cover
Contact Name
Heryyanoor
Contact Email
journalofintannursing@gmail.com
Phone
+6285248198872
Journal Mail Official
journalofintannursing@gmail.com
Editorial Address
Jl. Samadi No.1 Rt.1 Rw.1 Kel. Jawa Martapura Kab. Banjar Kalimantan Selatan Telp./Fax : 0511-4721812
Location
Kab. banjar,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Journal of Intan Nursing
ISSN : 30313260     EISSN : 29619181     DOI : 10.54004
Join: Journal of Intan Nursing is a Stikes Intan Martapura journal with p-ISSN: 3031-3260 and e-ISSN: 2961-9181. This journal publishes original articles, reviews and case studies in the general and specific fields of nursing, including basic nursing, medical surgical nursing, emergency and critical care nursing, psychiatric nursing, community and family nursing, gerontic nursing, maternity nursing, pediatric nursing, Nursing Management, and others. This journal is published twice yearly, in March and September, starting in 2022 and continuing until now.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2024): Journal of Intan Nursing" : 5 Documents clear
Hubungan Antara Pola Makan Keluarga dengan Derajat Hipertensi pada Penderita Hipertensi: The Relationship Between Family Diet And Degrees Of Hypertension In Hypertensive Patients Hidayat, Taufik; Jannah, Raudatul
Journal of Intan Nursing Vol. 3 No. 2 (2024): Journal of Intan Nursing
Publisher : STIKES Intan Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54004/join.v3i2.160

Abstract

Pendahuluan:  Pola makan keluarga sangat menentukan keberhasilan perawatan penyakit Hipertensi di rumah. Tujuan: untuk mengetahui hubungan antara pola makan keluarga dengan derajat hipertensi di wilayah kerja UPTD Martapura 1 tahun 2023, Metode: penelitian ini adalah korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi berjumlah 489 responden yang menderita hipertensi, teknik sampel yang digunakan yaitu teknik purposive sampling dengan sampel sebanyak 152 responden. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner yang berisi pertanyaan 12 pertanyaan untuk variabel pola makan dan tensimeter untuk mengukur tekanan darah responden. Analisis data univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi spearman rho. Hasil: Pola makan keluarga mayoritas dalam kategori baik sebesar 89,5%, sedangkan kategori Hipertensi pada derajat II dan III yaitu sebesar 29,5% dan 30,3%. Hasil uji statistik didapatkan nilai p = 1,99 lebih dari alpha = 0,05, sehingga tidak ada hubungan antar variable. Kesimpulan: Tidak ada hubungan yang signifikan antara pola makan keluarga dengan derajat hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Martapura 1 Kabupaten Banjar
Manajemen Diri Lansia Degan Hipertensi: Self-Management of Elderly People with Hypertension Bardian, Ahmad; Pefbrianti, Diana
Journal of Intan Nursing Vol. 3 No. 2 (2024): Journal of Intan Nursing
Publisher : STIKES Intan Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54004/join.v3i2.162

Abstract

Pendahuluan: Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah kondisi yang banyak diderita oleh masyarakat. Manajemen diri pada penderita hipertensi meliputi kontrol tekanan darah dan pengobatan, perbaiki gaya hidup dan pencegahan terhadap komplikasi yang akan terjadi, pola makan dan umur serta kurangnya aktivitas fisik pada lansia cenderung memiliki status risiko kardiovaskular dan stress psikologi absolut lebih tinggi serta kepatuhan dalam minum obat dan kurangnya interaksi dengan tenaga kesehatan juga menjadi sebab terjadinya manajemen diri. Tujuan: Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui manajemen diri lansia dengan hipertensi. Metode: Desain penelitian ini adalah deskriptif dengan populasi 811 orang dan sampel 99 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah consecutive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Hasil: Kesejahteraan psikologis yang berada pada kategori tinggi sebanyak 44 responden (37,3%), kesejahteraan psikologis yang berada pada kategori sedang sebanyak 53 responden (44,9%), dan kesejahteraan psikologis yang berada pada kategori rendah sebanyak 21 responden (17,8%). Kesimpulan: Dari penelitian ini diperolah hasil dari 90 responden dalam kategori cukup dan dari 5 indikator manajemen diri didapatkan di indikator pertama yaitu integritas diri dari kategori kurang. Saran: Untuk peneliti selanjutnya bisa mengembangkan kembali intervensi yang bisa diberikan agar manajemen diri lansia menjadi lebih baik
Gambaran Pengetahuan Ibu tentang Pencegahan ISPA pada Balita di Puskesmas Bramban Kabupaten Hulu Sungai Selatan: Description of Mothers' Knowledge about Prevention of ISPA in Toddlers at the Bramban Community Health Center, Hulu Sungai Selatan Regency Salihin, M. Fauzan; Ikasari, Filia Sofiani; Pusparina, Iis
Journal of Intan Nursing Vol. 3 No. 2 (2024): Journal of Intan Nursing
Publisher : STIKES Intan Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54004/join.v3i2.210

