6 dimensi profil pelajar Pancasila yaitu beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME, berkebinekaan global, mandiri, gotong royong, bernalar kritis, dan kreatif maka diharapkan bangsa Indonesia menjadi individu yang cerdas dan berkarakter serta mampu menghadapi tantangan dan menanamkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila sebagai bentuk implementasi profil pelajar pancasila di jenjang SD/MI. Melalui implementasi kebijakan profil pelajar Pancasila ini diharapkan mampu membangun karakter anak bangsa yang unggul dan mampu bersaing secara global.
Implementasi dan Keefektifan Profil Pelajar Pancasila di Jenjang SD/MI Azizah Adelia Rahma; Samsina Samsina; Andi Ainun Fitriah; Anjani Putri Belawati Pandiangan
AJMIE: Alhikam Journal of Multidisciplinary Islamic Education Vol. 3 No. 2 (2022): Juli-Desember
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/ajmie.v3i2.1224

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan dan implementasi profil pelajar pancasila sebagai upaya penerapannya di jenjang SD maupun MI. Metode yang digunakan dalam kajian ini menggunakan metode atau pendekatan kepustakaan (library research), bahwa studi pustaka atau kepustakaan dapat diartikan sebagai serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca dan mencatat serta mengolah bahan penelitian. Dengan Proses pengumpulan data studi literatur dibutuhkan 3 proses penting, yaitu: 1) Editing merupakan memeriksa data kembali yang telah diperoleh peneliti. 2). Organizing merupakan pengorganisir data yang diperoleh dengan kerangka yang sudah diperlukan; dan 3) Finding merupakan analisis lanjutan dari proses editing dan organizing. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Profil pelajar Pancasila menjadi salah satu kebijakan yang mendukung terwujudnya tujuan pendidikan nasional dan kelanjutan dari program penguatan karakter. Profil pelajar Pancasila adalah karakter dan kompetensi yang harus dimiliki oleh pelajar Indonesia baik di saat sedang dalam pembelajaran maupun saat terjun di masyarakat. Melalui penerapan 6 dimensi profil pelajar Pancasila yaitu beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME, berkebinekaan global, mandiri, gotong royong, bernalar kritis, dan kreatif maka diharapkan bangsa Indonesia menjadi individu yang cerdas dan berkarakter serta mampu menghadapi tantangan dan menanamkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila sebagai bentuk implementasi profil pelajar pancasila di jenjang SD/MI. Melalui implementasi kebijakan profil pelajar Pancasila ini diharapkan mampu membangun karakter anak bangsa yang unggul dan mampu bersaing secara global.
Implementasi Pembelajaran Kitab Fathul Qarib Aplikatif di Pondok Pesantren Darul Fiqhi Lamongan Victor Imaduddin Ahmad; Nur Iftitahul Husniyah
AJMIE: Alhikam Journal of Multidisciplinary Islamic Education Vol. 3 No. 2 (2022): Juli-Desember
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/ajmie.v3i2.1365

Abstract

Tujuan artikel ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi dan hasil pembelajaran kitab Fathul Qarib di Madrasah Diniyah Pondok Pesantren Darul Fiqhi Lamongan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi, yang selanjutnya dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran kitab Fathul Qarib di Madrasah Diniyah Pondok Pesantren Darul Fiqhi Lamongan, dimulai dari kegiatan perencanaan; dilanjutkan pembelajaran inti dengan menggunakan empat metode, yakni sorogan, ceramah, bandongan dan diskusi; dan diakhiri dengan kegiatan penutup. Adapun hasil pembelajarannya dapat dilihat dari peningkatan pada empat kategori berikut: Pertama, Kemampuan santri dalam menulis makna kitab. Kedua, Kemampuan santri dalam membaca makna yang sudah ditulis dalam kitab. Ketiga, Kemampuan santri dalam memaknai kitab yang belum dimaknai oleh ustadz. Keempat, Kemampuan santri dalam memahami materi yang sudah diajarkan, terutama kemampuan mendiskusikan ilmu Fikih yang terkandung dalam kitab Fathul Qarib terkait kehidupan sehari-hari.
Implementasi Pembelajaran Kitab Fathul Qarib Aplikatif di Pondok Pesantren Darul Fiqhi Lamongan Victor Imaduddin Ahmad; Nur Iftitahul Husniyah
AJMIE: Alhikam Journal of Multidisciplinary Islamic Education Vol. 3 No. 2 (2022): Juli-Desember
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/ajmie.v3i2.1365