Abstract

Pendahuluan: Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) adalah penyakit infeksi akut yang menyerang saluran pernapasan atas dan bawah dan berlangsung sekitar 7-14 hari. Hal ini dikarenakan daya tahan tubuh yang lemah dan belum sepenuhnya terbentuk. Salah satu faktor yang memengaruhi ISPA adalah pengetahuan, kurangnya pengetahuan ibu tentang pencegahan ISPA pada balita dapat menyebabkan balita terserang penyakit ISPA. Saat ini belum terdapat data mengenai gambaran pengetahuan Ibu balita tentang pencegahan ISPA di Puskesmas Bamban. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengetahuan Ibu balita tentang pencegahan ISPA pada balita di Puskesmas Bamban Kabupaten Hulu Sungai Selatan tahun 2023. Metode: Penelitian ini adalah penelitian deskriptif, teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling, dengan sampel sebanyak 82 responden. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah kuesioner tentang pencegahan ISPA yang terdiri dari 12 pertanyaan. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan ibu balita tentang pencegahan ISPA berada pada kategori kurang sebanyak 36,6%, kategori cukup sebanyak 54,9%, dan pada kategori baik sebanyak 8,5%. Kesimpulan: Sebagian besar ibu balita di Puskesmas Bamban memiliki pengetahuan yang cukup tentang pencegahan ISPA. Saran: Perlunya dilaksanakan pendidikan kesehatan tentang pencegahan ISPA kepada ibu balita di Puskesmas Bamban.
Gambaran Pengetahuan Ibu Bayi Tentang Demam Berdarah Dengue (DBD) Di Puskesmas Martapura 1: Overview of Infant Mother's Knowledge About Dengue Hemorrhagic Fever (DBD) at Martapura 1 Health Center Antesa; Ikasari, Filia Sofiani; Hardiyanti, Diana
Journal of Intan Nursing Vol. 3 No. 2 (2024): Journal of Intan Nursing
Publisher : STIKES Intan Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54004/join.v3i2.248

Abstract

Pendahuluan: Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia, yang turut menyumbang angka morbiditas dan mortalitas terutama pada bayi dan anak-anak. Pengetahuan Ibu sebagai pengasuh utama bayi memiliki peran penting dalam upaya pencegahan dan pengendalian DBD, namun data tentang tingkat pengetahuan Ibu bayi mengenai DBD masih terbatas terutama di Puskesmas Martapura 1. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gambaran pengetahuan ibu bayi tentang DBD di Puskesmas Martapura 1 MetodePenelitian ini adalah penelitian deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalah ibu bayi yang berkunjung ke Puskesmas Martapura 1. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling, dengan sampel sebanyak 90 orang. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah kuesioner. Variabel dalam penelitian ini adalah pengetahuan Ibu bayi tentang DBD. Hasil: Penelitian ini memperoleh hasil bahwa tingkat pengetahuan Ibu bayi tentang DBD Sebagian besar adalah baik sebesar 65,6%, diikuti dengan tingkat pengetahuan cukup sebesar 28,9%, dan kurang sebesar 5,6%. Kesimpulan: Sebagian besar ibu bayi memiliki pemahaman yang memadai mengenai DBD.
Studi Literatur Manajemen Rasa Haus Dengan Sugar Free Chewing Gum Pada Pasien Hemodialisis: Literature Study Of Thirsty Management With Sugar Free Chewing Gum In Hemodialisis Patients Gusti Ayu Ary Antari; Ni Made Karina Wirapradnyani; Desak Made Widyanthari; Ni Kadek Ayu Suarningsih
Journal of Intan Nursing Vol. 3 No. 2 (2024): Journal of Intan Nursing
Publisher : STIKES Intan Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54004/join.v3i2.250

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Hemodialisis merupakan terapi utama bagi pasien gagal ginjal kronis. Pada pasien hemodialisis, hipervolemia adalah keluhan utama yang dilaporkan. Hal ini dapat berkaitan dengan ketidakpatuhan pasien terhadap manajemen cairan dan ketidakmampuan dalam mengontrol rasa haus. Rasa haus berlebih dan xerostomia memicu pasien untuk meningkatkan asupan cairannya. Akibatnya, terjadi peningkatan Interdialytic Weight Gain (IDWG). IDWG yang berlebih dapat meningkatkan risiko komplikasi seperti penyakit kardiovaskuler, hospitalisasi dan penurunan kualitas hidup. Tujuan : melakukan kajian literatur mengenai penggunaan permen karet bebas gula (xylitol) dalam mengontrol rasa haus berlebih yang dirasakan oleh pasien hemodialysis Metode : Studi literature dengan artikel diperoleh melalui Google Scholar dan PubMed. Kata kunci yaitu sugar free chewing gum, thirst, hemodialysis, dan interdialytic weight gain serta menggunakan Boolean “OR” dan “AND”. Kriteria artikel adalah artikel yang menggunakan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, diterbitkan dalam periode 5 tahun terakhir (2020-2024). Hasil : Hasil studi literatur menunjukkan dari 41 artikel yang ditemukan, terdapat 5 artikel yang sesuai dengan kriteria yang ditetapkan. Kesimpulan : Mengunyah permen karet bebas gula (xylitol) dapat diterapkan sebagai intervensi alternatif untuk mengontrol rasa haus pasien hemodialisis dan mencegah perburukkan kondisi hypervolemia. Saran : Mengunyah permen karet dapat menjadi strategi untuk meningkatkan kepatuhan pasien hemodialisis terhadap pengontrolan minum harian.

Page 1 of 1 | Total Record : 5