Abstract

Tujuan artikel ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi dan hasil pembelajaran kitab Fathul Qarib di Madrasah Diniyah Pondok Pesantren Darul Fiqhi Lamongan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi, yang selanjutnya dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran kitab Fathul Qarib di Madrasah Diniyah Pondok Pesantren Darul Fiqhi Lamongan, dimulai dari kegiatan perencanaan; dilanjutkan pembelajaran inti dengan menggunakan empat metode, yakni sorogan, ceramah, bandongan dan diskusi; dan diakhiri dengan kegiatan penutup. Adapun hasil pembelajarannya dapat dilihat dari peningkatan pada empat kategori berikut: Pertama, Kemampuan santri dalam menulis makna kitab. Kedua, Kemampuan santri dalam membaca makna yang sudah ditulis dalam kitab. Ketiga, Kemampuan santri dalam memaknai kitab yang belum dimaknai oleh ustadz. Keempat, Kemampuan santri dalam memahami materi yang sudah diajarkan, terutama kemampuan mendiskusikan ilmu Fikih yang terkandung dalam kitab Fathul Qarib terkait kehidupan sehari-hari.
Sistem Perankingan di Lembaga Paud: Studi Analisis Kebutuhan Anak dan Tuntutan Masyarakat di Desa Ellak Laok Kec. Lenteng Kab. Sumenep Barratun Naqiyah; Afina Fajriana; Danil Basyirah
AJMIE: Alhikam Journal of Multidisciplinary Islamic Education Vol. 3 No. 2 (2022): Juli-Desember
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/ajmie.v3i2.1902

Abstract

Artikel ini menganalisa tingkat kebutuhan siswa dan tuntutan masyarakat (guru, orang tua) terhadap predikat ranking kelas di RA Miftahul Huda dan RA Al-Hilal yang berlokasi di Desa Ellak Laok, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep. Artikel ini memakai pendekatan kualitatif, jenis penelitian studi kasus dan termasuk penelitian lapangan. Hasil penelitian menemukan: Pertama, rata-rata anak PAUD mengaitkan ranking dengan pemberian hadiah yang bersifat konkret, bukan prestasi belajar yang bersifat abstrak. Kedua, sebagian guru PAUD menyetujui sistem ranking dengan alasan untuk memotivasi belajar sekaligus tradisi yang turun-temurun, sedangkan sebagian guru PAUD lainnya tidak menyetujui sistem ranking dengan alasan mendiskriminasikan potensi siswa yang beraneka-ragam. Ketiga, mayoritas orang tua selaku wali murid PAUD tidak menyetujui sistem ranking bagi anaknya yang masih usia dini, karena dapat membebani anak maupun orang tuanya. Implikasinya, sistem ranking yang masih diterapkan di RA Miftahul Huda dan RA Al-Hilal, disarankan ditinjau ulang, demi memenuhi kebutuhan anak dan tuntutan masyarakat, sebagaimana tersaji pada artikel ini.
Sistem Perankingan di Lembaga Paud: Studi Analisis Kebutuhan Anak dan Tuntutan Masyarakat di Desa Ellak Laok Kec. Lenteng Kab. Sumenep Barratun Naqiyah; Afina Fajriana; Danil Basyirah
AJMIE: Alhikam Journal of Multidisciplinary Islamic Education Vol. 3 No. 2 (2022): Juli-Desember
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/ajmie.v3i2.1902

Abstract

Artikel ini menganalisa tingkat kebutuhan siswa dan tuntutan masyarakat (guru, orang tua) terhadap predikat ranking kelas di RA Miftahul Huda dan RA Al-Hilal yang berlokasi di Desa Ellak Laok, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep. Artikel ini memakai pendekatan kualitatif, jenis penelitian studi kasus dan termasuk penelitian lapangan. Hasil penelitian menemukan: Pertama, rata-rata anak PAUD mengaitkan ranking dengan pemberian hadiah yang bersifat konkret, bukan prestasi belajar yang bersifat abstrak. Kedua, sebagian guru PAUD menyetujui sistem ranking dengan alasan untuk memotivasi belajar sekaligus tradisi yang turun-temurun, sedangkan sebagian guru PAUD lainnya tidak menyetujui sistem ranking dengan alasan mendiskriminasikan potensi siswa yang beraneka-ragam. Ketiga, mayoritas orang tua selaku wali murid PAUD tidak menyetujui sistem ranking bagi anaknya yang masih usia dini, karena dapat membebani anak maupun orang tuanya. Implikasinya, sistem ranking yang masih diterapkan di RA Miftahul Huda dan RA Al-Hilal, disarankan ditinjau ulang, demi memenuhi kebutuhan anak dan tuntutan masyarakat, sebagaimana tersaji pada artikel ini.
Urgensi Pendidikan Tauhid Perspektif Filsafat Al-Kindi Rahmatullah Rahmatullah; Moh. Zaini Miftah
AJMIE: Alhikam Journal of Multidisciplinary Islamic Education Vol. 3 No. 2 (2022): Juli-Desember
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/ajmie.v3i2.1903

Abstract

Ajaran tauhid menjadi hal terpenting dalam pendidikan, karena menjadi risalah semua rasul. Pada tataran implementasi, pendidikan tauhid dipandang secara sepintas sebagai dogma agama. Pendidikan tauhid belum dianggap penting untuk dipelajari, karena tidak berkaitan dengan keterampilan hidup. Padahal secara filosofis, pendidikan tauhid berkenaan dengan sila pertama Pancasila, yakni Ketuhanan yang Mahaesa. Artikel ini disusun dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian literatur yang relevan. Ada dua temuan artikel. Pertama, biografi Al-Kindi mulai dari pribadi, keluarga, lingkungan, pendidikan dan karyanya, menjadi gambaran awal tentang urgensi pendidikan tauhid. Kedua, urgensi pendidikan tauhid perspektif Al-Kindi dilandasi oleh ayat qauliyyah (verbal) dan kauniyyah (non-verbal) yang meliputi aspek ontologis, epistemologis, dan aksiologis.
Urgensi Pendidikan Tauhid Perspektif Filsafat Al-Kindi Rahmatullah Rahmatullah; Moh. Zaini Miftah
AJMIE: Alhikam Journal of Multidisciplinary Islamic Education Vol. 3 No. 2 (2022): Juli-Desember
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/ajmie.v3i2.1903

Abstract

Ajaran tauhid menjadi hal terpenting dalam pendidikan, karena menjadi risalah semua rasul. Pada tataran implementasi, pendidikan tauhid dipandang secara sepintas sebagai dogma agama. Pendidikan tauhid belum dianggap penting untuk dipelajari, karena tidak berkaitan dengan keterampilan hidup. Padahal secara filosofis, pendidikan tauhid berkenaan dengan sila pertama Pancasila, yakni Ketuhanan yang Mahaesa. Artikel ini disusun dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian literatur yang relevan. Ada dua temuan artikel. Pertama, biografi Al-Kindi mulai dari pribadi, keluarga, lingkungan, pendidikan dan karyanya, menjadi gambaran awal tentang urgensi pendidikan tauhid. Kedua, urgensi pendidikan tauhid perspektif Al-Kindi dilandasi oleh ayat qauliyyah (verbal) dan kauniyyah (non-verbal) yang meliputi aspek ontologis, epistemologis, dan aksiologis.
Orientasi Pendidikan Agama Islam: Studi Komparasi PAI pada Jenjang Sekolah dan Madrasah Riswadi Riswadi; Zen Amrullah
AJMIE: Alhikam Journal of Multidisciplinary Islamic Education Vol. 3 No. 2 (2022): Juli-Desember
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/ajmie.v3i2.1904

Abstract

Pendidikan agama merupakan pendidikan fundamental, karena pada dasarnya memberikan pembelajaran mengenai perilaku, sikap, moral, dan akhlak yang diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Pendidikan Agama Islam (PAI) bersumber pada Al-Qur’an dan Sunnah (Hadits). Artikel ini menganalisis PAI pada jenjang sekolah atau madrasah di Indonesia dengan telaah komparatif. Memakai pendekatan kualitatif dan analisis data berupa analisis isi (content analysis) yang menekankan pada penjelasan mengenai makna dari sebuah dokumen. Fokus pembahasan artikel ini ditujukan pada ruang lingkup, orientasi, strategi, metode dan model pembelajaran PAI. Artikel ini menegaskan bahwa kesuksesan pembelajaran PAI didukung oleh tiga aspek utama yang saling berkaitan satu sama lain, yakni kurikulum, tenaga pendidik, dan peserta didik.

Page 1 of 1 | Total Record : 9